Porprov Jambi 2027 Terancam Pangkas Cabor? KONI Siapkan Opsi Anggaran

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID — Pemerintah Provinsi Jambi memastikan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jambi 2027 tetap berlangsung di Kabupaten Tanjung Jabung Barat.
Namun, kesiapan anggaran pemerintah kabupaten/kota menjadi salah satu tantangan untuk memastikan seluruh daerah dapat mengirimkan kontingen.
Kepastian tersebut mengemuka dalam rapat pembahasan Porprov 2027 di Ruang Rapat Sekretaris Daerah, Kantor Gubernur Jambi, Jumat 16 Oktober 2026.
Pemerintah daerah diminta mulai menyiapkan kebutuhan anggaran, atlet, dan kontingen agar pelaksanaan pesta olahraga tingkat provinsi itu berjalan sesuai rencana.
Rapat dipimpin Asisten I Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Provinsi Jambi sekaligus Pelaksana Tugas Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, John Eka Powa. Hadir pula Ketua KONI Provinsi Jambi Mat Sanusi, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Jambi Imron Rosyadi, serta perwakilan dinas olahraga dan KONI kabupaten/kota.
John Eka Powa menekankan pentingnya koordinasi antara pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten/kota.
“Koordinasi dan kesiapan seluruh daerah sangat penting agar pelaksanaan Porprov Jambi 2027 dapat berjalan dengan baik. Kami berharap pemerintah kabupaten/kota mempersiapkan atlet, kontingen, serta dukungan anggaran sesuai kemampuan keuangan daerah dan ketentuan yang berlaku,” ujar John.
Menurut dia, kesiapan setiap daerah menjadi bagian penting dalam menyukseskan Porprov Jambi 2027.
Pemerintah kabupaten/kota diminta mempersiapkan atlet, kontingen, dan anggaran dengan mempertimbangkan kemampuan keuangan daerah serta ketentuan yang berlaku.
Meski demikian, kepastian lokasi penyelenggaraan belum dengan sendirinya menjamin seluruh daerah dapat berpartisipasi secara optimal.
Kesiapan pembiayaan dan dukungan terhadap atlet masih menjadi aspek yang perlu diperhatikan menjelang pelaksanaan.
Ketua KONI Provinsi Jambi Mat Sanusi mengungkapkan bahwa, pihaknya telah membahas sejumlah alternatif bersama Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga untuk menghadapi kemungkinan keterbatasan anggaran pada 2027.
Salah satu opsi yang dipertimbangkan ialah memprioritaskan cabang olahraga yang dinilai memiliki potensi meraih hasil maksimal pada Pekan Olahraga Nasional (PON), apabila anggaran tidak mencukupi.
Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa persoalan pembiayaan dapat memengaruhi strategi keikutsertaan daerah dalam kompetisi olahraga.
Namun, belum ada rincian mengenai cabang olahraga yang akan diprioritaskan, besaran anggaran yang dibutuhkan, maupun daerah yang berpotensi membatasi keikutsertaannya.
Karena itu, keputusan mengenai skala partisipasi dan cabang olahraga yang akan diikuti masih memerlukan penjelasan lebih lanjut dari pihak terkait.
Pemprov Jambi tetap mendorong seluruh kabupaten/kota memperkuat koordinasi dan menyiapkan dukungan anggaran agar Porprov 2027 berlangsung sesuai rencana di Kabupaten Tanjung Jabung Barat.
Porprov menjadi ajang bagi atlet daerah untuk menguji kemampuan sekaligus membuka peluang pembinaan menuju kompetisi pada tingkat nasional.
Karena itu, kesiapan pembiayaan tidak hanya berkaitan dengan penyelenggaraan, tetapi juga kesempatan atlet dari setiap daerah untuk berkompetisi.
Ke depan, kejelasan skema pembiayaan, kesiapan sarana pertandingan, dan mekanisme partisipasi seluruh kabupaten/kota akan menjadi faktor penting dalam memastikan pelaksanaan Porprov Jambi 2027 berjalan efektif.
Pemprov Jambi telah menegaskan bahwa Tanjung Jabung Barat tetap menjadi tuan rumah.
Tantangan berikutnya ialah memastikan kesiapan anggaran dan dukungan daerah agar tujuan pembinaan olahraga tidak terhambat oleh keterbatasan pembiayaan.(*)