Main Excavator Mini di Kota Jambi, Arena RC Jadi Spot Rekreasi Baru

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Warga Kota Jambi kini memiliki alternatif tempat rekreasi baru yang unik dan berbeda dari biasanya.

Arena RC Jambi resmi hadir sebagai pusat hiburan yang menyuguhkan permainan remote control (RC) bertema alat berat, cocok dinikmati oleh anak muda hingga orang dewasa.

Berlokasi di kawasan strategis Tugu Keris Siginjai sakti, Kotabaru, Arena RC Jambi menawarkan pengalaman mengendalikan excavator dan dump truck mini menggunakan remote control.

Konsep ini menghadirkan sensasi bermain yang tidak hanya menghibur, tetapi juga bernuansa edukatif.

Pengunjung dapat mencoba berbagai wahana yang tersedia, mulai dari excavator RC hingga dump truck RC yang dimainkan di area taman mini.

Saat ini, Arena RC Jambi menyediakan empat unit excavator RC dan satu unit dump truck RC yang siap dimainkan oleh pengunjung.

Soal tarif, Arena RC Jambi menawarkan harga yang terjangkau untuk semua kalangan.

Pengunjung cukup membayar Rp5.000 untuk durasi bermain 7 menit, Rp10.000 untuk 15 menit, dan Rp15.000 untuk 25 menit.

Dengan harga tersebut, pengunjung sudah bisa merasakan pengalaman unik mengoperasikan alat berat mini layaknya di dunia nyata.

Arena RC Jambi mulai beroperasi setiap hari pada pukul 16.00 WIB hingga selesai.

Jam operasional ini membuatnya cocok menjadi pilihan hiburan sore hari, baik bersama teman maupun keluarga.

Owner Arena RC Jambi, Adun, mengatakan bahwa kehadiran wahana ini diharapkan dapat menambah variasi hiburan masyarakat sekaligus menghidupkan ruang publik di Kota Jambi.

“Kami ingin menghadirkan hiburan yang sederhana tapi seru, bisa dinikmati anak muda sampai orang dewasa. Arena RC Jambi kami hadirkan sebagai tempat rekreasi yang aman, terjangkau, dan bisa menjadi sarana refreshing setelah beraktivitas,” ujar Adun.

Ia menambahkan, lokasi Arena RC Jambi yang berada di pusat keramaian seperti kawasan MTQ dan Tugu Keris menjadi nilai tambah tersendiri.

Dengan konsep permainan yang unik, pihaknya optimistis Arena RC Jambi dapat menarik minat masyarakat dan menjadi destinasi rekreasi baru yang ikonik di Kota Jambi.

Dengan permainan yang berbeda dari hiburan pada umumnya serta harga yang ramah di kantong, Arena RC Jambi diprediksi akan menjadi salah satu spot favorit warga untuk menghabiskan waktu luang.(*)




Maulana Buka MTQ ke-55, Kota Jambi Siap Jadi Tuan Rumah MTQ Provinsi 2026

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Syiar Islam terbesar di Kota Jambi, Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-55 Tahun 2025, resmi dibuka pada Sabtu malam (29/11/2025) di Lapangan Bola RT 05 Kelurahan Tanjung Johor, Kecamatan Pelayangan.

Pembukaan dilakukan oleh Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M, bersama Wakil Wali Kota sekaligus Ketua LPTQ Kota Jambi, Diza Hazra Aljosha.

MTQ ke-55 ini merupakan salah satu upaya Pemerintah Kota Jambi dalam memberantas buta aksara Al-Qur’an dan membentuk generasi Qur’ani yang berakhlak mulia.

Program ini sekaligus mendukung visi Kota Jambi BAHAGIA (Bersih, Aman, Harmonis, Agamis, Inovatif dan Sejahtera) di bawah kepemimpinan Maulana–Diza.

Pelaksanaan MTQ berlangsung mulai 29 November hingga 3 Desember 2025. Sebanyak 619 kafilah dari 11 kecamatan mengikuti 13 cabang lomba untuk memperebutkan piala bergilir.

Selain itu, Ketua TP PKK Kota Jambi, Dr. dr. Hj. Nadiyah Maulana, Sp.OG., juga membuka kegiatan lomba bazar yang menampilkan UMKM dan produk khas daerah.

Acara pembukaan diawali defile kafilah dengan mengusung tema: “Dengan Musabaqah Tilawatil Qur’an ke-55 Tingkat Kota Jambi Kita Bangun Generasi Cerdas dan Berakhlakul Karimah Menuju Kota Jambi Bahagia.”

Pembukaan ditandai penempelan telapak tangan Wali Kota dan Wakil Wali Kota pada perangkat digital sebagai simbol era MTQ modern yang memanfaatkan teknologi. Dilanjutkan dengan prosesi penaikan bendera MTQ.

Acara berlangsung meriah dan khidmat dengan penampilan qori dan qoriah terbaik. Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua TP PKK Kota Jambi Nadiyah Maulana, Sekda A. Ridwan, Ketua DWP Kota Jambi Sri Hartati Ridwan, tokoh adat, organisasi keagamaan, dan unsur Forkopimda.

Dalam sambutannya, Wali Kota Maulana menyampaikan rasa bangga atas semangat para peserta.
“Antusias masyarakat dan kafilah dari seluruh kecamatan menunjukkan kuatnya semangat bermusyabaqah,” ujarnya.

Maulana menegaskan bahwa MTQ tahun ini menjadi momentum penting mengingat pada 2026 Kota Jambi menjadi tuan rumah MTQ Tingkat Provinsi Jambi.

“Kita sudah empat kali berturut-turut menjadi juara umum. Insya Allah, saat menjadi tuan rumah nanti prestasi tersebut dapat dipertahankan,” katanya.

Ia menekankan bahwa MTQ bukan hanya ajang lomba membaca dan menghafal Al-Qur’an, tetapi sarana menumbuhkan kecintaan masyarakat pada nilai-nilai Qur’ani.

“MTQ adalah ruang untuk mendekatkan diri kepada Al-Qur’an, memahami, dan mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari,” tegasnya.

Wakil Wali Kota Diza juga berharap penyelenggaraan MTQ tingkat kota dapat menjadi modal kuat menuju MTQ tingkat provinsi tahun depan.

“Semangat kafilah menjadi modal penting, bukan hanya untuk hasil terbaik, tetapi juga keberhasilan pelaksanaan,” ujarnya.

Usai pembukaan, Wali Kota, Wakil Wali Kota, dan tamu undangan meninjau 11 stan bazar kecamatan yang menampilkan UMKM, kuliner Jambi, batik, dan kerajinan. Setiap stan mengusung desain bertema masjid sesuai semangat syiar MTQ.

Pemkot Jambi berharap MTQ ke-55 tingkat Kota Jambi berjalan lancar dan melahirkan qori dan qoriah terbaik yang dapat mengharumkan nama daerah di tingkat provinsi, nasional, hingga internasional.(*)




Walikota Maulana Buka MTQ ke-55 Kota Jambi, Siapkan Generasi Cerdas dan Berakhlak

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Walikota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M., bersama Wakil Walikota Jambi Dizha Hazra Aljosha, SE, MA, secara resmi membuka Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-55 tingkat Kota Jambi pada Sabtu malam, 29 November 2025.

Acara digelar di Lapangan Bola RT 05, Kelurahan Tanjung Johor, Kecamatan Pelayangan, Kota Jambi.

Acara dibuka dengan tema “Dengan Musabaqah Tilawatil Qur’an ke-55 Tingkat Kota Jambi, kita bangun generasi yang cerdas dan berakhlakul karimah menuju Kota Jambi Bahagia.”

MTQ tingkat kota Jambi berlangsung selama 5 hari, dari 29 November hingga 3 Desember 2025, dan diikuti oleh 11 kecamatan yang siap bersaing memperebutkan piala bergilir MTQ tingkat kota.

Kecamatan Pelayangan menjadi tuan rumah pada MTQ tahun ini. Jumlah peserta kafilah dari tiap kecamatan sebagai berikut:

  • Kecamatan Jelutung: 50 peserta

  • Kecamatan Danau Teluk: 48 peserta

  • Kecamatan Paal Merah: 51 peserta

  • Kecamatan Alam Barajo: 60 peserta

  • Kecamatan Pasar Jambi: 59 peserta

  • Kecamatan Telanaipura: 57 peserta

  • Kecamatan Jambi Selatan: 55 peserta

  • Kecamatan Jambi Timur: 70 peserta

  • Kecamatan Kota Baru: 67 peserta

  • Kecamatan Danau Sipin: 42 peserta

  • Kecamatan Pelayangan (tuan rumah): 60 peserta

Selain itu, Kota Jambi juga telah ditunjuk sebagai tuan rumah MTQ tingkat Provinsi Jambi 2026, yang menjadikan pelaksanaan MTQ ke-55 sebagai persiapan awal.

Pembukaan MTQ ditandai dengan beberapa prosesi simbolis, antara lain:

  1. Menempelkan telapak tangan Walikota dan Wakil Walikota diikuti seluruh tamu kehormatan.

  2. Tanda tangan di atas lukisan pasir, menegaskan pembukaan resmi MTQ.

  3. Pengibaran bendera MTQ, menandai dimulainya kegiatan.

Acara pembukaan juga diwarnai drama kolosal berjudul “Tsamaratul Insan” yang digarap oleh Kecamatan Pelayangan di bawah binaan Camat H. Gazali, SE, MA.

Drama ini menggambarkan sejarah berdirinya pondok pesantren di Seberang Kota Jambi, termasuk pendirian empat madrasah bersejarah:

  • Madrasah Nurul Iman (1915)

  • Madrasah Sa’adatuddaren (1920)

  • Madrasah Al-Jauharen (1922)

  • Madrasah Nurul Islam (1922)

Beberapa madrasah ini kemudian berkembang menjadi pesantren modern, menjadikan Tsamaratul Insan sebagai pionir pendirian lembaga pendidikan di Kota Jambi.

Walikota Maulana memberikan apresiasi tinggi terhadap drama kolosal ini, dan drama tersebut akan ditampilkan kembali pada pembukaan MTQ tingkat Provinsi Jambi 2026.

Walikota Maulana menegaskan bahwa, MTQ bukan sekadar ajang perlombaan, tetapi juga media pembinaan generasi muda dalam memahami nilai Al-Qur’an.

“Termasuk meningkatkan kecerdasan spiritual, dan menanamkan akhlakul karimah,” kata dia.(*)