Dari Sade hingga Mandalika, MAXi Tour Yamaha Tuntaskan Eksplorasi Lombok 360°

LOMBOK, SEPUCUKJAMBI.ID – Yamaha kembali melanjutkan perjalanan MAXi Tour Boemi Nusantara (MTBN) dengan menghadirkan etape ke-7 yang berlangsung pada 14–16 Juni 2026 di Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat.

Pada seri kali ini, para peserta diajak menjelajahi Lombok secara menyeluruh melalui konsep “Lombok 360 Derajat” yang melintasi berbagai wilayah, mulai dari Lombok Selatan, Tengah, Timur, Utara, hingga Barat, sebelum berakhir di Mataram.

Perjalanan ini tidak sekadar touring jarak jauh, tetapi juga menghadirkan pengalaman lengkap yang memadukan kekayaan budaya lokal, panorama alam pegunungan, jalur pesisir yang eksotis, hingga kegiatan peduli lingkungan yang memberi nilai lebih bagi para peserta.

Konsep Lombok 360 Derajat menjadi daya tarik utama karena memberikan kesempatan bagi peserta untuk merasakan beragam karakter Pulau Lombok dalam satu rangkaian perjalanan yang utuh.

Eksplorasi Budaya hingga Ikon Mandalika

Rangkaian perjalanan dimulai dari kawasan Praya dengan kunjungan ke Desa Adat Sade, salah satu desa budaya yang menjadi kebanggaan masyarakat Lombok.

Di lokasi ini, peserta disambut hangat oleh masyarakat setempat yang masih menjaga tradisi Suku Sasak secara turun-temurun.

Selain menikmati suasana desa yang masih kental dengan budaya lokal, peserta juga disuguhkan pertunjukan tradisional seperti Gendang Beleq dan Peresean yang menjadi identitas budaya masyarakat Lombok.

Perjalanan kemudian berlanjut ke kawasan Pertamina Mandalika International Circuit, salah satu ikon kebanggaan Nusa Tenggara Barat yang telah dikenal di level internasional.

Kehadiran rombongan MAXi Yamaha di kawasan ini menjadi bagian dari pengalaman touring yang memadukan budaya, pariwisata, dan kebanggaan daerah.

Jalur Pegunungan Sembalun hingga Aksi Peduli Lingkungan

Dari Mandalika, rombongan melanjutkan perjalanan menuju kawasan Sembalun yang terkenal dengan panorama alam pegunungan di kaki Gunung Rinjani.

Jalur berkelok dengan tanjakan menantang menuju kawasan Kebun Kopi menjadi salah satu titik yang memberikan pengalaman berkendara berbeda bagi peserta.

Beragam kondisi jalan yang dilalui sepanjang rute menjadi pengujian nyata terhadap kenyamanan dan performa jajaran skutik MAXi Yamaha yang digunakan dalam perjalanan jarak jauh.

Tidak hanya fokus pada pengalaman berkendara, kegiatan ini juga diisi dengan aksi peduli lingkungan berupa pelepasan tukik atau anak penyu di kawasan Konservasi Penyu Pantai Nipah.

Aktivitas ini menjadi bentuk kontribusi terhadap pelestarian ekosistem laut sekaligus edukasi bagi peserta mengenai pentingnya menjaga keberlanjutan alam.

Jalur Pesisir Sekotong Jadi Penutup Touring

Perjalanan Lombok 360 Derajat kemudian berlanjut menyusuri jalur pesisir di kawasan Lombok Barat hingga Sekotong.

Hamparan laut biru yang berdampingan langsung dengan jalur perjalanan menghadirkan pengalaman touring yang memanjakan mata sebelum akhirnya rombongan kembali ke Lombok Selatan.

Kombinasi antara pegunungan, budaya, dan pesisir menjadikan rute ini sebagai salah satu pengalaman touring paling lengkap dalam rangkaian MAXi Tour Boemi Nusantara.

Komunitas MAXi Yamaha dan Antusiasme Riders

Etape ke-7 ini juga mendapat sambutan hangat dari komunitas Yamaha Riders Federation Indonesia (YRFI) Nusa Tenggara Barat.

Kehadiran anggota komunitas, termasuk AEROX Ladies, menambah semarak kegiatan sekaligus memperkuat solidaritas antar pengguna MAXi Yamaha.

Menurut salah satu peserta, Satria Katana, konsep touring Lombok 360 Derajat memberikan pengalaman yang menyeluruh karena menghadirkan berbagai karakter perjalanan dalam satu rangkaian.

Ia juga menyoroti kenyamanan berkendara yang didukung fitur seperti Y-Shift pada NMAX “TURBO” serta aplikasi Y-Connect (Y-ON) yang membantu merekam perjalanan secara digital.

Touring yang Menghubungkan Alam dan Komunitas

MAXi Tour Boemi Nusantara Etape 7 di Lombok menegaskan bahwa touring bukan hanya soal perjalanan, tetapi juga tentang pengalaman, kebersamaan, dan kepedulian terhadap lingkungan.

Dengan konsep yang memadukan budaya, alam, komunitas, dan teknologi, kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat ekosistem MAXi Yamaha di Indonesia sekaligus memperkenalkan keindahan Nusantara dari perspektif yang lebih luas.

Rangkaian MAXi Tour Boemi Nusantara masih akan berlanjut ke etape berikutnya dengan destinasi berbeda yang siap menghadirkan pengalaman touring yang tak kalah menarik.(*)




Serunya MAXi Tour Boemi Nusantara Etape Jawa Barat, Eksplor Kampung Naga hingga Keraton Kasepuhan

BANDUNG, SEPUCUKJAMBI.ID – Rangkaian MAXi Tour Boemi Nusantara (MTBN) 2026 kembali berlanjut.

Setelah sukses menjelajahi sejumlah destinasi menarik di Lampung, kali ini Yamaha mengajak peserta menyusuri keindahan alam dan kekayaan budaya Jawa Barat dalam etape keempat perjalanan nasional tersebut.

Etape Jawa Barat menjadi pembuka eksplorasi Pulau Jawa yang menghadirkan pengalaman touring berbeda.

Tidak hanya menikmati sensasi berkendara jarak jauh menggunakan lini skutik premium MAXi Yamaha, peserta juga diajak mengenal lebih dekat pesona alam serta budaya khas Tanah Pasundan yang masih terjaga hingga saat ini.

Puluhan peserta yang terdiri dari rekan media memulai perjalanan dari Kota Bandung menuju Tasikmalaya melalui Garut, sebelum melanjutkan perjalanan ke Majalengka dan berakhir di Kota Cirebon.

Rute tersebut dipilih karena menawarkan karakter jalan yang beragam, mulai dari jalur perkotaan, pegunungan, tikungan tajam, hingga tanjakan dan turunan yang menantang.

Chief Yamaha Area DDS 2 Jawa Barat PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing, Fitri Agusthadi P., mengatakan bahwa kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Yamaha untuk menghadirkan pengalaman berkendara yang tidak hanya menyenangkan, tetapi juga mampu menginspirasi peserta untuk lebih mengenal kekayaan alam dan budaya Indonesia.

Destinasi pertama yang dikunjungi adalah Kampung Naga di Tasikmalaya. Kawasan adat tersebut dikenal sebagai salah satu kampung tradisional Sunda yang masih mempertahankan nilai budaya dan tradisi leluhur hingga saat ini.

Di lokasi tersebut, peserta berkesempatan mencoba langsung proses menganyam kerajinan tangan khas masyarakat setempat serta berinteraksi dengan para tokoh adat.

Perjalanan kemudian berlanjut menuju kawasan Terasering Panyaweuyan di Majalengka.

Hamparan sawah bertingkat yang membentang di perbukitan menjadi salah satu daya tarik utama yang memanjakan mata para peserta selama perjalanan.

Tidak jauh dari lokasi tersebut, rombongan juga diajak menikmati suasana alami kawasan sungai Bantaragung yang terkenal dengan kejernihan air dan suasana alam yang masih asri.

Selain menyuguhkan panorama alam yang memukau, jalur touring kali ini juga menjadi ajang pembuktian performa skutik MAXi Yamaha.

Dengan total jarak tempuh sekitar 260 kilometer, peserta harus menghadapi berbagai kondisi jalan seperti tanjakan curam, turunan panjang, dan tikungan tajam.

Berbagai fitur unggulan yang tersedia pada lini MAXi Yamaha seperti Anti-lock Braking System (ABS), Traction Control System (TCS), serta penggunaan ban bertapak lebar memberikan rasa aman dan stabil saat melintasi medan yang beragam.

Kegiatan ini juga mendapat sambutan positif dari pemerintah daerah. Dalam sesi Community Gathering di Tasikmalaya, Yamaha turut memperkenalkan berbagai produk dan layanan pendukung, termasuk Yamalube TURBO Matic yang dikembangkan khusus untuk skutik MAXi Yamaha serta layanan purnajual YES24H.

Perjalanan kemudian ditutup di Kota Cirebon dengan kunjungan ke Keraton Kasepuhan Cirebon.

Momen tersebut menjadi salah satu agenda spesial karena peserta berkesempatan bertemu langsung dengan Sultan Keraton Kasepuhan Cirebon, Kanjeng Gusti Pangeran Raja Adipati Sultan Sepuh XV Luqman Zulkaedin.

Menurut Sultan Sepuh XV, kegiatan MAXi Tour Boemi Nusantara memiliki nilai positif karena turut membantu memperkenalkan sekaligus melestarikan kekayaan budaya, adat, dan tradisi yang dimiliki Jawa Barat kepada masyarakat luas.

Usai menyelesaikan etape Jawa Barat, perjalanan MAXi Tour Boemi Nusantara 2026 akan berlanjut menuju wilayah Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta untuk menghadirkan pengalaman eksplorasi berikutnya yang tidak kalah menarik.(*)