Kasus Korupsi PDAM Kota Jambi 2021–2023, Polresta Tetapkan 3 Tersangka

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID Kepolisian Resor Kota (Polresta) Jambi melalui Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) akhirnya menetapkan tiga tersangka dalam kasus dugaan korupsi pengadaan bahan kimia di Perumda Air Minum (PDAM) Tirta Mayang Kota Jambi.

Kasat Reskrim Polresta Jambi, Kompol Hendra Wijaya Manurung, membenarkan bahwa pihaknya telah menetapkan tiga orang sebagai tersangka dalam kasus tindak pidana korupsi tersebut.

“Penyidik unit Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Satreskrim Polresta Jambi sudah menetapkan tiga tersangka, yakni MK, HF, dan RW,” ujar Hendra, beberapa waktu lalu.

Hendra menjelaskan, berkas perkara ketiga tersangka kini telah dilimpahkan ke pihak Kejaksaan untuk proses hukum lebih lanjut.

Meski belum merinci peran masing-masing tersangka, ia menyebut kasus ini berkaitan dengan pengadaan bahan kimia jenis Sucolite LA24HZ pada tahun anggaran 2021 hingga 2023 di lingkungan PDAM Tirta Mayang Kota Jambi.

“Pengadaan bahan kimia Sucolite LA24HZ oleh Perumda Air Minum Tirta Mayang Kota Jambi dari tahun 2021 sampai 2023 sudah masuk tahap satu,” jelas Hendra.

Kasus ini menjadi perhatian publik karena menyangkut pengelolaan dana publik dalam sektor vital penyediaan air bersih.(*)




Wali Kota Jambi dan Delegasi Kanada Bahas Digitalisasi Layanan Air

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Wali Kota Jambi, dr. Maulana, menyambut hangat kunjungan delegasi dari Kedutaan Besar Kanada dan perusahaan Gutteridge Haskins & Davey Limited (GHD) di Gudhas Village, Adam Malik, Rabu, 30 April 2025 malam.

Delegasi terdiri dari Mr. Bharat Khanna (Executive Advisor GHD), Mr. Don Holland (Market Leader for Water GHD), Mr. Phil Baker (Senior Executive Advisor GHD), Mr Wilson Pearce (Senior Director Canadian Commercial Corporation), dan Mr. Francis Despatis (Second Secretary Kedutaan Kanada untuk Indonesia).

Kunjungan ini bertujuan memaparkan hasil feasibility study program Smart Water Management (SWM) untuk mendukung sistem pencatatan meter air secara digital, mengurangi kebocoran air, dan meningkatkan efisiensi layanan air di Jambi.

“Kami sangat tertarik dengan program ini. Namun tentu perlu dikaji lebih lanjut mengenai investasi dan manfaat jangka panjangnya,” ujar Wali Kota Maulana.

Menurut Maulana, pihak GHD akan memberikan proyek percontohan (pilot project) sebelum dilakukan kerja sama penuh, dan membuka peluang kolaborasi di bidang lainnya.

Sementara itu, Mr. Wilson Pearce menyebut bahwa pertemuan dengan PDAM dan Pemkot Jambi berjalan sukses dan akan ditindaklanjuti dengan studi lanjutan untuk menentukan solusi terbaik.

Dirut Perumdam Tirta Mayang Jambi, Dwike Riantara, menambahkan bahwa teknologi Smart Water Management akan mempercepat pembacaan meter air, mengirimkan data secara real-time, mengurangi kebocoran, serta menekan biaya operasional, demi meningkatkan pelayanan dan kepuasan pelanggan.(*)