Pengukuhan Dewan Pengupahan, Walikota Maulana Tekankan Pentingnya Investasi dan Lapangan Kerja

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Wali Kota Jambi, Maulana, memberikan tanggapan positif terkait pengukuhan Dewan Pengupahan di Kota Jambi.

Menurutnya, keberadaan dewan ini menjadiS salah satu instrumen penting untuk menciptakan keseimbangan antara hak pekerja dan kepentingan pengusaha.

“Dengan pengukuhan ini, para anggota dewan bekerja menjaga hubungan harmonis antara serikat pekerja dan pengusaha. Pengusaha tentu ingin investasi menguntungkan, namun di sisi lain, hak pekerja harus tetap dijaga. Di sinilah peran LKS Trits untuk mengkomunikasikan agar semua pihak bisa berjalan seimbang,” ujar Maulana.

Wali Kota Maulana juga menekankan bahwa pembangunan beberapa sentra ekonomi baru serta konektivitas antar daerah.

Termasuk rencana pembangunan flyover di Ciptol pada 2027, membuka peluang besar bagi masuknya investasi.

“Kalau investasi masuk, lapangan pekerjaan terbuka, pengangguran bisa diturunkan. Pertumbuhan ekonomi meningkat, dan kesejahteraan masyarakat bisa tercapai,” tambahnya.

Menurut Maulana, kunci keberhasilan adalah terciptanya hubungan harmonis antara pekerja dan pengusaha.

Dengan begitu, semua pihak diuntungkan: investor mendapatkan keuntungan, pekerja memperoleh haknya, dan Kota Jambi maju secara ekonomi.(*)




Wali Kota Maulana Apresiasi Kepedulian Warga, Perluas Makam di Talang Bakung

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID  – Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M, menghadiri sekaligus meresmikan perluasan area Makam Mahkamah 1 yang berlokasi di RT 26, 27, dan 28 Kelurahan Talang Bakung dan Kelurahan Payo Selincah, pada Minggu 23 November 2025.

Dalam acara tersebut, Wali Kota Maulana mengungkapkan apresiasinya kepada masyarakat yang telah berinisiatif melakukan penambahan 21 tumbuk swadaya demi memenuhi kebutuhan ruang pemakaman di wilayah tersebut.

“Saya sebagai Wali Kota Jambi sangat mengapresiasi kepedulian warga. Penambahan 21 tumbuk swadaya ini menunjukkan kebersamaan dan kepedulian masyarakat kita,” ujar Maulana.

Ia juga menyoroti bahwa sebagian warga di beberapa kecamatan terpaksa membeli lahan pemakaman di luar kota karena keterbatasan ruang.

Oleh sebab itu, Pemerintah Kota Jambi terus mendorong ketersediaan fasilitas pemakaman yang layak dan memadai bagi seluruh warga.

Wali Kota Maulana menegaskan pentingnya menjaga kebersihan dan kerapian, setiap area pemakaman sebagai bentuk penghormatan kepada para pendahulu.

“Kami berharap seluruh pemakaman di Kota Jambi dapat dijaga agar tetap bersih dan indah. Ini merupakan wujud penghargaan kita kepada orang tua dan para pendahulu,” tambahnya.

Peresmian ini sekaligus menjadi komitmen Pemerintah Kota Jambi dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

Termasuk penyediaan fasilitas pemakaman yang manusiawi, tertata, dan mudah dijangkau.(*)




Walikota Maulana Sukses Dorong Inovasi LAGRO KOJA Hingga Masuk Top 3 Nasional

JAKARTA, SEPUCUKJAMBI.ID – Komitmen Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi dalam mempercepat pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs) melalui kemitraan inklusif kembali membuahkan hasil.

Kota Jambi berhasil menembus Top 3 Nasional dalam kategori inovasi pada ajang Integrate Sustainable Indonesia Movement (I-SIM) 2025 yang digelar Kementerian PPN/Bappenas bersama Badan Gizi Nasional (BGN), PT Surveyor Indonesia, dan APEKSI.

Penghargaan tersebut diraih setelah melalui penjurian Top 5 Kabupaten/Kota Peserta I-SIM 2025 yang berlangsung di Aula Graha Surveyor Indonesia, Jakarta, Senin (17/11/2025).

Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M, menyampaikan presentasi terkait inovasi unggulan Lahan Abadi Agro Kota Jambi (LAGRO KOJA) di hadapan dewan juri yang terdiri dari unsur Pentahelix: pemerintah, akademisi, serta dunia usaha.

LAGRO KOJA: Inovasi Ketahanan Pangan Kota Jambi

LAGRO KOJA merupakan kolaborasi lintas sektor yang melibatkan Pemkot Jambi bersama Bank Indonesia, BULOG, BMKG, BRMP, dan BPS.

Program ini memanfaatkan lahan Balai Produksi Benih Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan (BPBTPHP) seluas 13,5 hektare sebagai kawasan pertanian hortikultura berkelanjutan.

Program ini bertujuan menjaga ketersediaan pangan lokal, menstabilkan harga komoditas, serta menjadi pusat edukasi dan percontohan pertanian hortikultura.

Fokus utama komoditas adalah cabai merah, cabai rawit, dan bawang merah agar tersedia sepanjang tahun, sekaligus memperkuat ketahanan pangan Kota Jambi.

Produksi Cabai 9–10 Ton per Hektare

LAGRO KOJA lahir dari permasalahan tingginya inflasi yang sempat terjadi akibat lonjakan harga cabai.

Kebutuhan cabai Kota Jambi mencapai 12 ton per hari, sementara 82 persen pasokannya berasal dari luar daerah.

Melalui program ini, Pemkot memanfaatkan lahan pemerintah dan memberdayakan masyarakat serta kelompok tani.

“Satu hektare lahan LAGRO mampu menghasilkan 9–10 ton cabai, jauh di atas pertanian biasa yang hanya sekitar 6,5 ton per hektare. Saat ini total produksi dari LAGRO mencapai sekitar 100 ton,” jelas Maulana.

Selain menekan inflasi, LAGRO KOJA juga meningkatkan pendapatan petani dan dikembangkan sebagai kawasan agrowisata yang diminati pelajar dan masyarakat.

Penilaian Objektif dan Berintegritas

Maulana menyampaikan rasa syukur atas capaian Kota Jambi dan mengapresiasi seluruh penyelenggara, termasuk PT Surveyor Indonesia dan APEKSI.

“Alhamdulillah, penilaian dilakukan secara objektif oleh para profesional yang berintegritas. Semoga hasil terbaik menjadi milik kita,” ujarnya.

Keberhasilan masuk Top 3 menjadi momentum bagi Kota Jambi untuk memperkuat komitmen mewujudkan pembangunan berkelanjutan serta ketahanan pangan yang adaptif.

Pengumuman peringkat dan penyerahan penghargaan Top 3 I-SIM 2025 dijadwalkan berlangsung pada Rabu, 19 November 2025.(*)




Wali Kota Jambi Maulana Ajak Generasi Muda Hidupkan Nilai Pahlawan, di Tengah Agenda Lemhanas 2025

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Saat mengikuti rangkaian kegiatan Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhanas) RI tahun 2025, Wali Kota Jambi Dr dr H Maulana, MKM menyerukan agar nilai kepahlawanan terus dikobarkan di kalangan generasi muda.

Acara peringatan Hari Pahlawan yang berlangsung di Kota Jambi ini menjadi momentum penting bagi Pemkot Jambi untuk menggugah kesadaran akan pentingnya persatuan, pengabdian, dan inovasi dalam membangun daerah.

Maulana menekankan bahwa, perjuangan para pahlawan bukan hanya milik masa lampau, melainkan harus diterjemahkan dalam karya nyata hari ini.

“Momentum Hari Pahlawan jangan hanya dijadikan seremonial rutin. Kita harus menjadikan spirit perjuangan sebagai spirit inovasi, pengabdian, dan kebersamaan dalam membangun Kota Jambi yang lebih baik,” ujar Maulana.

Maulana menyampaikan bahwa, tantangan pembangunan di era modern bukan hanya soal infrastruktur dan ekonomi, tetapi juga soal ketahanan bangsa nilai yang menjadi fokus Lemhanas.

Ia mengajak generasi muda Kota Jambi untuk mengambil peran aktif: melalui pendidikan, kreativitas, dan kolaborasi, bukan melalui cara lama yang usang.

“Saat ini senjata utama kita adalah kecerdasan, inovasi, dan solidaritas. Nilai kejujuran, kebersamaan, dan pengabdian yang ditanam para pahlawan harus terus hidup di hati kita,” lanjutnya.

Peringatan Hari Pahlawan 2025 di Kota Jambi mengambil tema nasional “Terus Bergerak Melanjutkan Perjuangan”.

Maulana berharap tema ini menjadi panggilan bagi masyarakat terutama pelajar dan mahasiswa untuk bersinergi bersama pemerintah dan lembaga seperti Lemhanas dalam memperkuat ketahanan lokal serta nasional melalui aksi nyata.

Dengan berlangsungnya kegiatan Lemhanas ini, Pemkot Jambi melihat peluang untuk menjembatani sinergi antara pemerintah kota, lembaga strategis, akademisi, dan generasi muda

Maulana menegaskan bahwa, peringatan Hari Pahlawan bukan sekadar mengenang, melainkan menegaskan komitmen untuk berkiprah lebih agresif demi kemajuan Kota Jambi dan bangsa.(*)




Percepat Pengentasan Kemiskinan, Wali Kota Maulana Luncurkan Program Basuh Tangan

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Wali Kota Jambi, Dr.dr. H. Maulana, M.K.M resmi melaunching Inovasi Program Basuh Tangan (Bapak Asuh Tangani Kemiskinan) milik Kelurahan Pinang Merah, Kota Jambi, pada Kamis siang (16/10/2025).

Inovasi Program Basuh Tangan ini merupakan bagian dari langkah Pemerintah untuk selalu hadir ditengah-tengah masyarakat.

Sekaligus membuktikan, Kolaborasi antara Pemerintah, Masyarakat, dan Pihak Swasta dalam Mendukung Percepatan Pengentasan Kemiskinan, Khususnya untuk di Wilayah Kelurahan Pinang Merah.

Dalam sambutannya, Wali Kota Maulana memberikan apresiasi inovasi terkait dengan ide dan gagasan pemberdayaan masyarakat di Kelurahan Pinang Merah ini.

Baca juga:  Hadir di Forum Bisnis Internasional India-Indonesia, Kota Jambi Tawarkan Peluang Investasi Strategis

Baca juga:  Evaluasi Pembatasan Solar Subsidi Kota Jambi, Walikota Jambi: Lalu Lintas Lancar, Antrean Berkurang

“Atas nama Pemerintah tentunya saya sangat mengapresiasi dan berterima kasih telah memunculkan ide ini, untuk membantu saudara-saudara kita yang kurang mampu tentunya, dengan menggandeng berbagailapisan masyarakat, tidak hanya dari Pemerintah,” ucapnya.

“Ini adalah bentuk bagaimana kita membangun kepedulian bersama, dan Pemerintah harus hadir. Oleh karena itu, saya pesankan kepada Camat, Lurah dan OPD, bahwa kita itu diberi amanah menjalankan pemerintahan harus mampu menolong sesuai batas kemampuan maksimal,” lanjutnya.

Ia juga berkomitmen akan terus mendorong pertumbuhan ekonomi kota Jambi, sehingga angka kemiskinan yang saat ini di angka 7,73 persen dapat diturunkan.

“Kita harus turunkan terus, dengan cara menekan pengeluaran rumah tangga untuk keluarga kurang mampu. Seperti yang telah kami lakukan melalui sejumlah program, salah satunya adalah memberikan fasilitas kesehatan gratis dan pendidikan gratis kepada masyarakat kurang mampu,” ujarnya.

“Kalau pengeluaran nya dikurangi dan pendapatan nya meningkat, maka insya allah mereka akan meningkat kesejahteraannya, termasuk melalui program Basuh Tangan ini,” tambah Maulana.

Dikesempatan ini, Wali Kota Maulana juga mengucapkan terimakasih kepada siapapun yang telah berkontribusi terhadap ida dan gagasan Bapak Asuh ini.

“Mudah-mudahan ini semua berkah dan bermanfaat untuk kita sama-sama berjuang demi kesejahteraan masyarakat, saya bangga dengan kegiatan ini,” pungkas Wali Kota Maulana.

Dalam launching ini, turut dihadiri Anggota DPRD Kota Jambi Dapil Alam Barajo, Kepala Dinas Sosial Yunita Indrawati, Camat Alam Barajo Iper Ryansuni beserta jajaran, Babinsa-Bhabinkamtibmas, dan para Tokoh Masyarakat, serta tamu undangan lainnya.(*)




Gugus Tugas TPPO Kota Jambi Dibentuk, Pemkot Ajak Masyarakat Aktif Melapor

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Dalam upaya memperkuat sinergi lintas sektor dan meningkatkan efektivitas pelaksanaan pencegahan serta penanganan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) atau Human Trafficking, Dinas Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Perempuan dan Perlindungan Anak (DPMPPA) menggelar Pertemuan Koordinasi dan Kerjasama Lintas Sektor Gugus Tugas Pencegahan dan Penanganan TPPO Kota Jambi Tahun2025, Kamis (16/10/2025).

Berlangsung di Aula DPMPPA Kota Jambi, kegiatan tersebut dibuka secara langsung oleh Wali Kota Jambi, Dr.dr. H. Maulana, M.KM, sekaligus menjadi narasumber yang memaparkan terkait dengan Penguatan Sinergi Pencegahan dan Penanganan TPPO di Kota Jambi.

Dalam sambutannya, Wali Kota Maulana menyampaikan bahwa dalam pencegahan TPPO, Pemerintah Kota telah menerbitkan Surat Keputusan Nomor 450 Tahun 2025 Tentang Gugus Tugas Pencegahan dan Penanganan Tindak Pidana Perdagangan Orang Kota Jambi.

“Di mana tugas gugus TPΡΟ adalah, sebagai Koordinasi, berupaya melakukan pencegahan dan penanganan masalah TPPO, sebagai Tindakan, melaksanakan advokasi, sosialisasi, pelatihan dan Kerjasama, baik kerjasama regional maupun nasiogal, sebagai Pengawasan, untuk membantu perkembangan pelaksanaan perlindungan korban yang meliputi rehabilitası, pemulangan, penjemputan maupun reintegrasi sosial. Serta sebagai Memastikan, untuk membantu perkembangan pelaksanaan penegakan hukum dan melaksanakan pelaporan dan evaluasi,” ujarnya.

Baca juga:  Temukan Geng Motor? Segera Hubungi 112, Tim Gabungan Siaga di Kota Jambi

Baca juga:  Naik Bus Listrik Gratis di Jambi Sampai Akhir 2025, Ini Kata Walikota Jambi

Ia menegaskan, masalah terbesar yang melatarbelakangi perdagangan orang adalah faktor ekonomi, di mana kebanyakan korban berasal dari kalangan perempuan dan anak muda.

“Jangan sampai masyarakat kita, terutama anak-anak muda, terpengaruh bujuk rayu untuk bekerja ke luar negeri dengan iming-iming gaji besar tanpa prosedur yang jelas. Banyak yang akhirnya menjadi korban eksploitasi,” tegas Maulana.

Selain itu, Dirinya juga menyroti bahwa Kota Jambi menjadi salah satu wilayah sasaran bagi para pelaku perdagangan orang.

Oleh karena itu, Pemkot berkomitmen memperkuat perekonomian masyarakat melalui 11 Program Kota Jambi Bahagia.

Salah satunya, program Rp100 juta per RT, sebagai bentuk langkah nyata dalam memberikan kesejahteraan masyarakat.

“Beberapa faktor penyebab terjadinya TPPO, adalah, Kemiskinan, Pendidikan dan pengetahuan yang rendah, Pengangguran dan kesempatan kerja terbatas. Maka dari itu, kami Pemkot Jambi berkomitmen akan terus meningkatkan kesejahteraan terhadap masyarakat melalui berbagai program pemberdayaan dan pelatihan, sehingga akan muncul Sumber Daya Manusia yang kreatif dan berdaya saing,” ucapnya.

“Kita harus berjuang dan mencegah anak-anak muda kita keluar negeri secara ilegal. Berikan pemahaman kepada masyarakat, terutama keluarga dengan ekonomi lemah, agar tidak mudah tergiur tawaran kerja yang tidak jelas,” lanjutnya.

Maulana juga mengimbau agar masyarakat untuk tidak ragu melapor jika menemukan indikasi TPPO melalui Call Center Bahagia 112 yang aktif 24 jam, atau layanan pengaduan UPTD PPA DPPMPA Kota Jambi di dengan Nomor 0813-8687-0227.

“Stop TPPO, mari bersama lindungi sesama dan wujudkan Kota Jambi Bahagia,” pungkas Wali Kota Maulana.

Dengan langkah konkret ini, kolaborasi lintas sektor, serta peningkatan kesadaran masyarakat, Pemerintah Kota Jambi berkomitmen menghapus segala bentuk perdagangan orang, melindungi perempuan dan anak dari eksploitasi, serta memperkuat penegakan hukum di wilayah Kota Jambi.

Dalam kesempatan ini juga menghadirkan Narasumber lainya,seperti Dengan Kepala Bagian Hukum Setda Kota Jambi Gempa Awalijon Putra dan perwakilan Kepolisian Resort Kota Jambi.

Pada kesempatan ini, dihadiri unsur Forkopimda Kota Jambi, Organisasi dan Lembaga Masyarakat, Komunitas, Mahasiswa, serta para Pelaku Usaha, sekaligus menjadi peserta pada kegiatan.(*)




Walikota Maulana: Prestasi Harus Dihargai, 1.006 Siswa dan 15 Guru Diberi Apresiasi

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Sebagai bentuk apresiasi terhadap para Siswa, Guru dan Kepala Sekolah jenjang SD dan SMP berprestasi di tingkat Provinsi, Nasional hingga Internasional, Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi melalui Dinas Pendidikan memberikan hadiah sebagai penghargaan, pada Kamis (16/10/2025) siang.

Penyerahan hadiah dilakukan di lapangan tenis Dinas Pendidikan Kota Jambi, yang secara simbolis diserahkan oleh Wali Kota Dr.dr. H. Maulana, M.K.M, didampingi Wakil Wali Kota Diza Hazra Aljosha, S.E., M.A, serta sejumlah pejabat terkait dilingkungan Pemkot Jambi.

Hadiah diserahkan atas penilaian periode bulan Juli 2024 sampai dengan 30 Juni 2025 atau satu periode semester 2 2024 dan semester 1 2025, kepada sebanyak 1.021 orang dalam bentuk piagam dan biaya pendidikan.

Terdiri dari 1.006 siswa dan 15 orang guru dan kepala sekolah yang berprestasi pada cabang sains, olahraga, hingga seni.

Baca juga:  Temukan Geng Motor? Segera Hubungi 112, Tim Gabungan Siaga di Kota Jambi

Baca juga:  Wali Kota Jambi Pimpin Apel Satgas, Tegas Cegah Aksi Geng Motor

Dalam keterangannya, Wali Kota Maulana menyampaikan bahwa penghargaan ini diberikan sebagai apresiasi agar para siswa, guru dan kepala sekolah lebih termotivasi untuk lebih baik dan berprestasi lagi kedepan.

“Ini adalah apresiasi dari kami melalui Dinas Pendidikan Kota Jambi untuk mewujudkan generasi yang kokoh iman, berbudi luhur dan berakhlak mulia. Sehingga memberikan motivasi agar berprestasi lagi kedepan, baik di tingkat provinsi, nasional maupun internasional,” ujarnya.

Dirinya menekankan, prestasi dan kesuksesan dimulai dari motivasi, sehingga sudah menjadi tugas bersama, terutama pemerintah dalam memberikan ruang kepada anak-anak dibidang apapun untuk berkreasi.

“Hari ini Pemerintah Kota Jambi memberikan apresiasi secara khusus kepada anak-anak. Dan ini adalah tugas kami pemerintah untuk terus memberi wadah bagi mereka agar terus meraih prestasi, sehingga membentuk kepercayaan diri, serta akan mendorong motivasi yang lebih baik lagi,” tekannya.

“Biarkan mereka tumbuh berkembang, kita harus dorong apapun itu bidangnya asalkan positif. Saya yakin ketika ada prestasi dan kita apresiasi akan memunculkan kepercayaan diri kemudian berprestasi yang lebih besar”, tambahnya.

Dengan prestasi dan apresiasi yang telah didapat, Wali Kota Maulana berharap, baik itu siswa maupun guru agar terus berjuang untuk meraih prestasi yang lebih baik.

“Disisi lain, ada sekelompok anak-anak yang enegi lebihnya disalurkan kepada hal yang negatif. Lakulanlah upaya-upaya preventif kepada anak-anak yang berprestasi ini agar tidak terpengaruh oleh kelompok yang mengajak ke hal-hal negatif,”

Lebih lanjut, ia menyebutkan, bahwa setiap tahun mereka yang berprestasi akan dipanggil kembali untuk diberikan apresiasi dan Kepala Sekolah diminta untuk mewadahi kegiatan para siswa.

Dikesempatan ini, Maulana juga menyampaikan kebijakan pembatasan jam malam terhadap anak-anak usia dibawah 17 tahun ditengah kembali maraknya aksi-aksi kenakalan remaja geng motor.

“Pastikan anak-anak sudah ada dirumah sebelum jam 10 malam. Saya yakin anak-anak yang berprestasi ini sudah menjalankan 7 kebiasaan anak hebat Indonesia,” pungkasnya.

Dari jumlah 1.021 tersebut, 550 siswa berprestasi ditingkat provinsi dan 460 siswa ditingkat nasional maupun internasional.

Sementara, sisanya dari 15 guru tersebut, 7 diantaranya adalah Kepala Sekolah berprestasi.(*)




Wali Kota Jambi Pimpin Apel Satgas, Tegas Cegah Aksi Geng Motor

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, memimpin apel gabungan satuan tugas (satgas) untuk penanganan maraknya aksi geng motor di Kota Jambi, Kamis (16/10/2025).

Apel tersebut menjadi langkah awal Pemerintah Kota Jambi bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dalam mengatasi keresahan masyarakat akibat ulah kelompok geng motor.

“Aksi geng motor di Kota Jambi sudah sangat meresahkan masyarakat. Maka kita ambil tindakan tegas dengan menggelar patroli malam,” ujar Maulana dalam keterangannya, Kamis malam.

Ia menyampaikan bahwa patroli malam akan melibatkan berbagai elemen, mulai dari TNI-Polri, pemerintah kecamatan dan kelurahan, LAM (Lembaga Adat Melayu), hingga Forum RT.

Baca juga:  Pemkot Jambi Larang Anak Keluar Malam Demi Cegah Geng Motor

Baca juga:  Instruksi Wali Kota Jambi: Jam Malam Anak dan Penertiban Geng Motor Segera Berlaku

Sebagai langkah konkret, Pemkot Jambi memberlakukan jam malam khusus bagi anak-anak di bawah usia 17 tahun, yang berlaku mulai pukul 22.00 WIB hingga 04.30 WIB.

Kebijakan ini ditetapkan sebagai upaya preventif dan represif untuk menekan keterlibatan remaja dalam aktivitas geng motor.

Selain itu, sistem keamanan lingkungan (siskamling) di tingkat RT kembali diaktifkan guna memperkuat pengawasan lingkungan.

Peran lembaga adat dan forum RT juga diperkuat agar masyarakat lebih terlibat dalam mencegah kenakalan remaja sejak dini.

Pemkot Jambi turut menggandeng pihak sekolah untuk mendeteksi sejak dini potensi keterlibatan siswa dalam kelompok geng motor.

Menurut Wali Kota, peran orang tua dan sekolah sangat penting dalam membentuk karakter dan pengawasan anak.

“Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Peran orang tua dan sekolah sangat krusial. Kami juga akan turun langsung ke sekolah-sekolah untuk memberikan edukasi dan pembinaan,” tegas Maulana.

Penanganan terhadap remaja yang terlibat dalam aksi geng motor tidak hanya mengandalkan pendekatan hukum, tetapi juga pendekatan psikologis dan konseling.

Remaja yang diamankan akan menjalani pembinaan, mulai dari penandatanganan surat pernyataan hingga pemanggilan orang tua.

Aparat gabungan dari TNI, Polri, Kejaksaan, tokoh agama, dan elemen masyarakat lainnya turut dilibatkan dalam upaya penertiban sekaligus pembinaan langsung di lapangan.

Melalui kolaborasi lintas sektor ini, Pemerintah Kota Jambi berharap dapat menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif, sekaligus mengarahkan generasi muda ke kegiatan yang lebih positif dan bermanfaat.(*)




Lewat Kartu Bahagia, Maulana Bantu Bocah Korban Begal di Kota Jambi

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Kepedulian Pemerintah Kota Jambi terhadap warganya kembali dibuktikan.

Wali Kota Jambi, Dr dr H Maulana, MKM, turun langsung mengunjungi MS (13), korban pembegalan yang harus menjalani amputasi kaki kirinya, di kediamannya di RT 20, Kelurahan Handil Jaya, Kecamatan Jelutung, Kamis (9/10/2025).

Tragedi yang menimpa bocah malang ini terjadi pada Selasa, 16 September lalu.

Akibat luka serius dari insiden tersebut, sebagian kaki kiri MS harus diamputasi, meninggalkan duka mendalam bagi keluarganya.

Kedatangan Wali Kota Maulana disambut haru oleh keluarga korban, yakni sang ibu, Aci Cendrawasih, dan kakeknya, Darlis.

Dalam kunjungan tersebut, Maulana menyerahkan bantuan berupa kebutuhan pokok, serta dana bantuan pengobatan dan operasional senilai Rp5 juta, yang disalurkan melalui Dinas Sosial dan Baznas Kota Jambi.

“MS adalah anak berkebutuhan khusus yang menjadi korban kekerasan. Ia membutuhkan penanganan medis yang cukup panjang, dan kami akan bantu sepenuhnya lewat program Kartu Bahagia,” ujar Maulana.

Namun, kata dia, ada kendala administratif yang perlu dibereskan terlebih dahulu.

“Saat ini data kependudukannya masih tercatat di Kabupaten Tanjung Jabung Timur. Kami akan bantu urus agar bisa menerima layanan sepenuhnya dari Pemkot Jambi,” jelasnya.

Selain bantuan kesehatan, Wali Kota juga memastikan akan memberikan dukungan gizi dan bantuan lanjutan sesuai kebutuhan MS ke depan.

Maulana juga menegaskan komitmen Pemerintah Kota dalam mencegah kasus kekerasan serupa.

“Kami terus memperkuat sistem keamanan lingkungan, termasuk mengaktifkan kembali pos kamling di seluruh wilayah kota. Harapan kita, kejadian seperti ini tidak terulang lagi,” tutupnya.

Sementara itu, ibu korba yakni Aci Cendrawasi mengucapkan rasa terima kasih atas perhatian dan bantuan yang diberikan oleh Wali Kota Jambi, dan jajarannya.

“Terima kasih atas bantuannya. Ini bentuk kepedulian Walikota terhadap masyarakatnya, termasuk anak saya yang jadi korban,” kata dia.

Selain itu Aci juga menyebutkan, bahwa biaya pengobatan terhadap anaknya juga akan dibantu.

“Alhamdulillah juga dibantu. Namun memang kondisi anak saya saat ini tengah trauma,” jelasnya.(*)




Wali Kota Jambi Jadi Presidium di MUKERNAS XV PDUI, Fokus pada Ketahanan Kesehatan

JAKARTA, SEPUCUKJAMBI.ID – Wali Kota Jambi, Dr dr H Maulana, MKM menghadiri secara langsung pembukaan Pertemuan Ilmiah Tahunan (PIT) dan Musyawarah Kerja Nasional (MUKERNAS) XV Perhimpunan Dokter Umum Indonesia (PDUI) yang diselenggarakan pada Jumat, 3 Oktober 2025 di Ballroom Hotel Sheraton Gandaria City, Jakarta Selatan.

Mengusung tema “Dokter Indonesia Sebagai Garda Terdepan Menjaga Ketahanan Kesehatan Bangsa”, kegiatan ini berlangsung selama tiga hari, hingga Minggu, 5 Oktober 2025, dan menghadirkan ratusan peserta dari seluruh Indonesia.

Dalam forum nasional ini, Wali Kota Jambi dipercaya menempati posisi strategis sebagai Presidium Pengurus Harian Pengurus Pusat PDUI.

Penunjukan ini menandai kontribusi aktif Maulana dalam dunia kesehatan, sejalan dengan latar belakangnya sebagai seorang dokter.

Baca juga:  Rotasi Pejabat Pemkot Jambi, Berikut Daftar Lengkap Pejabat Eselon II yang Dilantik Walikota Maulana

Baca juga:  Daftar Lengkap Pejabat Baru Kota Jambi: Lurah, Camat, hingga Kabid Dilantik Maulana

Menjadi bagian dari presidium PDUI adalah kehormatan, sekaligus tanggung jawab besar.

Dokter umum adalah ujung tombak pelayanan kesehatan primer, terutama di daerah.

Melalui forum ini, Maulana mengajak kuatkan peran strategis dokter dalam mewujudkan ketahanan kesehatan nasional.

“Kami di Jambi tengah mengembangkan program ‘Kota Jambi Bahagia’ yang salah satu pilar utamanya adalah sektor kesehatan,” kata dia.

Baca juga:  Wawako Jambi Diza, Minta Calon Pimpinan BAZNAS Penuhi Kriteria Syariah dan Regulasi

Baca juga:  Abu Bakar Resmi Pimpin DPMPTSP Kota Jambi, Siap Genjot Investasi

“Saya yakin, sinergi antara pemerintah daerah dan organisasi profesi seperti PDUI sangat penting untuk mencapai masyarakat yang sehat, produktif, dan bahagia,” tambah Maulana.

Kegiatan PIT & MUKERNAS XV PDUI 2025 ini bertujuan untuk, membahas isu-isu terkini yang relevan dengan praktik kedokteran umum di Indonesia.

Kemudian meningkatkan pengetahuan dan keterampilan para dokter melalui diskusi ilmiah dan pelatihan.

Selanjutnya, memfasilitasi pertukaran pengalaman dan kolaborasi antar dokter dari berbagai wilayah. Serta Menyediakan akses terhadap narasumber ahli baik dari dalam maupun luar negeri.

Baca juga:  Komitmen Dukung Layanan Transportasi Publik Aman dan Nyaman, Wali Kota Jambi Audiensi Bersama Ditjen Hubdat Kemenhub RI

Baca juga:  Transformasi Kota Jambi Dimulai, Program Kampung Bahagia Jadi Tonggak Partisipasi Warga

Dengan berlangsungnya kegiatan ini, PDUI menegaskan komitmennya dalam mendukung penguatan layanan kesehatan primer sebagai fondasi utama sistem kesehatan nasional.(*)