Diza Hazra: Ketua OSIS Harus Berani Sampaikan Aspirasi dengan Santun

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Pemerintah Kota Jambi terus memperkuat pembangunan sumber daya manusia melalui pembinaan generasi muda.

Hal itu ditunjukkan dengan dibukanya kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Kepemimpinan bagi Pengurus Organisasi Intra Sekolah (OSIS) SMP se-Kota Jambi Tahun 2026 oleh Wakil Wali Kota Jambi, Diza Hazra Aljosha, di Aula BKPSDMD Kota Jambi, Senin (11/5/2026).

Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari, mulai 11 hingga 13 Mei 2026 tersebut diikuti para Ketua OSIS SMP negeri dan swasta dari berbagai sekolah di Kota Jambi.

Turut hadir dalam kegiatan itu Kepala Dinas Pendidikan Kota Jambi Sugiyono, jajaran pejabat pendidikan, pembina OSIS, narasumber, serta peserta dari berbagai sekolah.

Dalam sambutannya, Diza Hazra menegaskan pentingnya menyiapkan generasi muda yang memiliki karakter kuat, disiplin, kreatif, dan mampu menjadi pemimpin masa depan.

Menurutnya, lebih dari separuh penduduk Kota Jambi saat ini berasal dari kalangan generasi muda.

Karena itu, para pelajar memiliki peran strategis dalam menentukan arah pembangunan daerah maupun bangsa di masa mendatang.

“Kepemimpinan bukan hanya soal jabatan, tetapi bagaimana mampu memberikan pengaruh positif, memiliki visi jelas, dan menjadi inspirasi bagi lingkungan sekitar,” ujar Diza di hadapan peserta Bimtek.

Ia juga mengingatkan pentingnya kemampuan mendengar aspirasi, baik dari sesama siswa maupun para guru.

Ketua OSIS, kata dia, harus mampu menjadi jembatan komunikasi yang baik di lingkungan sekolah.

Diza menilai para pengurus OSIS perlu memiliki keberanian menyampaikan pendapat secara santun dan bijaksana.

Dengan komunikasi yang baik, aspirasi siswa dapat tersampaikan dan diterima dengan positif oleh pihak sekolah.

Selain membahas kepemimpinan, Wakil Wali Kota Jambi itu juga menyoroti tantangan besar generasi muda di era digital.

Mulai dari kecanduan gadget, rasa insecure akibat media sosial, hingga rendahnya kemampuan komunikasi langsung.

Karena itu, ia mendorong peserta untuk membangun pola pikir visioner, kreatif, inovatif, kritis, dan mampu menghargai perbedaan.

“Anak-anak muda harus siap menjadi pelopor perubahan positif, baik di sekolah maupun di tengah masyarakat,” katanya.

Dalam kegiatan tersebut, peserta juga diajak aktif menjaga kebersihan lingkungan, bijak menggunakan media sosial, menolak bullying, menjaga budaya Melayu, serta meningkatkan kepedulian sosial.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kota Jambi Sugiyono menjelaskan, pelaksanaan Bimtek Kepemimpinan OSIS bertujuan membentuk siswa yang mandiri, bertanggung jawab, dan memiliki kemampuan organisasi yang baik.

Menurutnya, para peserta dibekali berbagai materi penting, mulai dari komunikasi kepemimpinan, manajemen organisasi, disiplin, kerja sama tim, hingga pemanfaatan teknologi digital dalam organisasi siswa.

Tak hanya materi di dalam ruangan, peserta juga mengikuti kegiatan outdoor seperti tata upacara bendera dan latihan dasar baris-berbaris yang melibatkan alumni Paskibraka dan unsur Purna Paskibraka Indonesia (PPI).

Sugiyono berharap kegiatan tersebut mampu melahirkan pemimpin muda yang inspiratif, disiplin, dan menjadi teladan di sekolah maupun masyarakat.

“Kami berharap para Ketua OSIS ini menjadi generasi yang membanggakan hari ini dan di masa depan,” pungkasnya.(*)




Wamendagri Bima Arya Puji Kota Jambi, Dukungan Pembangunan Capai Rp2 Triliun

JAKARTA, SEPUCUKJAMBI.ID – Wakil Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia, Bima Arya Sugiarto, memberikan apresiasi terhadap keberhasilan Pemerintah Kota Jambi di bawah kepemimpinan Wali Kota Maulana bersama Wakil Wali Kota Diza Hazra Aljosha dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui pengawalan program strategis nasional.

Apresiasi tersebut disampaikan dalam forum Rakorbangpus atau Rapat Koordinasi Pembangunan Pusat untuk penyusunan Rencana Kerja Pemerintah (RKP) 2027 yang digelar Kementerian PPN/Bappenas di Jakarta, Kamis (7/5/2026).

Dalam sambutannya, Bima Arya menilai Kota Jambi berhasil menjadi contoh sinkronisasi pembangunan daerah dengan agenda pembangunan nasional.

“Ada kepala daerah yang semangat, tapi ada juga kepala daerah yang memilih mengeluh daripada berpeluh,” ujar Bima Arya.

Ia mengungkapkan bahwa Kota Jambi mampu menjaga laju pembangunan melalui pengawalan program prioritas pemerintah pusat, sehingga berhasil memperoleh dukungan pembiayaan pembangunan dari berbagai sumber.

“Kebetulan minggu lalu saya baru ke sana, Kota Jambi. Setelah dihitung-hitung, karena wali kotanya cukup gesit menjemput dukungan pembiayaan pembangunan dari berbagai pihak, nilainya hampir sama dengan APBD-nya sendiri, sekitar dua triliun,” ungkapnya.

Menurut Bima Arya, pengawasan terhadap pelaksanaan program strategis nasional menjadi faktor penting dalam menjaga stabilitas pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.

Ia juga menegaskan pentingnya sinkronisasi antara pemerintah pusat dan daerah dalam penyusunan RKP Tahun 2027 agar seluruh program prioritas nasional dapat berjalan efektif hingga ke tingkat daerah.

“Ekonomi daerah merupakan pengungkit pertumbuhan ekonomi nasional,” katanya.

Dalam forum tersebut, Bima Arya juga mengingatkan adanya tiga tantangan besar yang dihadapi kepala daerah saat ini, yakni dinamika geopolitik global, pengawalan program prioritas nasional, serta tingginya harapan masyarakat di tingkat lokal.

Karena itu, pemerintah daerah diminta menjaga konsistensi perencanaan dan penganggaran serta memperkuat inovasi fiskal dan kemudahan investasi.

Sementara itu, Pemerintah Kota Jambi tercatat memiliki total dukungan pembiayaan pembangunan tahun 2025 mencapai sekitar Rp2,013 triliun.

Nilai tersebut berasal dari berbagai sumber, mulai dari APBN, APBD Provinsi, program revitalisasi sungai, jaringan gas, CSR, Baznas hingga program pendidikan aparatur.

Rakorbangpus 2026 sendiri dihadiri kementerian, lembaga, dan perwakilan pemerintah daerah dari seluruh Indonesia guna memperkuat sinergi pembangunan nasional dan daerah.(*)




Kabar Baik! Khitan Gratis dan Layanan IGD Ditanggung Baznas di Kota Jambi

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Pemerintah Kota Jambi terus memperkuat jaminan layanan kesehatan bagi masyarakat, khususnya warga kurang mampu.

Upaya tersebut diwujudkan melalui penandatanganan nota kesepahaman antara Pemerintah Kota Jambi dan Baznas Kota Jambi.

Penandatanganan dilakukan oleh Kepala Dinas Kesehatan Kota Jambi, Elvi Roza, bersama Ketua Baznas Kota Jambi, Muhammad Padli, serta disaksikan langsung oleh Wali Kota Jambi, Maulana, pada Selasa (5/5).

Kesepakatan ini berfokus pada pelayanan kesehatan bagi mustahiq atau masyarakat yang membutuhkan, terutama mereka yang belum terdaftar dalam program BPJS Kesehatan maupun asuransi lainnya.

Wali Kota Maulana menyebut kerja sama ini sebagai langkah strategis untuk memperluas akses layanan kesehatan gratis di Kota Jambi.

“Ini menjadi momentum penting agar masyarakat kurang mampu tetap mendapatkan layanan kesehatan yang layak,” ujarnya.

Dalam kerja sama tersebut, terdapat sejumlah program prioritas, salah satunya layanan khitan gratis yang dapat diakses kapan saja di seluruh puskesmas tanpa harus menunggu kegiatan sunatan massal.

“Cukup dengan surat pengantar dari RT, biaya akan ditanggung Baznas,” jelas Maulana.

Selain itu, warga tidak mampu yang belum memiliki jaminan kesehatan tetap bisa mendapatkan layanan di rumah sakit, khususnya untuk kondisi darurat di IGD. Biaya pelayanan tersebut nantinya akan ditanggung oleh Baznas.

Program ini diharapkan mampu meringankan beban masyarakat sekaligus memastikan tidak ada warga yang terhambat mendapatkan layanan kesehatan hanya karena keterbatasan biaya.

Maulana menegaskan, kolaborasi ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah bersama Baznas dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Fokusnya adalah membantu warga kurang mampu, baik untuk kebutuhan khitan maupun layanan kegawatdaruratan,” katanya.

Melalui sinergi ini, Pemkot Jambi optimistis dapat mempercepat pencapaian target Universal Health Coverage (UHC) secara menyeluruh di wilayah Kota Jambi.(*)




Kado HUT Kota Jambi: PBB Bebas Denda dan Diskon 5 Persen

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Dalam rangka menyemarakkan Hari Jadi ke-80 Pemerintah Kota Jambi dan 625 tahun Tanah Pilih Pusako Betuah, Pemerintah Kota Jambi menghadirkan kebijakan spesial bagi masyarakat berupa insentif Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) tahun 2026.

Kebijakan ini menjadi “kado” bagi warga sekaligus upaya mendorong pergerakan ekonomi daerah melalui peningkatan kepatuhan pajak.

Bebas Denda dan Diskon Pajak

Melalui kebijakan yang ditetapkan oleh Wali Kota Jambi, Maulana, pemerintah memberikan dua kemudahan utama:

  • Pembebasan sanksi administrasi (denda) keterlambatan pembayaran PBB
  • Pengurangan pokok PBB sebesar 5 persen untuk tahun 2026

Kebijakan ini tertuang dalam dua Surat Keputusan Wali Kota Jambi, yakni Nomor 336 dan 337 Tahun 2026.

Dorong Kepatuhan dan Ringankan Beban Warga

Program ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat sekaligus mempercepat realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Dengan dihapusnya denda, wajib pajak kini memiliki kesempatan lebih mudah untuk melunasi kewajibannya.

Sistem Pembayaran Makin Mudah dan Digital

Untuk meningkatkan transparansi dan kenyamanan, pembayaran PBB-P2 kini dapat dilakukan melalui berbagai kanal resmi, antara lain:

  • Teller bank mitra seperti Bank Jambi, Mandiri, BNI, BTN, Bukopin, dan CIMB Niaga Syariah
  • PT Pos dan gerai ritel seperti Indomaret
  • ATM bank
  • QRIS melalui mobile banking atau e-wallet
  • Virtual Account (VA) di berbagai layanan perbankan

Seluruh transaksi tercatat secara real-time dalam sistem pemerintah daerah, sehingga lebih aman dan akurat.

Berlaku Hingga Agustus 2026

Program insentif ini berlaku mulai 1 Mei hingga 10 Agustus 2026. Masyarakat diimbau untuk segera memanfaatkan kesempatan ini sebagai bentuk kontribusi dalam pembangunan Kota Jambi.

“Ini bukan hanya kemudahan, tapi juga bentuk ajakan kepada masyarakat untuk bersama-sama membangun daerah,” demikian pesan pemerintah.(*)




30 Event Meriahkan HUT ke-80 Pemkot Jambi, Mayoritas Digelar Tanpa APBD

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Pemerintah Kota Jambi dan 625 tahun Tanah Pilih Pusako Batuah dipastikan berlangsung meriah.

Sebanyak 30 event lintas bidang telah disiapkan, dengan dominasi partisipasi dari masyarakat dan komunitas.

Wali Kota Jambi, Maulana, menyebut tingginya antusiasme masyarakat menjadi kekuatan utama dalam menyukseskan perayaan tahun ini.

“Partisipasi masyarakat luar biasa. Ada sekitar 30 event dari berbagai bidang untuk memeriahkan HUT Pemkot Jambi ke-80 dan 625 tahun Tanah Pilih Pusako Batuah,” ujarnya.

Minim APBD, Maksimalkan Kolaborasi

Menariknya, sebagian besar kegiatan tidak bergantung pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

Event justru banyak digagas oleh komunitas, sponsor, dan organisasi masyarakat yang berkolaborasi dengan Pemkot Jambi.

Beberapa kegiatan unggulan yang akan digelar antara lain:

  • Wali Kota Cup Race
  • Lomba lari (marathon/run)
  • Lomba menembak
  • Festival layang-layang
  • Berbagai lomba pendidikan, sosial, dan budaya

Seluruh kegiatan tersebut terbuka untuk berbagai kalangan, mulai dari usia dini hingga dewasa.

Gratis untuk Masyarakat

Wali Kota menegaskan, seluruh rangkaian event dapat dinikmati secara gratis oleh masyarakat.

Hal ini sekaligus menjadi upaya untuk menarik partisipasi luas dan memperkenalkan Kota Jambi ke tingkat yang lebih luas.

“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk meramaikan. Ini juga menjadi cara kita mempromosikan Kota Jambi agar lebih dikenal dan berdampak pada ekonomi daerah,” katanya.

Dorong UMKM dan Ekonomi Lokal

Selain sebagai hiburan, rangkaian kegiatan ini juga diharapkan mampu menggerakkan perekonomian masyarakat, khususnya pelaku UMKM dan sektor perdagangan.

Dengan meningkatnya kunjungan masyarakat ke berbagai event, aktivitas ekonomi lokal diprediksi ikut terdongkrak.

Momentum Perkuat Sinergi

Maulana juga mengajak masyarakat menjadikan momentum ini sebagai ajang refleksi sekaligus memperkuat kolaborasi dalam pembangunan kota.

“Kita sudah banyak mencapai kemajuan, namun masih banyak yang harus diperjuangkan. Mari kita tingkatkan sinergi untuk kesejahteraan masyarakat Kota Jambi,” tegasnya.

Untuk informasi lengkap jadwal kegiatan, masyarakat dapat mengakses akun Instagram resmi Instagram @humaskotajambi.

@sepucukjambi.idDalam rangka menyemarakkan Hari Ulang Tahun ke-80 Pemerintah Kota Jambi dan Hari Jadi Tanah Pilih Pusako Batuah ke-625, Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi menggelar berbagai event perlombaan yang turut berkolaborasi dengan lapisan masyarakat, unsur komunitas baik pegiat olahraga maupun hobby, hingga organisasi kemasyarakatan. Tercatat, ada 30 event yang akan diselenggarakan dari berbagai bidang. Diantaranya, olahraga, perlombaan berbasis pendidikan karakter, berbasis sosial kemasyarakatan, berbasis pendidikan, dan berbasis kebudayaan, yang akan diperlombakan dari jenjang usia dini hingga dewasa. #walikotajambi #fypシ゚viral #kabarhariini #kotajambi #viratiktok

♬ Melayu Jambi Modern – M. Ridwan, Rds Pro

(*)




Wali Kota Jambi Ajak Warga Ramaikan HUT ke-80 dan 625 Tahun Tanah Pilih

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Pemerintah Kota Jambi mematangkan persiapan menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Pemkot Jambi sekaligus peringatan 625 tahun Tanah Pilih Pusako Batuah.

Perayaan ini dipastikan akan berlangsung meriah dengan puluhan agenda yang melibatkan berbagai elemen masyarakat.

Wali Kota Jambi, Maulana, menegaskan bahwa momentum ini bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan ajang refleksi atas perjalanan panjang pembangunan kota sekaligus pijakan menuju masa depan.

“Di usia ke-80 Pemkot Jambi dan 625 tahun Tanah Pilih Pusako Batuah, kita bersyukur atas capaian yang ada. Namun ke depan, pembangunan harus terus kita tingkatkan,” ujarnya.

Untuk memeriahkan peringatan tersebut, Pemkot Jambi menyiapkan sekitar 30 kegiatan dari berbagai sektor.

Menariknya, sebagian besar kegiatan digagas oleh komunitas, sehingga tidak sepenuhnya bergantung pada APBD.

Rangkaian acara meliputi:

  • Event olahraga seperti road race, lari, menembak dan lainnya
  • Kegiatan pendidikan dan sosial masyarakat
  • Festival budaya dan pelestarian adat Jambi

Keterlibatan komunitas dinilai menjadi kekuatan utama dalam menyukseskan perayaan tahun ini.

Maulana mengapresiasi tingginya partisipasi masyarakat dalam berbagai kegiatan yang disiapkan.

Ia menilai kolaborasi ini menjadi bukti kuatnya semangat kebersamaan dalam membangun kota.

“Kami mengajak masyarakat untuk ikut meramaikan. Ini bukan hanya hiburan, tetapi juga upaya memperkenalkan Kota Jambi dan menggerakkan ekonomi daerah,” katanya.

Selain sebagai ajang perayaan, HUT Pemkot Jambi dan Hari Jadi Tanah Pilih Pusako Batuah juga menjadi momen evaluasi terhadap capaian pembangunan yang telah diraih.

Pemkot Jambi optimistis, dengan dukungan masyarakat dan berbagai program yang berjalan, peringatan tahun ini akan memberikan dampak positif secara sosial, budaya, hingga ekonomi.(*)




Transformasi Besar! Kota Jambi Tinggalkan TPS, Gunakan Sistem Baru

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Pemerintah Kota Jambi resmi memulai penutupan Tempat Pembuangan Sementara (TPS), termasuk TPS liar di pinggir jalan, sebagai bagian dari transformasi besar sistem pengelolaan sampah.

Penutupan simbolis dilakukan di kawasan Simpang Royal Jelutong, Jumat  1 Mei 2026, yang menjadi titik awal penerapan sistem Operator Pengelolaan Sampah Berbasis Masyarakat (OPBM).

Wali Kota Jambi, Maulana, menegaskan bahwa langkah ini bukan sekadar penertiban, tetapi perubahan menyeluruh dalam cara pengelolaan sampah di Kota Jambi.

“TPS sudah tidak lagi mampu menampung sampah seiring pertumbuhan penduduk. Maka kita ubah sistemnya. Sampah tidak lagi dibuang ke TPS, tapi dijemput langsung dari rumah,” tegasnya.

Pemkot Jambi akan menutup TPS secara bertahap di seluruh wilayah, termasuk titik-titik pembuangan liar yang selama ini menjadi masalah lingkungan.

Sebagai gantinya, melalui sistem OPBM, sampah akan diangkut langsung dari rumah warga menggunakan armada bentor yang disiapkan melalui program Kampung Bahagia.

Di Kecamatan Jelutung saja, sekitar 1.200 rumah sudah mulai terlayani dalam sistem baru ini.

“Sampah dari rumah akan dikumpulkan dan dibawa ke depo transfer, bukan lagi ke TPS pinggir jalan,” jelas Maulana.

Selain menutup TPS, Pemkot Jambi juga memperkuat fungsi depo transfer sebagai bagian penting dalam rantai pengelolaan sampah yang lebih modern dan terintegrasi.

Wali Kota bersama Wakil Wali Kota, Diza Hazra Aljosha, bahkan turun langsung meninjau sejumlah depo di kawasan Pasar Mama, Mayang, hingga Pasir Putih belum lama ini, untuk memastikan kesiapan fasilitas.

Langkah ini dilakukan agar sistem pengangkutan dan pengolahan sampah berjalan lebih efektif dan efisien.

Maulana menegaskan bahwa keberhasilan program ini sangat bergantung pada partisipasi masyarakat.

Ia mengajak warga untuk tidak lagi membuang sampah sembarangan dan mulai beradaptasi dengan sistem baru.

“Setiap kita adalah pejuang kebersihan. Sampah adalah tanggung jawab bersama,” ujarnya.

Dengan sistem yang lebih terstruktur dan dukungan fasilitas yang memadai, Pemkot Jambi optimistis persoalan sampah dapat diatasi secara berkelanjutan.(*)




Maulana Tegaskan Pembangunan Keluarga Jadi Kunci Indonesia Emas 2045

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M resmi membuka Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) Program Bangga Kencana Tingkat Kota Jambi Tahun 2026 di Aula Griya Mayang, Rumah Dinas Wali Kota Jambi, Kamis (21/5/2026).

Kegiatan tersebut mengusung tema “Transformasi Program Bangga Kencana Mendukung Program Kota Jambi Bahagia dan Program Prioritas Presiden Menuju Indonesia Emas 2045”.

Rakorda diikuti sekitar 100 peserta yang terdiri dari organisasi perangkat daerah, organisasi profesi, instansi vertikal, perguruan tinggi, sekolah, Kementerian Agama, penyuluh keluarga berencana, hingga berbagai pemangku kepentingan lainnya di Kota Jambi.

Dalam sambutannya, Wali Kota Jambi Maulana menegaskan bahwa pembangunan keluarga harus menjadi prioritas utama dalam menciptakan sumber daya manusia unggul menuju Indonesia Emas 2045.

“Pembangunan keluarga merupakan fondasi utama dalam menciptakan generasi yang sehat, unggul, dan berkualitas,” ujar Maulana.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Jambi tahun 2025, jumlah penduduk Kota Jambi mencapai 649.260 jiwa dengan kepadatan rata-rata 3.781 jiwa per kilometer persegi.

Menurut Maulana, Program Bangga Kencana menjadi investasi strategis dalam pembangunan manusia melalui perencanaan kehamilan sehat, pendampingan keluarga, pencegahan stunting sejak 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK), hingga peningkatan kualitas perempuan.

Ia menyebut dampak program tersebut sangat besar, mulai dari menurunkan angka stunting dan kemiskinan hingga mendukung bonus demografi dan daya saing bangsa di masa depan.

Dalam paparannya juga disampaikan bahwa Program Keluarga Berencana (KB) merupakan salah satu program pembangunan paling efektif karena setiap investasi satu rupiah pada program KB dapat memberikan manfaat hingga 98 kali lipat bagi sektor kesehatan, pendidikan, dan ekonomi.

Rakorda Bangga Kencana Tahun 2026 juga menjadi bagian dari penguatan transformasi program Kemendukbangga/BKKBN periode 2025–2029 melalui sejumlah program Quick Wins.

Program tersebut meliputi Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (Genting), Taman Asuh Sayang Anak (Tamasya), Gerakan Ayah Teladan Indonesia (GATI), serta program Lansia Berdaya.

Maulana mengatakan program pembangunan keluarga sangat sejalan dengan visi Kota Jambi Bahagia yang saat ini terus diperkuat Pemerintah Kota Jambi.

“Kita telah menjalankan berbagai program seperti Lansia Bahagia dan pencegahan stunting melalui program Genting yang terintegrasi dengan pelayanan masyarakat,” katanya.

Ia menambahkan, Pemkot Jambi juga telah mengintegrasikan data ibu hamil, ibu menyusui, dan balita dengan program Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang telah berjalan di Kota Jambi.

“Data ibu hamil, ibu menyusui dan balita langsung terkoneksi dengan SPPG sehingga diharapkan mampu menurunkan angka stunting secara signifikan,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Jambi, Zamhari, mengapresiasi komitmen Pemerintah Kota Jambi dalam menjalankan pembangunan kependudukan yang terintegrasi.

Menurutnya, program pembangunan keluarga di Kota Jambi sudah berjalan sangat baik dan selaras dengan program nasional serta Asta Cita Presiden.

“Kota Jambi mampu merancang pembangunan jangka panjang yang terintegrasi dengan berbagai sektor kehidupan masyarakat,” ujarnya.

Dalam laporan pelaksanaan kegiatan, Vera Sofioni menjelaskan Rakorda Bangga Kencana Tahun 2026 bertujuan memperkuat komitmen perangkat daerah dan mitra kerja dalam percepatan penurunan stunting melalui intervensi terhadap ibu hamil, ibu menyusui, dan balita.

Saat ini, optimalisasi pemenuhan gizi dilakukan melalui 43 SPPG dengan target penerima manfaat sebanyak 11.129 jiwa yang terdiri dari balita, ibu hamil, dan ibu menyusui.

Pada kesempatan tersebut juga dilakukan penandatanganan nota kesepakatan antara Pemerintah Kota Jambi dan BKKBN Provinsi Jambi terkait pemanfaatan akses data Sistem Informasi Keluarga untuk mendukung program Kota Jambi Satu Data.

Selain itu, Pemkot Jambi juga menandatangani kerja sama dengan Institut Agama Islam Muhammad Azim Jambi terkait pendidikan, penelitian, pengabdian masyarakat, dan pengembangan sumber daya manusia.

Melalui Rakorda Bangga Kencana Tahun 2026, Pemerintah Kota Jambi kembali menegaskan komitmennya membangun keluarga berkualitas sebagai pondasi utama menuju masyarakat sehat, produktif, dan sejahtera menuju Indonesia Emas 2045.(*)




Cegah Penipuan Donasi, Wali Kota Jambi Luncurkan Scan Barcode Kotak Amal

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi terus mempercepat transformasi digital dalam pelayanan publik, termasuk dalam pengelolaan donasi masyarakat.

Terbaru, Wali Kota Jambi, Maulana, resmi meluncurkan gerakan penertiban kotak amal berbasis scan barcode dalam program “Jambi Bahagia”, Selasa (28/04/2026).

Peluncuran yang digelar di Grha Siginjai Kantor Wali Kota Jambi ini menjadi langkah konkret Pemkot dalam meningkatkan transparansi dan akuntabilitas pengumpulan dana sosial di tengah masyarakat.

Program ini merupakan kolaborasi antara Dinas Sosial Kota Jambi dan Densus 88, guna memastikan aktivitas pengumpulan donasi berjalan legal, aman, dan tepat sasaran.

Melalui sistem barcode, masyarakat kini dapat dengan mudah memverifikasi legalitas kotak amal hanya dengan memindai kode yang tersedia.

Informasi seperti nama lembaga, status yayasan, hingga masa berlaku izin akan langsung ditampilkan.

Wali Kota Maulana menegaskan, inovasi ini hadir sebagai solusi atas maraknya kotak amal ilegal yang berpotensi disalahgunakan.

“Dengan sistem ini, masyarakat bisa lebih tenang saat beramal karena semuanya terdata dan transparan. Kita ingin memastikan donasi benar-benar sampai kepada yang berhak,” ujarnya.

Ia juga menyebutkan bahwa pemerintah telah berkoordinasi dengan aparat kecamatan, kelurahan, serta Satpol PP untuk melakukan penertiban terhadap kotak amal yang tidak memiliki izin resmi.

Ke depan, seluruh kotak amal di Kota Jambi akan dilengkapi barcode secara bertahap, termasuk yang ditempatkan di rumah makan, restoran, hingga ruang publik lainnya.

“Semua kotak amal wajib terdaftar dan menggunakan barcode. Ini bagian dari pengawasan agar tidak ada celah penyalahgunaan,” tegasnya.

Meski demikian, Maulana tidak menutup kemungkinan adanya potensi kecurangan dalam sistem digital tersebut.

Ia memastikan, pelanggaran yang ditemukan akan ditindak tegas sesuai aturan yang berlaku.

Sebagai tindak lanjut, Pemkot Jambi akan melakukan sosialisasi secara masif kepada masyarakat agar hanya berdonasi melalui lembaga resmi seperti BAZNAS, masjid, atau lembaga sosial yang terverifikasi.

Sementara itu, perwakilan Satgas Helmi Muhtarom, turut mengapresiasi inovasi tersebut.

Ia menilai sinergi antara pemerintah daerah dan aparat keamanan menjadi kunci dalam menciptakan rasa aman, termasuk dalam aktivitas sosial masyarakat.

“Kolaborasi ini penting untuk memastikan kegiatan amal tetap berada dalam jalur yang benar dan tidak disalahgunakan,” katanya.

Dalam kesempatan yang sama, Pemkot Jambi juga menyerahkan santunan sebesar Rp15 juta kepada ahli waris korban banjir sebagai bentuk kepedulian sosial pemerintah.

Acara ini turut dihadiri jajaran pejabat Pemkot Jambi, tokoh masyarakat, organisasi keagamaan, serta perwakilan panti asuhan dan ketua RT se-Kota Jambi.(*)




Proyek Drainase Solok Sipin 90 Persen, Kemas Faried Optimistis Atasi Banjir

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Ketua DPRD Kota Jambi, Kemas Faried Alfarelly, meninjau langsung progres pelebaran drainase di RT 16 Kelurahan Solok Sipin, Kecamatan Danau Sipin, Selasa (21/4/2026).

Dalam kunjungan tersebut, ia didampingi oleh Kabid Sumber Daya Air Dinas PUPR Kota Jambi, camat, serta lurah setempat.

Peninjauan dilakukan untuk memastikan progres pekerjaan berjalan sesuai rencana sekaligus menjawab keluhan warga terkait banjir saat musim hujan.

Pekerjaan pelebaran drainase ini merupakan tindak lanjut dari aspirasi masyarakat yang sebelumnya disampaikan dalam agenda reses DPRD Kota Jambi.

Warga di kawasan tersebut selama ini mengeluhkan genangan air yang kerap terjadi setiap hujan deras akibat kapasitas drainase yang tidak memadai.

Kemas Faried Alfarelly menyebutkan bahwa progres pengerjaan saat ini sudah mencapai sekitar 90 persen dan diharapkan segera rampung.

“Alhamdulillah pengerjaannya sudah sekitar 90 persen. Insya Allah ini bisa mengurangi bahkan mengatasi persoalan banjir di wilayah ini,” ujarnya.

Menurutnya, pembangunan drainase ini merupakan bentuk nyata dari tindak lanjut aspirasi masyarakat yang disampaikan saat kegiatan reses di wilayah Cadika beberapa waktu lalu.

Langkah cepat ini juga menjadi bagian dari kolaborasi antara DPRD Kota Jambi dan Pemerintah Kota Jambi dalam menyelesaikan persoalan infrastruktur dasar masyarakat.

Salah satu warga RT 16, Nilawati, mengaku merasakan dampak langsung dari pekerjaan pelebaran drainase tersebut.

Sebelumnya, rumah-rumah warga kerap tergenang air saat hujan deras. Namun kondisi itu mulai membaik seiring perbaikan infrastruktur yang dilakukan.

“Kalau hujan biasanya banjir, tapi sekarang sudah jauh lebih baik. Terima kasih atas perbaikannya,” ungkapnya.

Kemas Faried Alfarelly juga memberikan apresiasi kepada warga yang telah mendukung proyek ini, termasuk yang bersedia menghibahkan sebagian lahannya demi pelebaran drainase.

Ia menegaskan bahwa keberhasilan proyek ini tidak terlepas dari sinergi antara masyarakat, DPRD, dan pemerintah daerah.

“Ini adalah kerja bersama. Tanpa dukungan warga, tentu tidak akan semudah ini,” katanya.

Dengan hampir rampungnya pekerjaan drainase tersebut, diharapkan persoalan banjir di kawasan Solok Sipin dapat teratasi secara signifikan.

DPRD Kota Jambi menegaskan komitmennya untuk terus mengawal pembangunan infrastruktur yang berdampak langsung bagi masyarakat.(*)