Safari Ramadan 1447 H, Gubernur Al Haris Tekankan Pembangunan Akhlak Generasi Muda

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Gubernur Al Haris menegaskan bahwa pembangunan daerah tidak hanya soal infrastruktur fisik, tetapi juga pembangunan karakter dan moral generasi muda.

Hal tersebut disampaikannya saat Safari Ramadan 1447 Hijriah Pemerintah Provinsi Jambi bersama masyarakat di Masjid Al-Ikhlas, Kelurahan Beliung, Kecamatan Alam Barajo, Kota Jambi, Kamis (26/02/2026) malam.

Menurut Al Haris, membangun gedung megah saja tidak cukup. Yang lebih penting adalah membentuk akhlakul karimah, karakter kuat, dan moral generasi penerus sebagai fondasi keberlanjutan pembangunan bangsa.

Dalam sambutannya, Gubernur menyampaikan ucapan selamat menunaikan ibadah puasa Ramadan 1447 H kepada seluruh masyarakat Jambi.

Ia berharap bulan suci menjadi momentum meningkatkan ketakwaan sekaligus mempererat hubungan antara pemerintah dan masyarakat.

Al Haris menekankan bahwa pembangunan daerah tidak dapat berjalan hanya dengan kerja pemerintah semata.

Kolaborasi antara Pemprov, Pemkot, ulama, dan seluruh elemen masyarakat menjadi kunci terciptanya pembangunan yang berkelanjutan dan menyejahterakan.

Ia juga menyebut Kota Jambi sebagai barometer Provinsi Jambi. Menurutnya, wajah Kota Jambi akan mencerminkan citra seluruh kabupaten dan kota di provinsi tersebut.

Dalam kesempatan itu, Al Haris mengungkapkan data yang cukup memprihatinkan. Ia menyebut sekitar 24,80 persen anak di Jambi masuk kategori kehilangan figur ayah (fatherless).

“Dari 100 anak, sekitar 24 anak kehilangan figur ayah. Ini harus menjadi perhatian kita bersama,” tegasnya.

Ia menjelaskan bahwa kondisi fatherless tidak selalu disebabkan oleh perceraian, tetapi juga bisa terjadi ketika ayah hadir secara fisik namun tidak terlibat secara emosional.

Dampaknya dapat memengaruhi kondisi psikologis, sosial, hingga pembentukan karakter anak.

Gubernur mengajak peran aktif RT dan lingkungan sekitar untuk ikut membimbing anak-anak agar tidak terjerumus pada kenakalan remaja.

Sementara itu, Wali Kota Jambi Maulana menyampaikan bahwa hubungan antara Pemerintah Kota Jambi dan Pemerintah Provinsi Jambi berjalan harmonis dan penuh sinergi.

Menurutnya, penyelarasan program strategis tingkat kota dan provinsi membuat pembangunan berjalan efektif dan terarah sehingga percepatan pembangunan dapat dirasakan secara merata.

Dalam tausiah yang disampaikan pimpinan Ponpes Al Hidayah Provinsi Jambi, Ramadan disebut sebagai momentum peningkatan ketakwaan, penyucian jiwa (tazkiyatun nafs), serta penguatan empati sosial.

Usai salat Isya dan Tarawih, Gubernur Al Haris menyerahkan sejumlah bantuan, antara lain:

  • 20 paket sembako (susu, biskuit/roti, telur) dari program ASN Peduli Stunting

  • Bantuan CSR dari Bank 9 Jambi sebesar Rp20 juta untuk pengurus Masjid Al-Ikhlas

  • Bantuan 20 paket untuk kaum dhuafa dan anak yatim dari Baznas Provinsi Jambi

  • Bantuan tambahan dari Baznas Kota Jambi

  • Bantuan pribadi Wali Kota Jambi sebesar Rp5 juta

Program ASN Peduli Stunting disebut sebagai langkah konkret percepatan penurunan angka stunting di Provinsi Jambi.

Safari Ramadan ini menjadi ajang memperkuat komunikasi dua arah antara pemerintah dan masyarakat, sekaligus menegaskan bahwa pembangunan Jambi ke depan tidak hanya bertumpu pada infrastruktur, tetapi juga pada kualitas moral dan karakter generasi muda.(*)