Panduan Makan Bubur Ayam untuk Penderita Diare

SEPUCUKJAMBI.ID – Saat diare menyerang, banyak orang bingung memilih makanan. Salah makan sedikit saja, perut bisa makin tidak nyaman.
Bubur ayam sering menjadi pilihan karena lembut dan dianggap “aman” untuk pencernaan. Namun, apakah benar bubur ayam cocok dikonsumsi saat diare?
Secara umum, bubur ayam boleh dikonsumsi saat diare jika disajikan dengan cara yang tepat. Tekstur bubur yang lunak tidak membebani lambung dan usus yang sensitif.
Nasi dalam bubur juga membantu menyerap kelebihan cairan di saluran pencernaan.
Yang perlu diperhatikan adalah cara pengolahan bubur ayam. Hindari bubur yang terlalu berminyak, gurih berlebihan, atau dicampur banyak bumbu.
Sambal, kecap, dan topping pedas sebaiknya ditunda sampai kondisi perut membaik.
Pilihan terbaik adalah bubur ayam sederhana: nasi lembut, kaldu ringan, dan potongan ayam tanpa kulit. Makan dalam porsi kecil tetapi sering lebih dianjurkan agar perut tidak kaget.
Selain makanan, penderita diare harus memperbanyak cairan.
Air putih, oralit, atau larutan rehidrasi oral membantu menggantikan cairan dan elektrolit yang hilang. Hindari minuman manis, bersoda, atau berkafein karena bisa memperparah diare.
Bubur ayam bisa menjadi solusi sementara saat diare ringan, tetapi bukan satu-satunya cara pemulihan.
Segera konsultasikan ke dokter jika diare berlangsung lebih dari dua hari atau disertai gejala serius seperti demam tinggi, darah dalam tinja, muntah terus-menerus, atau dehidrasi.
Dengan memilih bubur ayam sederhana dan menjaga asupan cairan, tubuh bisa lebih cepat pulih dan aktivitas sehari-hari bisa kembali normal.(*)