TP Posyandu Diminta Bergerak Cepat, Pendataan Ibu Hamil dan Balita di Kota Jambi

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Ketua TP PKK Kota Jambi, Nadiyah Maulana, menginstruksikan seluruh jajaran TP Posyandu di tingkat kecamatan dan kelurahan untuk segera melakukan pendataan ibu hamil, ibu menyusui, serta balita di wilayah masing-masing.

Arahan tersebut disampaikan saat pelantikan dan pengukuhan TP PKK, Bunda PAUD, dan TP Posyandu se-Kota Jambi yang digelar di Aula PKK Kota Jambi, Selasa (3/3/2026).

Menurut Nadiyah, pendataan yang akurat menjadi langkah awal yang sangat penting guna memastikan berbagai program pemerintah, termasuk Program Makan Bergizi Gratis (MBG), dapat tepat sasaran.

“Melalui TP Posyandu, segera lakukan pendataan ibu hamil, ibu menyusui, dan balita. Data ini menjadi dasar agar bantuan dan intervensi gizi benar-benar diterima oleh yang berhak,” tegasnya.

Ia menekankan, peran TP Posyandu tidak hanya sebatas pelayanan rutin, tetapi juga sebagai garda terdepan dalam mendukung program kesehatan masyarakat, khususnya dalam upaya pencegahan dan penurunan angka stunting di Kota Jambi.

Dengan data yang valid dan terbarui, lanjutnya, pemerintah daerah dapat mengambil langkah strategis dalam meningkatkan kualitas kesehatan ibu dan anak, sekaligus memperkuat pemberdayaan keluarga.

Selain menyoroti pentingnya pendataan, kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan serah terima jabatan TP PKK Kecamatan Alam Barajo dan Telanaipura.

Nadiyah mengingatkan bahwa pergantian jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi, sehingga pengurus baru diharapkan segera beradaptasi dan memahami tugasnya.

Ia juga mengajak seluruh elemen, mulai dari camat hingga kader di tingkat kelurahan, untuk bersinergi mendukung program kesehatan dan pendidikan anak, termasuk penguatan peran Bunda PAUD.

“Kolaborasi dan kerja nyata di lapangan menjadi kunci. Dengan pendataan yang baik dan kerja bersama, kita bisa memastikan ibu dan anak di Kota Jambi mendapatkan perhatian maksimal,” pungkasnya.(*)




Wajib PAUD 1 Tahun Sebelum SD, Ketua TP PKK Kota Jambi Tegaskan Tak Boleh Ada Anak Terlewat

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Program wajib Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) satu tahun sebelum masuk Sekolah Dasar menjadi sorotan utama dalam pelantikan pengurus TP PKK, Bunda PAUD, dan TP Posyandu se-Kota Jambi yang dipimpin Ketua TP PKK Kota Jambi, Nadiyah Maulana, di Aula PKK Kota Jambi, Selasa (3/3/2026).

Dalam arahannya, Nadiyah menegaskan bahwa tidak boleh ada lagi anak usia 5–6 tahun di Kota Jambi yang tidak mengikuti PAUD sebelum masuk SD.

Ia menyebut, pendidikan usia dini merupakan fondasi penting dalam membentuk karakter, kesiapan belajar, serta tumbuh kembang anak.

“Program wajib PAUD satu tahun sebelum SD harus benar-benar kita kawal. Tidak boleh ada anak yang melewatkannya,” tegasnya.

Menurutnya, masih terdapat pandangan di tengah masyarakat yang menganggap PAUD bukan kebutuhan utama.

Karena itu, ia meminta Bunda PAUD di tingkat kecamatan dan kelurahan untuk aktif melakukan sosialisasi dan edukasi kepada para orang tua.

“Selama ini masih ada anggapan PAUD tidak terlalu penting. Di sinilah peran kita memberikan pemahaman bahwa PAUD adalah investasi masa depan anak,” ujarnya.

Selain menekankan wajib PAUD, kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan pelantikan dan serah terima jabatan TP PKK Kecamatan Alam Barajo dan Telanaipura, serta pengukuhan TP Posyandu se-Kota Jambi.

Dalam kesempatan itu, Nadiyah juga mendorong sinergi lintas sektor untuk mendukung peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan anak, termasuk melalui pendataan ibu hamil, ibu menyusui, dan balita agar program pemerintah seperti Makan Bergizi Gratis dapat tepat sasaran.

Ia berharap para pengurus yang baru dilantik segera menyesuaikan diri dan memahami tugas masing-masing, khususnya dalam mendukung program pendidikan dan pemberdayaan keluarga.

“PAUD adalah pondasi. Jika pondasi kuat, maka kualitas generasi Kota Jambi ke depan juga akan semakin baik,” tutupnya.(*)




Ketua TP PKK Kota Jambi Lantik Pengurus Baru, Fokus Dukung Program MBG dan Penurunan Stunting

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Ketua TP PKK Kota Jambi, Nadiyah Maulana, resmi melantik dan memimpin serah terima jabatan pengurus TP PKK Kecamatan Alam Barajo dan Telanaipura. Prosesi berlangsung di Aula PKK Kota Jambi, Selasa (3/3/2026).

Kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan pelantikan serta pengukuhan Bunda PAUD dan TP Posyandu tingkat kecamatan dan kelurahan se-Kota Jambi.

Hadir dalam acara itu Kepala Dinas DPMPPA Kota Jambi Noverintiwi Dewanti, Kepala Dinas Pendidikan Kota Jambi Sugiyono, serta para camat.

Dalam arahannya, Nadiyah menegaskan bahwa rotasi jabatan merupakan dinamika yang wajar dalam pemerintahan, terutama ketika pejabat memasuki masa purna tugas.

Ia meminta seluruh pengurus yang baru dilantik segera beradaptasi dan memahami peran strategis masing-masing.

Menurutnya, salah satu agenda prioritas yang harus segera dijalankan adalah mendukung Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dari pemerintah pusat. Ia menilai peran TP Posyandu sangat krusial dalam memastikan program tersebut tepat sasaran.

“Segera lakukan pendataan ibu hamil, ibu menyusui, dan balita di wilayah masing-masing agar manfaat Program MBG benar-benar dirasakan masyarakat yang membutuhkan,” tegasnya.

Selain mendukung MBG, TP PKK juga diminta terus memperkuat pemberdayaan keluarga sebagai fondasi terwujudnya keluarga sehat dan sejahtera.

Upaya ini sekaligus menjadi bagian penting dalam percepatan penurunan angka stunting di Kota Jambi.

Kepada para Bunda PAUD yang baru dikukuhkan, Nadiyah menekankan pentingnya pelaksanaan program wajib PAUD satu tahun sebelum masuk Sekolah Dasar, khususnya bagi anak usia 5–6 tahun.

Ia menyoroti masih adanya pandangan di masyarakat yang menganggap PAUD tidak terlalu penting.

“Tidak boleh ada anak yang melewatkan PAUD. Edukasi kepada masyarakat harus terus kita lakukan agar kesadaran akan pentingnya pendidikan usia dini semakin meningkat,” ujarnya.

Di akhir kegiatan, Nadiyah menyampaikan apresiasi kepada para pengurus sebelumnya atas dedikasi dan kontribusi selama masa bakti mereka.

Ia berharap kepengurusan yang baru mampu melanjutkan program kerja dengan semangat kolaborasi demi kemajuan Kota Jambi.(*)




Posyandu di Kota Jambi Bertransformasi, TP-PKK Fokus Penguatan Layanan Enam SPM

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Pemerintah Kota Jambi melalui TP-PKK terus memperkuat transformasi Posyandu agar selaras dengan Permendagri Nomor 13 Tahun 2024 yang mengatur perluasan fungsi posyandu menjadi layanan terpadu berbasis Enam Standar Pelayanan Minimal (SPM).

Transformasi ini mencakup enam bidang utama, yakni pendidikan, kesehatan, perumahan rakyat, pekerjaan umum, ketertiban umum dan ketenteraman masyarakat, serta sosial.

Penguatan dilakukan melalui advokasi, koordinasi lintas pihak, hingga peningkatan sarana prasarana.

Ketua TP-PKK Kota Jambi, dr. Nadiyah Maulana, menegaskan bahwa perubahan ini menjadi langkah penting untuk memastikan posyandu hadir sebagai pusat layanan masyarakat yang lebih lengkap.\

“Kami melaksanakan pertemuan advokasi dan koordinasi TP Posyandu dalam pengelolaan Posyandu Enam SPM di Kota Jambi,” sebutnya.

Dengan adanya Permendagri Nomor 13 Tahun 2024, posyandu mengalami transformasi, baik dari sisi kelembagaan maupun pelayanan.

Ia menjelaskan bahwa, kini posyandu tidak hanya fokus pada kesehatan, tetapi sudah mencakup enam bidang SPM agar pelayanan lebih menyentuh kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh.

“Transformasi ini kita dorong secara bertahap. Saat ini ada 68 proyek posyandu percontohan di setiap kelurahan,” kata dia.

“Kami terus memperkuat sarana prasarana dan pemberdayaan kader sehingga pembaruan posyandu menjadi lebih modern dan manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat,” tambahnya.

Program Posyandu Enam SPM ini diharapkan menjadi pondasi penting untuk meningkatkan layanan dasar, membangun ketahanan keluarga, serta memperluas jangkauan pelayanan publik di tingkat kelurahan.




Nadiyah Maulana Perkuat Gerakan Literasi Anak, Lewat Buku dan Workshop Mendongeng

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Ketua TP PKK Kota Jambi, Nadiyah Maulana, membuka Workshop Mendongeng sekaligus meluncurkan buku terbaru berjudul “7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat Bersama Hana”.

Acara ini menjadi langkah nyata TP PKK Kota Jambi dalam memperkuat literasi dan pembentukan karakter anak sejak usia dini.

Dalam sambutannya, Nadiyah mengatakan bahwa dirinya memiliki kecintaan pada dunia literasi, baik membaca maupun menulis.

Karena itu, ia langsung menyambut baik ketika mendapat kesempatan berkolaborasi dalam penyusunan buku ini.

“Saya sangat mencintai literasi. Ketika kesempatan kolaborasi ini hadir, saya tidak menyia-nyiakannya. Buku ini juga saya sesuaikan dengan program Kemendikdasmen, termasuk pesan mengenai pola makan bergizi dan kebiasaan sehat bagi anak,” ujar Nadiyah.

Buku “7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat Bersama Hana” mengangkat program Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat yang dicanangkan oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen).

Program tersebut berisi tujuh kebiasaan sederhana namun penting dalam pembentukan karakter anak, yaitu: bangun pagi, taat beribadah, berolahraga, makan sehat bergizi, gemar belajar, bermasyarakat, dan tidur cepat.

Menurut Nadiyah, kesederhanaan program ini justru menjadi kekuatannya.

“Kebiasaan kecil yang dilakukan secara konsisten akan membentuk karakter yang kuat. Inilah fondasi untuk menyiapkan generasi emas 2045,” lanjutnya.

Ia juga menegaskan bahwa kegiatan mendongeng merupakan salah satu metode terbaik untuk menanamkan nilai-nilai positif kepada anak.

Cerita membantu menyampaikan pesan moral dengan cara yang menyenangkan dan mudah dipahami.

“Kami berharap buku ini bisa menjadi media pembelajaran karakter bagi guru, orang tua, dan komunitas literasi. Mendongeng bukan hanya hiburan, tetapi sarana pendidikan,” tutup Nadiyah.

Kegiatan ini dihadiri pendidik, pegiat literasi, kader PKK, serta komunitas dongeng di Kota Jambi.(*)




Wali Kota Maulana Kukuhkan Pengurus FKJS 2025-2027, Targetkan Predikat Paripurna Kota Sehat

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M., secara resmi mengukuhkan Pengurus Forum Kota Jambi Sehat (FKJS) Periode 2025–2027, dalam acara yang berlangsung di Aula Griya Mayang, Rumah Dinas Wali Kota Jambi, Senin pagi (11/8/2025).

Prosesi pengukuhan ditandai dengan penyerahan bendera pataka kepada Dr. dr. Hj. Nadiyah Maulana, Sp.OG., yang dipercaya menjabat sebagai Ketua Umum FKJS Kota Jambi.

Penetapan tersebut berdasarkan Surat Keputusan Wali Kota Jambi Nomor 365 Tahun 2025 tentang Pembentukan Forum Kota Jambi Sehat Periode 2025–2027.

Acara ini turut dihadiri oleh Wakil Wali Kota Jambi, Diza Hazra Aljosha, S.E., M.A., Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kota Jambi Sri Hartati Ridwan, sejumlah Kepala Perangkat Daerah, serta para Camat di lingkungan Pemerintah Kota Jambi.

Dalam keterangannya, Wali Kota Jambi, dokter Maulana, menegaskan bahwa indikator-indikator Kota Sehat akan terus diintegrasikan secara masif ke dalam program dan kegiatan Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Langkah ini menjadi panduan pembangunan yang selaras dengan program unggulan Kota Jambi Bahagia, khususnya pada Program Kampung Bahagia.

“Misalnya, tata kelola sampah harus berbasis komunitas, dimulai dari pemilahan di tingkat rumah tangga. Kami juga akan mendorong perbaikan transportasi publik, pengelolaan sampah di sekolah, pengelolaan lingkungan destinasi wisata, hingga memastikan seluruh tempat makan menerapkan konsep sehat dan halal. Semua ini adalah bagian dari upaya membentuk lingkungan yang sehat dan berkelanjutan,” ujarnya.

Maulana juga menyampaikan apresiasi kepada pengurus baru Forum Kota Jambi Sehat (FKJS), yang memadukan tokoh-tokoh lama berpengalaman dengan wajah-wajah baru yang bersemangat, serta telah banyak menorehkan prestasi di bidang kesehatan lingkungan.

“Kota Jambi tahun lalu berhasil meraih Penghargaan Predikat Swasti Saba Wistara, predikat tertinggi dalam program Kabupaten/Kota Sehat (KKS) yang diberikan pemerintah pusat. Namun, di atas itu masih ada Predikat Paripurna yang harus kita perjuangkan bersama melalui kepengurusan baru ini,” tegasnya.

“Intinya, FKJS adalah komunitas penggerak yang mendorong kita memenuhi berbagai standar agar masyarakat Kota Jambi, di manapun berada, tetap sehat, aman, dan terlindungi,” terang Maulana.

Dia juga tekankan, Program Kota Sehat bukan hanya berbicara soal kebersihan lingkungan, tetapi juga mencakup berbagai aspek penting, mulai dari penataan permukiman, peningkatan perilaku hidup bersih dan sehat, pelayanan kesehatan, ketahanan pangan, penanggulangan bencana, hingga penguatan partisipasi masyarakat.

“Pengukuhan pengurus FKJS ini adalah momentum penting untuk memperkuat sinergi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat dalam mengoptimalkan seluruh tatanan Kota Sehat. Harapannya, FKJS dapat menjadi motor penggerak gerakan masyarakat hidup sehat, memunculkan inovasi, dan memastikan keberlanjutan program yang sudah berjalan,” tekannya.

Pada kesempatan tersebut, Maulana juga mengajak semua pihak untuk berkomitmen bersama mewujudkan Kota Jambi yang bersih, nyaman, aman, dan sehat demi kesejahteraan seluruh warga.

“Saya mengucapkan selamat bertugas. Laksanakan amanah ini dengan penuh dedikasi, keterbukaan, dan semangat gotong royong. Ingatlah, keberhasilan Kota Jambi menjadi kota sehat bukan hanya diukur dari penghargaan yang diraih, tetapi dari meningkatnya kualitas hidup seluruh masyarakat,” pungkas Wali Kota Jambi itu.

Sementara itu, Ketua FKJS Kota Jambi, Dr. dr. Hj. Nadiyah Maulana, Sp.OG., mengungkapkan bahwa agenda terdekat Forum Kota Sehat adalah mengikuti verifikasi nasional Penghargaan Kabupaten/Kota Sehat yang dijadwalkan pada 25 Agustus mendatang.

“Tim dari pusat akan turun langsung meninjau lokasi-lokasi penilaian berdasarkan sembilan tatanan indikator Kabupaten/Kota Sehat. Kami memohon dukungan seluruh masyarakat Kota Jambi untuk menjaga kebersihan lingkungan masing-masing, sehingga proses verifikasi dapat berjalan lancar,” ungkapnya.

Nadiyah juga menyampaikan, setelah Kota Jambi berhasil meraih Predikat Swasti Saba Wistara tahun lalu, maka pada tahun 2026 mendatang, Kota Jambi akan menjadi tuan rumah Healthy City Summit.

“Seluruh kabupaten/kota se-Indonesia akan datang ke Kota Jambi untuk membahas strategi menjaga kota agar tetap sehat, aman, dan menjadi tempat yang menjamin kesehatan bagi seluruh warganya di manapun berada,” jelasnya.

“Kami ingin menjadi tuan rumah yang baik, menyambut tamu dengan ramah, serta membuktikan bahwa Kota Jambi memang layak menyandang predikat sebagai kota sehat,” tutup Nadiyah.

Usai prosesi pengukuhan, kepengurusan Forum Kota Jambi Sehat (FKJS) langsung bergerak cepat. Ketua FKJS, dokter Nadiyah langsung memimpin Rapat Koordinasi bersama seluruh pengurus guna membahas langkah tindak lanjut menghadapi verifikasi lanjutan Kabupaten/Kota Sehat (KKS) 2025.(*)




Nadiyah Maulana Resmi Dilantik sebagai Ketua TP PKK, Siap Wujudkan Kota Jambi Bahagia

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Dr dr Nadiyah, SpOG resmi dilantik menjadi Ketua Tim Penggerak (TP) Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK), Ketua Pembina Posyandu, dan Ketua Dekranasda Kota Jambi, masa bakti 2025-2030, Senin 10 Maret 2025.

Pelantikan ini dipimpin langsung oleh Ketua TP PKK Provinsi Jambi, Hesti Hesnidar Haris, yang juga mengukuhkan Nadiyah Maulana sebagai Bunda PAUD Kota Jambi masa bakti 2025-2030.

Pengukuhan ini dilakukan setelah penandatanganan naskah pengukuhan dan pemakaian selempang Bunda PAUD oleh Hesti Hesnidar Haris, yang sebelumnya telah dikukuhkan oleh Gubernur Jambi, Al Haris.

Usai dilantik, Nadiyah Maulana, yang akrab disapa Dokter Nadiyah, menyampaikan harapannya agar, amanah yang diemban dapat mendukung program pemerintah Kota Jambi dan berkontribusi pada Asta Cita Presiden Prabowo Subianto.

Baca juga:  Terminal Rawasari dan Pasar Bakal Direvitalisasi, Walikota Maulana: Dukung Ekonomi dan Kreativitas Anak Muda

Baca juga:  Terminal Rawasari dan Pasar Bakal Direvitalisasi, Walikota Maulana: Dukung Ekonomi dan Kreativitas Anak Muda

Ia mengajak seluruh pihak untuk memberikan dukungan agar bisa menjalankan tanggung jawab ini dengan sebaik-baiknya, terutama dukungan dari Pemerintah Kota Jambi.

“Saya berharap melalui kolaborasi dengan berbagai pihak, kita bisa mewujudkan pembangunan di Kota Jambi, menjadikannya lebih bahagia,” ujar Nadiyah.

Ia menegaskan pentingnya kerja sama tim untuk mencapai program-program yang bermanfaat bagi masyarakat.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua TP PKK Provinsi Jambi, Hesti Hesnidar Haris menyampaikan optimisme bahwa, dengan sinergi antara TP PKK Kabupaten/Kota dan seluruh elemen masyarakat, percepatan pembangunan di daerah masing-masing akan terwujud.

Baca juga:  Majukan Sektor UMKM, Wali Kota Maulana Buka Bedug Fest Bazar Ramadhan Bahagia 1446 Hijriah

Baca juga:  Respon Keluhan Masyarakat, Wali Kota Maulana Tutup 9 Pos Retribusi Parkir Di Kawasan Pasar

Hesti juga menegaskan bahwa, pelantikan ini merupakan tindak lanjut dari pengukuhan yang dilakukan di tingkat Pemerintah Pusat sesuai dengan peraturan yang berlaku.

Pada acara tersebut, dilakukan juga serah terima jabatan (Sertijab) antara Ketua TP PKK, Posyandu, Dekranasda, dan Bunda PAUD yang telah selesai masa baktinya kepada Ketua yang baru dilantik.

Selain itu, diberikan piagam penghargaan kepada para Ketua yang telah mengakhiri masa bakti mereka.

Acara pelantikan ini dihadiri oleh Kepala Daerah se-Provinsi Jambi, Wakil Ketua TP PKK Provinsi Jambi, Ketua DWP Kabupaten/Kota se-Provinsi Jambi, dan tamu undangan lainnya.(*)