Cara Mengatasi Haus Saat Berpuasa, Cocok untuk Cuaca Panas dan Aktivitas Padat

SEPUCUKJAMBI.ID – Rasa haus menjadi salah satu tantangan terbesar saat menjalani puasa, terutama ketika cuaca panas atau aktivitas harian padat.

Tubuh yang tidak mendapatkan asupan cairan selama berjam-jam akan memberi sinyal berupa tenggorokan kering dan lemas.

Namun, ada beberapa strategi yang bisa diterapkan sejak sahur hingga berbuka agar tubuh tetap terhidrasi lebih lama.

6 Langkah Agar Tubuh Tidak Cepat Haus Saat Puasa

  1. Penuhi Kebutuhan Cairan Saat Sahur
    Minumlah air putih cukup sebelum imsak. Konsumsi secara bertahap agar tubuh menyerapnya optimal. Pola minum teratur membantu tubuh memiliki cadangan cairan sepanjang hari.

  2. Hindari Minuman Berkafein
    Kopi, teh, atau minuman bersoda bersifat diuretik dan dapat membuat tubuh lebih sering buang air kecil. Mengurangi kafein saat sahur membantu rasa haus datang lebih lambat.

  3. Pilih Makanan Kaya Air
    Buah dan sayuran seperti semangka, melon, mentimun, dan tomat membantu menjaga hidrasi tubuh. Mengonsumsi makanan ini saat sahur memperlambat munculnya rasa haus.

  4. Kurangi Makanan Asin dan Berlemak
    Garam berlebih bisa mempercepat kehilangan cairan, sedangkan makanan berlemak cenderung memperlambat pencernaan dan membuat tubuh kurang nyaman. Pilih menu sahur seimbang dengan karbohidrat kompleks, protein, dan sayuran.

  5. Minum Bertahap Saat Berbuka
    Hindari langsung minum banyak air sekaligus. Minum sedikit demi sedikit membantu tubuh menyerap cairan lebih baik dan mencegah perut kembung.

  6. Batasi Aktivitas Berat di Siang Hari
    Paparan sinar matahari dan aktivitas fisik berlebihan meningkatkan pengeluaran cairan melalui keringat. Atur jadwal aktivitas agar tidak terlalu menguras energi saat berpuasa.

Menjaga tubuh tetap terhidrasi bukan hanya soal jumlah air yang diminum, tetapi juga pola makan dan kebiasaan sehari-hari.

Dengan strategi tepat, rasa haus bisa lebih terkendali, puasa tetap lancar, dan tubuh bugar hingga waktu berbuka.(*)