Pegal, Nyeri, dan Lelah Sepanjang Hari? Kenali Penyebab Badan Sakit Semua

SEPUCUKJAMBI.ID – Pernah bangun tidur dengan tubuh terasa pegal, nyeri di punggung, kaki berat, dan energi habis?
Kondisi yang sering disebut “badan sakit semua” ini sebenarnya adalah sinyal tubuh bahwa ada sesuatu yang perlu diperhatikan.
Nyeri tubuh menyeluruh bukan penyakit tunggal, melainkan gejala yang bisa disebabkan berbagai faktor.
Salah satu penyebab paling umum adalah infeksi virus, seperti flu.
Saat tubuh melawan virus, sistem imun melepaskan zat peradangan yang membuat otot terasa nyeri dan lemah.
Inilah alasan mengapa badan terasa letih dan nyeri saat sedang sakit.
Selain infeksi, kekurangan vitamin D bisa membuat otot dan sendi lebih mudah nyeri.
Vitamin ini penting untuk menjaga kekuatan tulang dan kesehatan otot.
Dehidrasi juga berkontribusi terhadap nyeri tubuh karena mengganggu keseimbangan elektrolit yang diperlukan untuk kerja otot, sehingga kram dan rasa sakit muncul lebih mudah.
Stres mental menjadi faktor lain yang sering diabaikan.
Ketegangan yang berlangsung lama membuat otot terus tegang, menimbulkan nyeri menyebar.
Aktivitas fisik berlebihan tanpa pemanasan atau pendinginan juga kerap memicu pegal dan nyeri pada seluruh tubuh.
Dalam kasus tertentu, badan sakit semua bisa menjadi tanda kondisi kronis seperti fibromyalgia, yang ditandai nyeri luas, kelelahan ekstrem, dan gangguan tidur.
Jika keluhan terjadi terus-menerus tanpa penyebab jelas, pemeriksaan medis sangat dianjurkan.
Ada beberapa cara sederhana untuk meredakan nyeri tubuh:
-
Istirahat cukup untuk memberi waktu otot pulih
-
Minum air yang cukup agar fungsi otot tetap optimal
-
Mandi atau kompres hangat untuk melemaskan otot tegang
-
Peregangan ringan, yoga, atau jalan santai untuk melancarkan sirkulasi darah
-
Konsumsi makanan kaya vitamin D, magnesium, dan protein untuk mendukung kesehatan otot
Obat pereda nyeri bisa digunakan bila diperlukan, tetapi sebaiknya tidak dikonsumsi berlebihan tanpa saran dokter.
Segera temui tenaga medis jika nyeri berlangsung lebih dari beberapa hari, semakin berat, atau disertai demam tinggi, pembengkakan, dan kesulitan bergerak.
Mendengarkan sinyal tubuh adalah langkah pertama untuk menjaga kesehatan. Tubuh jarang memberi “peringatan” tanpa alasan.(*)




