Walikota Maulana Minta Lurah dan RT Sosialisasi Keamanan Rumah Sebelum Mudik

JAMBI, SEPUCUKJAMBi.ID – Wali Kota Jambi Maulana mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran menjelang perayaan Idul Fitri.

Ia meminta lurah dan ketua RT untuk aktif melakukan sosialisasi kepada warga, terutama bagi masyarakat yang akan mudik, agar memastikan kondisi rumah aman sebelum ditinggalkan.

“Kita akan menghadapi Lebaran, aktivitas masak-memasak meningkat, kemudian banyak yang mudik sehingga rumah kosong. Saya sudah minta lurah melalui RT untuk sosialisasi,” ujar Maulana saat kegiatan Gerakan Pejabat Daerah dan Aghniya Berzakat di Aula Griya Mayang, Rumah Dinas Wali Kota Jambi, Jumat (13/3/2026).

“Jika mudik semua yang membahayakan dilepas dan rumah dititipkan kepada tetangga,” timpalnya.

Selain mengingatkan soal kewaspadaan kebakaran, Wali Kota Maulana juga menekankan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, khususnya di jalan protokol dan jalur lintas yang akan dilalui pemudik.

Pemerintah kota juga melakukan perawatan taman agar Kota Jambi tetap asri dan nyaman saat menyambut para pemudik.

Di sisi lain, kegiatan tersebut juga dirangkai dengan penyerahan bantuan oleh Baznas (Badan Amil Zakat Nasional) Kota Jambi kepada mustahik dan Pekerja Harian Lepas (PHL).

Baznas menyalurkan santunan kebakaran kepada 10 kepala keluarga dengan total bantuan sebesar Rp102 juta melalui program Jambi Kota Peduli Tahun 1447 H/2026, bertepatan dengan 23 Ramadan 1447 Hijriah.

Bantuan diserahkan secara simbolis oleh Wali Kota Maulana, didampingi Ketua Tim Penggerak PKK Kota Jambi Nadiyah, sebagai bentuk kepedulian sosial di bulan suci Ramadan.

Ketua Baznas Kota Jambi Muhammad Padli menambahkan bahwa kegiatan ini juga bertujuan mengajak para pejabat daerah dan pengusaha muslim untuk menunaikan zakat melalui lembaga resmi.

Saat ini, Baznas Kota Jambi tengah mengembangkan zakat produktif yang fokus pada pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Dari 15 tenant program zakat produktif yang dibina, lima di antaranya telah berkembang hingga mampu menunaikan zakat sebagai muzakki.

Melalui gerakan berzakat ini, Baznas dan Pemkot Jambi berharap kesadaran masyarakat, khususnya pejabat dan pengusaha muslim, semakin meningkat sehingga manfaat zakat dapat dirasakan langsung oleh masyarakat yang membutuhkan.(*)




Wali Kota Jambi Ajak Pejabat dan Pengusaha Berzakat Melalui Baznas

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Pemerintah Kota Jambi bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Jambi menggelar kegiatan Gerakan Pejabat Daerah dan Aghniya Berzakat yang dirangkaikan dengan penyerahan bantuan kepada mustahik serta Pekerja Harian Lepas (PHL).

Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Griya Mayang, Rumah Dinas Wali Kota di Jambi pada Jumat (13/3/2026).

Dalam acara itu juga dilakukan penyerahan santunan bagi warga yang terdampak musibah kebakaran.

Melalui program Jambi Kota Peduli Tahun 1447 H/2026, Baznas Kota Jambi menyalurkan bantuan senilai Rp102 juta kepada 10 kepala keluarga korban kebakaran.

Bantuan tersebut diberikan secara simbolis oleh Wali Kota Jambi Maulana didampingi Ketua Tim Penggerak PKK Kota Jambi Nadiyah.

Maulana mengatakan kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian sosial di bulan Ramadan sekaligus upaya meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menunaikan zakat melalui lembaga resmi.

Ia mengajak para pejabat daerah serta kalangan aghniya atau pengusaha yang memiliki kemampuan ekonomi agar menyalurkan zakat melalui Baznas.

Menurutnya, pengelolaan zakat melalui lembaga resmi akan lebih transparan, akuntabel, serta dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat yang membutuhkan.

Selain itu, ia juga mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran menjelang perayaan Idul Fitri.

Menurutnya, aktivitas rumah tangga yang meningkat serta banyaknya warga yang mudik berpotensi menimbulkan risiko kebakaran.

Karena itu, pemerintah meminta lurah dan ketua RT untuk aktif melakukan sosialisasi kepada warga, terutama bagi masyarakat yang akan meninggalkan rumah saat mudik agar memastikan kondisi rumah aman serta menitipkan pengawasan kepada tetangga.

Di sisi lain, pemerintah kota juga terus melakukan pembenahan lingkungan menjelang Lebaran.

Upaya tersebut meliputi peningkatan kebersihan jalan protokol, jalur lintas yang akan dilalui pemudik, serta perawatan taman kota agar tetap tertata rapi.

Ketua Baznas Kota Jambi Muhammad Padli menjelaskan bahwa kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya mengajak para pejabat daerah dan kalangan pengusaha untuk menyalurkan zakat melalui Baznas.

Ia menambahkan bahwa Baznas Kota Jambi saat ini sedang melakukan transformasi pengelolaan zakat dari pola konsumtif menuju zakat produktif.

Program tersebut bertujuan meningkatkan kemandirian ekonomi masyarakat penerima manfaat.

Menurut Padli, dari 15 tenant program zakat produktif yang dibina Baznas Kota Jambi, lima di antaranya bahkan telah berkembang hingga mampu menjadi muzakki atau pembayar zakat.

Keberhasilan tersebut menjadi salah satu indikator keberhasilan program zakat produktif yang dijalankan Baznas.

Kisah inspiratif tersebut bahkan pernah diikutsertakan dalam kompetisi nasional dan berhasil meraih peringkat tiga nasional serta menjadi tim favorit dari peserta yang berasal dari 15 provinsi dan 47 kabupaten/kota di Indonesia.

Melalui gerakan berzakat ini, diharapkan kesadaran masyarakat, khususnya para pejabat dan pengusaha muslim di Kota Jambi, semakin meningkat sehingga zakat dapat memberikan dampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat.(*)




Tinjau Proyek Danau Telago Kajang Lako, Wali Kota Jambi Targetkan Bebas Banjir 2026

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Upaya Pemerintah Kota Jambi dalam mengatasi persoalan banjir terus dikebut.

Wali Kota Jambi, Maulana, meninjau langsung progres pembangunan kolam retensi yang diberi nama Danau Telago Kajang Lako di kawasan Paal V, Kecamatan Kotabaru, Kamis (12/3/2026).

Proyek strategis ini menjadi bagian dari program unggulan “Kota Tangguh” yang digagas bersama Wakil Wali Kota Diza Hazra Aljosha, dengan fokus utama mengurangi risiko banjir, khususnya di wilayah Sistem Asam.

Dari hasil peninjauan di lapangan, Maulana menyampaikan bahwa pekerjaan konstruksi berjalan dengan baik dan menunjukkan progres yang signifikan.

Sejauh ini, pembangunan telah mencatat pemasangan 148 tiang pancang di dua titik lokasi, dari total kebutuhan lebih dari 1.400 tiang pancang yang akan membentang sepanjang 1,4 kilometer.

Meski demikian, pemerintah masih menunggu kedatangan peralatan dengan teknologi lebih modern guna meminimalisir getaran saat proses pemancangan, sehingga tidak berdampak pada bangunan di sekitar area proyek.

Selain fokus pada konstruksi, Pemkot Jambi juga tengah menuntaskan proses pembebasan lahan tahap kedua.

Ditargetkan seluruh pembayaran rampung pada April 2026, sehingga total lahan seluas 9 hektare dapat segera dimanfaatkan secara optimal.

Saat ini, pengerjaan baru mencakup sekitar 3,8 hektare dari keseluruhan area yang direncanakan.

Maulana menargetkan proyek kolam retensi ini dapat diselesaikan pada Oktober hingga November 2026.

Dengan begitu, saat memasuki musim hujan berikutnya, kawasan Sistem Asam diharapkan sudah terbebas dari banjir.

Tak hanya itu, Pemkot Jambi juga berencana memperluas pembangunan kolam retensi ke sejumlah titik lain.

Pemerintah telah mengajukan permohonan ke pihak terkait untuk pembangunan di kawasan sekitar pusat perbelanjaan Jamtos dan JBC.

Langkah tersebut menjadi bagian dari strategi jangka panjang dalam menuntaskan persoalan banjir di beberapa sistem wilayah, termasuk Sistem Kambang, Simpang Rimbo, hingga kawasan Jambi Timur.

Dengan percepatan pembangunan ini, Pemerintah Kota Jambi optimistis mampu menciptakan lingkungan yang lebih aman, nyaman, dan bebas dari ancaman banjir bagi masyarakat.(*)




Kepala BPPRD Kota Jambi Terima Award Profesional dan Kepemimpinan 2026

JAKARTA, SEPUCUKJAMBI.IDKepala Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD) Kota Jambi, Dr. H. Ardi, S.P., M.Si, berhasil meraih penghargaan bergengsi Inspiring Professional & Leadership Awards 2026” pada ajang yang digelar di Aston Priority Simatupang Hotel & Conference Center, Jakarta, Rabu (11/03/2026).

Penghargaan ini diberikan dalam rangkaian Award Magazine 3.0 Gala Night Award Trends Summit 2026, yang menyoroti para pemimpin, profesional, dan pengusaha dengan kontribusi signifikan serta inovasi unggul di bidangnya masing-masing.

Dr. H. Ardi menerima penghargaan atas kepemimpinan inspiratif, dedikasi tinggi, dan kontribusi nyata dalam memajukan BPPRD Kota Jambi.

Di bawah kepemimpinannya, BPPRD Kota Jambi terus melakukan inovasi dalam pengelolaan pajak dan retribusi daerah, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta mengoptimalkan pendapatan daerah.

Penghargaan ini tidak lepas dari dukungan Bapak Wali Kota, Wakil Wali Kota, dan seluruh jajaran BPPRD melalui berbagai inovasi dalam sistem pengelolaan pajak daerah serta penguatan tata kelola administrasi,” ujar Ardi.

Ia menekankan bahwa transparansi dan akuntabilitas menjadi prinsip penting dalam memperkuat kinerja institusi, mendukung pembangunan daerah yang berkelanjutan, dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Capaian ini juga diharapkan menjadi motivasi bagi seluruh jajaran BPPRD Kota Jambi untuk terus meningkatkan profesionalisme, integritas, dan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Berbagai program reformasi pelayanan dan inovasi pengelolaan pendapatan daerah terus dilakukan untuk mendukung percepatan pembangunan serta kesejahteraan masyarakat Kota Jambi,” tambahnya.

Penghargaan yang diterima Dr. H. Ardi ini tidak hanya menjadi kebanggaan bagi Pemerintah Kota Jambi, tetapi juga bukti bahwa kepemimpinan profesional dan kerja keras dapat menghasilkan capaian positif bagi organisasi dan pembangunan daerah.

Acara penganugerahan dihadiri berbagai tokoh profesional, pimpinan organisasi, serta pemimpin dari berbagai sektor nasional yang memiliki pengaruh dan kontribusi signifikan terhadap pembangunan dan tata kelola organisasi di Indonesia.(*)




Menjelang Lebaran, Pemkot Jambi Distribusikan 50 Ribu Paket Pangan untuk Warga

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Pemerintah Kota Jambi mempercepat penyaluran Bantuan Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) periode Februari–Maret 2026.

Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis oleh Wali Kota Jambi Dr. dr. H. Maulana M.K.M pada Rabu (11/03/2026) di Kantor Camat Alam Barajo.

Setiap keluarga penerima mendapat 20 kilogram beras Bulog dan 4 liter minyak goreng kemasan “Minyak Kita”.

Penyaluran ini menjadi yang pertama dan tercepat secara nasional, dengan total penerima bantuan mencapai 50.213 keluarga, atau setara 1.004.260 kg beras dan 200.852 liter minyak goreng.

Wali Kota Maulana menegaskan, bantuan pangan memiliki dampak langsung bagi masyarakat, terutama menjelang Idul Fitri. Program ini sekaligus menunjukkan komitmen pemerintah dalam menjaga ketahanan pangan dan stabilitas sosial ekonomi masyarakat.

“Bantuan pangan adalah kebutuhan dasar yang sangat vital. Tanpa kecukupan pangan, aspek kehidupan seperti kesehatan, pendidikan, dan produktivitas ekonomi bisa terganggu,” kata dia.

“Kami pastikan penyaluran dilakukan sebelum Idul Fitri agar masyarakat tidak terbebani kebutuhan pokok,” jelas Wali Kota Maulana.

Ia menargetkan, menjelang Idul Fitri, sekitar 20 persen masyarakat Kota Jambi tidak perlu membeli beras dan minyak, sehingga dapat mengalihkan pengeluaran untuk kebutuhan lain.

Selain CPP, Pemkot Jambi telah menyalurkan sekitar 80 ribu paket sembako melalui Baznas dan program CSR, sehingga total bantuan mencapai ±130 ribu paket.

Artinya, lebih dari 50 persen warga Kota Jambi terbantu dalam memenuhi kebutuhan pangan menjelang Idul Fitri.

Dalam kesempatan itu, Wali Kota Maulana mengingatkan Camat dan Lurah untuk tetap berada di wilayahnya mulai H-3 Idul Fitri dan memastikan keamanan rumah warga yang sedang mudik.

Perwakilan Perum Bulog Wilayah Jambi, Ahmad Muzajjad Faqihudin, menyampaikan bahwa penyaluran bantuan pangan di Jambi menempati posisi tertinggi secara nasional, dengan persentase penyaluran sekitar 2 persen, disusul Bali (0,9 persen) dan Jawa Timur (0,2 persen).

“Percepatan ini membantu masyarakat dan mengendalikan harga pangan di pasar. Stok beras dan minyak kami aman untuk memenuhi kebutuhan hingga enam bulan ke depan,” ujar Ahmad.

Saat ini, Bulog Jambi menyiapkan 8.000 ton beras dan 700 ton minyak goreng untuk menjaga stabilitas harga.

Program bantuan pangan merupakan hasil sinergi antara Badan Pangan Nasional, Perum Bulog, BPS, dan Kementerian Sosial, dengan pemutakhiran data penerima agar tepat sasaran.

Melalui program ini, pemerintah berharap dapat mengurangi beban pengeluaran warga, mengendalikan inflasi, dan memperkuat ketahanan pangan di Kota Jambi menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional.

Penyerahan bantuan turut dihadiri Babinsa, Bhabinkamtibmas, Ketua RT, serta masyarakat penerima bantuan, sebagai bagian dari implementasi program yang transparan dan tepat sasaran.(*)




Pemkot Jambi Gerak Cepat, Bantuan Beras dan Minyak Jadi yang Tercepat Secara Nasional

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Pemerintah Kota Jambi terus mempercepat penyaluran bantuan sosial menjelang Idul Fitri 2026.

Wali Kota Jambi, Maulana, secara langsung menyerahkan Bantuan Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) untuk periode Februari dan Maret kepada masyarakat di Kecamatan Alam Barajo, Rabu (11/3/2026).

Dalam program ini, setiap keluarga penerima manfaat mendapatkan 20 kilogram beras dari Bulog serta 4 liter minyak goreng kemasan Minyak Kita.

Penyaluran tersebut tercatat sebagai yang pertama dan tercepat secara nasional.

Secara keseluruhan, bantuan ini menyasar 50.213 keluarga penerima manfaat di Kota Jambi. Total bantuan yang didistribusikan mencapai lebih dari 1 juta kilogram beras dan ratusan ribu liter minyak goreng.

Maulana menegaskan bahwa program ini menjadi langkah strategis pemerintah dalam menjaga ketahanan pangan sekaligus membantu masyarakat menghadapi kebutuhan menjelang Lebaran.

Menurutnya, ketersediaan pangan merupakan aspek mendasar yang sangat berpengaruh terhadap stabilitas sosial dan ekonomi masyarakat.

Ia juga memastikan bahwa distribusi bantuan dilakukan sebelum Idul Fitri agar manfaatnya dapat langsung dirasakan masyarakat.

“Dengan bantuan ini, kami berharap sebagian masyarakat tidak perlu lagi membeli beras dan minyak, sehingga pengeluaran bisa dialihkan untuk kebutuhan lain,” ujarnya.

Pemkot Jambi menargetkan sekitar 20 persen warga penerima bantuan tidak perlu membeli kebutuhan pokok tersebut menjelang hari raya.

Tak hanya itu, pemerintah juga telah menyalurkan berbagai bantuan tambahan melalui Baznas dan program CSR. Selama Ramadan hingga menjelang Idul Fitri, sekitar 80 ribu paket sembako telah didistribusikan.

Jika digabungkan dengan bantuan pangan pemerintah, total bantuan mencapai sekitar 130 ribu paket, yang berarti lebih dari separuh warga Kota Jambi terbantu dalam memenuhi kebutuhan pokok.

Di sisi lain, Maulana juga mengingatkan seluruh camat dan lurah untuk tetap siaga di wilayah masing-masing menjelang Lebaran. Ia menegaskan pentingnya kesiapsiagaan aparatur guna menjaga kondisi kota tetap aman dan kondusif.

Sementara itu, pihak Perum Bulog Wilayah Jambi menyebut penyaluran bantuan di Jambi menjadi yang tertinggi secara nasional berdasarkan data terbaru.

Provinsi Jambi bahkan menempati peringkat pertama dalam realisasi penyaluran bantuan pangan, mengungguli sejumlah daerah lain seperti Bali dan Jawa Timur.

Percepatan distribusi ini dinilai berperan penting dalam menjaga stabilitas harga bahan pokok di pasaran.

Dengan bantuan yang diterima, masyarakat diperkirakan dapat mengurangi pembelian beras dan minyak selama beberapa waktu, sehingga permintaan pasar tetap terkendali.

Bulog juga memastikan ketersediaan stok pangan dalam kondisi aman, dengan cadangan ribuan ton beras dan ratusan ton minyak goreng untuk memenuhi kebutuhan masyarakat beberapa bulan ke depan.

Program bantuan ini merupakan hasil sinergi berbagai instansi, termasuk Badan Pangan Nasional, Bulog, Badan Pusat Statistik, dan Kementerian Sosial, guna memastikan penyaluran tepat sasaran.

Melalui langkah ini, Pemerintah Kota Jambi berharap dapat menekan beban pengeluaran masyarakat, mengendalikan inflasi pangan, serta memperkuat ketahanan pangan daerah menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional.(*)




Wawako Jambi Tekankan Anti Radikalisme Saat Buka Puasa Bersama Densus 88

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Semangat kebersamaan dan nilai toleransi terus digaungkan Pemerintah Kota Jambi selama Ramadan 1447 Hijriah.

Salah satunya melalui kegiatan buka puasa bersama yang melibatkan warga binaan Densus 88 serta penyandang disabilitas, yang digelar di Aula Dinas Sosial Kota Jambi, Senin (9/3/2026).

Acara tersebut berlangsung hangat dan penuh keakraban, mempertemukan berbagai elemen masyarakat dalam satu ruang kebersamaan. Kegiatan ini diinisiasi oleh Dinas Sosial Kota Jambi sebagai bagian dari upaya membangun masyarakat yang inklusif dan harmonis.

Wakil Wali Kota Jambi, Diza Hazra Aljosha, hadir langsung membuka kegiatan tersebut. Turut hadir sejumlah unsur terkait, mulai dari perwakilan Densus 88, Baznas Kota Jambi, hingga jajaran pemerintah kecamatan dan kelurahan.

Dalam sambutannya, Diza menegaskan pentingnya menjaga Kota Jambi sebagai daerah yang menjunjung tinggi nilai toleransi dan persatuan.

Ia mengingatkan masyarakat agar tidak terpengaruh oleh paham radikalisme, intoleransi, maupun sikap diskriminatif yang berpotensi memecah belah kehidupan sosial.

Menurutnya, seluruh warga Kota Jambi adalah bagian dari satu keluarga besar yang harus hidup berdampingan dengan saling menghormati perbedaan.

“Momentum Ramadan ini menjadi waktu yang tepat untuk memperkuat persaudaraan dan menjaga keharmonisan di tengah masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Kota Jambi, Yunita Indrawati, menyebut kegiatan tersebut sebagai bentuk nyata upaya pemerintah dalam merangkul seluruh lapisan masyarakat tanpa terkecuali.

Ia menilai Ramadan menjadi momen strategis untuk mempererat silaturahmi sekaligus menanamkan nilai-nilai kebersamaan dan kepedulian sosial.

Dalam rangkaian acara, panitia juga menyerahkan hadiah kepada pemenang lomba membaca Al-Qur’an bagi penyandang disabilitas serta lomba kaligrafi. Selain itu, diberikan pula tali asih kepada warga binaan Densus 88 sebagai bentuk perhatian dan dukungan sosial.

Kegiatan kemudian ditutup dengan tausiah menjelang waktu berbuka puasa, yang semakin menambah kekhidmatan suasana Ramadan di tengah semangat persatuan dan kebersamaan masyarakat Kota Jambi.(*)




Harga Beras Premium Naik 11 Persen, Pemkot Jambi Siapkan Distribusi Cadangan Pangan

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Pemerintah Kota Jambi memastikan ketersediaan bahan pokok menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HKBN), khususnya Idul Fitri 2026, dalam kondisi aman.

Selain memastikan stok stabil, pemerintah juga menyiapkan distribusi cadangan pangan bagi masyarakat untuk menjaga daya beli dan menekan inflasi.

Hal tersebut disampaikan Wali Kota Jambi Dr. dr. H. Maulana, M.K.M saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) bersama Wakil Wali Kota Diza Hazra Aljosha, S.E., M.A di Pasar Talang Banjar dan gudang pangan di Kelurahan Talang Bakung, Kecamatan Paal Merah, Senin (9/3/2026).

Kegiatan tersebut juga dihadiri unsur Forkopimda Kota Jambi, Bulog, Badan POM, serta sejumlah kepala perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kota Jambi.

Dalam peninjauan tersebut, pemerintah melihat aktivitas pasar yang cukup ramai menjelang Lebaran.

Namun secara umum harga bahan pokok masih berada dalam batas Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah, terutama untuk komoditas beras SPHP dan minyak goreng Minyak Kita.

“Alhamdulillah dari hasil pemantauan di lapangan, stok dan harga bahan pokok masih terkendali serta masih sesuai dengan HET,” ujar Maulana.

Meski demikian, pemerintah mencatat adanya kenaikan pada harga beras premium di pasaran Kota Jambi yang saat ini meningkat sekitar 11 persen.

Untuk mengantisipasi dampak kenaikan tersebut, Pemerintah Kota Jambi akan menyalurkan cadangan pangan pemerintah kepada masyarakat.

Program ini dijadwalkan mulai disalurkan dalam waktu dekat dengan sasaran sekitar 50 ribu kepala keluarga di Kota Jambi.

Setiap keluarga penerima akan mendapatkan bantuan berupa 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng yang diperkirakan cukup untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga selama dua bulan.

“Distribusi cadangan pangan ini diharapkan dapat membantu masyarakat sekaligus menekan laju inflasi menjelang Lebaran,” jelasnya.

Selain beras dan minyak goreng, pemerintah juga mencermati kondisi ketersediaan gula di pasaran yang terpantau mulai terbatas.

Mengingat konsumsi gula biasanya meningkat saat Ramadan hingga Idul Fitri, pemerintah terus berkoordinasi dengan Bulog untuk memastikan pasokan tetap terjaga.

Saat ini stok gula di Kota Jambi tercatat sekitar 30 ribu ton. Pemerintah juga mendorong produsen untuk meningkatkan distribusi guna mengantisipasi lonjakan permintaan menjelang hari raya.

Dengan kondisi stok pangan yang masih mencukupi, Pemkot Jambi mengimbau masyarakat untuk berbelanja secara bijak dan tidak melakukan pembelian berlebihan agar stabilitas harga tetap terjaga.(*)




Pasar Talang Banjar Jambi akan Direvitalisasi, Pemkot Siapkan Relokasi Sementara Pedagang

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Pemerintah Kota Jambi berencana melakukan penataan besar terhadap sejumlah pasar tradisional guna meningkatkan kenyamanan bagi pedagang dan masyarakat.

Salah satu yang menjadi prioritas adalah Pasar Talang Banjar serta Pasar Induk Talang Gulo.

Rencana tersebut disampaikan Wali Kota Jambi Dr. dr. H. Maulana, M.K.M usai melakukan inspeksi mendadak (sidak) di Pasar Talang Banjar pada Senin (9/3/2026), menjelang perayaan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.

Menurut Maulana, kondisi Pasar Talang Banjar saat ini masih memerlukan penataan yang lebih baik agar aktivitas perdagangan dapat berlangsung lebih tertib, bersih, dan nyaman.

“Secara umum kondisi pasar ini memang belum tertata secara optimal. Karena itu kami sudah mengajukan proposal revitalisasi ke Kementerian Perdagangan. Pasar ini juga sudah ditinjau dan mudah-mudahan dapat segera direalisasikan,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa apabila program revitalisasi disetujui, kawasan pasar akan dikosongkan sementara selama proses pembangunan berlangsung.

Untuk memastikan aktivitas ekonomi tetap berjalan, Pemerintah Kota Jambi berencana menyiapkan lokasi sementara bagi para pedagang yang terdampak pembangunan.

“Selama proses pembangunan, kami akan menyewa tempat sementara yang lokasinya tidak jauh dari pasar ini sehingga pedagang tetap bisa berjualan,” jelas Maulana.

Setelah revitalisasi selesai, Pasar Talang Banjar direncanakan berubah menjadi pasar yang lebih modern, bersih, dan tertata dengan baik.

Selain penataan bangunan utama pasar, Pemkot Jambi juga akan menambah jumlah kios agar mampu menampung lebih banyak pedagang yang beraktivitas di kawasan tersebut.

Tidak hanya itu, penataan juga akan dilakukan di sepanjang Jalan Pasar Talang Banjar dengan pembangunan jalur pedestrian untuk memperindah kawasan pasar.

Penataan kawasan ini diharapkan tidak hanya meningkatkan kenyamanan pengunjung, tetapi juga membuka peluang pengembangan ekonomi kreatif serta menjadikan kawasan pasar sebagai salah satu destinasi wisata kota.

Meski demikian, Maulana menegaskan bahwa proses revitalisasi akan dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan kepentingan seluruh pedagang agar tidak menimbulkan gejolak.

“Prosesnya tentu harus dilakukan secara hati-hati karena menyangkut banyak pedagang. Kami ingin penataan ini berjalan baik tanpa menimbulkan masalah,” katanya.

Selain Pasar Talang Banjar, Pemerintah Kota Jambi juga mengusulkan revitalisasi Pasar Induk Talang Gulo kepada Kementerian Perdagangan.

Saat ini proposal tersebut telah dipresentasikan dan pemerintah daerah masih menunggu keputusan dari pemerintah pusat terkait realisasi pembangunan.

“Kami sudah menyampaikan paparan kepada pemerintah pusat dan sekarang tinggal menunggu persetujuan. Mudah-mudahan dua pasar ini bisa segera direvitalisasi,” pungkasnya.(*)




Sidak Pasar Talang Banjar, Wali Kota Jambi Pastikan Harga Bapok Stabil Jelang Idul Fitri

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Pemerintah Kota Jambi memastikan ketersediaan bahan pokok menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HKBN), terutama Idul Fitri 2026, dalam kondisi aman dan terkendali.

Kepastian tersebut disampaikan langsung oleh Wali Kota Jambi Dr. dr. H. Maulana, M.K.M bersama Wakil Wali Kota Diza Hazra Aljosha, S.E., M.A saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) di sejumlah titik distribusi pangan pada Senin (9/3/2026).

Sidak dilakukan di Pasar Talang Banjar serta gudang penyimpanan bahan pangan yang berada di Kelurahan Talang Bakung, Kecamatan Paal Merah.

Dalam kegiatan ini turut hadir unsur Forkopimda Kota Jambi, perwakilan Bulog, Badan POM, serta sejumlah kepala organisasi perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kota Jambi.

Setelah melakukan pengecekan langsung, Wali Kota Maulana menyampaikan bahwa ketersediaan bahan pokok penting seperti beras SPHP dan minyak goreng Minyak Kita masih mencukupi.

Harga komoditas tersebut juga terpantau tetap stabil dan masih berada dalam batas Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah.

“Alhamdulillah, dari hasil pemantauan di lapangan, stok bahan pokok masih tersedia dan harga juga masih sesuai dengan HET,” ujar Maulana.

Meski demikian, pemerintah mencatat adanya kenaikan pada harga beras premium yang saat ini meningkat sekitar 11 persen di pasaran Kota Jambi.

Untuk mengantisipasi dampak kenaikan harga tersebut, Pemkot Jambi menyiapkan program bantuan cadangan pangan kepada masyarakat guna membantu menjaga stabilitas harga sekaligus mempertahankan daya beli warga.

Melalui program ini, setiap kepala keluarga akan menerima bantuan berupa 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng yang diperuntukkan untuk kebutuhan selama dua bulan.

“Jumlah penerima bantuan diperkirakan mencapai sekitar 50 ribu kepala keluarga di Kota Jambi,” jelasnya.

Selain beras dan minyak goreng, pemerintah juga menyoroti ketersediaan gula yang mulai terbatas di pasaran.

Hal ini menjadi perhatian karena kebutuhan gula biasanya meningkat menjelang perayaan Idul Fitri.

Menurut Maulana, pemerintah telah berkoordinasi dengan pihak Bulog untuk memastikan pasokan gula tetap aman.

“Kami sudah melakukan pengecekan ke Bulog dan stok gula sebenarnya masih tersedia. Namun kami juga akan mengusulkan melalui Satgas Pangan agar distribusinya semakin lancar,” katanya.

Saat ini, ketersediaan gula di Kota Jambi tercatat sekitar 30 ribu ton. Pemerintah juga mendorong para produsen agar meningkatkan suplai untuk mengantisipasi lonjakan permintaan menjelang Lebaran.

Dengan kondisi pasokan bahan pokok yang relatif aman, Pemkot Jambi mengimbau masyarakat untuk berbelanja secara bijak dan tidak melakukan pembelian secara berlebihan.

“Harapan kami masyarakat tetap berbelanja secara wajar sehingga stabilitas harga di pasar tetap terjaga,” pungkas Maulana.(*)