Merangin Berzikir, Cara Pemkab Sambut Tahun Baru Penuh Empati

BANGKO, SEPUCUKJAMBI.ID – Pemerintah Kabupaten Merangin memilih cara berbeda dalam menyambut pergantian tahun 2025 ke 2026.

Tanpa pesta kembang api dan hiburan meriah, malam tahun baru diisi dengan kegiatan religius bertajuk Merangin Berzikir yang digelar di Masjid Agung Al-Istiqomah, Pasar Bawah Bangko, Rabu (31/12) malam.

Kegiatan yang berlangsung khidmat dan dihadiri ratusan warga tersebut menjadi bentuk empati Pemkab Merangin terhadap masyarakat yang terdampak bencana alam di sejumlah daerah, seperti Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Acara Merangin Berzikir dihadiri langsung oleh Bupati Merangin M. Syukur, Wakil Bupati A Khafid, unsur Forkopimda, serta jajaran pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Merangin.

Selain zikir akbar dan doa bersama, Pemkab Merangin juga menyerahkan bonus bagi peserta MTQ ke-54 Tingkat Provinsi Jambi yang digelar di Kabupaten Muaro Jambi.

Total bonus sebesar Rp160 juta diberikan kepada 11 orang, terdiri dari delapan peserta peraih medali dan tiga orang pelatih.

Dalam kesempatan tersebut, disalurkan pula bantuan sosial berupa 50 paket sembako dari Baznas Merangin untuk kaum jompo dan fakir miskin.

Selain itu, santunan juga diberikan kepada anak yatim dan yatim piatu.

Pemkab Merangin turut menyalurkan beasiswa mahasiswa yang terbagi dalam dua zona.

Untuk Zona 1, meliputi wilayah Bungo, Merangin, Sarolangun, Tebo, dan Kerinci, sebanyak 129 mahasiswa menerima beasiswa masing-masing Rp3 juta.

Sementara Zona 2 yang mencakup Kota Jambi, Yogyakarta, dan wilayah lain di luar Provinsi Jambi, sebanyak 66 mahasiswa menerima beasiswa masing-masing Rp5 juta.

Dalam sambutannya, Bupati Merangin M Syukur mengajak masyarakat menjadikan momentum pergantian tahun sebagai waktu untuk merenung dan menahan diri dari hura-hura.

Ia mengimbau warga agar tidak menyalakan kembang api serta lebih bijak dalam membelanjakan uang.

“Lebih baik uangnya disimpan dan disalurkan kepada saudara-saudara kita yang sedang kesulitan. Kita harus berempati kepada masyarakat di Sumbar, Aceh, dan Sumut yang saat ini masih terdampak bencana,” ujar Bupati Syukur.

Bupati juga menyampaikan pesan khusus terkait penggunaan media sosial.

Ia mengingatkan masyarakat agar tidak memamerkan kemewahan atau gaya hidup berlebihan di platform digital seperti TikTok dan YouTube.

“Silakan berlibur bersama keluarga, tapi jangan berlebihan dan jangan pamer di media sosial. Mari kita jaga kesederhanaan dan berdoa agar Indonesia selalu aman, damai, serta dijauhkan dari segala musibah,” pungkasnya.

Suasana masjid semakin khidmat saat Ustaz Innayatullah menyampaikan tausiah, mengajak jamaah untuk memperbanyak rasa syukur serta memanjatkan doa demi keselamatan Kabupaten Merangin dan bangsa Indonesia di tahun baru 2026.(*)




Pelantikan PPPK Merangin 2025, Bupati: Jangan Permalukan Negeri In

BANGKO, SEPUCUKJAMBI.ID – Sebanyak 3.478 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu resmi dilantik oleh Bupati Merangin M. Syukur di halaman Kantor Bupati Merangin, Rabu (31/12/2025).

Pelantikan ini menandai perubahan status ribuan tenaga honorer menjadi bagian dari Aparatur Sipil Negara (ASN).

Dalam sambutannya, Bupati Merangin menyampaikan pesan tegas sekaligus peringatan keras kepada seluruh PPPK Paruh Waktu yang baru dilantik.

Ia menekankan bahwa status baru sebagai ASN harus diiringi dengan peningkatan kinerja, dedikasi, dan tanggung jawab terhadap kemajuan daerah.

“Kalau tidak bisa berbuat banyak, jangan permalukan negeri ini. Mari kita bekerja keras, bekerja cerdas, dan bekerja ikhlas sebagai abdi negara dan abdi masyarakat,” tegas M. Syukur di hadapan ribuan peserta pelantikan.

Bupati mengingatkan bahwa menjadi PPPK Paruh Waktu berarti memikul amanah besar sebagai pelayan publik.

Ia berharap kehadiran ribuan ASN baru tersebut mampu memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kualitas pelayanan publik di Kabupaten Merangin.

“Jangan sampai jumlah yang besar ini tidak memberi pengaruh apa-apa bagi kemajuan daerah. Bekerjalah dengan sungguh-sungguh. Kesungguhan dan keyakinan dalam bekerja akan mengantarkan saudara mencapai tujuan, baik secara pribadi maupun kedinasan,” lanjutnya.

Lebih jauh, Bupati M. Syukur mengajak seluruh ASN di lingkungan Pemkab Merangin untuk bangun dari zona nyaman dan mulai berinovasi.

Menurutnya, masa depan Merangin sangat bergantung pada aparatur yang mau berubah dan memulai perbaikan dari diri sendiri.

“Kalau ingin mengubah negeri ini, ubahlah diri kita masing-masing. Jangan berharap pada orang lain. Jadilah contoh yang baik di tengah masyarakat, lingkungan, dan keluarga,” ujarnya.

Di akhir sambutan, Bupati Merangin menyampaikan optimisme bahwa dengan kerja kolektif yang tulus dan penuh komitmen, visi pembangunan daerah dapat tercapai sesuai target.

“Saya yakin, Merangin 2030 akan menjadi Merangin Baru seperti yang kita idam-idamkan bersama,” pungkasnya.(*)




3.478 PPPK Paruh Waktu Terima SK, Bupati Merangin Beri Pesan Ini

BANGKO, SEPUCUKJAMBI.ID – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Merangin secara resmi menyerahkan Surat Keputusan (SK) Pengangkatan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu kepada sebanyak 3.478 orang, Rabu (31/12/2025).

Penyerahan SK dilakukan langsung oleh Bupati Merangin H M Syukur, didampingi Wakil Bupati H A Khafid, Sekda Zulhifni, serta unsur Forkopimda Merangin, bertempat di halaman Kantor Bupati Merangin.

Penyerahan dilakukan secara simbolis kepada 20 orang perwakilan.

Menariknya, dari ribuan penerima SK tersebut, sekitar 82 orang dalam kondisi hamil, sehingga mendapat perhatian khusus dengan penempatan tempat duduk terpisah di tenda demi kenyamanan.

Dalam sambutannya, Bupati Merangin menegaskan bahwa sejak menerima SK, status para pegawai berubah dari tenaga non Aparatur Sipil Negara (ASN) menjadi PPPK Paruh Waktu yang merupakan bagian dari ASN.

“Setelah menerima SK ini, status bapak dan ibu sekalian resmi berubah menjadi PPPK Paruh Waktu yang merupakan bagian dari ASN,” ujar Bupati yang disambut tepuk tangan meriah para penerima SK.

Bupati menyampaikan ucapan selamat atas pengangkatan tersebut dan meminta para PPPK Paruh Waktu untuk bekerja sama dengan seluruh ASN di lingkungan Pemkab Merangin dalam memajukan daerah serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Ia juga berharap para PPPK Paruh Waktu mampu memberikan kontribusi nyata, khususnya dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik di Kabupaten Merangin.

Pada kesempatan itu, Bupati berpesan agar seluruh PPPK Paruh Waktu senantiasa menjaga nama baik pribadi dan institusi.

Serta menjunjung tinggi integritas, loyalitas, disiplin, dan komitmen dalam menjalankan tugas.

“Meskipun sudah diangkat menjadi PPPK Paruh Waktu, tetaplah santun dan rendah hati. Jangan sampai hubungan dengan keluarga dan lingkungan sekitar menjadi renggang. Jadilah pribadi yang membumi,” pesan Bupati.

Selain itu, Bupati juga mendorong para PPPK Paruh Waktu untuk terus belajar dan meningkatkan kapasitas diri agar mampu bekerja secara profesional dan menjadi bagian dari solusi dalam penyelenggaraan pemerintahan.

Ia menegaskan bahwa kesungguhan dalam bekerja akan mengantarkan para PPPK Paruh Waktu mencapai tujuan, baik secara pribadi maupun kedinasan.

Penyerahan SK PPPK Paruh Waktu tersebut turut dihadiri para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di jajaran Pemkab Merangin, serta ribuan orang tua dan keluarga penerima SK yang ikut menyaksikan momen bersejarah tersebut.(*)




ASN Merangin Diminta Jadi Teladan, Dilarang Nyalakan Petasan Tahun Baru

BANGKO, SEPUCUKJAMBI.ID – Pemerintah Kabupaten Merangin melarang seluruh lapisan masyarakat menyalakan petasan maupun kembang api yang menimbulkan ledakan pada malam pergantian tahun 2025 ke 2026, Rabu malam (31/12).

Kebijakan ini diterapkan demi menjaga ketertiban, keamanan, dan kekhusyukan masyarakat saat menyambut tahun baru.

Larangan tersebut tertuang dalam Surat Edaran (SE) Sekretaris Daerah Kabupaten Merangin, Zulhifni, Nomor 300/1086/Satpol PP/2025 tentang Pelaksanaan Perayaan Malam Tahun Baru 2026, yang diterbitkan pada 30 Desember 2025.

Surat edaran itu merupakan tindak lanjut dari arahan Bupati Merangin H M Syukur.

Melalui Sekda Merangin, Bupati meminta seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Merangin untuk menjadi teladan bagi masyarakat dengan tidak menyalakan petasan maupun kembang api yang meledak saat malam pergantian tahun.

Selain larangan tersebut, Pemkab Merangin juga mengimbau masyarakat dan ASN untuk mengisi malam tahun baru dengan kegiatan doa bersama.

Doa dipanjatkan bagi saudara-saudara yang terdampak bencana banjir dan longsor di Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Sekda Merangin menjelaskan, kegiatan zikir dan doa bersama akan dipusatkan di Masjid Raya Al Istiqomah.

Lokasi tersebut juga ditetapkan sebagai titik kumpul masyarakat pada malam pergantian tahun, guna mencegah kerumunan liar dan aktivitas generasi muda yang berkeliaran di jalanan.

Pemerintah daerah juga meminta seluruh perangkat daerah serta unsur terkait untuk melakukan pembinaan dan pengawasan secara maksimal agar pelaksanaan Surat Edaran tersebut berjalan dengan baik dan tertib.(*)




Soroti Gaya Hidup ASN, Bupati Merangin Minta Hentikan Pamer Kemewahan

BANGKO, SEPUCUKJAMBI.ID – Bupati Merangin, M. Syukur, menyoroti gaya hidup sejumlah Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Merangin yang dinilai tidak mencerminkan sikap sederhana dan etika sebagai pelayan masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Bupati saat memimpin Rapat Evaluasi Laporan Perkembangan Pelaksanaan Kinerja (LPPK) di Lantai IV Kantor Bupati Merangin, Rabu (24/12)

Dalam arahannya, M. Syukur mengingatkan masih ada ASN yang bergaya hidup mewah, gemar memamerkan harta, serta mengenakan pakaian yang dinilai kurang pantas saat jam kerja.

“Masih saya lihat ada ASN yang bergaya hidup berlebihan, suka pamer harta, bahkan berpakaian ketat saat bekerja. Tolong mulai tahun depan, gaya hidup seperti itu dihentikan. Tidak elok dilihat dan bisa menimbulkan penilaian negatif dari masyarakat,” tegasnya.

Selain itu, Bupati juga memberikan peringatan kepada para camat yang tidak menempati rumah dinas.

Menurutnya, hal tersebut berdampak langsung pada kinerja serta kualitas pelayanan kepada masyarakat.

“Camat wajib tinggal di rumah dinas. Kalau rumah dinas rusak, tahun 2026 akan kita perbaiki. Banyak rumah dinas camat rusak karena tidak ditempati, sehingga tidak terawat,” ujar M. Syukur.

Tak hanya itu, Bupati Merangin turut menyoroti sistem pembayaran Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) yang dinilai belum sepenuhnya berbasis kinerja.

Ia menegaskan, penetapan TPP harus dievaluasi agar lebih adil dan proporsional.

“TPP itu seharusnya dibayarkan sesuai kinerja, tidak disamaratakan. Tidak adil kalau ASN yang jarang masuk mendapat TPP sama dengan yang rajin dan sering lembur. Ini harus dievaluasi,” katanya dengan tegas.

Bupati berharap melalui evaluasi tersebut, disiplin, profesionalisme, serta kualitas pelayanan ASN di lingkungan Pemkab Merangin dapat terus ditingkatkan.(*)




Ajak Masyarakat Hidup Sehat, Bupati Merangin Launching Car Free Day

MERANGIN, SEPUCUKJAMBI.ID – Bupati Merangin, H. M. Syukur, didampingi Wakil Bupati H. A. Khafid dan Sekda Zulhifni, resmi melaunching Car Free Day di jalan dua jalur depan Kantor Dinas Kominfo Merangin, Minggu (21/12).

Acara ditandai dengan pelepasan balon ke udara dan dihadiri ratusan masyarakat serta sejumlah pejabat daerah.

“Merangin kini memiliki ruang publik yang sehat sekaligus mendorong masyarakat untuk terbiasa hidup sehat dengan aktif berolahraga di Car Free Day,” ujar Bupati H. M. Syukur, didukung Wabup dan Sekda.

Usai peluncuran, kegiatan dilanjutkan dengan lari 5K tanpa batasan usia, kategori putra dilepas oleh Bupati dan putri oleh Wabup.

Rute lari menempuh Kantor Dinas Kominfo – Universitas Merangin – SMP Negeri 4 – Gedung DPRD – Kantor Bupati – Kantor Kementerian Agama – Pengadilan Negeri – SPBU – finis di Kantor Dinas Kominfo.

Selain lari, Bupati, Wabup, dan Sekda juga mengikuti Senam Sehat Bersama.

Bupati mengajak masyarakat untuk memanfaatkan Car Free Day sebagai wadah menerapkan pola hidup sehat.

Kegiatan ini menjadi agenda rutin Pemkab Merangin untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya kesehatan, mempererat kebersamaan, dan memantau beberapa proyek pembangunan fisik di Kota Bangko.

Meski pagi itu diguyur gerimis dingin, kegiatan jogging mengelilingi Kota Bangko tetap berlangsung meriah.(*)




Lima Ranperda Disetujui, Pemkab Merangin Apresiasi Sinergi DPRD

BANGKO, SEPUCUKJAMBI.ID – Pemerintah Kabupaten Merangin secara resmi menyampaikan pendapat akhir terhadap lima Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) inisiatif DPRD Kabupaten Merangin.

Penyampaian tersebut dilakukan dalam Rapat Paripurna DPRD yang digelar di Gedung DPRD Merangin, Jumat (19/12/2025).

Rapat paripurna itu dihadiri Wakil Bupati Merangin A. Khafidh yang mewakili Bupati Merangin M Syukur, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Sekretaris Daerah Merangin Zulhifni, staf ahli bupati, asisten Setda, serta para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Merangin.

Dalam pidato akhir bupati yang dibacakan Wakil Bupati A Khafidh, Pemerintah Kabupaten Merangin menyampaikan apresiasi kepada pimpinan dan seluruh anggota DPRD Merangin atas sinergi dan kerja sama yang terbangun dalam merumuskan regulasi strategis bagi daerah.

Lima Ranperda inisiatif DPRD Kabupaten Merangin yang telah disetujui bersama tersebut meliputi Ranperda tentang Cadangan Pangan Pemerintah Daerah, dan Ranperda tentang Penanganan Gelandangan dan Pengemis.

Kemudian Ranperda tentang Pengelolaan Perikanan di Perairan Umum Daratan, Ranperda tentang Kerja Sama Daerah, serta Ranperda tentang Penyelenggaraan Program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan.

Pemerintah daerah berharap kelima Ranperda tersebut dapat memperkuat peran dan tanggung jawab Pemkab Merangin dalam menjaga ketahanan pangan.

Termasuk mengatasi permasalahan sosial, mengoptimalkan pengelolaan sumber daya perikanan, meningkatkan kerja sama antardaerah, serta memperluas perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi masyarakat.

“Ranperda ini diharapkan menjadi payung hukum yang mampu mendorong peningkatan kesejahteraan dan pelayanan publik di Kabupaten Merangin,” ujar Wabup A Khafidh saat membacakan pendapat akhir bupati.

Selanjutnya, kelima Ranperda tersebut akan disampaikan kepada Gubernur Jambi untuk memperoleh nomor register sebelum ditetapkan dan diundangkan dalam Lembaran Daerah Kabupaten Merangin.

Menurutnya, tahapan tersebut penting untuk memastikan seluruh regulasi daerah yang disusun memiliki kekuatan hukum tetap dan selaras dengan peraturan perundang-undangan yang lebih tinggi.

Rapat paripurna berlangsung khidmat dan turut dihadiri camat, lurah, kepala desa, tokoh adat, tokoh masyarakat, perwakilan organisasi kepemudaan, serta insan pers di Kabupaten Merangin.(*)




Pemkab dan Polres Merangin Gelar Apel Operasi Lilin 2025, Ini Tujuannya!

BANGKO, SEPUCUKJAMBI.ID – Pemerintah Kabupaten Merangin bersama Polres Merangin menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Kepolisian Terpusat Lilin 2025 di halaman Kantor Dinas Kominfo Kabupaten Merangin, Jumat (19/12/2025).

Apel ini dilaksanakan sebagai tahap akhir pengecekan kesiapan personel, sarana, dan prasarana dalam rangka pengamanan perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru) di wilayah Kabupaten Merangin.

Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Bupati Merangin A. Khafid yang mendampingi Kapolres Merangin AKBP Kiki Firmansyah selaku pimpinan apel.

Turut hadir perwakilan Kodim 0420/Sarko Mayor Inf Usman, Wakil Ketua II DPRD Merangin Ahmad Fahmi, Sekretaris Daerah Zulhifni, serta jajaran kepala OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Merangin.

Dalam amanatnya, Kapolres Merangin menyampaikan bahwa Operasi Lilin 2025 akan berlangsung selama 14 hari, terhitung mulai 20 Desember 2025 hingga 2 Januari 2026.

Secara nasional, operasi ini melibatkan sekitar 146.700 personel gabungan guna mengantisipasi lonjakan mobilitas masyarakat yang diprediksi mencapai 119,5 juta orang selama momentum Nataru.

“Apel gelar pasukan ini merupakan bentuk komitmen bersama untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat. Fokus pengamanan meliputi rumah ibadah, pusat perbelanjaan, objek wisata, serta lokasi keramaian lainnya,” ujar Kapolres Merangin.

Operasi Lilin 2025 di Kabupaten Merangin mengedepankan sinergi TNI, Polri, dan pemerintah daerah. Peserta apel berasal dari berbagai unsur, di antaranya Polri, TNI, Satpol PP, Dinas Pemadam Kebakaran, BPBD, Tagana, hingga Polisi Cilik.

Selain gangguan keamanan, petugas juga diminta mewaspadai potensi bencana alam. Berdasarkan informasi BMKG, periode Nataru bertepatan dengan puncak musim hujan yang berpotensi menimbulkan angin kencang dan banjir.

Kapolres Merangin juga mengimbau masyarakat yang akan bepergian atau mudik untuk berkoordinasi dengan aparat setempat.

Polres Merangin turut menyediakan layanan darurat melalui nomor 110 serta fasilitas penitipan kendaraan.

Beberapa fokus pengamanan dalam Operasi Lilin 2025 di wilayah Merangin meliputi sterilisasi gereja, pengaturan dan rekayasa lalu lintas, serta pengawasan stabilitas pasokan dan harga pangan.

Sementara itu, Wakil Bupati Merangin A. Khafid berharap seluruh elemen masyarakat dapat berperan aktif menjaga keamanan dan ketertiban selama Operasi Lilin berlangsung.

“Apel pasukan telah dilaksanakan dan seluruh unsur siap. Selanjutnya, mari bersama-sama menjaga situasi tetap kondusif agar perayaan Natal dan Tahun Baru di Merangin berjalan aman dan lancar,” ujarnya.(*)




Jelang HUT Merangin ke-76, Wabup Serahkan Bantuan untuk Petugas Kebersihan

BANGKO, SEPUCUKJAMBI.ID – Pemerintah Kabupaten Merangin menggelar aksi sosial berupa pembagian paket sembako dan layanan pengobatan gratis dalam rangka menyambut Hari Jadi Kabupaten Merangin ke-76.

Kegiatan tersebut dipusatkan di Pendopo Rumah Dinas Bupati Merangin, Bangko, Kamis (18/12/2025).

Sebanyak 275 paket sembako disalurkan secara simbolis oleh Wakil Bupati Merangin, A. Khafidh, kepada para petugas kebersihan atau pasukan oranye Dinas Lingkungan Hidup, serta pramusaji yang bertugas di lingkungan Rumah Dinas Bupati, Wakil Bupati, dan Sekretariat Daerah Kabupaten Merangin.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati A Khafidh menyampaikan permohonan maaf atas ketidakhadiran Bupati Merangin, M. Syukur, yang tengah menjalankan tugas kedinasan di Kota Jambi.

Ia menjelaskan bahwa, bantuan tersebut merupakan hasil gotong royong Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) bersama seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Merangin.

“Bingkisan ini dikumpulkan mulai dari Bapak Bupati, Wakil Bupati, Sekda, hingga para Kepala Dinas dan staf. Mungkin nilainya tidak seberapa, namun jangan dilihat dari harganya, melainkan sebagai wujud kepedulian dan kebersamaan kita,” ujar A. Khafidh di hadapan para penerima bantuan.

Paket sembako yang dibagikan berisi kebutuhan pokok, di antaranya beras, gula, garam, dan minyak goreng.

Kegiatan ini merupakan bentuk apresiasi pemerintah daerah terhadap peran petugas kebersihan yang selama ini menjaga kebersihan dan keindahan Kota Bangko, terutama menjelang puncak peringatan Hari Jadi Kabupaten Merangin.

Wakil Bupati juga memberikan motivasi kepada para petugas kebersihan agar tetap semangat menata kota, mengingat Merangin akan menerima kunjungan sejumlah tamu penting pada perayaan HUT ke-76.

“Tamu-tamu akan datang, mulai dari Menteri Koordinator Pangan, Gubernur Jambi, hingga para bupati dan wali kota se-Provinsi Jambi. Mari kita pastikan Kota Bangko tertata rapi dan bersih,” imbuhnya.

Di sela kegiatan, suasana menjadi khidmat ketika Wakil Bupati mengajak seluruh hadirin mendoakan para korban bencana alam yang melanda wilayah Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Aceh.

Ia juga menyampaikan bahwa, Pemkab Merangin telah menyalurkan bantuan kemanusiaan senilai kurang lebih Rp250 juta dalam bentuk barang untuk membantu meringankan beban para korban bencana.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Sekretaris Daerah Merangin Zulhifni, Asisten III Hennizor, Kabag Kesra Agus Salim, Kepala Kemenag Merangin Burhani, Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup Nanang, serta jajaran pengurus Baznas Kabupaten Merangin.(*)




Operasi PETI di Dam Betuk: 15 Dompeng Dimusnahkan, Pemkab Siapkan Revitalisasi

BANGKO, SEPUCUKJAMBI.ID — Pemkab Merangin bersama Polres Merangin menertibkan aktivitas Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di kawasan Objek Wisata Dam Betuk, Desa Tambang Baru, Kecamatan Tabir Lintas, pada Rabu (3/12/2025).

Operasi besar ini dilakukan untuk menyelamatkan aset daerah dan mengembalikan fungsi kawasan sebagai destinasi wisata.

Operasi penertiban melibatkan ratusan personel gabungan dari Polres Merangin, Kodim 0420/Sarko, Satbrimob Kompi B Pelopor Polda Jambi, Satpol PP, BPBD, Dinas Lingkungan Hidup, Disparpora, Damkar, serta sejumlah OPD terkait.

Kegiatan diawali apel bersama di Halaman Rumah Dinas Bupati Merangin yang dipimpin Wakil Bupati H. Abdul Khafidh.

Hadir Kapolres Merangin AKBP Kiki Firmansyah Effendi, S.I.K., M.H., Dandim 0420/Sarko, dan pejabat daerah lainnya.

Setibanya di lokasi, rombongan langsung meninjau titik-titik yang selama ini menjadi tempat aktivitas PETI. Tim juga menurunkan perahu karet untuk menjangkau area yang sulit diakses.

Wabup Abdul Khafidh menegaskan bahwa operasi ini penting untuk melindungi aset Pemkab Merangin yang selama ini disalahgunakan.

“Hari ini kita meninjau lokasi Objek Wisata Dam Betuk Merangin yang bertujuan untuk mengamankan aset milik Pemkab Merangin, baik yang bergerak maupun tidak bergerak,” ujarnya.

Ia menyampaikan bahwa, Dam Betuk akan direvitalisasi sebagai objek wisata dan dikembangkan menjadi sentral budidaya perikanan sesuai program Bupati Merangin.

“Dam Betuk akan kita kembangkan menjadi sentral budidaya perikanan, sekaligus kita tata ulang sebagai kawasan wisata,” jelasnya.

Kapolres Merangin AKBP Kiki Firmansyah Effendi menyebutkan bahwa, sekitar 300 personel diturunkan dalam operasi penertiban PETI kali ini.

Tim gabungan berhasil menyita 10–15 unit dompeng rakit dari lokasi operasi.

Seluruh alat tidak dibakar, namun dimusnahkan dengan metode pemotongan agar tidak bisa digunakan kembali.

“Semua dompeng kita potong agar tidak dapat lagi dipergunakan. Ini langkah tegas untuk menghentikan aktivitas PETI,” tegas Kapolres.

Ia menambahkan bahwa, operasi pemberantasan PETI akan terus dilaksanakan secara berkelanjutan di seluruh wilayah Kabupaten Merangin.

“Kegiatan ini demi kemaslahatan bersama dan kelestarian lingkungan. Kami mohon dukungan masyarakat,” ungkapnya.(*)