Liga TopSkor Nasional 2026, Wakil Wali Kota Jambi Beri Pesan Khusus untuk Atlet Muda

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Sebanyak 30 pemain muda Tim Talent Liga TopSkor (LTS) Jambi resmi mendapat dukungan Pemerintah Kota Jambi untuk berlaga pada Liga TopSkor Nasional 2026 di Bogor.

Mereka akan mewakili Provinsi Jambi pada kelompok usia 10 dan 12 tahun dalam salah satu kompetisi sepak bola usia dini bergengsi di Indonesia.

Saat memberikan motivasi kepada para pemain, Wakil Wali Kota Jambi, Diza Hazra Aljosha, menegaskan keikutsertaan di level nasional merupakan kesempatan berharga yang tidak dimiliki semua atlet muda.

Menurutnya, ajang tersebut harus dimanfaatkan untuk menambah pengalaman, meningkatkan kemampuan, sekaligus menunjukkan bahwa anak-anak Jambi mampu bersaing dengan daerah lain.

“Tidak semua anak mendapat kesempatan tampil di tingkat nasional. Manfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya, percaya pada kemampuan diri sendiri, bermain dengan penuh percaya diri, disiplin, dan ikuti arahan pelatih,” ujar Diza.

Ia meminta para pemain tidak hanya mengejar kemenangan, tetapi juga menjadikan setiap pertandingan sebagai proses belajar untuk meningkatkan kualitas diri.

Bawa Nama Kota Jambi di Tingkat Nasional

Diza mengingatkan, setiap pemain membawa nama baik Kota Jambi saat bertanding.

Karena itu, selain menampilkan permainan terbaik, mereka juga diminta menjaga sikap, menghormati lawan, serta menjunjung tinggi nilai sportivitas.

“Kalian tidak hanya membawa nama pribadi dan keluarga, tetapi juga nama Kota Jambi. Tunjukkan bahwa anak-anak Jambi memiliki semangat juang, kemampuan, dan sikap yang baik di dalam maupun di luar lapangan,” katanya.

Menurut Diza, sepak bola tidak hanya melahirkan atlet berprestasi, tetapi juga menjadi media pembentukan karakter.

Melalui olahraga, anak-anak belajar disiplin, bekerja sama, bertanggung jawab, berkomunikasi, hingga menghadapi kemenangan maupun kekalahan dengan sikap dewasa.

Pemkot Jambi Perkuat Pembinaan Atlet Muda

Pemerintah Kota Jambi, lanjut Diza, berkomitmen memperkuat pembinaan olahraga usia dini melalui dukungan terhadap kompetisi, peningkatan fasilitas olahraga, serta pembinaan atlet secara berkelanjutan.

Ia berharap semakin banyak atlet muda Kota Jambi yang mampu menembus kompetisi nasional bahkan internasional.

“Kami ingin pembinaan olahraga usia dini terus berjalan dengan baik sehingga lahir lebih banyak atlet potensial yang mampu mengharumkan nama Kota Jambi. Prestasi penting, tetapi yang lebih penting adalah lahirnya generasi muda yang berkarakter, disiplin, dan pantang menyerah,” tegasnya.

Diza juga memberikan apresiasi kepada pelatih, orang tua, dan penyelenggara kompetisi yang dinilai memiliki peran besar dalam membina bakat sepak bola usia dini.

Tim Talent Liga TopSkor Jambi yang berangkat ke Bogor terdiri dari 30 orang, meliputi pemain kelompok usia 10 tahun dan 12 tahun, didampingi pelatih serta ofisial.

Keikutsertaan mereka diharapkan menjadi ajang menambah pengalaman bertanding sekaligus mengharumkan nama Kota Jambi di tingkat nasional.(*)




Tekan Kenakalan Remaja, Pemkot Jambi Dorong Anak Muda Salurkan Energi Lewat Olahraga

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Pemerintah Kota Jambi mendorong generasi muda untuk menjadikan olahraga sebagai ruang tumbuh yang positif di tengah meningkatnya tantangan era digital.

Aktivitas olahraga dinilai tidak hanya mampu melahirkan atlet berprestasi, tetapi juga menjadi sarana membangun karakter, kedisiplinan, dan mental anak sejak dini.

Pesan tersebut disampaikan Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M., saat membuka Turnamen Catur Junior Wali Kota Cup 2026 yang digelar Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Kota Jambi di Lapangan Tenis Dinas Pendidikan Kota Jambi.

Turnamen tersebut menjadi ajang pembinaan bagi generasi muda dengan melibatkan 231 atlet pelajar dari jenjang SD, SMP hingga SMA.

Dari jumlah itu, sebanyak 214 peserta berasal dari Kota Jambi, sedangkan 17 peserta lainnya datang dari sejumlah daerah seperti Muaro Jambi, Batanghari, Tanjung Jabung Barat, Tebo, dan Sarolangun.

Maulana mengapresiasi pelaksanaan turnamen tersebut karena memberikan ruang bagi anak-anak untuk mengembangkan bakat sekaligus melatih kemampuan berpikir.

Menurutnya, olahraga catur memiliki nilai lebih karena tidak hanya mengandalkan strategi, tetapi juga membentuk kesabaran, ketelitian, serta kemampuan mengambil keputusan.

“Catur melatih kesabaran dan kemampuan mengambil keputusan di waktu yang tepat. Saya bangga melihat anak-anak muda yang terus mengembangkan minat dan bakatnya melalui olahraga,” ujar Maulana.

Ia mengatakan, perkembangan teknologi saat ini membawa tantangan tersendiri bagi generasi muda.

Penggunaan gawai dan permainan digital yang berlebihan perlu diimbangi dengan aktivitas yang membangun agar energi anak tersalurkan secara positif.

“Jika energi anak muda tidak diarahkan ke hal-hal positif, dampaknya bisa mengarah pada kenakalan remaja. Olahraga membentuk karakter, meningkatkan rasa percaya diri, bahkan bisa menjadi jalan prestasi dan profesi apabila ditekuni secara serius,” tegasnya.

Pemkot Jambi Genjot Event Olahraga Setiap Bulan

Selain membina atlet muda, Pemkot Jambi juga terus mendorong konsep sport tourism melalui penyelenggaraan berbagai kegiatan olahraga secara rutin.

Maulana menyebut, event olahraga tidak hanya menjadi wadah pencarian bibit atlet, tetapi juga memiliki dampak ekonomi karena mampu menarik peserta dan pengunjung dari luar daerah.

“Saya sudah berkoordinasi agar setiap bulan ada event olahraga di Kota Jambi, mulai tingkat regional, provinsi, Sumatra hingga nasional,” katanya.

Ia menambahkan, sejumlah kejuaraan olahraga juga akan digelar sepanjang Agustus 2026 dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun ke-81 Republik Indonesia.

Siapkan Fasilitas Olahraga Baru untuk Anak Muda

Untuk memperluas ruang aktivitas positif bagi masyarakat, Pemkot Jambi juga menyiapkan pengembangan fasilitas olahraga publik di kawasan Kantor Wali Kota Jambi.

Area lapangan di belakang Kantor Wali Kota direncanakan dikembangkan menjadi lintasan sepatu roda berstandar nasional serta dilengkapi lapangan mini soccer.

Maulana berharap fasilitas tersebut dapat menjadi tempat bagi anak muda untuk berlatih, berkompetisi, dan mengembangkan potensi.

“Fasilitas ini kami siapkan agar anak-anak muda memiliki ruang untuk berlatih, berprestasi, dan menyalurkan energi positifnya. Harapannya semakin banyak generasi muda Kota Jambi yang sehat, berkarakter, dan mampu mengharumkan nama daerah,” pungkasnya.

Pembukaan Turnamen Catur Junior Wali Kota Cup 2026 turut dihadiri Kepala Dispora Kota Jambi Erwandi, Ketua Umum Pengprov Percasi Jambi Mario Liberty Siregar, Ketua Percasi Kota Jambi Yuslizar, Ketua Umum KONI Kota Jambi Antoni Karya Gumay, serta sejumlah undangan lainnya.(*)




Ratusan Atlet Ramaikan Kejurprov Panjat Tebing Jambi 2026, KONI Siapkan Bank Data Atlet Berprestasi

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Panjat Tebing Jambi 2026 resmi bergulir di kawasan RTH Ratu Pinang Masak Angso Duo, Kota Jambi, Jumat 31 Juli 2026.

Ratusan atlet dari berbagai kabupaten dan kota ambil bagian dalam ajang yang menjadi salah satu agenda penting pembinaan olahraga prestasi di Provinsi Jambi.

Kejuaraan yang diselenggarakan Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Provinsi Jambi itu dibuka oleh Bidang Organisasi Pengurus Pusat FPTI, Rahmad Heru Syafutra.

Turut hadir Ketua Umum KONI Provinsi Jambi AKBP Mat Sanusi, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Jambi Novriadi, Wakil Ketua Umum III KONI Jambi Cecep Suryana, serta jajaran pengurus FPTI.

Selain menjadi arena perebutan gelar juara, kejuaraan ini diproyeksikan sebagai sarana seleksi dan evaluasi atlet yang berpotensi dipersiapkan menghadapi berbagai kejuaraan tingkat nasional.

Ketua Umum KONI Provinsi Jambi, AKBP Mat Sanusi, mengatakan tingginya jumlah peserta menunjukkan pembinaan panjat tebing di daerah mulai berkembang.

Menurutnya, kompetisi rutin menjadi salah satu instrumen penting untuk menjaga kesinambungan prestasi atlet.

“Panjat tebing merupakan cabang olahraga yang membutuhkan kemampuan fisik, ketahanan mental, konsentrasi, dan disiplin tinggi. Kompetisi seperti ini menjadi ruang bagi atlet untuk menguji kemampuan sekaligus membuka peluang lahirnya atlet-atlet baru yang mampu bersaing di level lebih tinggi,” ujarnya.

Ia menilai kejuaraan tingkat provinsi memiliki peran strategis dalam mengukur hasil pembinaan yang dilakukan masing-masing daerah sekaligus menjadi dasar penyusunan program latihan berikutnya.

Data Performa Atlet Akan Didokumentasikan

Dalam kesempatan tersebut, KONI Jambi juga mengungkapkan rencana memperkuat sistem pembinaan berbasis data.

Hasil pertandingan, catatan performa, hingga perkembangan atlet akan dihimpun dalam Bank Data Atlet Berprestasi sebagai bahan evaluasi jangka panjang.

Menurut Mat Sanusi, pendekatan tersebut diharapkan membantu pelatih dan pengurus cabang olahraga dalam memetakan potensi atlet secara lebih objektif, termasuk untuk kebutuhan seleksi menuju kejuaraan nasional.

Selain itu, penerapan sport science secara bertahap juga disebut akan menjadi bagian dari pengembangan sistem pembinaan atlet di Jambi.

“Kami berharap ajang ini dapat dimanfaatkan untuk mengidentifikasi atlet-atlet potensial yang nantinya akan dibina secara berkelanjutan,” katanya.

Minat Generasi Muda Terus Bertambah

Sementara itu, Wakil Ketua Umum FPTI Provinsi Jambi, Eriyadi, menyebut jumlah peserta yang mencapai ratusan orang menjadi indikator meningkatnya minat masyarakat, khususnya generasi muda, terhadap olahraga panjat tebing.

Menurutnya, kondisi tersebut menjadi modal positif bagi pengembangan olahraga panjat tebing di Jambi apabila diikuti dengan kompetisi yang berkesinambungan dan pembinaan yang konsisten.

Selama kejuaraan berlangsung, para atlet akan bertanding pada sejumlah nomor sesuai regulasi Federasi Panjat Tebing Indonesia.

FPTI Jambi berharap kompetisi berjalan kompetitif sehingga mampu menghasilkan atlet-atlet yang siap mewakili daerah pada ajang yang lebih tinggi.

Melalui penyelenggaraan Kejurprov 2026, pembinaan olahraga panjat tebing di Jambi diharapkan tidak hanya berorientasi pada hasil jangka pendek.

Tetapi juga membangun sistem pembinaan yang berkelanjutan melalui kompetisi rutin, pendataan atlet, dan peningkatan kualitas latihan.(*)




KONI Jambi Gandeng Media dan Dunia Usaha, Bidik 10 Besar PON

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Jambi mulai menyusun strategi baru untuk mengangkat prestasi olahraga daerah.

Di tengah keterbatasan anggaran, KONI memilih memperkuat kolaborasi dengan insan pers serta membuka peluang kerja sama dengan perusahaan melalui program bapak angkat bagi cabang olahraga.

Langkah tersebut disampaikan Ketua Umum KONI Provinsi Jambi, Mat Sanusi, saat Coffee Morning bersama puluhan jurnalis olahraga di Jambi, Jumat 31 Juli 2026.

Kegiatan itu juga dihadiri Wakil Ketua Umum V Sukendro, Wakil Ketua Umum VIII Aswan Hidayat, Sekretaris Umum Muhammad Ali, serta jajaran pengurus KONI.

Mat Sanusi menilai media memiliki peran strategis dalam membangun kepercayaan publik sekaligus meningkatkan motivasi atlet.

Menurutnya, pemberitaan yang konsisten akan membantu memperkenalkan potensi olahraga Jambi di tingkat nasional.

“Tanpa dukungan rekan-rekan pers, perkembangan olahraga Jambi akan sulit dikenal masyarakat luas. Kami berharap media terus menjadi mitra dalam mengawal kebangkitan prestasi olahraga daerah,” kata Mat Sanusi.

Selain menggandeng media, KONI Jambi juga tengah menjajaki dukungan sektor swasta untuk memperkuat pembinaan atlet.

Skema yang disiapkan adalah program bapak angkat, di mana perusahaan dapat mendukung pembiayaan cabang olahraga secara berkelanjutan.

Menurut Mat Sanusi, pendekatan tersebut menjadi solusi atas keterbatasan anggaran pembinaan yang selama ini menjadi tantangan.

“Kami berharap perusahaan-perusahaan besar yang beroperasi di Jambi, termasuk PetroChina dan SKK Migas, dapat berpartisipasi mendukung cabang olahraga. Jika program bapak angkat ini berjalan optimal, peluang Jambi menembus 10 besar PON akan semakin terbuka,” ujarnya.

Ia menegaskan, target tersebut tidak hanya bergantung pada pembiayaan, tetapi juga kesiapan atlet menghadapi sejumlah agenda penting, mulai dari PON Bela Diri di Sulawesi Utara pada Oktober mendatang hingga Babak Kualifikasi PON 2027.

Sementara itu, Wakil Ketua Umum V KONI Jambi, Sukendro, mengatakan proses seleksi atlet untuk PON Bela Diri tahun ini dilakukan lebih ketat dibandingkan tahun sebelumnya.

Seleksi difokuskan agar hanya atlet dengan kesiapan fisik, teknik, dan mental terbaik yang diberangkatkan.

“Kami ingin memastikan atlet yang dikirim benar-benar siap bersaing dan berpeluang meraih medali. Seleksi dilakukan lebih selektif agar kualitas kontingen semakin baik,” ujarnya.

Sukendro juga menilai dukungan media memiliki dampak psikologis bagi atlet. Pemberitaan yang positif diyakini mampu meningkatkan kepercayaan diri dan semangat juang atlet saat bertanding.

Melalui sinergi antara KONI, media, pemerintah, dan dunia usaha, KONI Jambi optimistis pembinaan olahraga prestasi dapat berjalan lebih berkelanjutan dan membawa hasil yang lebih baik pada ajang nasional mendatang.(*)




PWI Kota Jambi Perkenalkan SIWO, Bidik Sinergi dengan KONI untuk Kemajuan Olahraga

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Jambi melakukan kunjungan silaturahmi ke Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Jambi, Rabu 22 Juli 2026.

Pertemuan tersebut menjadi momentum mempererat hubungan antara insan pers dan organisasi olahraga dalam mendukung kemajuan olahraga di Kota Jambi.

Rombongan PWI Kota Jambi disambut langsung jajaran pengurus KONI Kota Jambi di bawah kepemimpinan Ketua Umum KONI Kota Jambi masa bakti 2025–2029, Antoni Karia Gumay.

Dalam pertemuan tersebut, PWI Kota Jambi turut memperkenalkan Seksi Wartawan Olahraga (SIWO) PWI Kota Jambi sebagai wadah bagi wartawan yang memiliki perhatian terhadap perkembangan dunia olahraga.

Ketua PWI Kota Jambi, Irwansyah mengatakan, keberadaan SIWO diharapkan tidak hanya menjadi wadah bagi wartawan olahraga, tetapi juga dapat berkontribusi dalam mendorong kemajuan olahraga di Kota Jambi.

Menurutnya, SIWO PWI Kota Jambi siap membangun komunikasi dan kolaborasi dengan KONI Kota Jambi melalui berbagai program yang dapat memberikan dampak positif bagi perkembangan olahraga daerah.

“SIWO PWI Kota Jambi hadir bukan hanya sebagai wadah bagi wartawan olahraga, tetapi juga memiliki kepedulian untuk ikut memajukan olahraga di Kota Jambi.

Kami berharap ke depan ada ruang kolaborasi dan dukungan dari KONI Kota Jambi untuk berbagai program yang akan kami jalankan,” ujar Ketua PWI Kota Jambi.

Dalam kesempatan itu, SIWO PWI Kota Jambi juga menyampaikan sejumlah rencana kegiatan olahraga, seperti mini soccer, domino, dan futsal.

Program tersebut diharapkan dapat menjadi sarana mempererat kebersamaan sekaligus meningkatkan minat masyarakat terhadap aktivitas olahraga.

KONI Kota Jambi Sambut Positif Kolaborasi dengan SIWO

Sementara itu, Ketua Umum KONI Kota Jambi masa bakti 2025–2029, Antoni Karia Gumay, menyambut baik kunjungan PWI Kota Jambi serta kehadiran SIWO sebagai bagian dari ekosistem olahraga di Kota Jambi.

Antoni menyampaikan bahwa KONI Kota Jambi terbuka untuk menjalin kerja sama dengan berbagai pihak, termasuk media, dalam rangka mendukung pembinaan dan perkembangan olahraga daerah.

“Kami menyambut baik silaturahmi dari PWI Kota Jambi. Peran media sangat penting dalam mendukung kemajuan olahraga, baik melalui pemberitaan maupun berbagai kegiatan yang dapat membangun semangat olahraga masyarakat,” ujar Antoni.

Menurutnya, sinergi antara KONI dan SIWO PWI Kota Jambi dapat menjadi langkah positif dalam memperkuat promosi olahraga, mendukung atlet, serta menciptakan berbagai kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat.

Dengan terjalinnya komunikasi yang baik antara PWI Kota Jambi dan KONI Kota Jambi, kedua pihak berharap kolaborasi ke depan dapat semakin berkembang dan memberikan kontribusi terhadap peningkatan prestasi olahraga di Kota Jambi.(*)




Ketua Baru IBCA MMA Jambi Terpilih, KONI Fokus Persiapan PON Beladiri 2026

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Pengurus Provinsi Indonesia Beladiri Campuran Amatir Mixed Martial Arts (IBCA MMA) Jambi diminta bergerak cepat setelah terbentuknya kepengurusan baru.

Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Jambi menargetkan cabang olahraga tersebut mampu bersaing pada Pekan Olahraga Nasional (PON) Beladiri 2026 hingga kualifikasi PON 2027.

Pesan itu disampaikan Ketua Umum KONI Provinsi Jambi, AKBP Mat Sanusi, usai Musyawarah Provinsi Luar Biasa (Musprovlub) IBCA MMA Provinsi Jambi yang digelar di Kota Jambi, Minggu 5 Juli 2026.

Dalam forum tersebut, Reval Kurniawan terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Pengurus Provinsi IBCA MMA Jambi periode 2026-2030 setelah mendapat dukungan dari 11 pengurus cabang (Pengcab) kabupaten dan kota.

Mat Sanusi mengatakan kepengurusan baru tidak memiliki banyak waktu untuk beradaptasi karena agenda nasional sudah menanti.

Menurutnya, fokus utama saat ini adalah menyusun kepengurusan sekaligus mempersiapkan atlet menghadapi PON Beladiri yang dijadwalkan berlangsung di Manado pada Oktober 2026.

“Kami berharap pengurus baru segera bekerja dan menyiapkan atlet untuk PON Beladiri serta babak prakualifikasi PON 2027,” ujarnya.

Selain pembinaan atlet, KONI Jambi juga mendorong IBCA MMA membangun kemitraan dengan berbagai pihak, termasuk dunia usaha, sebagai langkah memperkuat pembinaan olahraga melalui dukungan sponsor atau bapak angkat.

Menurut Mat Sanusi, kolaborasi tersebut penting agar atlet memperoleh dukungan pembinaan yang berkelanjutan sehingga mampu bersaing di tingkat nasional.

Ia berharap dengan kepengurusan baru dan program pembinaan yang terarah, IBCA MMA dapat berkembang menjadi salah satu cabang olahraga penyumbang medali bagi Provinsi Jambi pada ajang nasional.

Sementara itu, Ketua Karateker IBCA MMA Jambi yang juga pengurus PP IBCA MMA, Delfi Rahman, mengatakan Musprovlub bukan hanya bertujuan memilih ketua baru, tetapi juga menjadi momentum mengevaluasi organisasi dan menyusun arah pembinaan atlet ke depan.

Menurutnya, pembinaan yang berkesinambungan menjadi kunci untuk melahirkan atlet MMA asal Jambi yang mampu berprestasi di level nasional.

Ketua terpilih IBCA MMA Jambi, Reval Kurniawan, menegaskan kepengurusan yang dipimpinnya akan memprioritaskan penguatan tata kelola organisasi yang profesional dan transparan.

Selain itu, pihaknya akan memperluas pembinaan atlet usia dini, memperbanyak klub dan komunitas MMA di seluruh kabupaten dan kota, meningkatkan kualitas pelatih dan wasit, serta membangun kemitraan dengan pemerintah, TNI, Polri, dunia usaha, dan lembaga pendidikan.

Reval juga menargetkan penyelenggaraan kompetisi secara berjenjang sebagai bagian dari proses regenerasi atlet menuju prestasi yang lebih tinggi di tingkat nasional.(*)




Mat Sanusi Temui Gede Widiade, KONI Jambi Siapkan Modernisasi Fasilitas Olahraga

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Jambi mulai bergerak cepat dalam upaya meningkatkan kualitas sarana dan prasarana olahraga di daerah.

Langkah tersebut diwujudkan melalui penjajakan kerja sama strategis dengan tokoh sepak bola nasional sekaligus owner Pancoran Soccer Field (PSF) Group, Gede Widiade.

Pertemuan tersebut dipimpin langsung Ketua Umum KONI Provinsi Jambi, AKBP Mat Sanusi, didampingi Sekretaris Umum Dr Muhammad Ali beserta jajaran pengurus lainnya pada Jumat (22/5/2026) di sela agenda Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) KONI di Jakarta.

Ketua Umum KONI Jambi, AKBP Mat Sanusi, mengatakan audiensi itu difokuskan untuk membangun sinergi dalam pengembangan sarana dan prasarana olahraga guna mendukung peningkatan prestasi atlet daerah.

Menurutnya, fasilitas olahraga yang representatif menjadi salah satu faktor penting dalam menciptakan iklim pembinaan atlet yang kompetitif dan berkelanjutan.

“Melalui kerja sama strategis ini, kami berharap kualitas sarana olahraga di bawah naungan KONI Jambi dapat meningkat sehingga mampu menunjang pembinaan atlet dan melahirkan prestasi di tingkat nasional,” ujar Mat Sanusi.

Selain membahas pengembangan infrastruktur olahraga, pertemuan tersebut juga dimanfaatkan sebagai ajang berbagi pengalaman terkait tata kelola fasilitas olahraga modern yang profesional dan mandiri secara bisnis.

PSF Group sendiri dikenal sebagai salah satu pelopor pengelolaan fasilitas olahraga swasta modern di Indonesia yang mengintegrasikan infrastruktur olahraga dengan sistem manajemen berkelanjutan.

Sementara itu, Sekretaris Umum KONI Jambi, Dr. Muhammad Ali, menilai pembenahan infrastruktur olahraga menjadi kebutuhan mendesak untuk mendukung potensi atlet-atlet Jambi.

Menurutnya, banyak atlet daerah memiliki kemampuan bersaing, namun belum sepenuhnya didukung fasilitas latihan yang memadai dan sesuai standar.

“Jambi memiliki banyak potensi atlet. Karena itu, fasilitas olahraga yang modern dan representatif menjadi kebutuhan penting agar pembinaan bisa berjalan maksimal,” katanya.

KONI Jambi optimistis kolaborasi bersama PSF Group dapat menjadi langkah awal modernisasi fasilitas olahraga di Provinsi Jambi agar lebih adaptif terhadap perkembangan industri olahraga saat ini.

Pertemuan tersebut diharapkan segera berlanjut ke tahap implementasi melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dalam waktu dekat.

Kerja sama itu nantinya akan menjadi bagian dari blueprint pengembangan sarana olahraga modern di Provinsi Jambi.(*)




KONI Jambi Mulai Digitalisasi, Siapkan Bank Data Atlet Menuju PON 2028

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Jambi resmi memulai langkah transformasi digital dalam penguatan tata kelola organisasi dan pembinaan atlet daerah.

Ketua Umum KONI Jambi, AKBP Mat Sanusi, membuka secara resmi kegiatan sosialisasi Aplikasi Data, Tata Kelola Keuangan, dan Program Kerja KONI Provinsi Jambi yang digelar di Aula KONI Jambi, Senin (18/5/2026).

Kegiatan strategis yang berlangsung selama dua hari hingga 19 Mei 2026 ini diikuti oleh jajaran KONI Provinsi, KONI Kabupaten/Kota, serta pengurus Cabang Olahraga (Cabor) se-Provinsi Jambi.

Dalam arahannya, Mat Sanusi menegaskan bahwa digitalisasi ini merupakan langkah awal penyamaan visi dan misi seluruh struktur KONI di daerah dalam rangka persiapan menghadapi Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028.

“Ini langkah awal untuk menyamakan visi dan misi antara KONI Provinsi dan Kabupaten/Kota. Semua program harus selaras dan bergerak bersama demi meningkatkan prestasi olahraga Jambi,” ujarnya.

Salah satu inovasi utama yang diperkenalkan adalah Aplikasi Bank Data Atlet Provinsi Jambi, yang berfungsi sebagai sistem pendataan terintegrasi untuk memantau perkembangan, prestasi, dan pembinaan atlet secara digital.

Menurut Mat Sanusi, selama ini Jambi belum memiliki sistem data atlet yang terdokumentasi secara lengkap dan terintegrasi.

Kehadiran aplikasi ini diharapkan menjadi solusi dalam memperkuat basis data olahraga daerah.

“Dengan aplikasi ini, kita bisa memantau perkembangan dan prestasi atlet secara lebih akurat dan terukur,” jelasnya.

Selain digitalisasi, KONI Jambi juga menekankan pentingnya transparansi dalam pengelolaan keuangan, khususnya dana hibah yang diterima setiap cabang olahraga.

Mat Sanusi mengingatkan seluruh pengurus agar mengelola anggaran secara akuntabel dan fokus pada pembinaan atlet di lapangan.

“Dana hibah harus digunakan tepat sasaran, sepenuhnya untuk pembinaan atlet dan peningkatan prestasi. Tidak boleh keluar dari tujuan utama,” tegasnya.

Ia menambahkan bahwa penguatan tata kelola, digitalisasi data, serta transparansi keuangan menjadi fondasi penting dalam upaya meningkatkan prestasi olahraga Jambi di tingkat nasional.

Dengan langkah ini, KONI Jambi berharap dapat menciptakan sistem pembinaan atlet yang lebih profesional, terukur, dan siap bersaing menuju PON 2028.(*)




Target 22 Emas PON 2028, KONI Jambi Perkuat Kerja Sama dengan SKK Migas

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Komite Olahraga Nasional Indonesia Provinsi Jambi terus melakukan langkah strategis dalam upaya meningkatkan prestasi olahraga daerah.

Di bawah kepemimpinan Ketua Umum AKBP Mat Sanusi, KONI Jambi kini memperluas kolaborasi dengan sektor industri energi untuk mendukung pembinaan atlet.

Terbaru, KONI Jambi bersama Ketua Dewan Penyantun Sudirman yang juga Sekda Provinsi Jambi, serta pengurus cabang olahraga, melakukan pertemuan lanjutan dengan SKK Migas dan Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) pada Rabu malam, 6 Mei 2026.

Hasil pertemuan tersebut menunjukkan perkembangan positif, di mana program pembinaan atlet berpotensi mendapatkan dukungan pendanaan, khususnya untuk cabang olahraga yang ditargetkan meraih medali pada Pekan Olahraga Nasional 2028.

Sudirman menyampaikan bahwa skema dukungan tersebut direncanakan mulai berjalan pada periode 2027 hingga 2028.

Fokus utama diarahkan pada cabor unggulan yang memiliki peluang besar menyumbang medali untuk Provinsi Jambi.

“Khususnya untuk cabor potensial medali di PON 2028 nanti, skemanya adalah pendanaan program KONI di tahun 2027 dan 2028,” ujarnya.

Ia juga menegaskan akan ada pertemuan lanjutan untuk merumuskan program yang dapat didukung oleh SKK Migas dan KKKS secara lebih teknis dan terarah.

Sudirman mengapresiasi dukungan yang mulai terbuka dari sektor energi tersebut dan berharap model kolaborasi ini dapat diikuti oleh perusahaan lain di Jambi, termasuk sektor perkebunan dan pertambangan.

Sementara itu, Ketua Umum KONI Jambi AKBP Mat Sanusi menyoroti pentingnya kolaborasi ini di tengah keterbatasan anggaran daerah.

Ia menyebutkan bahwa tanpa dukungan lintas sektor, capaian prestasi olahraga Jambi berisiko stagnan bahkan menurun.

“Pada PON Aceh-Sumut lalu Jambi berada di peringkat 20 dari 38 provinsi. Jika tidak ada kolaborasi seperti ini, kita khawatir prestasi bisa menurun,” kata Sanusi.

Ia juga menjelaskan bahwa kondisi efisiensi anggaran menyebabkan beberapa program pembinaan, termasuk Porprov, tidak dapat dilaksanakan tahun ini.

Meski demikian, Sanusi tetap optimistis bahwa dukungan dari dunia usaha akan membawa dampak positif terhadap peningkatan prestasi atlet Jambi di PON 2028.

Di sisi lain, Ketua Pengprov Drum Band sekaligus Wakil Ketua DPRD Provinsi Jambi, Ivan Wirata, memberikan apresiasi atas langkah KONI Jambi dalam membangun kerja sama strategis ini.

Ia menegaskan bahwa target 22 medali emas di PON mendatang harus didukung dengan pendanaan yang kuat dan berkelanjutan.

“Kita minta dukungan semua pihak, tidak hanya SKK Migas, tapi juga perusahaan lain. Jika konsisten, target 22 emas sangat mungkin tercapai,” ujarnya.(*)




Liga 4 Jambi 2026 Resmi Bergulir, Gubernur Al Haris Targetkan Lahir Talenta Baru

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Gairah sepak bola kembali terasa di Provinsi Jambi. Kompetisi Liga 4 Provinsi Jambi 2026 resmi dibuka pada Jumat (10/04/2026) di Stadion Jambi Swarnabhumi.

Pembukaan ditandai dengan pertandingan eksibisi antara tim Pemerintah Provinsi Jambi melawan tim DPRD Provinsi Jambi yang berlangsung meriah dan penuh keakraban.

Laga tersebut menjadi simbol kuat sinergi antara eksekutif dan legislatif dalam mendukung kemajuan olahraga di daerah.

Kompetisi Liga 4 tahun ini diikuti oleh tujuh klub lokal, yakni Tabir FC, Persisko 1960, Merangin FC, Persikoja, Perselu, PS Sailun Salimbai, dan Persebri Batanghari.

Seluruh tim akan bersaing memperebutkan gelar juara sekaligus tiket menuju tingkat nasional.

Dalam sambutannya, Al Haris menegaskan pentingnya kompetisi ini sebagai wadah pembinaan atlet muda sekaligus penguatan ekosistem olahraga di Jambi.

“Saya berharap Liga 4 ini terus berkembang dan menghadirkan lebih banyak pertandingan. Stadion ini juga harus dimanfaatkan secara maksimal sebagai pusat latihan dan kegiatan sepak bola,” ujarnya.

Ia juga membuka peluang agar fasilitas olahraga di Jambi dapat masuk dalam agenda nasional sebagai tuan rumah berbagai event besar di masa mendatang.

Menurut Al Haris, sepak bola memiliki kekuatan besar dalam menyatukan masyarakat sekaligus menjadi sarana lahirnya atlet berprestasi dari daerah.

“Pemerintah akan terus mendukung pembinaan, peningkatan fasilitas, dan kompetisi berjenjang agar pemain-pemain Jambi bisa bersaing di level nasional,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua Pelaksana Muzakir menyebut Liga 4 bukan sekadar kompetisi, tetapi juga panggung bagi talenta muda untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya.

“Ini adalah kesempatan bagi putra daerah untuk berkembang dan meraih prestasi. Kami ingin dari sini lahir pemain hebat yang bisa menembus level profesional,” ujarnya.

Dengan bergulirnya Liga 4 ini, diharapkan menjadi titik awal kebangkitan sepak bola Jambi serta membuka jalan bagi generasi muda untuk mengukir prestasi di kancah nasional.(*)