Walikota Maulana Dorong Dakwah Modern, BKPRMI Diminta Rangkul Generasi Muda

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Wali Kota Maulana secara resmi melantik Dewan Pengurus Daerah (DPD) BKPRMI Kota Jambi periode 2026–2031.

Pelantikan digelar di Aula Griya Mayang, Rumah Dinas Wali Kota Jambi, Sabtu (18/4/2026).

Kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) dan mengangkat tema “Sinergi BKPRMI, Generasi Masjid Berakhlak untuk Kota Jambi Bahagia”.

Dalam sambutannya, Maulana menegaskan bahwa pelantikan ini bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan awal dari tanggung jawab besar untuk menghadirkan program kerja yang nyata dan berdampak bagi masyarakat.

Ia menyoroti besarnya potensi generasi muda di Kota Jambi yang saat ini mencapai sekitar 52 persen dari total penduduk.

Menurutnya, kondisi ini menjadi peluang sekaligus tantangan dalam pembinaan generasi muda melalui pendekatan dakwah.

Maulana juga menilai bahwa tren generasi muda saat ini mulai menunjukkan perubahan positif.

Aktivitas olahraga, komunitas, hingga kegiatan keagamaan dinilai semakin berkembang dan perlu diarahkan dengan pendekatan yang lebih modern.

“Saya melihat anak-anak muda sekarang sudah bergerak ke arah yang lebih baik. Mereka aktif dalam kegiatan positif, baik olahraga maupun ibadah, namun pendekatan dakwahnya harus lebih kekinian,” ujarnya.

Ia menekankan pentingnya transformasi metode dakwah agar lebih adaptif terhadap perkembangan zaman, terutama dalam menjangkau kalangan remaja dan pemuda.

Menurutnya, BKPRMI harus mampu menghadirkan dakwah yang menyenangkan, fleksibel, dan mudah diterima oleh generasi muda tanpa meninggalkan nilai-nilai keislaman.

“BKPRMI harus bisa merangkul seluruh anak muda dengan cara dakwah yang lebih humanis, kreatif, dan mengikuti perkembangan zaman,” tegasnya.

Maulana juga berharap kepengurusan baru BKPRMI dapat memperkuat sinergi dengan Pemerintah Kota Jambi dalam mewujudkan masyarakat religius sebagai bagian dari visi “Kota Jambi Bahagia”.

Sementara itu, Ketua BKPRMI Kota Jambi terpilih, Muhamad Ilham, menyatakan kesiapan pihaknya untuk berkolaborasi dengan pemerintah daerah dalam menghadirkan program pembinaan generasi muda yang lebih relevan dan modern.

BKPRMI berkomitmen untuk mencetak generasi muda yang tidak hanya berakhlak baik, tetapi juga memiliki ilmu dan daya saing di era saat ini.(*)




Walikota Jambi Maulana Apresiasi Kiprah LDII dalam Acara Halal Bihalal 2025

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Dalam rangka mempererat tali silaturahmi dan semangat kebersamaan pasca Idulfitri, DPD Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kota Jambi menggelar acara Silaturahmi Syawal dan Halal Bihalal di Masjid Tawakkal, Kelurahan Wijayapura, Kecamatan Jambi Selatan, pada Minggu (13/4/2025).

Acara yang penuh kehangatan tersebut turut dihadiri oleh Wali Kota Jambi, Maulana, bersama sejumlah tokoh penting daerah.

Di antaranya Anggota DPRD Provinsi Jambi Amrizal, Dewan Penasihat DPW LDII Provinsi Jambi Nurhamid Hadi, serta Ketua DPW LDII Provinsi Jambi Rahmat Nuruddin.

Hadir pula perwakilan dari Kementerian Agama Kota Jambi, MUI, Kesbangpol, dan berbagai unsur organisasi kemasyarakatan, keagamaan, serta kepemudaan.

Dalam sambutannya, Maulana menyampaikan apresiasi tinggi kepada LDII atas kontribusinya dalam menyebarkan dakwah Islam serta mendukung program pembinaan masyarakat berbasis keagamaan di Kota Jambi.

“LDII adalah mitra strategis pemerintah. Saya mengenal baik kiprah LDII yang konsisten dalam menyebarkan ilmu agama. Kehadiran saya di sini adalah bentuk penghormatan kepada keluarga besar LDII,” ujar Maulana.

Ia bahkan memberikan kuis berhadiah Al-Qur’an kepada jamaah yang hadir, menandai momen silaturahmi dengan nuansa edukatif dan religius. Maulana menegaskan, pemerintah Kota Jambi akan terus berkolaborasi dengan LDII dalam memperkuat fondasi spiritual masyarakat.

Ketua DPD LDII Kota Jambi, Sukarno, menyampaikan bahwa kegiatan Halal Bihalal ini merupakan agenda rutin tahunan yang digelar setiap Syawal, sebagai wadah mempererat persaudaraan dan memperkuat ukhuwah Islamiyah.

“Kami sangat bersyukur atas kehadiran Bapak Wali Kota dan seluruh tokoh masyarakat. Momen ini sangat berarti untuk saling memaafkan dan memperkuat kebersamaan warga LDII dengan masyarakat luas,” ungkap Sukarno.

Acara ditutup dengan tausiyah yang disampaikan KH. Abdul Kodir Jailani, dilanjutkan dengan sesi bersalam-salaman dan ramah tamah antar jamaah dan undangan yang hadir.(*)