Ramadhipa Kunci Empat Poin di Moto3 Junior Prancis, Modal Penting Jelang Seri Valencia

JAKARTA, SEPUCUKJAMBI.ID – Pebalap muda Indonesia, Muhammad Kiandra Ramadhipa, menunjukkan mental juang tinggi saat menghadapi putaran Moto3 Junior World Championship 2026 di Sirkuit Nevers Magny-Cours, Prancis.

Sempat tercecer hingga posisi ke-18 akibat kesalahan saat start, pebalap binaan PT Astra Honda Motor (AHM) itu berhasil bangkit dan finis di urutan ke-12 untuk membawa pulang tambahan empat poin.

Hasil tersebut menjaga posisi Ramadhipa tetap berada di jajaran lima besar klasemen sementara kejuaraan dunia.

Pebalap berusia 16 tahun asal Sleman, Yogyakarta, itu kini mengoleksi 64 poin dari rangkaian balapan musim 2026.

Turun bersama Honda Asia-Dream Racing Team, Ramadhipa memulai balapan 15 lap dari posisi ke-12.

Namun, awal balapan tidak berjalan sesuai harapan setelah motornya mengalami wheelie saat start sehingga membuatnya kehilangan banyak posisi.

Situasi tersebut membuat Ramadhipa harus memulai perjuangan dari posisi 18. Meski tertinggal dari grup depan, pebalap jebolan Astra Honda Racing School 2022 itu tidak kehilangan momentum.

Dalam tiga lap berikutnya, Ramadhipa tampil agresif dengan melewati tujuh pebalap sekaligus dan kembali masuk persaingan papan tengah.

Ia kemudian berada di posisi ke-11 dan memimpin pertarungan di grup kedua.

Namun, jarak dengan rombongan terdepan sudah terlalu lebar. Selisih waktu yang mencapai lebih dari tiga detik membuat peluang mengejar posisi 10 besar semakin sulit.

Bahkan menjelang akhir balapan, gap tersebut terus melebar hingga lebih dari 15 detik.

Memasuki lap terakhir, Ramadhipa masih mampu mempertahankan posisi terdepan di grupnya. Akan tetapi, satu posisi harus rela dilepas sebelum garis finis sehingga ia mengakhiri balapan di peringkat ke-12.

“Kesalahan saat start membuat motor mengalami wheelie dan saya turun ke posisi ke-18. Rombongan depan sudah terlalu jauh, jadi saya fokus bertarung di grup kedua untuk mengamankan poin,” ujar Ramadhipa.

Menurutnya, hasil di Prancis menjadi bahan evaluasi penting sebelum menghadapi seri berikutnya.

“Ini memang bukan akhir pekan terbaik, tetapi banyak pelajaran yang kami dapat. Saya akan menggunakan jeda musim panas untuk berlatih lebih keras agar bisa tampil lebih kuat di Valencia,” katanya.

Tetap Kompetitif di Papan Atas

General Manager Marketing Planning and Analysis AHM, Andy Wijaya, mengapresiasi perjuangan Ramadhipa yang mampu bangkit setelah mengalami kendala di awal balapan.

Menurutnya, kemampuan untuk tetap fokus dan mengejar poin menunjukkan karakter kompetitif seorang pebalap yang siap bersaing di level dunia.

“Kami melihat semangat yang kuat dari Ramadhipa untuk bangkit dan melesat lebih kencang di setiap kesempatan. Kami optimistis ia akan tampil lebih baik pada seri selanjutnya,” ujar Andy.

Tambahan empat poin dari Prancis membuat Ramadhipa kini berada di posisi kelima klasemen sementara.

Ia masih memiliki peluang bersaing di papan atas karena musim 2026 belum berakhir.

Sepanjang musim ini, performa Ramadhipa terbilang menjanjikan.

Ia telah mencatat tiga kemenangan, masing-masing satu kemenangan di Moto3 Junior World Championship dan dua kemenangan di Red Bull Rookies Cup.

Selain itu, ia juga berhasil meraih satu podium pada seri pembuka musim di Barcelona bersama motor Honda NSF250RW.

Meski saat ini terpaut 30 poin dari pemuncak klasemen, peluang Ramadhipa untuk mengejar posisi teratas masih terbuka.

Target Balik Lebih Kuat di Valencia

Kompetisi Moto3 Junior World Championship 2026 akan memasuki masa jeda musim panas selama hampir enam pekan.

Balapan berikutnya dijadwalkan berlangsung di Circuit Ricardo Tormo, Valencia, Spanyol, pada 4–6 September 2026.

Jeda tersebut akan dimanfaatkan Ramadhipa untuk meningkatkan persiapan fisik, teknik, dan strategi balapan agar mampu kembali bersaing merebut posisi terbaik.

Perjalanan Ramadhipa menjadi salah satu sorotan dalam perkembangan talenta balap muda Indonesia. Konsistensinya di kejuaraan internasional menunjukkan bahwa pebalap Tanah Air memiliki peluang besar bersaing di panggung dunia.(*)




Merah Putih Berkibar di Estoril! Ramadhipa Raih Kemenangan Perdana Moto3 Junior

JAKARTA, SEPUCUKJAMBI.ID – Dunia balap Indonesia kembali mendapat kabar membanggakan dari Eropa.

Pebalap muda binaan PT Astra Honda Motor (AHM), Muhammad Kiandra Ramadhipa, sukses menorehkan sejarah setelah meraih kemenangan perdananya di Moto3 Junior World Championship 2026.

Prestasi itu diraih saat putaran kedua kejuaraan berlangsung di Circuito do Estoril, Portugal, Minggu 14 Juni 2026.

Tampil bersama Honda Asia-Dream Racing Junior Team, Ramadhipa berhasil menaklukkan persaingan sengit dan finis terdepan setelah menjalani duel ketat hingga tikungan terakhir.

Kemenangan tersebut bukan sekadar podium tertinggi biasa. Ramadhipa kini tercatat sebagai pebalap Indonesia pertama yang mampu meraih kemenangan pada dua ajang berbeda di level MotoJunior, yakni Red Bull Rookies Cup dan Moto3 Junior World Championship.

Capaian ini juga mengakhiri penantian Indonesia untuk kembali merasakan kemenangan di MotoJunior sejak Fadillah Arbi Aditama terakhir kali berdiri di podium tertinggi di Barcelona pada 2023.

Balapan di Estoril berlangsung penuh drama. Memulai lomba dari posisi ketujuh, pebalap asal Sleman, Yogyakarta itu langsung menunjukkan kecepatan kompetitif sejak lap awal.

Ramadhipa konsisten berada dalam rombongan terdepan dan terus menjaga peluang untuk bersaing memperebutkan podium.

Persaingan yang berlangsung rapat membuat posisi pebalap terus berubah hampir di setiap lap.

Momentum penting terjadi pada lap kedelapan ketika Ramadhipa berhasil menembus tiga besar berkat manuver agresif namun terukur.

Sejak saat itu, ia mulai menjadi salah satu kandidat kuat peraih kemenangan.

Pertarungan mencapai puncaknya di lap terakhir. Saat memasuki sektor penentuan, Ramadhipa masih berada di posisi ketiga.

Namun dengan keberanian dan ketenangan yang luar biasa, ia melancarkan serangan ke depan dan merebut posisi pertama.

Meski tekanan dari rival terus datang hingga tikungan terakhir, Ramadhipa mampu menjaga fokus dan mempertahankan keunggulan tipis hingga menyentuh garis finis.

Momen kemenangan itu menjadi semakin spesial ketika bendera Merah Putih berkibar di Sirkuit Estoril dan lagu Indonesia Raya berkumandang di podium juara.

Tambahan 25 poin dari kemenangan tersebut membuat Ramadhipa kini mengoleksi 51 poin. Ia menempati posisi kedua klasemen sementara dan hanya terpaut tujuh poin dari pemuncak klasemen.

“Saya sangat senang bisa meraih kemenangan pertama di Moto3 Junior World Championship. Balapan hari ini sangat sulit karena cuaca cukup panas dan persaingan sangat ketat. Saya sempat kehilangan posisi di lap terakhir, tetapi berhasil merebutnya kembali di sektor akhir hingga finis pertama,” ujar Ramadhipa.

Ia mengaku kini fokus mempersiapkan diri menghadapi putaran berikutnya di Jerez dan bertekad mempertahankan tren positif yang telah dibangun sejak awal musim.

Sementara itu, General Manager Marketing Planning & Analysis AHM, Andy Wijaya, menilai kemenangan tersebut menjadi bukti perkembangan signifikan pebalap muda Indonesia di level internasional.

Menurutnya, keberhasilan Ramadhipa menunjukkan bahwa pembinaan berjenjang yang dijalankan AHM mampu melahirkan pebalap yang kompetitif di arena dunia.

“Hasil yang diraih Ramadhipa menjadi pencapaian yang sangat membanggakan. Ia menunjukkan perkembangan performa yang konsisten dan kemampuan bersaing di level internasional. Kami berharap prestasi ini menjadi motivasi bagi generasi muda Indonesia untuk berani mengejar mimpi di dunia balap,” kata Andy.

Moto3 Junior World Championship 2026 selanjutnya akan memasuki putaran ketiga di Circuit de Jerez-Angel Nieto, Spanyol, pada 3 hingga 5 Juli mendatang.

Dengan performa yang terus meningkat dan kepercayaan diri yang sedang tinggi, Ramadhipa kini membawa harapan besar Indonesia untuk kembali mencatatkan sejarah di pentas balap dunia.(*)