Dua Bangunan di Kenali Asam Atas Terbakar, Kadis Damkartan Turun Langsung

JAMBI, SEPUCUKJAMBi.ID – Dua unit bangunan di Jalan Lintas Sumatra, Kelurahan Kenali Asam Atas, Kecamatan Kota Baru, Kota Jambi, dilalap api pada Jumat dini hari (27/2/2026).

Peristiwa ini menghanguskan satu tempat usaha gorengan dan satu bangunan kosong yang berada berdampingan.

Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkartan) Kota Jambi bergerak cepat setelah menerima laporan pada pukul 04.41 WIB. Tim tiba di lokasi hanya dalam waktu 9 menit dari Mako Damkartan.

Kepala Dinas Damkartan Kota Jambi, Mustari Affandi, memimpin langsung operasi pemadaman tersebut.

“Kami menerima laporan pukul 04.41 WIB dan tiba di lokasi pukul 04.50 WIB. Respon cepat menjadi prioritas kami agar api tidak meluas ke bangunan lain,” ujar Mustari.

Berdasarkan keterangan pemilik usaha, api diduga bermula dari korsleting listrik pada jaringan kabel plafon bangunan kosong di samping tempat usaha gorengan.

Sekitar pukul 04.11 WIB, pemilik terbangun karena listrik padam. Setelah menaikkan MCB meteran, listrik kembali menyala.

Namun sekitar 30 menit kemudian, terdengar suara percikan seperti ledakan kecil dari bangunan kosong di sampingnya.

Tak lama berselang, bagian plafon runtuh dan api terlihat membesar dari atap bangunan sebelum akhirnya merembet ke tempat usaha.

Pemilik segera menghubungi Damkartan Kota Jambi melalui layanan darurat.

Dalam operasi tersebut, Damkartan Kota Jambi mengerahkan 30 personel dari Pleton III Mako dan Regu III Posyamkar Kota Baru.

Sebanyak 8 unit armada diturunkan, terdiri dari:

  • 1 unit armada komando

  • 1 unit rescue

  • 5 unit armada tempur

  • 1 unit suplai air

  • 1 unit ambulans PSC 119

Sekitar 60.000 liter air digunakan untuk menjinakkan api. Proses pemadaman berlangsung ±1 jam 20 menit dan dinyatakan aman serta terkendali.

“Kami juga berkoordinasi dengan PLN untuk memutus aliran listrik serta bersama TNI-Polri melakukan pengamanan lokasi. Setelah api padam, area diserahkan ke Polsek Kotabaru untuk penyelidikan lebih lanjut,” jelas Mustari.

Dalam kejadian ini tidak terdapat korban jiwa maupun petugas yang mengalami cedera. Namun, kerugian material masih dalam pendataan pihak berwenang.

Mustari Affandi menegaskan bahwa seluruh proses penanganan mengacu pada standar operasional dan regulasi yang berlaku.

“Kami bekerja sesuai prinsip 5T, yakni Terencana, Terukur, Terarah, Terlayani, dan Tuntas. Keselamatan masyarakat adalah prioritas utama,” tegasnya.

Tim Damkartan kembali ke Mako pada pukul 06.30 WIB setelah memastikan lokasi benar-benar aman dari potensi api susulan.(*)




Korsleting Listrik Picu Kebakaran di Gedung Eks SMK DB 3 Jambi, Kerugian Capai Rp100 Juta

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Kebakaran hebat melanda gedung eks SMK DB 3 di Jalan Kasturi, Kelurahan Simpang III Sipin, Kecamatan Kota Baru, pada Sabtu pagi, 20 September 2025.

Kebakaran diduga dipicu oleh korsleting listrik dari penggunaan kabel mesin cuci yang tidak standar.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkartan) Kota Jambi, Mustari Affandy, memimpin langsung operasi pemadaman yang berlangsung selama dua jam.

Laporan pertama diterima melalui layanan WhatsApp Damkar pada pukul 08.24 WIB dan petugas tiba di lokasi pukul 08.33 WIB dengan respon time hanya 9 menit dari Mako Damkar.

“Tim kami bergerak cepat sesuai SOP dan berhasil memadamkan api sebelum menyebar lebih luas,” ungkap Mustari.

Sebanyak 35 personel diterjunkan dari Pleton 3 Mako dan Regu 3 Posyankar Alam Barajo.

Mereka didukung 1 unit armada komando, 5 unit armada tempur, dan 2 unit armada suplai air. Total air yang digunakan dalam proses pemadaman mencapai 40.000 liter.

Hambatan yang dihadapi di lapangan adalah akses masuk armada pemadam yang terhalang gapura, sehingga menyulitkan proses penjangkauan titik api.

Namun, hal ini tidak menghambat kinerja tim Damkartan yang tetap sigap dan profesional.

Langkah penanganan dilakukan secara sistematis, termasuk koordinasi dengan PLN untuk pemutusan listrik, upaya proteksi agar api tidak menjalar ke rumah penjaga sekolah, serta imbauan keselamatan kepada warga sekitar.

Menurut laporan, kebakaran bermula saat penjaga sekolah sedang mencuci pakaian menggunakan mesin cuci dengan kabel ekstensi yang tidak sesuai standar. Korsleting listrik terjadi dan menyambar bagian atap bangunan.

Penjaga sekolah sempat berusaha memadamkan api dengan ember, namun api semakin membesar. Ia segera menghubungi Damkar untuk penanganan lebih lanjut.

Kerugian akibat kebakaran ini ditaksir mencapai sekitar Rp100 juta, dengan tiga unit bedeng mengalami kerusakan ringan. Tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa ini.

Sebagai tindak lanjut, Damkar Jambi menyarankan pembongkaran bagian atap yang terdampak parah untuk menghindari risiko saat hujan atau angin kencang. Investigasi penyebab dan dampak kerusakan masih terus berlangsung.

Tim pemadam didukung berbagai pihak seperti PLN, Polsek Kota Baru, Lurah Simpang III Sipin, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Ketua RT setempat, Tagana, dan PSC 119.

Seluruh layanan merujuk pada Permendagri No 114 Tahun 2018 tentang Standar Teknis Sub Urusan Kebakaran Daerah Kabupaten/Kota.(*)




Gardu Listrik Terbakar di Aspol Jambi Selatan, Damkar Lakukan Penanganan Cepat

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Sebuah gardu listrik yang berada di kawasan Aspol Jambi Selatan dilaporkan terbakar pada Senin (11/8/2025).

Kejadian tersebut sempat menimbulkan kepanikan di lingkungan sekitar karena berada di area permukiman padat.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Jambi, Mustari Affandy, membenarkan adanya laporan tersebut dan menyampaikan bahwa tim Damkar Kota Jambi langsung diterjunkan ke lokasi untuk melakukan proses pemadaman.

“Kami sudah menerima laporan dan saat ini petugas sedang melakukan pemadaman di lokasi gardu yang terbakar di Aspol Jambi Selatan,” ujar Mustari Affandy dalam keterangan resminya.

Informasi awal diterima melalui SIMERAH KOJA (Sistem Informasi Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Daerah Kota Jambi) oleh warga bernama Aulia, yang melaporkan kejadian melalui layanan pengaduan cepat milik Damkar.

Petugas bergerak cepat menuju titik lokasi sesuai data dan koordinat yang dikirimkan oleh pelapor.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun api sempat membesar dan mengancam fasilitas listrik di sekitarnya.

Pihak Damkar mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan tidak mendekati lokasi kejadian hingga proses pendinginan selesai, serta segera melaporkan jika terdapat potensi korsleting atau percikan api dari instalasi listrik.

Hingga berita ini diterbitkan, proses pemadaman dan investigasi penyebab kebakaran masih berlangsung.(*)