Kemas Faried Dorong Percepatan Tanggul Darurat! untuk Selamatkan Warga Kelurahan Buluran Kenali

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Ketua DPRD Kota Jambi, Kemas Faried Alfarelly, kembali turun meninjau progres pembangunan tanggul sementara penahan tebing longsor di RT 03 Kelurahan Buluran Kenali, Kecamatan Telanaipura, Jumat (28/11/2025).

Peninjauan dilakukan bersama Kabid SDA Dinas PUPR Kota Jambi, Berlian, Lurah Buluran Kenali Nurkholis, dan warga setempat.

Kehadiran Kemas Faried menunjukkan respons cepat legislatif terhadap ancaman longsor yang mengintai bantaran sungai di kawasan tersebut.

Beberapa waktu lalu, Kemas Faried menerima laporan bahwa sejumlah rumah warga sudah terdampak longsor, sementara rumah lain berada dalam kondisi rawan dan berpotensi roboh tanpa penguatan struktur segera.

Menanggapi situasi ini, Ketua DPRD menekankan percepatan pengerjaan tanggul darurat sebagai langkah penyelamatan.

“Secara cepat kami mengambil tindakan dan meminta pemerintah kota untuk melakukan pergeseran dana BTT sebagai upaya tanggap darurat,” ujar Kemas Faried di lokasi.

Tanggul sementara dibangun menggunakan geobag berisi pasir yang diperkuat dengan kayu racuk.

Pekerjaan tanggul ini memiliki panjang 19 meter dan lebar 4,5 meter, dengan pengerjaan yang sudah berlangsung sekitar dua pekan.

Kemas Faried menegaskan, tanggul ini sifatnya sementara dan fokus pada penanganan darurat untuk meminimalkan kerusakan lebih lanjut serta menahan pergerakan tanah di titik rawan.

“Pengerjaan ini tidak dilakukan permanen karena saat ini fokus menanggulangi keadaan darurat terlebih dahulu,” tambahnya.

Raden Hasan Basri, warga RT 03, menyampaikan apresiasi atas pembangunan tanggul darurat.

“Kami mengucapkan terima kasih telah membangun geobag tanggul darurat. Mudah-mudahan ini benar-benar bermanfaat,” ujarnya.

Sementara itu, Berlianto, Kabid SDA Dinas PUPR Kota Jambi, menjelaskan pengerjaan ini difasilitasi dana tanggap darurat Pemerintah Kota Jambi, dengan persetujuan wali kota dan dukungan Ketua DPRD, meskipun lokasi sebenarnya berada di bawah wewenang Balai Air.

Kemas Faried menekankan pentingnya sinergi legislatif-eksekutif dalam menanggapi kondisi kritis yang bersentuhan langsung dengan keselamatan warga.

“Insya Allah, ke depan kita bisa terus berkolaborasi merespons kebutuhan masyarakat dalam situasi darurat,” tuturnya.(*)




Muskomwil II APEKSI 2025 Resmi Dibuka, Bahas Strategi Pembangunan Kota Tahun 2026

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Musyawarah Komisariat Wilayah (Muskomwil) II APEKSI 2025 resmi dibuka Gubernur Jambi, Al Haris, di Graha Ballroom Siginjai, Kantor Wali Kota Jambi, Kamis (27/11).

Kegiatan ini mengusung tema Kolaborasi Bersama Mewujudkan Kota yang Maju dan Bahagia Masyarakatnya.

Dalam arahannya, Al Haris menegaskan bahwa, kota menjadi indikator utama kemajuan provinsi.

Menurutnya, pemerintah kota harus menunjukkan kinerja terbaik karena capaian kota mencerminkan perkembangan wilayah secara keseluruhan.

“Provinsi adalah wajah dari perkembangan daerah. Karena itu kota harus mampu menunjukkan kinerja terbaiknya. Setiap upaya yang membawa kemajuan tentu menjadi prioritas kami,” ujarnya.

Al Haris juga meminta kepala daerah menghadirkan program yang berdampak langsung bagi masyarakat.

Ia menekankan pentingnya pengelolaan APBD yang cermat dan pemanfaatan fasilitas pemerintah secara optimal untuk mendorong kinerja yang lebih efektif.

Ia berharap Muskomwil APEKSI menjadi ruang bagi kepala daerah untuk melahirkan kebijakan dan inovasi yang dapat mempercepat pembangunan kota.

Semangat kolaborasi dianggap menjadi kunci agar kota-kota di wilayah II dapat bergerak lebih maju.

Sementara itu, Sekretaris Dewan Pengurus sekaligus Direktur Eksekutif APEKSI, Alwis Rustam, menilai tantangan pemerintahan kota pada tahun 2026 akan semakin kompleks.

Ia menekankan perlunya implementasi program nasional secara nyata di tingkat daerah.

Alwis menyebut Muskomwil II APEKSI menjadi forum penting bagi para wali kota untuk bertukar pengalaman, memperkuat kolaborasi, dan merumuskan strategi pembangunan perkotaan.

“Melalui forum ini, para wali kota dapat saling bertukar pandangan dan merumuskan langkah strategis yang bermanfaat bagi masyarakat,” jelasnya.(*)




Wali Kota Maulana: Jambi Perkuat Ketahanan Pangan Lewat Kampung Perikanan Bahagia

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kota Jambi menggelar rangkaian kegiatan untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan sekaligus memperingati Hari Ikan Nasional (Harkannas) ke-12 yang jatuh pada 21 November 2025.

Kegiatan ini berlangsung di dua lokasi berbeda dan melibatkan ribuan masyarakat.

Pada agenda pertama, DPKP Kota Jambi meresmikan Kampung Perikanan Bahagia yang berlokasi di RT 19, Kelurahan Kenali Asam Atas, Kecamatan Kota Baru, Jambi.

Peresmian tersebut sekaligus dirangkaikan dengan Gerakan Pangan Murah (GPM) serta Sosialisasi Gemar Makan Ikan untuk pelajar.

Dalam kegiatan ini, pemerintah juga menyerahkan berbagai bantuan secara simbolis, mulai dari benih ikan, hortikultura, ternak, pakan, obat-obatan, hingga sarana produksi perikanan lainnya.

Pelaksanaan kegiatan dibuka oleh Wali Kota Jambi yang diwakili oleh Staf Ahli Kemasyarakatan dan SDM, Drs. Noviarman, ME.

Sementara itu, pada kegiatan berbeda, DPKP turut hadir mewakili Wakil Wali Kota Jambi dalam acara Festival Jajanan Pangan Lokal dan Dialog Singkat bersama Yayasan Setara Jambi yang berlangsung di kawasan Jambi Business Center (JBC).

Acara ini menjadi wadah edukasi dan promosi pangan lokal agar makin diminati masyarakat.

Wali Kota Jambi, Maulana, memberikan apresiasi terhadap rangkaian kegiatan tersebut.

Ia menegaskan bahwa, pemerintah daerah berkomitmen menjaga ketersediaan dan keterjangkauan pangan bagi masyarakat.

“Kegiatan seperti Gerakan Pangan Murah dan pengembangan Kampung Perikanan Bahagia adalah bagian dari upaya kami memastikan pangan tetap stabil dan terjangkau,” kata dia.

“Selain itu, edukasi gemar makan ikan penting dilakukan untuk meningkatkan gizi masyarakat, terutama anak-anak. Kami ingin Jambi menjadi kota yang kuat dari sisi ketahanan pangan,” ujar Maulana.(*)




Wali Kota Maulana: Hak Warga Zona Merah akan Kita Perjuangkan Bersama

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID  – Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi kembali menunjukkan keseriusannya dalam menyelesaikan persoalan warga yang terdampak penetapan kawasan Zona Merah.

Upaya terbaru dilakukan melalui Rapat Pembahasan Klaim Aset Barang Milik Negara (BMN) yang dikelola PT Pertamina EP di wilayah Kota Jambi, Senin malam (24/11/2025).

Pertemuan tersebut berlangsung di Aula Griya Mayang, Rumah Dinas Wali Kota Jambi, dipimpin langsung oleh Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M, didampingi Wakil Wali Kota Diza Hazra Aljosha, serta Sekretaris Daerah Drs. H. A. Ridwan, M.Si.

Hadir pula Kepala BPN Kota Jambi Ridho Gunarsa Ali, Kepala KPKNL Jambi Kiki Nurman, perwakilan Kabinda Jambi, dan jajaran terkait lainnya.

Dalam rapat tersebut terungkap bahwa sekitar 5.506 bidang tanah yang dihuni masyarakat diklaim berada di atas aset BMN oleh Pertamina. Rinciannya meliputi:

* Simpang III Sipin: ± 74 bidang

* Mayang Mangurai: ± 64 bidang

* Kenali Asam: ± 1.843 bidang

* Kenali Asam Bawah: ± 1.314 bidang

* Kenali Asam Atas: ± 645 bidang

* Paal Lima: ± 918 bidang

* Suka Karya: ± 648 bidang

Wali Kota Maulana menegaskan bahwa Pemkot akan mendampingi masyarakat hingga persoalan ini menemukan kepastian hukum.

“Ini kewenangannya berada di pemerintah pusat. Masyarakat juga telah membentuk paguyuban untuk memperjuangkan hak mereka,” ujarnya.

Maulana juga meminta warga tetap mengikuti jalur hukum dan prosedur yang berlaku.

“Kami tidak ingin ada konflik yang mengganggu stabilitas daerah. Pemerintah akan memperjuangkan hak masyarakat secara normatif,” tegasnya.

Ia memastikan Pemkot bersama Forkopimda akan terus mengawal proses penyelesaian klaim tersebut.

Maulana turut menyinggung absennya pihak Pertamina dalam rapat tersebut.

“Kami sudah mengundang, namun mereka berhalangan hadir. Meski begitu, kami tetap melanjutkan perjuangan ini. Keputusan akhir ada di Menteri Keuangan,” katanya.

Warga Kenali Asam, Suprayitno, yang telah tinggal di kawasan tersebut selama 75 tahun, menyampaikan terima kasih atas keberpihakan Pemkot.

“Alhamdulillah, Wali Kota cepat tanggap membantu kami. Selama ini aman, tiba-tiba muncul status zona merah,” ujarnya.

Perwakilan lainnya, Samsul Bahri, menegaskan bahwa klaim Pertamina tidak berdasar.

“Kami membayar PBB. Mereka tidak punya hak mengklaim tanah ini. Kami akan mempertahankan hak kami,” tegasnya.

Sebelumnya Pemkot Jambi telah melakukan sejumlah langkah, antara lain:

* Berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Jambi

* Membahas persoalan ini bersama Komisi II DPR RI

* Melakukan audiensi ke Kementerian ATR/BPN

Dari hasil pembahasan tersebut, Dirjen PTPP menyarankan agar penyelesaian dilakukan bersama dengan Pertamina atau BUMN terkait, dan tidak boleh ada pengambilalihan sepihak terhadap tanah yang telah lama dihuni masyarakat.

Penyelesaian konflik ini juga merujuk pada Perpres Nomor 62 Tahun 2018 tentang Penanganan Dampak Sosial Kemasyarakatan dalam Rangka Penyediaan Tanah untuk Pembangunan Nasional.(*)




Wali Kota Maulana Apresiasi Kepedulian Warga, Perluas Makam di Talang Bakung

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID  – Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M, menghadiri sekaligus meresmikan perluasan area Makam Mahkamah 1 yang berlokasi di RT 26, 27, dan 28 Kelurahan Talang Bakung dan Kelurahan Payo Selincah, pada Minggu 23 November 2025.

Dalam acara tersebut, Wali Kota Maulana mengungkapkan apresiasinya kepada masyarakat yang telah berinisiatif melakukan penambahan 21 tumbuk swadaya demi memenuhi kebutuhan ruang pemakaman di wilayah tersebut.

“Saya sebagai Wali Kota Jambi sangat mengapresiasi kepedulian warga. Penambahan 21 tumbuk swadaya ini menunjukkan kebersamaan dan kepedulian masyarakat kita,” ujar Maulana.

Ia juga menyoroti bahwa sebagian warga di beberapa kecamatan terpaksa membeli lahan pemakaman di luar kota karena keterbatasan ruang.

Oleh sebab itu, Pemerintah Kota Jambi terus mendorong ketersediaan fasilitas pemakaman yang layak dan memadai bagi seluruh warga.

Wali Kota Maulana menegaskan pentingnya menjaga kebersihan dan kerapian, setiap area pemakaman sebagai bentuk penghormatan kepada para pendahulu.

“Kami berharap seluruh pemakaman di Kota Jambi dapat dijaga agar tetap bersih dan indah. Ini merupakan wujud penghargaan kita kepada orang tua dan para pendahulu,” tambahnya.

Peresmian ini sekaligus menjadi komitmen Pemerintah Kota Jambi dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

Termasuk penyediaan fasilitas pemakaman yang manusiawi, tertata, dan mudah dijangkau.(*)




74 Kafilah Kota Jambi Dilepas, Sekda A Ridwan Targetkan Juara Umum MTQ 2025

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Setelah menorehkan prestasi sebagai Juara Umum MTQ tingkat Provinsi Jambi selama tiga tahun berturut-turut dan berhak membawa pulang Piala Tetap MTQ pada 2024.

Tahun ini Kota Jambi kembali menargetkan mempertahankan gelar juara pada MTQ ke-54 yang berlangsung di Kabupaten Muaro Jambi, 15–23 November 2025.

Target tersebut ditegaskan dalam acara pelepasaan Kafilah MTQ Kota Jambi yang dipimpin Sekretaris Daerah Kota Jambi, Drs. H. A. Ridwan, M.Si, mewakili Wali Kota Jambi, pada Rabu malam (12/11/2025) di Aula Griya Mayang, Rumah Dinas Wali Kota Jambi.

Mengusung tema “Melalui MTQ Ke-54 Tingkat Provinsi Jambi, Mari Kita Wujudkan Provinsi Jambi yang Qur’ani Menuju Jambi Mantap Berkelanjutan dan Muaro Jambi Berbakti 2025–2030”, tahun ini Kota Jambi menurunkan 74 kafilah dan 60 pendamping.

Asisten I Setda Kota Jambi, Fahmi, SP, bertindak sebagai Ketua Kafilah.

Para peserta akan berlaga di 11 cabang perlombaan.

Selain mengejar prestasi, MTQ juga dipandang sebagai wujud keberhasilan pemerintah daerah dalam membangun karakter generasi muda yang mencintai Al-Qur’an, sekaligus mendukung visi Kota Jambi BAHAGIA.

Dalam sambutannya, Sekda A. Ridwan menekankan bahwa keikutsertaan dalam MTQ tidak sekadar kompetisi.

Tetapi juga sarana mempererat silaturahmi dan memperkuat ukhuwah Islamiyah antarumat Islam se-Provinsi Jambi.

“Jadikan MTQ sebagai ajang meraih prestasi dan mengharumkan nama Kota Jambi. Inilah momentum untuk membuktikan hasil latihan dan kerja keras selama ini. Di pundak saudara, kami titipkan amanah dan harapan seluruh masyarakat Kota Jambi,” ujarnya.

Ridwan menyampaikan keyakinannya bahwa dengan latihan intensif serta pendampingan para pelatih dan official, Kafilah Kota Jambi mampu tampil maksimal dan kembali meraih prestasi tertinggi di MTQ ke-54.

Ia juga berpesan agar seluruh kafilah menjaga kesehatan, mengikuti arahan official, serta menjaga kekompakan selama berada di Muaro Jambi.

“Kepada para official, saya berharap tetap semangat dalam membimbing kafilah. Pengabdian dan tenaga saudara sangat dibutuhkan. Dampingi mereka dengan baik dan terus bekerja sama,” tutupnya.(*)




Rakor Kemendikdasmen 2026: Wawako Jambi Tekankan Pentingnya Literasi Digital Pelajar

JAKARTA, SEPUCUKJAMBI.ID – Wakil Wali Kota Jambi, Diza Hazra Aljosha, S.E., M.A, menghadiri Rapat Koordinasi Kepala Daerah yang digelar Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) di ICE BSD City, Tangerang.

Rakor bertema “Sinergi Mewujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua” ini diikuti para kepala daerah dari seluruh Indonesia serta jajaran Dinas Pendidikan provinsi dan kabupaten/kota.

Dalam agenda tersebut, Pemerintah Pusat memaparkan arah kebijakan Revitalisasi Satuan Pendidikan dan Digitalisasi Pembelajaran untuk Tahun Anggaran 2026.

Wawako Diza menegaskan komitmen Kota Jambi untuk mendukung penuh kebijakan nasional, terutama yang berkaitan dengan pembangunan karakter dan peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) generasi muda.

“Banyak materi penting dipaparkan, termasuk terkait sistem Dapodik. Pemerintah Kota Jambi berharap sinergi antara pemerintah pusat, provinsi, dan daerah terus berjalan baik untuk melahirkan generasi penerus bangsa yang unggul dan berdaya saing,” ujar Diza.

Ia menjelaskan, revitalisasi satuan pendidikan juga memiliki dampak ekonomi melalui peran Tim P2SP (Panitia Pembangunan Satuan Pendidikan) yang terlibat dalam percepatan program strategis di daerah.

Terkait digitalisasi pendidikan, Diza menilai dunia pendidikan harus mampu mengarahkan generasi muda agar memiliki kemampuan literasi digital dan mampu memfilter informasi di era modern.

“Digitalisasi membuat pendidikan kita semakin maju. Namun, di tengah banyaknya distorsi informasi, peserta didik harus dibekali kemampuan memilih dan memilah informasi secara bijak,” tegasnya.

Menurutnya, program revitalisasi dan digitalisasi satuan pendidikan merupakan langkah strategis meningkatkan kualitas SDM, agar generasi muda tak hanya mampu menggunakan teknologi.

Tetapi juga berinovasi serta memiliki kemampuan berpikir kritis sesuai tuntutan era digital.

Sementara itu, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, menekankan pentingnya dukungan penuh dari kepala daerah dalam menyukseskan program tersebut.

“Sinergi pemerintah pusat dan daerah diharapkan mampu mempercepat pemerataan digitalisasi pendidikan sebagai langkah konkret menuju sistem pendidikan nasional yang lebih maju dan merata,” ujarnya.

Rakor Kemendikdasmen 2026 ini menjadi momentum penting dalam transformasi pendidikan nasional, khususnya dalam memperluas akses pendidikan bermutu di seluruh Indonesia.

Program revitalisasi dan digitalisasi ini juga sejalan dengan prioritas Pemerintah Kota Jambi melalui program Kota Jambi Bahagia, termasuk implementasi Kartu Bahagia untuk sektor pendidikan.

Saat ini, Pemkot Jambi telah menerapkan sistem pembelajaran digital dan memberikan beasiswa bagi ribuan pelajar kurang mampu sebagai bagian dari upaya mewujudkan visi besar Indonesia Emas 2045.(*)




Kemendagri Apresiasi Kota Jambi, Atas Upaya Cegah dan Tangani Stunting 2024

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Pemerintah Kota Jambi menorehkan prestasi nasional di bidang kesehatan masyarakat.

Pada peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-61, Kota Jambi menerima penghargaan Kota Berkinerja Baik dalam Pencegahan dan Penanganan Stunting Tahun 2024 dari Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia (Kemendagri).

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Wakil Menteri Dalam Negeri RI, Wihaji, disaksikan oleh Wakil Presiden RI, Gibran Rakabuming Raka, dalam kegiatan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Percepatan Penurunan Stunting Tahun 2025 di Auditorium Dr. J. Leimena, Kementerian Kesehatan RI, Jakarta.

Wali Kota Jambi, Maulana menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menurunkan angka stunting di daerahnya.

Ia menegaskan, penghargaan ini menjadi bukti nyata kolaborasi antara pemerintah, tenaga kesehatan, kader posyandu, dan masyarakat.

“Penghargaan ini bukan akhir, tetapi motivasi untuk terus memperkuat langkah bersama dalam menyiapkan generasi Kota Jambi yang sehat dan berkualitas,” ujar Wali Kota Jambi, Maulana Rabu (12/11/2025).

Sebelumnya, Wali Kota Jambi, Maulana membuka kegiatan Konsolidasi Tim Pengendalian Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (Genting) Kota Jambi Tahun 2025, di Aula Bappeda Kota Jambi.

Acara tersebut dihadiri oleh jajaran perangkat daerah, camat se-Kota Jambi, serta para relawan Genting.

Kegiatan ini menjadi langkah strategis Pemkot Jambi dalam memperkuat koordinasi lintas sektor guna menekan angka stunting.

Ketua Pelaksana, Mulyadi, menyampaikan bahwa Pemerintah Kota Jambi memiliki komitmen kuat dalam menurunkan angka stunting melalui program Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (Genting), yang melibatkan ASN, dunia usaha, dan masyarakat.

“Gerakan ini merupakan wujud gotong royong sosial untuk membantu keluarga berisiko stunting,” jelas Mulyadi.

Ia menambahkan, program Genting dibiayai melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) Tahun 2025.

Berdasarkan data per 21 Oktober 2025, dari target 1.474 sasaran, jumlah penerima bantuan telah mencapai 2.172 sasaran, melampaui target yang ditetapkan.

Maulana, menegaskan bahwa Gerakan Genting merupakan simbol gotong royong seluruh elemen masyarakat.

Bantuan untuk keluarga berisiko stunting berisi beras premium, telur, dan susu, disalurkan secara transparan dan tepat sasaran.

“Kami membuka ruang bagi masyarakat untuk melaporkan jika ada penyaluran bantuan yang tidak tepat sasaran, tentunya dengan bukti yang valid,” ujarnya.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kota Jambi, sebanyak 301 ibu hamil (5,62%) mengalami kekurangan energi kronis dan 9,72% menderita anemia.

Melalui Program Pemberian Makanan Tambahan (PMT) lokal, sebanyak 1.470 penerima manfaat telah mendapatkan bantuan gizi.

Dia menambahkan, program Genting akan diperluas ke organisasi kepemudaan dan organisasi wanita agar dampaknya lebih luas.

“Langkah pencegahan harus dimulai sejak masa kehamilan agar ibu dan bayi lahir sehat, menciptakan generasi unggul bagi masa depan Kota Jambi,” pungkasnya.(*)




Ketua Komisi II DPRD: Kualitas Direksi Tirta Mayang Dipertanyakan Jika Tanpa Kriteria Teknis

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Ketua Komisi II DPRD Kota Jambi, Djokas Siburian, menyoroti proses seleksi calon Direksi Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Tirta Mayang periode 2026–2031.

Ia menilai, pengumuman seleksi yang dirilis Pemerintah Kota Jambi melalui panitia seleksi belum memuat persyaratan khusus bagi calon peserta.

Melainkan hanya mencantumkan persyaratan umum sebagaimana diatur dalam ketentuan dasar.

Menurut Djokas, hal ini berpotensi memengaruhi kualitas calon direksi yang akan memimpin salah satu BUMD strategis di Kota Jambi tersebut.

“Kita menyayangkan jika tidak ada persyaratan khusus yang bisa menjadi pembeda. Ini menyangkut kompetensi dan kualitas calon direksi ke depan,” ujar Djokas, Rabu (12/11).

Politisi yang membidangi urusan ekonomi dan keuangan daerah itu menilai, seharusnya panitia seleksi menetapkan kriteria tambahan yang lebih spesifik dan relevan dengan bidang pengelolaan air minum.

Seperti pengalaman manajerial di sektor air bersih, kemampuan teknis operasional, hingga pemahaman tentang pelayanan publik berbasis BUMD.

“Direksi Tirta Mayang harus punya kapasitas yang jelas. Tidak cukup hanya berpengalaman lima tahun di bidang tata kelola perusahaan secara umum,” tegasnya.

Berdasarkan pengumuman resmi berjudul “Seleksi Calon Direksi Perumda Air Minum Tirta Mayang Kota Jambi Periode Tahun 2026–2031”, panitia seleksi menetapkan sejumlah persyaratan umum.

Calon peserta wajib memiliki ijazah minimal S-1, pengalaman kerja minimal lima tahun di bidang tata kelola perusahaan, serta berusia antara 35 hingga 55 tahun pada saat mendaftar.

Selain itu, peserta juga diwajibkan sehat jasmani dan rohani, tidak pernah dihukum karena tindak pidana yang merugikan keuangan negara, serta tidak menjadi pengurus partai politik.

Namun, dalam dokumen tersebut tidak ditemukan kriteria khusus yang mengarah pada keahlian teknis di bidang air minum, manajemen utilitas publik, atau rekam jejak kinerja di BUMD sejenis.

Seleksi administrasi dijadwalkan berlangsung mulai 10–18 November 2025, dengan hasilnya diumumkan pada 21 November 2025 melalui situs resmi Pemerintah Kota Jambi.

Peserta yang lolos tahap administrasi akan mengikuti uji psikologi, ujian tertulis keahlian, penyusunan dan presentasi rencana bisnis, serta wawancara dengan panitia seleksi pada 25–28 November 2025.

Hasil akhir seleksi akan diumumkan 2 Desember 2025, sebelum para calon mengikuti wawancara tahap akhir dengan Wali Kota Jambi.

Dalam pengumuman tersebut juga ditegaskan bahwa seluruh proses seleksi dilakukan secara transparan, bebas KKN, dan tidak dipungut biaya.

Djokas menegaskan, DPRD Kota Jambi melalui Komisi II akan memantau jalannya seleksi untuk memastikan proses berlangsung profesional dan menghasilkan figur yang kompeten.

“Perumda Tirta Mayang adalah aset penting bagi masyarakat. Kita ingin direksi terpilih nanti benar-benar punya visi pelayanan publik, bukan sekadar memenuhi syarat administratif,” tandasnya.(*)




Wali Kota Jambi Maulana Ajak Generasi Muda Hidupkan Nilai Pahlawan, di Tengah Agenda Lemhanas 2025

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Saat mengikuti rangkaian kegiatan Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhanas) RI tahun 2025, Wali Kota Jambi Dr dr H Maulana, MKM menyerukan agar nilai kepahlawanan terus dikobarkan di kalangan generasi muda.

Acara peringatan Hari Pahlawan yang berlangsung di Kota Jambi ini menjadi momentum penting bagi Pemkot Jambi untuk menggugah kesadaran akan pentingnya persatuan, pengabdian, dan inovasi dalam membangun daerah.

Maulana menekankan bahwa, perjuangan para pahlawan bukan hanya milik masa lampau, melainkan harus diterjemahkan dalam karya nyata hari ini.

“Momentum Hari Pahlawan jangan hanya dijadikan seremonial rutin. Kita harus menjadikan spirit perjuangan sebagai spirit inovasi, pengabdian, dan kebersamaan dalam membangun Kota Jambi yang lebih baik,” ujar Maulana.

Maulana menyampaikan bahwa, tantangan pembangunan di era modern bukan hanya soal infrastruktur dan ekonomi, tetapi juga soal ketahanan bangsa nilai yang menjadi fokus Lemhanas.

Ia mengajak generasi muda Kota Jambi untuk mengambil peran aktif: melalui pendidikan, kreativitas, dan kolaborasi, bukan melalui cara lama yang usang.

“Saat ini senjata utama kita adalah kecerdasan, inovasi, dan solidaritas. Nilai kejujuran, kebersamaan, dan pengabdian yang ditanam para pahlawan harus terus hidup di hati kita,” lanjutnya.

Peringatan Hari Pahlawan 2025 di Kota Jambi mengambil tema nasional “Terus Bergerak Melanjutkan Perjuangan”.

Maulana berharap tema ini menjadi panggilan bagi masyarakat terutama pelajar dan mahasiswa untuk bersinergi bersama pemerintah dan lembaga seperti Lemhanas dalam memperkuat ketahanan lokal serta nasional melalui aksi nyata.

Dengan berlangsungnya kegiatan Lemhanas ini, Pemkot Jambi melihat peluang untuk menjembatani sinergi antara pemerintah kota, lembaga strategis, akademisi, dan generasi muda

Maulana menegaskan bahwa, peringatan Hari Pahlawan bukan sekadar mengenang, melainkan menegaskan komitmen untuk berkiprah lebih agresif demi kemajuan Kota Jambi dan bangsa.(*)