Arus Balik Lebaran, Trafik Tol Betung–Tempino Jambi Tembus 10 Ribu Kendaraan

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Arus balik Lebaran 2026 masih berdampak signifikan terhadap lalu lintas di ruas tol wilayah Jambi.

Ruas Tol Betung–Tempino Jambi tercatat tetap mengalami peningkatan volume kendaraan meski tren mulai melandai dibanding hari sebelumnya.

Berdasarkan data dari PT Hutama Karya (Persero), pada 26 Maret 2026 tercatat sebanyak 10.306 kendaraan melintasi ruas tol tersebut.

Angka ini meningkat 33,27 persen dibandingkan trafik normal, menunjukkan mobilitas masyarakat masih tinggi pada masa arus balik.

Plt. EVP Sekretaris Perusahaan Hamdani menyampaikan bahwa secara umum trafik di Jalan Tol Trans Sumatera masih berada di atas rata-rata normal, termasuk di wilayah Jambi.

“Meski terjadi penurunan dibanding hari sebelumnya, volume kendaraan tetap tinggi, terutama pada jalur penghubung antarwilayah dan akses menuju kawasan perkotaan,” ujar Hamdani.

Ia menegaskan, pihaknya terus melakukan pemantauan intensif untuk memastikan layanan jalan tol tetap aman dan lancar selama periode arus balik Lebaran.

Secara keseluruhan, total trafik harian di seluruh ruas tol yang dikelola Hutama Karya mencapai 196.829 kendaraan, atau meningkat hingga 115,95 persen dibandingkan kondisi normal.

Selain ruas Jambi, beberapa ruas tol lain di Trans Sumatera juga mencatat lonjakan signifikan, seperti Tol Sigli–Banda Aceh dan Tol Kuala Tanjung–Tebing Tinggi–Parapat.

Hutama Karya mengimbau masyarakat yang melintas di tol, khususnya di wilayah Jambi, untuk tetap mengutamakan keselamatan berkendara dengan mematuhi rambu lalu lintas, menjaga jarak aman, serta memastikan kondisi kendaraan dan fisik pengemudi dalam keadaan prima.

Pengguna jalan juga disarankan untuk memanfaatkan rest area jika merasa lelah, guna menghindari risiko kecelakaan selama perjalanan arus balik.

Sebagai bentuk komitmen pelayanan, Hutama Karya terus meningkatkan kesiapan petugas, fasilitas pendukung, serta koordinasi lintas sektor guna menjaga kelancaran lalu lintas di Jalan Tol Trans Sumatera selama periode Lebaran 2026.(*)




Waspada Arus Balik! Ini Tips Penting untuk Pengendara Motor dari Honda Sinsen

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID — Setelah momen Idulfitri berakhir, masyarakat mulai kembali ke kota asal dalam arus balik.

Berbeda dengan perjalanan mudik, fase arus balik kerap terasa lebih melelahkan karena kondisi fisik yang menurun, kepadatan lalu lintas, serta tekanan untuk segera tiba di tujuan.

Bagi pengendara sepeda motor, perjalanan ini menjadi tantangan tersendiri.

Selain menghadapi kondisi jalan yang padat, faktor kelelahan juga dapat memengaruhi konsentrasi dan meningkatkan risiko kecelakaan.

Oleh karena itu, penting untuk mempersiapkan perjalanan dengan matang agar tetap aman dan nyaman.

Berikut beberapa tips yang perlu diperhatikan saat arus balik menggunakan sepeda motor:

1. Fleksibel dalam Memilih Rute
Jalur utama biasanya dipadati kendaraan saat arus balik. Pengendara disarankan memanfaatkan informasi lalu lintas terkini untuk mencari jalur alternatif yang lebih lancar, sehingga perjalanan bisa lebih efisien.

2. Pastikan Kondisi Kendaraan Prima
Sepeda motor yang telah digunakan untuk perjalanan mudik perlu dicek kembali sebelum digunakan. Pastikan rem, lampu, ban, dan komponen penting lainnya dalam kondisi baik untuk menghindari risiko di jalan.

3. Perhatikan Kondisi Fisik
Kelelahan menjadi faktor utama yang sering diabaikan. Istirahat yang cukup sebelum berangkat dan berhenti secara berkala saat perjalanan sangat penting untuk menjaga fokus dan keselamatan.

4. Atur Barang Bawaan dengan Bijak
Membawa barang berlebihan dapat mengganggu keseimbangan saat berkendara. Pastikan barang bawaan tidak menghambat pergerakan.

Jika terlalu banyak, gunakan jasa pengiriman untuk mengurangi risiko.

Arus balik memang identik dengan kepadatan dan perjalanan panjang.

Namun, dengan persiapan yang baik dan kesadaran akan keselamatan, perjalanan dapat dilalui dengan lebih aman.

Pengendara juga diimbau untuk selalu menggunakan perlengkapan berkendara lengkap dan menerapkan prinsip berkendara aman demi keselamatan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya.(*)




Arus Balik Lebaran, Tol Betung–Tempino–Jambi Jadi Jalur Sibuk di Sumatera

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Arus balik Lebaran 2026 mulai terasa di sejumlah ruas Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS), termasuk di jalur strategis Tol Betung–Tempino–Jambi yang mencatat peningkatan trafik kendaraan.

PT Hutama Karya (Persero) melaporkan, pada 23 Maret 2026, sebanyak 8.817 kendaraan melintasi ruas tol yang menghubungkan wilayah Jambi tersebut. Angka ini mengalami kenaikan sekitar 17,87 persen dibandingkan kondisi normal.

Lonjakan trafik ini dipicu oleh tingginya mobilitas masyarakat yang masih melakukan perjalanan balik Lebaran maupun aktivitas wisata di berbagai daerah.

Secara keseluruhan, trafik kendaraan di ruas tol yang telah beroperasi di Trans Sumatera mencapai 257.546 kendaraan dalam satu hari. Jumlah tersebut meningkat tajam hingga 184,20 persen dibandingkan trafik normal.

Meski tidak setinggi beberapa ruas lain, Tol Jambi tetap menjadi jalur penting penghubung antarwilayah yang berperan dalam mendukung kelancaran arus balik di Pulau Sumatera.

Selain Tol Jambi, peningkatan signifikan juga terjadi di sejumlah ruas lainnya seperti Tol Terbanggi Besar–Kayu Agung, Palembang–Indralaya–Prabumulih, hingga Pekanbaru–Dumai.

Bahkan, beberapa ruas tol mencatat lonjakan ekstrem, seperti Tol Padang–Sicincin dan Sigli–Banda Aceh yang mengalami kenaikan lebih dari 400 persen dibandingkan kondisi normal.

Di sisi lain, ruas tol yang difungsikan sementara selama arus balik Lebaran juga menunjukkan pergerakan kendaraan yang cukup tinggi. Hal ini menandakan tingginya kebutuhan masyarakat terhadap akses jalan tol yang cepat dan efisien.

PT Hutama Karya menyatakan terus melakukan pemantauan intensif guna memastikan kondisi lalu lintas tetap aman dan lancar selama periode arus balik.

Pengguna jalan tol diimbau untuk merencanakan perjalanan dengan matang, mematuhi rambu lalu lintas, menjaga kecepatan, serta memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima.

Selain itu, pengemudi juga disarankan untuk beristirahat di rest area apabila mengalami kelelahan guna menghindari risiko kecelakaan di jalan tol.

Sebagai operator Jalan Tol Trans Sumatera, Hutama Karya menegaskan komitmennya dalam menjaga kualitas layanan melalui kesiapan petugas, fasilitas pendukung, serta koordinasi dengan berbagai pihak terkait.

Masyarakat juga dapat memantau kondisi lalu lintas secara real-time melalui aplikasi resmi dan kanal informasi digital yang telah disediakan.(*)




Tol Betung–Tempino–Jambi Ramai Saat Mudik, Ini Data Terbarunya

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Arus mudik Lebaran 2026 mulai terasa di ruas Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS), khususnya di wilayah Jambi.

PT Hutama Karya mencatat peningkatan volume kendaraan yang cukup signifikan pada sejumlah ruas tol, termasuk Tol Betung–Tempino–Jambi.

Berdasarkan data per 18 Maret 2026, jumlah kendaraan yang melintas di ruas Tol Betung–Tempino–Jambi (Bayung Lencir–Tempino–Simpang Ness) mencapai 10.443 kendaraan. Angka ini meningkat sekitar 32,90 persen dibandingkan kondisi normal.

Peningkatan trafik ini menunjukkan bahwa ruas tol di Jambi semakin menjadi jalur utama bagi pemudik yang melintas di Sumatera.

Selain menghubungkan antarwilayah, tol ini juga menjadi akses penting menuju kawasan perkotaan dan jalur lintas utama di Sumatera bagian tengah.

Secara keseluruhan, trafik di seluruh ruas JTTS yang telah beroperasi mencapai 188.975 kendaraan dalam satu hari, atau melonjak hingga 109,65 persen dibandingkan hari biasa.

Tak hanya di Jambi, peningkatan juga terjadi di berbagai ruas tol lainnya, seperti Tol Terbanggi Besar–Kayu Agung, Tol Palembang–Indralaya–Prabumulih, hingga Tol Pekanbaru–Dumai.

Hal ini menandakan mobilitas masyarakat yang terus meningkat menjelang Hari Raya Idulfitri.

Sebagai operator JTTS, Hutama Karya terus melakukan pemantauan secara intensif untuk memastikan kondisi lalu lintas tetap aman dan lancar.

Berbagai langkah dilakukan, mulai dari kesiapan petugas di lapangan, fasilitas pendukung, hingga koordinasi dengan pihak terkait.

Hutama Karya mengimbau para pengguna jalan, khususnya yang melintasi Tol Jambi, untuk mempersiapkan perjalanan dengan baik.

Pengemudi diminta mematuhi rambu lalu lintas, menjaga jarak aman, serta memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima.

Selain itu, pemudik juga disarankan untuk beristirahat di rest area jika merasa lelah guna menghindari risiko kecelakaan.

Informasi terkini mengenai kondisi lalu lintas juga dapat diakses melalui aplikasi HK Toll Apps maupun media sosial resmi Hutama Karya.(*)




Pos Mudik Dipantau Langsung Walikota Maulana, Kondisi Aman dan Terkendali

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Wali Kota Jambi, Maulana bersama Wakil Wali Kota Diza Hazra Aljosha melakukan peninjauan langsung ke sejumlah Pos Pelayanan (Pos Yan) dan Pos Pengamanan (Pos PAM), Kamis (19/03/2026).

Kegiatan ini turut didampingi unsur Forkopimda, jajaran Pemerintah Kota Jambi, serta instansi vertikal terkait guna memastikan kesiapan pengamanan arus mudik Lebaran.

Peninjauan dilakukan di beberapa titik strategis, di antaranya Pos Pelayanan Kampung Radja Simpang Rimbo, Pos PAM Aur Duri I, dan Pos PAM Aur Duri II.

Lokasi tersebut dipilih karena menjadi pintu masuk dan keluar utama arus mudik di wilayah Kota Jambi.

Menurut Wali Kota Maulana, pemantauan difokuskan pada titik-titik krusial guna memastikan kelancaran lalu lintas selama periode Lebaran.

Dari hasil peninjauan, Wali Kota memastikan kondisi Kota Jambi menjelang Idulfitri dalam keadaan aman dan kondusif.

“Alhamdulillah semua dalam kondisi baik, baik pos maupun personel yang bertugas. Kita harapkan situasi ini tetap terjaga hingga arus balik nanti,” ujarnya.

Dalam upaya memberikan kenyamanan bagi pemudik, Pemkot Jambi juga mengimbau camat hingga ketua RT untuk ikut memberikan pelayanan, khususnya di wilayah jalur lintas.

Masjid-masjid yang berada di pinggir jalan juga diharapkan dapat menjadi tempat singgah bagi pemudik.

Langkah ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah terhadap masyarakat yang melakukan perjalanan jauh ke kampung halaman.

Selain pengamanan, setiap pos juga dilengkapi tenaga kesehatan untuk mengantisipasi kondisi darurat selama perjalanan mudik.

Pemkot Jambi juga menyediakan layanan call center 112 yang dapat diakses secara gratis selama 24 jam untuk membantu masyarakat dalam kondisi darurat.

Sebagai bentuk apresiasi, Wali Kota Jambi bersama rombongan turut menyerahkan bingkisan Lebaran kepada petugas yang berjaga di setiap pos.

Bantuan tersebut diharapkan dapat mendukung kondisi fisik dan semangat petugas yang bertugas menjaga keamanan selama arus mudik.(*)




Jangan Nekat! Ini Tips Aman Mudik Pakai Sepeda Motor

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Tradisi mudik Lebaran selalu menjadi momen yang dinanti masyarakat untuk kembali ke kampung halaman.

Di Jambi, banyak pemudik memilih sepeda motor sebagai moda transportasi karena dinilai lebih praktis dan efisien.

Namun, perjalanan jarak jauh menggunakan sepeda motor bukan tanpa risiko.

Kepadatan lalu lintas, kondisi cuaca yang berubah-ubah, hingga kelelahan saat berkendara menjadi faktor yang perlu diwaspadai.

Agar perjalanan tetap aman dan nyaman hingga sampai tujuan, ada beberapa tips safety riding yang penting untuk diperhatikan para pemudik.

Rencanakan Perjalanan dengan Matang

Sebelum berangkat, pastikan rute perjalanan sudah direncanakan dengan baik.

Cari informasi terbaru mengenai kondisi jalan, titik SPBU, rest area, hingga posko mudik.

Selain itu, penting juga untuk mengetahui wilayah rawan kemacetan atau tindak kejahatan, serta menyimpan nomor darurat yang bisa dihubungi sewaktu-waktu.

Pastikan Kondisi Motor Prima

Pemeriksaan kendaraan menjadi hal wajib sebelum melakukan perjalanan jauh.

Pastikan seluruh sistem penerangan seperti lampu utama, lampu rem, dan lampu sein berfungsi dengan baik.

Ganti oli mesin agar performa tetap optimal, serta cek kondisi rem dan ban.

Ban yang sudah aus sangat berisiko, terutama saat melewati jalan basah atau licin.

Perhatikan Penumpang dan Barang

Saat mudik menggunakan sepeda motor, jumlah penumpang maksimal hanya satu orang.

Pastikan pengendara dan penumpang menggunakan perlengkapan lengkap seperti helm, jaket, sarung tangan, dan sepatu.

Hindari membawa barang berlebihan. Muatan yang terlalu banyak atau tidak seimbang bisa mengganggu kestabilan motor dan meningkatkan risiko kecelakaan.

Tetap Fokus dan Waspada

Kondisi jalan saat musim mudik cenderung padat. Oleh karena itu, pengendara harus tetap fokus dan menjaga konsentrasi selama perjalanan.

Selalu perhatikan kondisi di depan dan sekitar, serta jaga jarak aman dengan kendaraan lain untuk menghindari potensi bahaya.(*)




Lonjakan Kendaraan dari Jawa, Kapolda Jambi Imbau Pemudik Utamakan Keselamatan

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Untuk memastikan kelancaran arus mudik Lebaran 2026, Krisno H. Siregar turun langsung meninjau kondisi lalu lintas di sejumlah jalur strategis.

Termasuk ruas Tol Jambi–Palembang hingga Pos Pelayanan di kawasan Mestong, Kabupaten Muaro Jambi, Selasa 17 Maret 2026 sore kemarin.

Peninjauan ini dilakukan sebagai langkah antisipasi meningkatnya volume kendaraan yang mulai terasa menjelang puncak arus mudik.

Dalam kegiatan tersebut, Kapolda didampingi jajaran pejabat utama Polda Jambi, mulai dari Dirlantas, Karo Ops, Kabid Humas, hingga Kapolres Muaro Jambi.

Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, arus lalu lintas di wilayah Jambi terpantau mengalami peningkatan, terutama kendaraan pribadi dan bus antarkota dengan pelat nomor dari luar daerah, khususnya dari Pulau Jawa.

“Dari hasil pengecekan di jalur tol perbatasan Sumatera Selatan hingga Mestong, kondisi lalu lintas masih aman dan terkendali. Memang ada peningkatan kendaraan, namun masih bisa diantisipasi dengan baik,” ujar Krisno.

Ia menegaskan bahwa kehadiran personel kepolisian di berbagai titik strategis, termasuk pos pelayanan dan pos pengamanan, merupakan bagian dari upaya memberikan rasa aman bagi masyarakat selama perjalanan mudik.

Selain memastikan kelancaran lalu lintas, Kapolda juga mengingatkan pentingnya keselamatan bagi para pemudik. Ia mengimbau agar pengendara tetap tertib dan tidak memaksakan diri selama perjalanan.

“Keselamatan adalah yang utama. Tidak perlu terburu-buru, yang penting sampai tujuan dengan selamat,” tegasnya.

Dengan pengawasan intensif dari aparat kepolisian serta koordinasi dengan instansi terkait, arus mudik di wilayah Jambi diharapkan dapat berjalan lancar, aman, dan nyaman hingga puncak Lebaran 2026.(*)




Bandara Jambi Padat Jelang Lebaran, Lonjakan Penumpang Capai 3 Persen

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Arus mudik Lebaran 2026 melalui Bandara Sultan Thaha mengalami peningkatan signifikan dibandingkan tahun sebelumnya.

Lonjakan jumlah penumpang bahkan sudah terlihat sejak beberapa hari terakhir.

Eksekutif General Manager Bandara Sultan Thaha Jambi, Ardon Marbun, mengungkapkan bahwa kenaikan arus mudik tahun ini diperkirakan mencapai sekitar 3 persen dibandingkan periode Lebaran sebelumnya.

“Dalam beberapa hari terakhir terjadi peningkatan penumpang yang cukup signifikan. Biasanya berkisar 2.000 hingga 3.000 orang per hari, kini bisa mencapai sekitar 4.500 penumpang,” ujarnya.

Untuk mengantisipasi lonjakan tersebut, pihak bandara telah membuka posko angkutan Lebaran sesuai arahan regulator dari Kementerian Perhubungan.

Posko ini mulai beroperasi beberapa hari lalu guna memastikan kelancaran pelayanan kepada penumpang.

Puncak arus mudik diprediksi terjadi pada Rabu, 18 Maret 2026, seiring meningkatnya mobilitas masyarakat yang hendak pulang kampung menjelang Hari Raya Idul Fitri.

Sementara itu, puncak arus balik atau keberangkatan penumpang dari Jambi diperkirakan terjadi pada 27 hingga 28 Maret 2026.

Dari sisi penerbangan, terdapat sekitar tujuh maskapai yang beroperasi di Bandara Sultan Thaha Jambi, termasuk Lion Group hingga Susi Air yang melayani rute perintis seperti Dabo Singkep dan Kerinci.

Untuk mengakomodasi tingginya permintaan, maskapai juga telah menambah sekitar 82 penerbangan ekstra (extra flight). Bahkan, menjelang Lebaran, tiket penerbangan menuju Jambi dilaporkan sudah habis terjual.

“Untuk arus mudik, penerbangan menuju Jambi hampir seluruhnya penuh. Sedangkan setelah Lebaran, baru terlihat peningkatan pada arus balik dari Jambi ke berbagai daerah,” jelas Ardon.

Dengan lonjakan ini, Bandara Sultan Thaha Jambi menjadi salah satu titik penting pergerakan mudik di wilayah Sumatera, khususnya bagi masyarakat yang memilih transportasi udara.

Pihak bandara mengimbau penumpang untuk datang lebih awal, memastikan dokumen perjalanan lengkap, serta mengikuti aturan penerbangan demi kelancaran perjalanan selama periode mudik Lebaran 2026.(*)




Presiden Prabowo Imbau Pejabat Tidak Gelar Open House Lebaran Berlebihan

JAKARTA, SEPUCUKJAMBI.ID – Prabowo Subianto mengingatkan seluruh menteri dan pejabat pemerintah agar tidak menyelenggarakan open house Lebaran dengan kemewahan berlebihan.

Menurutnya, pejabat negara harus menjadi contoh bagi masyarakat dalam merayakan Hari Raya Idulfitri dengan sederhana.

Pesan tersebut disampaikan Prabowo saat memimpin sidang kabinet paripurna di Istana Negara, Jumat (13/3/2026).

Ia menekankan agar tradisi open house tetap dijalankan secara bijak, tanpa menonjolkan kemewahan yang tidak perlu.

“Kita juga, saya kira harus memberi contoh, open house atau apa, jangan terlalu mewah-mewahan,” kata Prabowo saat arahannya di sidang kabinet paripurna.

Presiden menambahkan bahwa pemerintah perlu menunjukkan kesederhanaan di tengah berbagai kondisi yang dialami masyarakat.

Momen Lebaran menjadi kesempatan bagi para pejabat untuk memberi teladan dalam menjalankan tradisi secara bijak.

“Sudahlah kita di dalam bencana dan juga di suasana ini kita kasih contoh ke rakyat. Tapi kita juga jangan total istilahnya tutup semua acara kita, karena kalau tidak ekonomi kita juga nggak jalan nanti,” jelasnya.

Meski menekankan kesederhanaan, Prabowo menegaskan bahwa kegiatan silaturahmi tetap penting dan dapat dilaksanakan selama dilakukan secara sederhana.

Tradisi open house tidak harus mewah untuk tetap menjaga kebersamaan.

Selain memberikan arahan kepada pejabat, Prabowo juga menyampaikan pesan bagi masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik menjelang Idulfitri.

Ia berharap masyarakat tetap menjaga keselamatan selama perjalanan.

“Untuk mereka yang ingin mudik nanti, saya ucapkan sebelumnya, selamat mudik dan jaga diri masing-masing di rumah,” ucapnya.

Dengan imbauan tersebut, pemerintah ingin menekankan pentingnya kesederhanaan dan teladan bagi pejabat negara.

Tujuannya agar Lebaran dapat dirayakan dengan hangat, penuh kebersamaan, namun tetap sederhana tanpa kemewahan yang berlebihan.(*)




Jelang Nyepi dan Lebaran, Pemerintah Berlakukan WFA di Akhir Maret 202

JAKARTA, SEPUCUKJAMBI.ID – Pemerintah berencana menerapkan kebijakan work from anywhere (WFA) pada sejumlah hari di Maret 2026 sebagai langkah strategis untuk mengatur mobilitas masyarakat menjelang libur panjang Nyepi dan Lebaran.

Kebijakan ini diharapkan dapat menekan kepadatan perjalanan tanpa menghambat aktivitas ekonomi nasional.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengungkapkan bahwa skema WFA akan diberlakukan dalam dua periode, yakni pada 16–17 Maret 2026 serta 25, 26, dan 27 Maret 2026.

Rencana tersebut disampaikan dalam acara Pertemuan Tahunan Industri Jasa Keuangan (PTIJK) yang digelar di Jakarta.

“Work from anywhere direncanakan pada tanggal 16–17 dan kemudian 25, 26, serta 27 Maret,” ujar Airlangga dalam sambutannya di Hotel Bidakara, Jakarta, Kamis (5/2/2026).

Menurut Airlangga, kebijakan WFA merupakan bagian dari paket stimulus pemerintah pada kuartal pertama 2026.

Selain pengaturan pola kerja, pemerintah juga menyiapkan stimulus transportasi serta bantuan sosial guna menjaga daya beli masyarakat sekaligus memastikan kelancaran mobilitas selama musim libur panjang.

Penerapan WFA ditujukan untuk memberikan fleksibilitas kepada para pekerja agar dapat mengatur perjalanan mudik atau liburan lebih awal tanpa harus mengambil cuti panjang.

Dengan demikian, arus perjalanan diharapkan dapat tersebar dan tidak terpusat pada satu waktu tertentu.

Pemerintah menilai skema kerja fleksibel ini mampu menjaga produktivitas karena aktivitas kerja tetap berjalan meski sebagian masyarakat melakukan perjalanan.

Dalam beberapa periode libur sebelumnya, kebijakan serupa terbukti efektif mengurangi tekanan pada infrastruktur transportasi dan kepadatan lalu lintas.

Saat ini, pemerintah masih mematangkan aturan teknis pelaksanaan WFA melalui koordinasi lintas kementerian dan lembaga.

Setiap instansi nantinya akan menyesuaikan pengaturan kerja agar pelayanan publik tetap berjalan optimal meskipun sebagian pegawai bekerja dari lokasi berbeda.

Langkah ini menjadi bagian dari upaya pemerintah menyeimbangkan kebutuhan mobilitas masyarakat dengan stabilitas ekonomi nasional, terutama menjelang momentum libur besar yang selalu berdampak signifikan terhadap pergerakan orang dan barang di seluruh Indonesia.(*)