Wabup Gerry Trisatwika Pesan Kafilah Sarolangun Jaga Nama Baik Daerah di MTQH ke-55 Jambi

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Wakil Bupati Sarolangun, Gerry Trisatwika, meminta seluruh anggota kafilah Kabupaten Sarolangun menjaga kesehatan, menunjukkan kemampuan terbaik, serta menjunjung tinggi budi pekerti selama mengikuti Musabaqah Tilawatil Qur’an dan Hadis (MTQH) ke-55 tingkat Provinsi Jambi di Kota Jambi.

Pesan tersebut disampaikan Gerry saat mendampingi kafilah Sarolangun dalam rangkaian penyambutan peserta MTQH di Lobi Utama Kantor Wali Kota Jambi, Sabtu 31 Oktober 2026.

Gerry yang bertindak sebagai Ketua Pendamping Kafilah Sarolangun menegaskan bahwa keikutsertaan dalam MTQH bukan hanya tentang meraih prestasi melalui perlombaan, tetapi juga kesempatan membawa nama baik daerah melalui sikap, perilaku, dan akhlak para peserta.

“Tunjukkan budi pekerti masyarakat Sarolangun yang dapat membanggakan daerah. Terima kasih juga kepada para pendamping yang telah mempersiapkan dan mendukung kafilah dengan baik. Semoga seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman dan lancar,” pesan Gerry.

Ia juga mengingatkan para peserta agar menjaga kondisi fisik dan stamina selama mengikuti seluruh cabang perlombaan.

Menurutnya, kesiapan peserta menjadi salah satu hal penting agar mereka dapat menampilkan kemampuan secara optimal.

Selain memberikan motivasi kepada kafilah, Gerry menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Jambi selaku tuan rumah MTQH ke-55 atas sambutan yang diberikan kepada rombongan Kabupaten Sarolangun.

Ia berharap penyelenggaraan MTQH tidak hanya menjadi ajang kompetisi keagamaan, tetapi juga memperkuat hubungan persaudaraan dan silaturahmi antarkabupaten dan kota di Provinsi Jambi.

“Kami mengapresiasi sambutan Kota Jambi selaku tuan rumah. Kami berharap momentum ini benar-benar dapat dimanfaatkan untuk mempererat silaturahmi antardaerah di Provinsi Jambi,” ungkapnya.

Menurut Gerry, pertemuan para kafilah dari seluruh daerah dalam satu kegiatan keagamaan menjadi kesempatan untuk membangun kebersamaan sekaligus memperkuat hubungan antarmasyarakat di Provinsi Jambi.

Ia juga mengajak seluruh peserta dan masyarakat menjadikan MTQH sebagai momentum untuk berdoa bersama agar Provinsi Jambi senantiasa dijauhkan dari berbagai bencana.

“Melalui syiar Islam dan hadirnya generasi yang berakhlak baik, semoga Provinsi Jambi senantiasa dijauhkan dari bencana alam,” ujarnya.

Kehadiran kafilah Sarolangun menjadi bagian dari rangkaian penyambutan peserta MTQH ke-55 yang digelar Pemerintah Kota Jambi sebagai tuan rumah.

Wakil Wali Kota Jambi sekaligus Ketua Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kota Jambi, Diza Hazra Aljosha, menyambut langsung kedatangan para kafilah bersama Sekretaris Daerah Kota Jambi A. Ridwan dan jajaran pemerintah daerah.

Pada hari kedua penyambutan, sejumlah kafilah tiba secara bergantian, mulai dari Kota Sungai Penuh, Tanjung Jabung Barat, Sarolangun, Batanghari, Tanjung Jabung Timur, Tebo, hingga Kabupaten Merangin sebagai rombongan terakhir.

Secara keseluruhan, MTQH ke-55 tingkat Provinsi Jambi diikuti 1.178 orang yang terdiri dari peserta, official, dan pendamping.

Dalam kesempatan tersebut, Diza menyampaikan bahwa MTQH bukan sekadar kompetisi untuk mengejar kemenangan.

Kegiatan ini juga menjadi sarana memperluas syiar Islam, mempererat persaudaraan, serta membangun generasi muda yang mencintai dan mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an.

Penyelenggaraan MTQH ke-55 di Kota Jambi juga mengusung konsep pembukaan 1001 malam yang mengangkat sejarah masuk dan berkembangnya Islam di Kota Jambi.

Dengan persiapan yang telah dilakukan, Gerry berharap kafilah Sarolangun dapat mengikuti seluruh rangkaian perlombaan dengan baik, menjaga kekompakan, serta memberikan kontribusi positif bagi nama baik Kabupaten Sarolangun di tingkat Provinsi Jambi.(*)




ASN Sarolangun Wajib Masuk Kantor Mulai 30 Maret 2026!

SAROLANGUN, SEPUCUKJAMBI.ID – Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Sarolangun mengingatkan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk kembali masuk kerja setelah masa libur Lebaran dan kebijakan Work From Anywhere (WFA) berakhir.

Kepala BKPSDM Sarolangun, Linda Novita Herawati, menegaskan bahwa ASN wajib hadir di kantor masing-masing mulai 30 Maret 2026.

Pegawai yang tidak masuk kerja tanpa keterangan jelas akan dikenakan sanksi disiplin sesuai peraturan yang berlaku.

“Setelah cuti bersama dan WFA berakhir, ASN harus kembali bekerja seperti biasa mulai 30 Maret 2026. Jika ada yang mangkir tanpa alasan yang jelas, tentu akan dikenakan sanksi disiplin sesuai ketentuan,” tegas Linda.

Menurutnya, kebijakan WFA sebelumnya diberikan untuk mendukung kelancaran arus mudik dan arus balik Lebaran, namun kini seluruh ASN diminta kembali menjalankan tugas di kantor agar pelayanan publik tetap berjalan normal.

Linda juga mengingatkan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) agar memantau kehadiran pegawai pada hari pertama masuk kerja setelah libur panjang.

BKPSDM menekankan pengawasan kedisiplinan akan dilakukan secara ketat untuk memastikan aktivitas pemerintahan kembali lancar.(*)