Atlet Jambi Siap Ukir Prestasi di SEA Games Thailand, 8 Cabang Olahraga Dilibas

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Sebanyak 15 atlet terbaik Provinsi Jambi berangkat ke Bangkok, Thailand, untuk berlaga pada SEA Games ke‑33 yang berlangsung pada 9-20 Desember 2025.

Mereka akan mewakili Merah Putih di delapan cabang olahraga dan sepuluh nomor pertandingan dengan target menambah koleksi medali bagi kontingen Indonesia.

Wakil Ketua Umum VIII KONI Provinsi Jambi, Aswan Hidayat, menyatakan kebanggaannya karena banyak atlet muda Jambi bisa menembus panggung internasional.

“Ini kesempatan emas untuk mengukur kemampuan, memperluas jaringan, dan menginspirasi generasi atlet berikutnya,” kata Aswan di Jambi, Selasa (9/12/2025).

Dari delapan cabang olahraga yang diikuti, beberapa atlet yang menjadi sorotan antara lain:

  • Polo Air (Aquatics): Didi Akbar sebagai kiper berpengalaman di kejuaraan nasional, siap menambah poin penting bagi tim Indonesia.

  • Atletik: Violine Intan Puspita, juara Kejuaraan Nasional Atletik 2025, turun di nomor lari jarak menengah.

  • Basket 5×5: Nathania Claresta Orville tampil untuk pertama kali di ajang internasional.

  • Dayung: Subhi, Ali Mardiansyah, Mutiara Rahma Putri, Riska Andriyani, dan Devita Safitri turun di canoe, rowing, dan dragon boat.

  • Petanque: Anni Saputri, Topan Satria, Andreas Saputra, dan Warda Asifa bersaing di nomor tire dan doublette.

  • Sepak Takraw: Laura Dinda Yanatasya menjadi wakil tunggal Jambi di cabang ini.

  • Menembak: Muhammad Awaluddin Ilham fokus pada nomor pistol 10 meter dengan dukungan latihan intensif di Jakarta.

  • Angkat Besi: Juliana Klarisa ditargetkan kembali meraih emas setelah sukses di SEA Games sebelumnya.

Keberangkatan para atlet ini mendapat dukungan penuh dari masyarakat dan Pemerintah Provinsi Jambi.

“Kami berharap atlet-atlet Jambi dapat mengukir prestasi, menginspirasi generasi muda, dan membawa pulang medali yang menambah kebanggaan daerah,” kata Aswan.

Dengan persiapan matang, semangat juang tinggi, dan doa seluruh warga Jambi, para atlet siap menorehkan sejarah baru di SEA Games ke‑33 Thailand 2025.(*)




Prestasi Gemilang! Tanjab Barat Kumpulkan 10 Emas di Kejurprov Catur

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID Kontingen Tanjung Jabung Barat terus menunjukkan dominasinya dalam Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Catur dan Open Turnamen Bupati Cup Catur 2025.

Hingga hari ini, Tanjab Barat telah mengoleksi 10 medali emas dari berbagai kategori pertandingan.

Empat emas pertama diraih sejak hari kedua pertandingan yang berlangsung di Balai Pertemuan Kantor Bupati Tanjab Barat.

Medali tersebut diperoleh dari dua kategori beregu putri, satu beregu putra, dan satu kategori perorangan putri, dan kategori lainnya.

Kini, total emas yang dikumpulkan Tanjab Barat bertambah menjadi 10 emas, memperkuat posisi tuan rumah sebagai kandidat kuat juara umum.

Kejurprov dan Bupati Cup Catur 2025 yang dimulai sejak 13 Oktober ini diikuti oleh 320 peserta dari seluruh kabupaten/kota di Provinsi Jambi.

Selain itu, turnamen juga menarik minat peserta dari berbagai provinsi, termasuk dari Jawa Tengah dan Jawa Timur.

Bahkan, sebanyak 20 master internasional turut ambil bagian, menambah kualitas dan gengsi kompetisi.

Total hadiah yang diperebutkan dalam event ini mencapai Rp129.750.000, terdiri dari Kejurprov sebesar Rp76.750.000 dan Bupati Cup Rp53.000.000.

Kejurprov dijadwalkan berlangsung hingga 18 Oktober, sedangkan Bupati Cup akan dimulai pada 19 Oktober dan berakhir pada 21 Oktober 2025.

Ketua Percasi Kabupaten Tanjab Barat menyampaikan apresiasi atas dukungan semua pihak yang terlibat, termasuk pemerintah daerah, KONI, dan masyarakat. Ia juga berharap turnamen ini menjadi momentum untuk mencetak atlet catur potensial yang dapat mewakili Jambi di tingkat nasional.

Sementara itu, Ketua Percasi Provinsi Jambi, Mario Liberty Siregar, menyampaikan rencana untuk mengajukan Jambi sebagai tuan rumah Kejurnas Catur 2027.

Ia menilai pelaksanaan Kejurprov 2025 kali ini sudah memenuhi standar nasional dan dapat menjadi tolok ukur kesuksesan ke depan.

Turnamen ini bukan hanya menjadi ajang perebutan medali, tetapi juga sarana pembinaan atlet muda, memperkuat solidaritas antarpecatur, dan mempererat tali silaturahmi lintas daerah melalui semangat sportivitas dan kecerdasan berpikir.(*)