Pemkot Jambi Cetak Wirausaha Digital, Diza: Milenial Jangan Hanya Jadi Konsumen Teknologi

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi terus memperkuat ekosistem ekonomi kreatif berbasis digital. Salah satu langkah yang dilakukan adalah menggelar Workshop Multimedia Digital Marketing bagi Milenial Kota Jambi yang diikuti sekitar 100 pelaku ekonomi kreatif dari berbagai subsektor.
Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, 26–27 Juni 2026, di Auditorium Amphiteater CloudNine Coffee & Eatery itu secara resmi dibuka Wakil Wali Kota Jambi, Diza Hazra Aljosha.
Workshop tersebut menjadi bagian dari strategi Pemkot Jambi untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia di sektor ekonomi kreatif agar mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan persaingan pasar digital yang terus berkembang.
Dalam sambutannya, Diza menegaskan bahwa transformasi digital telah mengubah pola pemasaran dan perilaku konsumen.
Karena itu, pelaku usaha, khususnya generasi muda, dituntut memiliki kemampuan digital marketing agar mampu meningkatkan daya saing produk.
“Ekonomi kreatif merupakan salah satu sektor strategis yang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi Kota Jambi. Melalui workshop ini kami ingin melahirkan pelaku usaha kreatif yang tidak hanya menghasilkan produk berkualitas, tetapi juga mampu memasarkan produknya secara efektif melalui berbagai platform digital,” ujar Diza.
Menurutnya, pelatihan tersebut merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam mendorong lahirnya wirausaha baru berbasis teknologi.
Ia berharap generasi muda Kota Jambi tidak hanya menjadi pengguna media digital, tetapi mampu memanfaatkannya sebagai sarana membangun bisnis dan menciptakan lapangan kerja.
Diza juga memberikan apresiasi kepada para pelaku UMKM dan ekonomi kreatif yang dinilai menjadi motor penggerak perekonomian daerah.
Ia mengajak seluruh peserta memanfaatkan workshop sebagai ruang belajar sekaligus membangun jejaring kolaborasi yang dapat memperluas pasar dan meningkatkan nilai tambah produk lokal.
“Ilmu yang diperoleh hendaknya diterapkan dalam mengembangkan usaha, memperluas pasar, dan memperkuat ekonomi kreatif Kota Jambi,” katanya.
Workshop tersebut diselenggarakan oleh Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Jambi bekerja sama dengan Gekrafs Kota Jambi.
Sejumlah narasumber dari berbagai bidang turut dihadirkan, di antaranya Kasat Reskrim Polresta Jambi AKP Husni Abdal, Ketua Komisi II DPRD Kota Jambi Djokas Siburian, serta praktisi ekonomi kreatif Amsal Sitepu dari Gekrafs Kota Karo.
Peserta mendapatkan materi mengenai strategi digital marketing, penguatan branding, optimalisasi media sosial, hingga teknik membuat konten multimedia untuk mendukung pengembangan usaha.
Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Jambi, Mariani Yanti, mengatakan pelaku ekonomi kreatif saat ini tidak cukup hanya mengandalkan kualitas produk.
Kemampuan membangun identitas merek dan memanfaatkan teknologi digital menjadi faktor penting dalam memenangkan persaingan.
Menurutnya, workshop ini dirancang untuk membekali para pelaku ekonomi kreatif dengan keterampilan digital yang relevan sehingga mampu memperluas jangkauan pasar, meningkatkan nilai jual produk, bahkan menembus pasar nasional hingga internasional.
Ia menambahkan, sinergi antara pemerintah, komunitas ekonomi kreatif, dan praktisi menjadi fondasi penting dalam membangun ekosistem ekonomi kreatif yang lebih kuat sekaligus mendukung visi Kota Jambi sebagai kota perdagangan dan jasa yang modern.(*)
