Harga Beras Premium Naik 11 Persen, Pemkot Jambi Siapkan Distribusi Cadangan Pangan

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Pemerintah Kota Jambi memastikan ketersediaan bahan pokok menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HKBN), khususnya Idul Fitri 2026, dalam kondisi aman.

Selain memastikan stok stabil, pemerintah juga menyiapkan distribusi cadangan pangan bagi masyarakat untuk menjaga daya beli dan menekan inflasi.

Hal tersebut disampaikan Wali Kota Jambi Dr. dr. H. Maulana, M.K.M saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) bersama Wakil Wali Kota Diza Hazra Aljosha, S.E., M.A di Pasar Talang Banjar dan gudang pangan di Kelurahan Talang Bakung, Kecamatan Paal Merah, Senin (9/3/2026).

Kegiatan tersebut juga dihadiri unsur Forkopimda Kota Jambi, Bulog, Badan POM, serta sejumlah kepala perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kota Jambi.

Dalam peninjauan tersebut, pemerintah melihat aktivitas pasar yang cukup ramai menjelang Lebaran.

Namun secara umum harga bahan pokok masih berada dalam batas Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah, terutama untuk komoditas beras SPHP dan minyak goreng Minyak Kita.

“Alhamdulillah dari hasil pemantauan di lapangan, stok dan harga bahan pokok masih terkendali serta masih sesuai dengan HET,” ujar Maulana.

Meski demikian, pemerintah mencatat adanya kenaikan pada harga beras premium di pasaran Kota Jambi yang saat ini meningkat sekitar 11 persen.

Untuk mengantisipasi dampak kenaikan tersebut, Pemerintah Kota Jambi akan menyalurkan cadangan pangan pemerintah kepada masyarakat.

Program ini dijadwalkan mulai disalurkan dalam waktu dekat dengan sasaran sekitar 50 ribu kepala keluarga di Kota Jambi.

Setiap keluarga penerima akan mendapatkan bantuan berupa 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng yang diperkirakan cukup untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga selama dua bulan.

“Distribusi cadangan pangan ini diharapkan dapat membantu masyarakat sekaligus menekan laju inflasi menjelang Lebaran,” jelasnya.

Selain beras dan minyak goreng, pemerintah juga mencermati kondisi ketersediaan gula di pasaran yang terpantau mulai terbatas.

Mengingat konsumsi gula biasanya meningkat saat Ramadan hingga Idul Fitri, pemerintah terus berkoordinasi dengan Bulog untuk memastikan pasokan tetap terjaga.

Saat ini stok gula di Kota Jambi tercatat sekitar 30 ribu ton. Pemerintah juga mendorong produsen untuk meningkatkan distribusi guna mengantisipasi lonjakan permintaan menjelang hari raya.

Dengan kondisi stok pangan yang masih mencukupi, Pemkot Jambi mengimbau masyarakat untuk berbelanja secara bijak dan tidak melakukan pembelian berlebihan agar stabilitas harga tetap terjaga.(*)




Pasar Talang Banjar Jambi akan Direvitalisasi, Pemkot Siapkan Relokasi Sementara Pedagang

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Pemerintah Kota Jambi berencana melakukan penataan besar terhadap sejumlah pasar tradisional guna meningkatkan kenyamanan bagi pedagang dan masyarakat.

Salah satu yang menjadi prioritas adalah Pasar Talang Banjar serta Pasar Induk Talang Gulo.

Rencana tersebut disampaikan Wali Kota Jambi Dr. dr. H. Maulana, M.K.M usai melakukan inspeksi mendadak (sidak) di Pasar Talang Banjar pada Senin (9/3/2026), menjelang perayaan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.

Menurut Maulana, kondisi Pasar Talang Banjar saat ini masih memerlukan penataan yang lebih baik agar aktivitas perdagangan dapat berlangsung lebih tertib, bersih, dan nyaman.

“Secara umum kondisi pasar ini memang belum tertata secara optimal. Karena itu kami sudah mengajukan proposal revitalisasi ke Kementerian Perdagangan. Pasar ini juga sudah ditinjau dan mudah-mudahan dapat segera direalisasikan,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa apabila program revitalisasi disetujui, kawasan pasar akan dikosongkan sementara selama proses pembangunan berlangsung.

Untuk memastikan aktivitas ekonomi tetap berjalan, Pemerintah Kota Jambi berencana menyiapkan lokasi sementara bagi para pedagang yang terdampak pembangunan.

“Selama proses pembangunan, kami akan menyewa tempat sementara yang lokasinya tidak jauh dari pasar ini sehingga pedagang tetap bisa berjualan,” jelas Maulana.

Setelah revitalisasi selesai, Pasar Talang Banjar direncanakan berubah menjadi pasar yang lebih modern, bersih, dan tertata dengan baik.

Selain penataan bangunan utama pasar, Pemkot Jambi juga akan menambah jumlah kios agar mampu menampung lebih banyak pedagang yang beraktivitas di kawasan tersebut.

Tidak hanya itu, penataan juga akan dilakukan di sepanjang Jalan Pasar Talang Banjar dengan pembangunan jalur pedestrian untuk memperindah kawasan pasar.

Penataan kawasan ini diharapkan tidak hanya meningkatkan kenyamanan pengunjung, tetapi juga membuka peluang pengembangan ekonomi kreatif serta menjadikan kawasan pasar sebagai salah satu destinasi wisata kota.

Meski demikian, Maulana menegaskan bahwa proses revitalisasi akan dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan kepentingan seluruh pedagang agar tidak menimbulkan gejolak.

“Prosesnya tentu harus dilakukan secara hati-hati karena menyangkut banyak pedagang. Kami ingin penataan ini berjalan baik tanpa menimbulkan masalah,” katanya.

Selain Pasar Talang Banjar, Pemerintah Kota Jambi juga mengusulkan revitalisasi Pasar Induk Talang Gulo kepada Kementerian Perdagangan.

Saat ini proposal tersebut telah dipresentasikan dan pemerintah daerah masih menunggu keputusan dari pemerintah pusat terkait realisasi pembangunan.

“Kami sudah menyampaikan paparan kepada pemerintah pusat dan sekarang tinggal menunggu persetujuan. Mudah-mudahan dua pasar ini bisa segera direvitalisasi,” pungkasnya.(*)




Sidak Pasar Talang Banjar, Wali Kota Jambi Pastikan Harga Bapok Stabil Jelang Idul Fitri

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Pemerintah Kota Jambi memastikan ketersediaan bahan pokok menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HKBN), terutama Idul Fitri 2026, dalam kondisi aman dan terkendali.

Kepastian tersebut disampaikan langsung oleh Wali Kota Jambi Dr. dr. H. Maulana, M.K.M bersama Wakil Wali Kota Diza Hazra Aljosha, S.E., M.A saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) di sejumlah titik distribusi pangan pada Senin (9/3/2026).

Sidak dilakukan di Pasar Talang Banjar serta gudang penyimpanan bahan pangan yang berada di Kelurahan Talang Bakung, Kecamatan Paal Merah.

Dalam kegiatan ini turut hadir unsur Forkopimda Kota Jambi, perwakilan Bulog, Badan POM, serta sejumlah kepala organisasi perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kota Jambi.

Setelah melakukan pengecekan langsung, Wali Kota Maulana menyampaikan bahwa ketersediaan bahan pokok penting seperti beras SPHP dan minyak goreng Minyak Kita masih mencukupi.

Harga komoditas tersebut juga terpantau tetap stabil dan masih berada dalam batas Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah.

“Alhamdulillah, dari hasil pemantauan di lapangan, stok bahan pokok masih tersedia dan harga juga masih sesuai dengan HET,” ujar Maulana.

Meski demikian, pemerintah mencatat adanya kenaikan pada harga beras premium yang saat ini meningkat sekitar 11 persen di pasaran Kota Jambi.

Untuk mengantisipasi dampak kenaikan harga tersebut, Pemkot Jambi menyiapkan program bantuan cadangan pangan kepada masyarakat guna membantu menjaga stabilitas harga sekaligus mempertahankan daya beli warga.

Melalui program ini, setiap kepala keluarga akan menerima bantuan berupa 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng yang diperuntukkan untuk kebutuhan selama dua bulan.

“Jumlah penerima bantuan diperkirakan mencapai sekitar 50 ribu kepala keluarga di Kota Jambi,” jelasnya.

Selain beras dan minyak goreng, pemerintah juga menyoroti ketersediaan gula yang mulai terbatas di pasaran.

Hal ini menjadi perhatian karena kebutuhan gula biasanya meningkat menjelang perayaan Idul Fitri.

Menurut Maulana, pemerintah telah berkoordinasi dengan pihak Bulog untuk memastikan pasokan gula tetap aman.

“Kami sudah melakukan pengecekan ke Bulog dan stok gula sebenarnya masih tersedia. Namun kami juga akan mengusulkan melalui Satgas Pangan agar distribusinya semakin lancar,” katanya.

Saat ini, ketersediaan gula di Kota Jambi tercatat sekitar 30 ribu ton. Pemerintah juga mendorong para produsen agar meningkatkan suplai untuk mengantisipasi lonjakan permintaan menjelang Lebaran.

Dengan kondisi pasokan bahan pokok yang relatif aman, Pemkot Jambi mengimbau masyarakat untuk berbelanja secara bijak dan tidak melakukan pembelian secara berlebihan.

“Harapan kami masyarakat tetap berbelanja secara wajar sehingga stabilitas harga di pasar tetap terjaga,” pungkas Maulana.(*)




Al Haris Terima Penghargaan Kepanduan PPM, Kota dan Provinsi Jambi Bersinar di Asia Tenggara

MELAKA, SEPUCUKJAMBI.ID – Gubernur Jambi, Dr. H. Al Haris, S.Sos, MH, menerima Bintang Semangat Rimba (Emas) dari Persekutuan Pengakap Malaysia (PPM) dalam acara Majlis Istiadat Penganugerahan Bintang dan Pingat yang digelar di Melaka, Jumat (6/3/2026).

Penghargaan diberikan langsung oleh Tuan Yang Terutama Tun Seri Setia Dr. Haji Mohd Ali bin Mohd Rustam, Yang Dipertua Negeri Melaka sekaligus Pelindung PPM, sebagai bentuk apresiasi atas kepemimpinan visioner dan kontribusi nyata Gubernur Al Haris terhadap gerakan kepanduan di level nasional dan regional.

Dalam kesempatan yang sama, Walikota Jambi, Dr. H. Maulana, M.K.M., juga meraih penghargaan Bintang Semangat Rimba (Perak), menegaskan sinergi kuat antara Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kota Jambi dalam membina generasi muda melalui kegiatan kepanduan.

Ketua Pengakap Negara Malaysia, Mayor Jenderal Datuk Profesor Dr. Mohd Zin Bidin, menekankan bahwa penghargaan ini bukan sekadar seremoni, melainkan pengakuan atas kontribusi Jambi dalam memperluas jejaring kepanduan di Asia Tenggara.

“Kami melihat komitmen nyata dari pimpinan daerah di Jambi dalam memupuk kesepahaman regional. Ini adalah jembatan emas untuk mempererat kerja sama di bidang pembangunan pemuda, pertukaran budaya, hingga latihan kepemimpinan lintas negara,” ujar Dr. Mohd Zin Bidin.

Sekda Provinsi Jambi, Dr. H. Sudirman, S.H., M.H., yang mewakili Gubernur dalam prosesi, mengatakan penghargaan ini menjadi momentum penting bagi diplomasi dan hubungan bilateral Jambi–Melaka.

“Penghargaan ini adalah kehormatan bagi seluruh masyarakat Jambi. Semoga semangat persaudaraan kepanduan ini memperkuat kohesi sosial dan kerja sama ekonomi serta budaya antara Provinsi Jambi dan Negeri Melaka,” ujar Sudirman.

Acara dihadiri oleh jajaran pejabat tinggi, termasuk Exco Pembangunan Belia, Sukan, dan NGO YB. Datuk VP Shanmugam, Ketua TP PKK Kota Jambi Dr. Hj. Nadiyah, Sp. OG, serta pejabat eselon di lingkungan Pemerintah Provinsi dan Kota Jambi.

Keberhasilan ini menegaskan bahwa gerakan kepanduan di Jambi telah bertransformasi menjadi “soft power” diplomasi yang mampu mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional.(*)




Bangun Spiritualitas Kota Jambi, Maulana Gelar Buka Bersama Ulama dan Ormas

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Momentum Ramadan dimanfaatkan secara maksimal oleh Wali Kota Jambi, Maulana, untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah dan elemen masyarakat.

Tidak hanya bersama jajaran Pemerintah Kota, silaturahmi juga diperluas dengan organisasi kemasyarakatan dan tokoh agama di Kota Jambi.

Kegiatan buka puasa bersama yang berlangsung Sabtu (28/02/2026) di Aula Griya Mayang, Rumah Dinas Wali Kota, menjadi ruang dialog hangat antara pemerintah dan para pimpinan pondok pesantren, organisasi keagamaan, serta organisasi masyarakat.

Dalam sambutannya, Maulana menegaskan bahwa pembangunan Kota Jambi tidak hanya berorientasi pada fisik dan infrastruktur.

Menurutnya, kebahagiaan sejati masyarakat dimulai dari kekuatan spiritual dan akhlak generasi muda.

“Visi Kota Jambi Bahagia diawali dari kebahagiaan spiritual. Infrastruktur penting, tetapi tanpa akhlak yang baik, kota ini belum sepenuhnya bahagia,” tegasnya.

BPJS untuk Marbot dan Imam Masjid

Dalam kesempatan itu, Maulana juga mengungkapkan komitmen Pemkot untuk meningkatkan kesejahteraan petugas keagamaan.

Saat ini, pemerintah tengah memperjuangkan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan bagi seluruh marbot dan imam masjid di Kota Jambi.

Langkah ini menjadi bagian dari perhatian serius terhadap peran penting tokoh agama dalam menjaga harmoni dan stabilitas sosial masyarakat.

Program Kampung Bahagia Sentuh 1.583 RT

Selain itu, Program Kampung Bahagia terus digulirkan secara bertahap. Hingga Juni 2026, sebanyak 803 RT akan menjadi sasaran program, sementara sisanya akan direalisasikan pada Juli hingga Desember 2026.

Secara total, 1.583 RT di Kota Jambi akan merasakan dampaknya.

Setiap RT diwajibkan membentuk Kelompok Kerja (Pokja) yang melibatkan unsur tokoh perempuan, pemuda, tokoh agama, serta perangkat RT.

Skema ini dirancang untuk memastikan pembangunan berjalan partisipatif dan tepat sasaran.

Maulana menekankan pentingnya keterlibatan masyarakat dalam setiap proses pembangunan. Menurutnya, rasa memiliki akan tumbuh kuat jika warga dilibatkan secara langsung.

“Kebersamaan adalah kunci. Jika semua terlibat, pembangunan akan merata dan berkelanjutan,” ujarnya optimistis.

Acara tersebut turut dihadiri Plh Sekretaris Kota Jambi, Ketua Baznas Kota Jambi, Sekretaris MUI Kota Jambi, serta para pimpinan pondok pesantren dan organisasi kemasyarakatan.(*)




Perkuat Toleransi dan Kendalikan Inflasi, Walikota Jambi Salurkan 400 Sembako Jelang Imlek

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Pemerintah Kota Jambi kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga kerukunan antar umat beragama sekaligus mengendalikan inflasi daerah.

Menjelang perayaan Tahun Baru Imlek 2026, Pemkot Jambi menyalurkan 400 paket sembako kepada pengurus klenteng dan masyarakat kurang mampu dari Komunitas Tionghoa, Kamis (12/02/2026).

Penyerahan bantuan berlangsung di Lobby Grha Siginjai, Kantor Wali Kota Jambi, dan diserahkan langsung oleh Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M.

Kehadiran orang nomor satu di Kota Jambi itu menjadi simbol dukungan pemerintah terhadap keberagaman dan keharmonisan sosial.

Dalam sambutannya, Maulana menegaskan bahwa kegiatan ini bukan yang pertama dilakukan. Sebelumnya, Pemkot Jambi juga menyalurkan bantuan serupa saat perayaan Natal.

Menurutnya, langkah tersebut merupakan bentuk nyata komitmen pemerintah dalam menjaga toleransi di tengah masyarakat multikultural.

“Bulan ini ada dua momentum besar, yakni Ramadan dan Imlek. Untuk menjaga stabilitas harga serta membantu masyarakat, kami kembali menyalurkan bantuan sembako,” ujar Maulana.

Ia menambahkan, khusus menyambut bulan suci Ramadan, Pemkot Jambi juga telah menyiapkan 4.000 paket sembako bersubsidi melalui Gerakan Pasar Murah (GPM) yang digelar di seluruh kecamatan.

Langkah ini, lanjutnya, bukan hanya bentuk kepedulian sosial, tetapi juga strategi menjaga daya beli masyarakat agar inflasi tetap terkendali. Dengan demikian, stabilitas ekonomi daerah dapat terus terjaga.

“Kami berharap upaya ini dapat memperkuat toleransi, menjaga ekonomi tetap bergerak, dan mewujudkan Kota Jambi Bahagia,” tambahnya.

Sejumlah penerima bantuan mengaku bersyukur atas perhatian pemerintah.

Yulinda, salah satu warga Tionghoa, mengatakan bantuan tersebut sangat membantu menjelang Imlek.

Hal senada disampaikan Erik yang merasa terbantu karena kebutuhan pokok menjelang hari raya dapat terpenuhi.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Asisten III Bidang Administrasi Umum, Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian, Kepala Kesbangpol, Kepala Bagian Ekonomi dan SDA Setda Kota Jambi, serta Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Jambi.

Melalui langkah konkret ini, Pemkot Jambi menegaskan bahwa perayaan hari besar keagamaan menjadi momentum memperkuat solidaritas sosial sekaligus menjaga stabilitas ekonomi masyarakat.(*)




Wali Kota Maulana Targetkan 250 Ribu Bangunan di Jambi Miliki PBG, Urus Izin Cuma 2 Jam

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M., memimpin langsung apel gabungan kesiapan pendataan Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) di lapangan utama Kantor Wali Kota Jambi, Kamis (12/02/2026).

Langkah ini menjadi bagian dari percepatan reformasi perizinan bangunan, menyusul perubahan Izin Mendirikan Bangunan (IMB) menjadi PBG sesuai Peraturan Pemerintah Nomor 16 Tahun 2021.

Dalam arahannya, Maulana menegaskan bahwa pendataan ini bukan sekadar administrasi, melainkan strategi besar menata Kota Jambi agar lebih tertib, aman, dan berkelanjutan.

Ia menyebut masih banyak bangunan di Kota Jambi yang belum mengantongi izin resmi.

“Pendataan ini untuk memberikan kemudahan. Target kita, 250 ribu bangunan di Kota Jambi memiliki PBG. Bahkan prosesnya bisa selesai hanya dalam 2 jam,” tegas Maulana.

Menurutnya, kemudahan tersebut tetap berjalan sesuai regulasi.

Ia mengingatkan masyarakat agar tidak membangun di lokasi terlarang seperti di atas drainase, bantaran sungai, maupun bahu jalan.

Tak hanya soal legalitas bangunan, Maulana menilai pendataan PBG juga berdampak langsung pada pertumbuhan ekonomi daerah.

Dengan administrasi yang tertib dan terdata, potensi pajak daerah dapat dioptimalkan secara adil dan proporsional.

“Pertumbuhan ekonomi bisa berjalan lebih baik dengan sistem administrasi yang rapi dan transparan,” ujarnya.

Apel gabungan tersebut diikuti oleh seluruh OPD terkait, camat, dan lurah se-Kota Jambi.

Wali Kota meminta jajaran lurah aktif turun ke lapangan memberikan edukasi persuasif kepada warga, bahwa PBG hadir bukan untuk mempersulit, melainkan melindungi keselamatan konstruksi dan memberikan kepastian hukum.

Pemkot Jambi juga mendorong sistem digital berbasis Online Single Submission (OSS) guna memperkuat transparansi.

Dokumen tata ruang seperti RTRW telah tersedia, sementara Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) tengah dipersiapkan agar bisa diakses publik.

Reformasi ini menjadi bagian dari visi besar Maulana mewujudkan Kota Jambi yang bersih, aman, harmonis, agamis, inovatif, dan sejahtera.

Pendataan PBG juga akan memperkuat basis data perpajakan daerah yang hasilnya kembali kepada masyarakat melalui pembangunan infrastruktur dan pelayanan publik.

Dengan pendekatan humanis dan profesional, Pemkot Jambi optimistis transformasi IMB ke PBG akan berjalan lancar serta meningkatkan kepercayaan publik terhadap pelayanan pemerintah.(*)




Direksi PT Siginjai Sakti Mundur, Ini Penjelasan Wali Kota Maulana

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID — Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M., menanggapi resmi terkait pengunduran diri Direktur dan jajaran manajemen PT Siginjai Sakti, salah satu Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Kota Jambi.

Pengunduran diri tersebut disampaikan langsung kepada Pemerintah Kota Jambi melalui surat resmi yang diterima beberapa waktu lalu.

Maulana menjelaskan bahwa, pengunduran diri jajaran direksi merupakan bentuk pertanggungjawaban personal atas kinerja perusahaan yang belum menunjukkan perkembangan signifikan dalam beberapa bulan terakhir.

“Saat mereka menandatangani komitmen di hadapan saya, sudah saya tegaskan bahwa dalam tiga bulan harus ada pergerakan usaha. Jika tidak ada progres, maka akan kami evaluasi,” sebutnya.

Sebelum dilakukan evaluasi oleh pemerintah, mereka justru menyampaikan pengunduran diri.

“Itu bentuk pertanggungjawaban pribadi, dan mereka menyampaikan juga alasan kesehatan,” ujar Maulana.

Lebih lanjut, Maulana menegaskan bahwa Pemerintah Kota Jambi langsung merespons cepat dengan menunjuk pelaksana tugas (Plt) dari unsur manajemen yang sebelumnya juga telah mengikuti proses seleksi.

“Prinsipnya, kepemimpinan harus tetap berjalan. Karena itu, Plt akan diambil dari level manajemen kedua yang sebelumnya sudah lolos seleksi,” kata dia.

“Kita ingin keberlanjutan BUMD ini terjaga tanpa harus mengulang proses dari awal, karena menurut saya lebih efisien jika tetap menggunakan kandidat yang sudah melalui seleksi, mirip seperti proses di KPU atau Bawaslu ketika ada yang mundur,” jelasnya.

Maulana juga mengingatkan bahwa, membenahi BUMD bukanlah tugas mudah, apalagi PT Siginjai Sakti tidak diperbolehkan lagi menerima penambahan modal dari pemerintah.

“Mengelola BUMD tanpa tambahan modal itu berat. Kalau dikasih modal, semua orang bisa. Tapi tantangan kita adalah bagaimana mereka bisa menjalankan usaha dengan legalitas dan peluang yang ada. Makanya saya minta mereka jujur kalau memang tidak sanggup, katakan dari awal,” tegasnya.

Tahap selanjutnya, kata Maulana, akan ada rapat di tingkat pemegang saham untuk menentukan apakah Plt yang ditunjuk akan menjadi direktur definitif atau perlu dilakukan seleksi kembali.

Namun secara pribadi, ia menilai kandidat yang sudah lolos seleksi sebelumnya lebih layak dipertahankan.

“Dalam RUPS nanti akan dibahas apakah Plt ditetapkan menjadi direktur definitif, karena dia sudah melalui seleksi. Menurut saya, itu lebih efisien dibanding membuka seleksi baru,” tutupnya.(*)




Dijadwalkan Pekan Depan, Walikota Maulana Instruksikan Pengiriman Bantuan Kemanusiaan untuk Korban Bencana Sumatera

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID — Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M., menyampaikan duka cita mendalam atas bencana banjir yang melanda sejumlah wilayah di Sumatra, terutama di Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara.

Pernyataan itu disampaikannya pada Sabtu (29/11) sebagai wujud kepedulian dan solidaritas Pemerintah Kota Jambi terhadap masyarakat yang tengah terdampak musibah.

“Kami turut berduka cita sedalam-dalamnya atas banjir yang terjadi di Aceh, Sumbar, dan Sumut. Semoga para korban diberikan ketabahan dan wilayah yang terdampak segera pulih,” ujar Maulana dalam keterangannya.

Sebagai bentuk respons cepat, Pemerintah Kota Jambi menyiapkan tim khusus bantuan bencana yang akan diberangkatkan ke Sumatera Barat, yang dijadwalkan berangkat pekan depan.

Tim tersebut akan melakukan pendataan kebutuhan mendesak sekaligus mengatur penyaluran bantuan darurat.

Bantuan mencakup pasokan air bersih dari PDAM, personel dan armada pemadam kebakaran, tenaga medis, dokter, serta logistik kesehatan yang diperlukan dalam pelayanan di lokasi bencana.

Tak hanya itu, Wali Kota Maulana juga menginstruksikan Baznas Kota Jambi untuk menyiapkan dukungan berupa bahan pangan, perlengkapan keluarga, serta kebutuhan logistik lainnya guna memperkuat misi kemanusiaan tersebut.

Sekretaris Daerah bersama sejumlah kepala OPD turut ditugaskan untuk mempersiapkan seluruh kebutuhan operasional tim selama satu minggu sebelum keberangkatan menuju wilayah terdampak.

“Semua dipersiapkan secara matang. Kita ingin bantuan ini tepat sasaran dan memberikan dampak nyata bagi saudara-saudara kita di Sumatera Barat,” tegas Maulana.

Di sisi lain, Maulana juga mengingatkan warga Kota Jambi untuk tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana, terutama memasuki musim hujan.

“Jangan sampai kita lalai. Jaga lingkungan, tingkatkan kesiapsiagaan, dan tetap waspada. Kita bersyukur Jambi dalam kondisi aman, dan ini harus terus kita jaga bersama,” tutupnya.(*)




Maulana Kembali Salurkan Bantuan untuk Tempat Ibadah, Fokus pada Pembangunan Spiritual

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID Dalam upaya memperkuat peran tempat ibadah sebagai pusat spiritual dan sosial masyarakat, Wali Kota Jambi Dr. H. Maulana, M.K.M., kembali menyalurkan Bantuan Penunjang Operasional (BPO) kepada sejumlah masjid dan musala di Kota Jambi, Senin (13/10/2025).

Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis di Ruang Kerja Wali Kota Jambi dan diserahkan langsung kepada perwakilan dari enam tempat ibadah, yang terdiri dari 3 masjid dan 3 musala.

Total bantuan yang disalurkan sebesar Rp 25 juta, yang akan digunakan untuk mendukung operasional dan peningkatan sarana prasarana rumah ibadah.

“Bantuan ini bukan hanya dukungan finansial, tapi bentuk komitmen kami untuk menjadikan masjid dan musala sebagai pusat ibadah, pembinaan akhlak, serta penguatan peran sosial keagamaan,” ujar Maulana.

Baca juga:  Maulana Kembali Salurkan Bantuan untuk Tempat Ibadah, Fokus pada Pembangunan Spiritual

Baca juga:  Pembangunan Kolam Retensi Dimulai, Pemkot Jambi Targetkan 'Groundbreaking' November

Maulana menjelaskan, program bantuan ini muncul dari hasil kunjungan rutin yang ia lakukan ke masjid dan musala di berbagai penjuru kota.

Melalui kegiatan Salat Subuh Keliling, Magrib Berjamaah, hingga khutbah Jumat, ia menyaksikan langsung kondisi tempat ibadah dan kebutuhan jamaah.

“Bantuan ini disalurkan secara merata, walau tidak besar, namun kami berharap bisa memberikan manfaat bagi para jamaah, terutama dalam menunjang kenyamanan beribadah,” tambahnya.

Lebih lanjut, Wali Kota menegaskan bahwa masjid dan musala memiliki peran strategis dalam membentuk karakter masyarakat yang religius, berakhlak, dan harmonis.

Baca juga:  Pembangunan Kolam Retensi Dimulai, Pemkot Jambi Targetkan 'Groundbreaking' November

Baca juga:  Ingat Ya! Bunda PAUD Kota Jambi Ingatkan Pentingnya Metode Belajar yang Menyenangkan

Oleh karena itu, Pemkot Jambi berkomitmen untuk terus hadir dalam mendukung pengembangan kegiatan keagamaan.

Program ini juga sejalan dengan visi besar Kota Jambi Bahagia, yang menempatkan nilai religiusitas, budaya, dan kualitas SDM sebagai fondasi utama pembangunan daerah.

“Langkah ini adalah bagian nyata dari pembangunan yang seimbang. Tidak hanya infrastruktur fisik, tapi juga pembangunan karakter, spiritualitas, dan sosial masyarakat,” tutup Maulana.(*)