Bukan Sekadar Logistik, Pelindo Jambi Tegaskan Peran Sosial Lewat Program Santunan Anak Yatim

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Pelabuhan bukan hanya menjadi pintu masuk dan keluar arus barang, tetapi juga memiliki peran sosial bagi masyarakat di sekitarnya.

Semangat itulah yang diwujudkan PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 2 Jambi melalui kegiatan doa bersama dan santunan anak yatim.

Kegiatan yang digelar Senin 27 Juli 2026 usai Salat Asar tersebut menjadi momentum mempererat hubungan antara perusahaan dengan masyarakat sekaligus menjadi ikhtiar bersama untuk memohon keselamatan, keamanan, dan kelancaran operasional pelabuhan.

Rangkaian kegiatan diawali dengan Salat Asar berjamaah, dilanjutkan dengan kultum oleh Al-Ustadz Lukman Hakim, doa bersama, hingga penyerahan santunan kepada 25 anak yatim dari Panti Asuhan Muhammadiyah Jambi.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Koordinator Panti Asuhan Muhammadiyah Jambi Sukarno bersama jajaran insan Pelindo Regional 2 Jambi.

General Manager PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 2 Jambi, Febrianto Zenny Sulistyo Hari Murti, mengatakan keberadaan pelabuhan tidak hanya berkaitan dengan aktivitas bisnis dan distribusi logistik, tetapi juga memiliki tanggung jawab untuk memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar.

“Pelabuhan memiliki peran strategis dalam mendukung perekonomian daerah. Namun di sisi lain, kami juga memiliki tanggung jawab sosial agar keberadaan Pelindo dapat tumbuh bersama masyarakat,” ujarnya.

Menurut Febrianto, kegiatan doa bersama dan santunan tersebut menjadi bentuk rasa syukur sekaligus upaya memperkuat hubungan baik dengan masyarakat sekitar wilayah operasional.

“Melalui kegiatan ini, kami berharap silaturahmi dengan masyarakat semakin erat. Kami juga memohon agar seluruh aktivitas operasional Pelindo Jambi senantiasa diberikan keselamatan, keamanan, dan kelancaran,” katanya.

Kegiatan sosial dan keagamaan tersebut merupakan bagian dari gerakan bersama Pelindo Regional 2 yang dilaksanakan secara serentak di 12 cabang wilayah kerja.

Dalam pelaksanaan program tersebut, Pelindo Regional 2 menyalurkan santunan kepada 300 anak yatim dan/atau piatu, termasuk 25 anak dari Panti Asuhan Muhammadiyah Jambi.

Program ini menjadi bagian dari implementasi Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) perusahaan yang diarahkan untuk menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat di sekitar kawasan pelabuhan.

Selain memperkuat nilai spiritual dan kebersamaan internal perusahaan, kegiatan tersebut juga menjadi ruang membangun hubungan harmonis antara Pelindo dengan masyarakat.

Melalui semangat “Pelabuhan yang Tumbuh Bersama Masyarakat”, Pelindo Regional 2 Jambi menegaskan komitmennya untuk menghadirkan kontribusi yang lebih luas, tidak hanya melalui layanan kepelabuhanan yang andal, tetapi juga melalui berbagai program sosial yang memberikan dampak positif bagi masyarakat.(*)




Catat Pendapatan Rp44,16 Miliar! Komisaris Utama Soroti Pengembangan Pelabuhan Pelindo Talang Duku

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Komisaris Utama PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo, Agus Suhartono, melakukan kunjungan kerja ke Pelabuhan Talang Duku, Kabupaten Muaro Jambi, Kamis 23 Juli 2026).

Kunjungan tersebut dimanfaatkan untuk meninjau operasional pelabuhan sekaligus mengevaluasi kinerja dan rencana pengembangan Pelindo Regional 2 Jambi.

Dalam agenda tersebut, Agus Suhartono didampingi Direktur Manajemen Risiko Pelindo Boy Robyanto, Executive Director 2 Budi Prasetio, jajaran Dewan Komisaris, serta pejabat dari Kantor Pusat Pelindo.

Di hadapan Komisaris Utama, General Manager Pelindo Regional 2 Jambi Febrianto Zenny Sulistyo Harimurti memaparkan perkembangan operasional perusahaan, termasuk capaian kinerja selama semester pertama 2026 serta sejumlah program strategis yang tengah disiapkan untuk meningkatkan daya saing pelabuhan di Provinsi Jambi.

Saat ini Pelindo Regional 2 Jambi mengelola tiga pelabuhan utama, yakni Pelabuhan Talang Duku, Pelabuhan Kawasan Muara Sabak, dan Pelabuhan Kuala Tungkal, yang menjadi simpul penting distribusi logistik dan perdagangan di wilayah Jambi.

Sepanjang periode Januari hingga Juni 2026, Pelindo Regional 2 Jambi membukukan pendapatan usaha sebesar Rp44,16 miliar.

Pada periode yang sama, arus kapal tercatat mencapai 6,03 juta Gross Tonnage (GT), arus peti kemas sebanyak 15.381 TEUs, arus barang noncurah mencapai 659.988 ton/m³, serta arus barang curah sebanyak 225.594 ton/m³.

Selain memaparkan capaian kinerja, manajemen Pelindo Regional 2 Jambi juga menyampaikan sejumlah usulan strategis kepada jajaran komisaris sebagai bagian dari upaya memperkuat pelayanan, meningkatkan tata kelola perusahaan, serta mendorong pengembangan infrastruktur pelabuhan di Jambi.

Komisaris Utama Pelindo, Agus Suhartono, mengapresiasi capaian yang telah diraih Pelindo Regional 2 Jambi dan meminta seluruh insan Pelindo terus menjaga semangat dalam meningkatkan kualitas pelayanan.

“Sekecil apa pun yang dilakukan rekan-rekan di Jambi pasti menjadi perhatian di pusat. Rekan-rekan di Jambi harus tetap semangat,” ujar Agus Suhartono.

Ia menegaskan, berbagai masukan yang disampaikan manajemen Pelindo Regional 2 Jambi akan menjadi perhatian dan diteruskan kepada Direksi Pelindo sebagai bahan pertimbangan dalam penyusunan kebijakan perusahaan.

Menurutnya, sinergi antara Dewan Komisaris, Direksi, dan seluruh unit operasional menjadi kunci dalam mempercepat transformasi perusahaan sekaligus meningkatkan daya saing pelabuhan nasional.

Kunjungan kerja ini diharapkan semakin memperkuat koordinasi antara Pelindo Regional 2 Jambi dengan kantor pusat sehingga berbagai program pengembangan pelabuhan dapat berjalan lebih optimal.

Penguatan infrastruktur dan layanan pelabuhan dinilai menjadi faktor penting dalam mendukung kelancaran arus logistik, meningkatkan efisiensi distribusi barang, serta mendorong pertumbuhan ekonomi di Provinsi Jambi.(*)




Pelabuhan Jambi Jadi Fokus Pencegahan Narkoba, Pelindo Gandeng Polda Jambi

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 2 Jambi bersama  Ditresnarkoba Polda Jambi memperkuat sinergi dalam upaya pencegahan penyalahgunaan narkotika melalui kegiatan sosialisasi yang digelar di kawasan Pelabuhan Jambi, Kamis 16 Juli 2026.

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari Operasi Antik Siginjai 2026 yang bertujuan meningkatkan kesadaran para pekerja terhadap bahaya narkoba sekaligus mewujudkan lingkungan kerja yang aman, sehat, produktif, dan berintegritas.

Sebagai salah satu objek vital nasional dengan mobilitas orang dan barang yang tinggi, kawasan pelabuhan dinilai membutuhkan sumber daya manusia yang profesional serta bebas dari penyalahgunaan narkotika.

Sosialisasi menghadirkan IPDA Suramin, Plt Panit Subdit 3 Ditresnarkoba Polda Jambi, bersama personel Satgas Operasi Antik Siginjai 2026.

Dalam pemaparannya, peserta diberikan pemahaman mengenai dampak penyalahgunaan narkoba, modus terbaru peredaran gelap narkotika, konsekuensi hukum, hingga langkah-langkah pencegahan yang dapat diterapkan di lingkungan kerja.

Kegiatan diikuti oleh perwakilan Pelindo Regional 2 Jambi, IPC TPK Jambi, PT Pelindo Terminal Petikemas (PTP), PT BIMA, JAI, tim keamanan, serta sejumlah anak perusahaan dan unit kerja di lingkungan Pelindo Jambi Group.

Mewakili manajemen, Kepala Terminal IPC TPK Jambi, Wedhar Aji Tani S, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk komitmen perusahaan dalam membangun budaya kerja yang sehat dan bebas narkoba.

“Kami menyambut baik kegiatan sosialisasi ini sebagai upaya meningkatkan pemahaman dan kesadaran seluruh insan Pelindo Group terhadap bahaya penyalahgunaan narkoba,” kata dia.

“Melalui kegiatan ini, kami berharap dapat semakin memperkuat komitmen bersama dalam menciptakan lingkungan kerja yang aman, sehat, dan produktif, sehingga seluruh pekerja dapat menjalankan tugas dan tanggung jawabnya dengan baik,” ujarnya.

Sementara itu, IPDA Suramin menegaskan bahwa ancaman penyalahgunaan narkoba dapat menyasar siapa saja, termasuk lingkungan kerja strategis seperti kawasan pelabuhan.

Karena itu, pencegahan membutuhkan keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat.

Menurutnya, peningkatan pengetahuan, kepedulian, serta keberanian untuk menolak dan melaporkan penyalahgunaan narkotika menjadi langkah penting dalam memutus rantai peredaran gelap narkoba.

Melalui kolaborasi dalam Operasi Antik Siginjai 2026 tersebut, Pelindo Regional 2 Jambi dan Ditresnarkoba Polda Jambi berharap budaya kerja yang berintegritas semakin kuat sehingga kawasan pelabuhan tetap menjadi lingkungan yang aman, profesional, dan bebas dari penyalahgunaan narkotika.(*)




Pelabuhan Talang Duku Kini Layani Cargo Curah Kering, Pelindo Regional 2 Jambi Tancap Gas

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo Regional 2 Jambi memastikan kesiapan fasilitas Terminal Curah Kering di Pelabuhan Talang Duku untuk melayani kebutuhan angkutan cargo curah kering.

Kesiapan tersebut mencakup Dermaga Curah Kering I, Dermaga Curah Kering II, dan Dermaga Curah Kering III.

Kesiapan pengoperasian dermaga tersebut diperkuat dengan terbitnya penetapan peningkatan kemampuan pengoperasian fasilitas pelabuhan dari Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas III Talang Duku.

Penetapan ini mengubah fungsi layanan dermaga yang sebelumnya melayani barang umum (general cargo/multipurpose), menjadi khusus untuk pelayanan cargo curah kering.

Kepala KSOP Kelas III Talang Duku, Prihartanta Eka Budi Jatmika, menjelaskan bahwa penetapan tersebut diberikan setelah seluruh persyaratan teknis dan administrasi dinyatakan terpenuhi.

“Dengan terpenuhinya seluruh ketentuan yang berlaku, Dermaga Curah Kering I, II, dan III dapat dimanfaatkan untuk pelayanan cargo curah kering secara resmi,” ujarnya.

Pernyataan tersebut disampaikan dalam agenda rapat sekaligus penyerahan Surat Keputusan yang berlangsung di Yogyakarta, Senin (19/1/2026).

Menindaklanjuti penetapan tersebut, Pelindo Regional 2 Jambi menyatakan kesiapan penuh untuk mengoperasikan fasilitas dermaga, dengan dukungan PT Pelindo PTP Nonpetikemas Area Jambi sebagai operator.

Fasilitas ini diharapkan dapat dimanfaatkan secara optimal oleh para pengguna jasa, khususnya pelaku usaha dan industri yang membutuhkan layanan bongkar muat cargo curah kering, baik untuk komoditas hasil industri maupun bahan baku.

Keberadaan Terminal Curah Kering Pelabuhan Talang Duku dinilai menjadi solusi alternatif layanan kepelabuhanan yang lebih sesuai dengan karakteristik muatan curah kering.

Selain itu, fasilitas ini diharapkan mampu mendukung kelancaran arus logistik dan distribusi komoditas di wilayah Jambi dan sekitarnya.

Pelindo Regional 2 Jambi menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan layanan kepelabuhanan yang andal, aman, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Perseroan juga membuka peluang kerja sama dengan berbagai pemangku kepentingan dalam pemanfaatan fasilitas Terminal Curah Kering di Pelabuhan Talang Duku.(*)




Ekspor Pinang Jambi Tembus Rp1,3 Miliar, Pelindo Perkuat Layanan Pelabuhan

MUAROJAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Pelindo Regional 2 Jambi kembali mempertegas komitmennya dalam mendorong peningkatan ekspor komoditas unggulan daerah.

Pada Selasa (25/11/2025), sebanyak 36 ton buah pinang senilai Rp1,3 miliar resmi dikirim ke Bangladesh melalui Pelabuhan Talang Duku.

Pelepasan ekspor ini dilakukan secara langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jambi, Dr. H. Sudirman, SH, MH.

Kegiatan ekspor ini dilakukan oleh PT Export Tani Nusantara dan menjadi bukti nyata sinergi antara pemerintah daerah, pelaku usaha, dan pemangku kepentingan terkait dalam memperkuat perekonomian Jambi melalui aktivitas ekspor.

Pelindo Regional 2 Jambi, selaku pengelola pelabuhan, berperan menyediakan layanan kepelabuhanan yang mendukung kelancaran arus logistik dan percepatan proses ekspor.

Sekda Provinsi Jambi, Sudirman, mengapresiasi seluruh pihak yang terlibat dalam kegiatan ini.

“Saya menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada semua pihak yang mendukung pelaksanaan ekspor ini, terutama perusahaan eksportir, Balai Karantina Pertanian, Pelindo Regional 2 Jambi, Bea Cukai, BPS, pemerintah daerah, serta seluruh pihak yang berupaya meningkatkan kinerja ekspor Jambi,” ujarnya.

Ia menambahkan, wilayah pesisir timur Jambi merupakan salah satu sentra penghasil pinang terbesar di Indonesia.

Dengan dukungan kondisi alam yang sesuai, jaringan perdagangan yang berkembang, serta banyaknya pelaku usaha di sektor pinang.

Jambi terus memperkuat posisinya sebagai pemasok penting komoditas tersebut ke pasar internasional.

Pemerintah berharap fasilitas kepelabuhanan yang disediakan Pelindo Regional 2 Jambi dapat terus mendukung pertumbuhan ekspor komoditas unggulan daerah.

Sehingga memberikan dampak ekonomi yang signifikan bagi masyarakat, terutama petani dan pelaku usaha lokal.(*)




Pelindo Regional 2 Jambi Dorong Kolaborasi, Lewat Coffee Morning 2025

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – PT Pelabuhan Tanjung Priok Cabang Jambi, anak perusahaan dari Pelindo Regional 2 Jambi, sukses menggelar kegiatan Coffee Morning di Hotel BW Luxury pada Kamis (18/9/2025).

Acara ini menjadi wadah penting untuk memperkuat komunikasi dan kolaborasi antara Pelindo, regulator, asosiasi, serta mitra usaha di sektor kepelabuhanan dan logistik.

Hadir dalam acara tersebut Dwi Rahmat Toto Sugiarto, Direktur Komersial PT Pelabuhan Tanjung Priok; Ahmad Fahmi, General Manager Pelindo Regional 2 Jambi; serta Prihartanta Eka Budi Jatmika, Kepala KSOP Kelas III Talang Duku.

Turut hadir perwakilan asosiasi pelaku usaha seperti INSA, APBMI, ISAA, ALFI/ILFA, dan GAPEKSI, serta puluhan perusahaan mitra.

Diskusi berlangsung hangat dan interaktif, diawali oleh pertanyaan dari Ketua DPC INSA Jambi, Zulfan Saleh.

Sesi tanya jawab yang dinamis memperkuat nuansa kolaboratif, di mana peserta tak hanya menyampaikan masukan tapi juga berbagi pengalaman seputar layanan pelabuhan.

“Coffee Morning ini bukan hanya forum diskusi, tapi juga ajang silaturahmi untuk memperkuat sinergi antara Pelindo dan mitra usaha,” ungkap Dwi Rahmat Toto.

Ia juga memaparkan pembaruan berbagai fasilitas pelabuhan yang kini lebih siap mendukung kelancaran operasional logistik di wilayah Jambi.

“Kami terus meningkatkan layanan dan infrastruktur agar bisa memberikan nilai tambah bagi para pengguna jasa,” tambahnya.

General Manager Pelindo Regional 2 Jambi, Ahmad Fahmi, menegaskan pentingnya komunikasi terbuka agar pelayanan pelabuhan dapat terus ditingkatkan.

Ia juga mengapresiasi antusiasme para peserta yang aktif berdiskusi hingga akhir acara.

Suasana Coffee Morning semakin cair berkat ice breaking interaktif, menjadikan acara tidak monoton dan tetap semangat hingga selesai.

“Kami berharap forum seperti ini terus berlanjut agar semua pihak saling mendukung kemajuan logistik dan industri pelabuhan di Jambi,” tutupnya.(*)