Korsleting Listrik Picu Kebakaran di Gedung Eks SMK DB 3 Jambi, Kerugian Capai Rp100 Juta

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Kebakaran hebat melanda gedung eks SMK DB 3 di Jalan Kasturi, Kelurahan Simpang III Sipin, Kecamatan Kota Baru, pada Sabtu pagi, 20 September 2025.

Kebakaran diduga dipicu oleh korsleting listrik dari penggunaan kabel mesin cuci yang tidak standar.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkartan) Kota Jambi, Mustari Affandy, memimpin langsung operasi pemadaman yang berlangsung selama dua jam.

Laporan pertama diterima melalui layanan WhatsApp Damkar pada pukul 08.24 WIB dan petugas tiba di lokasi pukul 08.33 WIB dengan respon time hanya 9 menit dari Mako Damkar.

“Tim kami bergerak cepat sesuai SOP dan berhasil memadamkan api sebelum menyebar lebih luas,” ungkap Mustari.

Sebanyak 35 personel diterjunkan dari Pleton 3 Mako dan Regu 3 Posyankar Alam Barajo.

Mereka didukung 1 unit armada komando, 5 unit armada tempur, dan 2 unit armada suplai air. Total air yang digunakan dalam proses pemadaman mencapai 40.000 liter.

Hambatan yang dihadapi di lapangan adalah akses masuk armada pemadam yang terhalang gapura, sehingga menyulitkan proses penjangkauan titik api.

Namun, hal ini tidak menghambat kinerja tim Damkartan yang tetap sigap dan profesional.

Langkah penanganan dilakukan secara sistematis, termasuk koordinasi dengan PLN untuk pemutusan listrik, upaya proteksi agar api tidak menjalar ke rumah penjaga sekolah, serta imbauan keselamatan kepada warga sekitar.

Menurut laporan, kebakaran bermula saat penjaga sekolah sedang mencuci pakaian menggunakan mesin cuci dengan kabel ekstensi yang tidak sesuai standar. Korsleting listrik terjadi dan menyambar bagian atap bangunan.

Penjaga sekolah sempat berusaha memadamkan api dengan ember, namun api semakin membesar. Ia segera menghubungi Damkar untuk penanganan lebih lanjut.

Kerugian akibat kebakaran ini ditaksir mencapai sekitar Rp100 juta, dengan tiga unit bedeng mengalami kerusakan ringan. Tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa ini.

Sebagai tindak lanjut, Damkar Jambi menyarankan pembongkaran bagian atap yang terdampak parah untuk menghindari risiko saat hujan atau angin kencang. Investigasi penyebab dan dampak kerusakan masih terus berlangsung.

Tim pemadam didukung berbagai pihak seperti PLN, Polsek Kota Baru, Lurah Simpang III Sipin, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Ketua RT setempat, Tagana, dan PSC 119.

Seluruh layanan merujuk pada Permendagri No 114 Tahun 2018 tentang Standar Teknis Sub Urusan Kebakaran Daerah Kabupaten/Kota.(*)




Gardu Listrik Terbakar di Aspol Jambi Selatan, Damkar Lakukan Penanganan Cepat

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Sebuah gardu listrik yang berada di kawasan Aspol Jambi Selatan dilaporkan terbakar pada Senin (11/8/2025).

Kejadian tersebut sempat menimbulkan kepanikan di lingkungan sekitar karena berada di area permukiman padat.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Jambi, Mustari Affandy, membenarkan adanya laporan tersebut dan menyampaikan bahwa tim Damkar Kota Jambi langsung diterjunkan ke lokasi untuk melakukan proses pemadaman.

“Kami sudah menerima laporan dan saat ini petugas sedang melakukan pemadaman di lokasi gardu yang terbakar di Aspol Jambi Selatan,” ujar Mustari Affandy dalam keterangan resminya.

Informasi awal diterima melalui SIMERAH KOJA (Sistem Informasi Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Daerah Kota Jambi) oleh warga bernama Aulia, yang melaporkan kejadian melalui layanan pengaduan cepat milik Damkar.

Petugas bergerak cepat menuju titik lokasi sesuai data dan koordinat yang dikirimkan oleh pelapor.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun api sempat membesar dan mengancam fasilitas listrik di sekitarnya.

Pihak Damkar mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan tidak mendekati lokasi kejadian hingga proses pendinginan selesai, serta segera melaporkan jika terdapat potensi korsleting atau percikan api dari instalasi listrik.

Hingga berita ini diterbitkan, proses pemadaman dan investigasi penyebab kebakaran masih berlangsung.(*)




Dua Hari Tak Bisa Dihubungi, Ibu Aminah Ditemukan Meninggal dan Dievakuasi Damkar Jambi

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Tim Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkartan) Kota Jambi berhasil mengevakuasi jenazah seorang wanita lanjut usia yang ditemukan meninggal dunia di rumahnya di kawasan Kelurahan Cempaka Putih, Kecamatan Jelutung, Rabu malam (9/7).

Proses evakuasi berlangsung selama 90 menit dan berjalan lancar sesuai prosedur.

Kepala Dinas Damkar dan Penyelamatan Kota Jambi, Mustari Affandy, menjelaskan bahwa laporan pertama diterima melalui layanan WhatsApp dan telepon Damkar pada pukul 19.59 WIB.

Tim segera bergerak ke lokasi pada pukul 20.10 WIB dan tiba di lokasi pukul 20.18 WIB dengan jarak tempuh sekitar 3,8 kilometer.

“Evakuasi dilakukan setelah ada laporan warga terkait bau tidak sedap yang berasal dari rumah korban. Tim kami langsung berkoordinasi dengan aparat setempat dan Tim Inafis Polda Jambi,” ujar Mustari Affandy kepada media.

Korban diketahui bernama Aminah (65 tahun), warga Jalan Jendral Gatot Subroto No 1 RT 20, Kelurahan Cempaka Putih, Kecamatan Jelutung.

Jenazah ditemukan oleh anak korban, Heri (48), yang curiga setelah beberapa hari tidak dapat menghubungi ibunya.

Pada Rabu malam, setelah mencoba mengintip melalui jendela dan ventilasi, Heri melihat sang ibu telah tergeletak tak bernyawa di ruang tengah.

Dengan bantuan tetangga, pintu belakang rumah didobrak dan pihak kelurahan langsung menghubungi Damkar serta pihak kepolisian.r

Operasi evakuasi dipimpin oleh Danki M. Hafis dengan menerjunkan 5 personel dari Pleton 2 Mako menggunakan armada Fire Jeep.

Petugas menemukan jenazah dalam kondisi mulai membusuk dan sudah mengeluarkan belatung.

Petugas Damkar berkoordinasi dengan Lurah Jelutung, BKTM, Babinsa, Ketua RT, serta menunggu kehadiran Tim Inafis Polda Jambi untuk proses identifikasi.

Setelah tim Inafis tiba, personel Damkar membantu memasukkan jenazah ke kantong mayat untuk kemudian dibawa ke RS Bhayangkara menggunakan ambulans.

“Kami bergerak cepat, namun tetap mengutamakan prosedur. Penanganan dilakukan sesuai prinsip 5T: Terencana, Terukur, Terarah, Terlayani, dan Tuntas,” tambah Mustari.

Kadis Damkar Mustari Affandy menegaskan bahwa proses evakuasi telah dilaksanakan sesuai dengan Permendagri No. 114 Tahun 2018 tentang Standar Teknis Pelayanan Minimal Sub Urusan Kebakaran.

“Kami berkomitmen memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dalam kondisi darurat, termasuk dalam penanganan evakuasi jenazah yang sensitif seperti ini,” tegas Mustari.

Tim Damkar menyelesaikan seluruh proses evakuasi pada pukul 21.50 WIB dan langsung kembali ke pos setelah memastikan lokasi aman dan telah dipasangi garis polisi (police line).(*)




Kebakaran SPBU Jelutung Jambi, Damkar Padamkan Api dalam 45 Menit

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID — Kebakaran hebat terjadi di SPBU Jelutung, tepatnya di Jalan Gajah Mada, Kelurahan Lebak Bandung, Kecamatan Jelutung, Kota Jambi, pada Jumat malam (29/4).

Insiden yang mengagetkan warga sekitar ini berhasil ditangani dengan cepat oleh Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkartan) Kota Jambi.

Menurut Kepala Dinas Damkar dan Penyelamatan Kota Jambi, Mustari Affandy, laporan pertama diterima langsung dari warga sekitar pada pukul 23.30 WIB.

Warga mendatangi langsung Mako Damkartan untuk melaporkan kebakaran yang diduga berasal dari salah satu pompa minyak di SPBU tersebut.

“Begitu laporan diterima, tim langsung bergerak cepat menuju lokasi dan tiba dalam waktu 6 menit. Pemadaman dilakukan secara intensif dengan menerapkan metode 5T: Terencana, Terukur, Terarah, Terlayani dan Tuntas,” ungkap Mustari.

Kronologi menyebutkan api menyambar salah satu kendaraan roda empat dan genset yang berada dekat dengan pompa minyak.

Tak butuh waktu lama, dengan kekuatan penuh sebanyak 30 personel dari Pleton 3 Mako, Pos Albar, dan Pos Kota Baru, serta dukungan 10 armada (termasuk 5 unit armada tempur dan 2 unit supply), kobaran api berhasil dipadamkan dalam waktu 45 menit.

Dalam proses pemadaman, petugas menggunakan sekitar 46.000 liter air dan 100 liter liquit foam untuk memastikan area benar-benar aman dan tidak terjadi penyebaran api lebih luas.

Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun luka dalam kejadian ini.

Hingga saat ini, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan pihak kepolisian.

Tim dari PLN Kota Jambi, Polda Jambi, Polresta Jambi, Polsek Jelutung, serta aparat lingkungan setempat turut hadir membantu proses penanganan dan pengamanan lokasi kejadian.

Damkar Kota Jambi memastikan bahwa layanan ini berjalan sesuai standar operasional berdasarkan Permendagri No. 114 Tahun 2018 tentang Standar Teknis SPM Sub Urusan Kebakaran Daerah Kabupaten/Kota.

“Terima kasih kepada seluruh pihak yang membantu. Dokumentasi dan laporan lengkap akan segera kami sampaikan secara tertulis kepada pimpinan dan instansi terkait,”  tutup Mustari Affandy.(()




Waspada Banjir, Ketinggian Air Sungai Batanghari Meningkat di Kota Jambi

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Ketinggian air Sungai Batanghari yang mengalir melalui Kota Jambi tercatat mengalami kenaikan pada Rabu, 12 Maret 2025.

Menurut hasil pengamatan dari Alat Pengukur Ketinggian Air Manual (AWLR) yang berada di Sungai Batanghari Ancol/Tanggo Rajo, ketinggian air tercatat mencapai 14,77 meter pada pukul 08.05 WIB.

Petugas Posyankar Jambi Timur yang melakukan pemeriksaan pada waktu tersebut mencatatkan adanya kenaikan 10 cm dari hasil pemeriksaan sebelumnya.

Kenaikan ketinggian air ini menjadi perhatian bagi pemerintah setempat, karena Sungai Batanghari merupakan salah satu sungai utama yang mengalir melalui Kota Jambi.

Baca juga:  Banjir Terjang Tahtul Yaman Kota Jambi, Ratusan Rumah Terendam

Baca juga:  Dewas Perumda Tirta Muaro Tebo Dilantik, Bupati Agus Berharap Layanan Meningkat

Terkait kondisi ini Mustari Affandy, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Kota Jambi menyampaikan bahwa, pihaknya telah menetapkan status bencana banjir di kawasan Sungai Batanghari dalam Status SIAGA II.

Status ini menunjukkan adanya potensi bahaya yang memerlukan kewaspadaan tinggi.

“Dengan ketinggian air yang terus meningkat, kami mengimbau kepada masyarakat untuk lebih berhati-hati. Kami terus memantau perkembangan kondisi ini secara berkala, dan jika diperlukan, akan segera dilakukan langkah-langkah pencegahan lebih lanjut,” ujar Mustari Affandy.

Mustari menambahkan, pihaknya terus berkoordinasi dengan instansi terkait untuk memastikan kesiapsiagaan di wilayah yang terdampak potensi banjir.

Baca juga:  Damkar Kota Jambi Evakuasi 20 Warga yang Terdampak Banjir di Suka Karya

Baca juga:  KPK Dalami Kasus Bank BJB, Ridwan Kamil Berpotensi Diperiksa Sebagai Saksi

Selain itu, pihaknya juga sudah mempersiapkan langkah-langkah darurat, seperti posko bantuan, serta patroli di area rawan banjir.

Warga yang tinggal di sekitar aliran Sungai Batanghari, terutama di daerah-daerah yang rentan banjir, diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan dan memantau terus perkembangan ketinggian air.

Banjir dapat terjadi dengan cepat jika air terus naik, sehingga kesiapsiagaan sangat penting untuk mengurangi dampak buruk yang mungkin terjadi.

Pemerintah Kota Jambi, melalui Dinas Damkar dan Penyelamatan, akan terus memberikan informasi terbaru mengenai perkembangan ketinggian air dan status bencana banjir di Sungai Batanghari.(*)