Cedera Bahu Sembuh, Marc Marquez Optimis Hadapi Tes Pramusim MotoGP 2026

SEPUCUKJAMBI.ID – Marc Marquez, pembalap Ducati Lenovo dan juara dunia tujuh kali, memastikan dirinya siap kembali ke lintasan setelah pulih dari cedera bahu yang diderita di MotoGP Indonesia 2025.

Marc menegaskan, fokus utamanya kini adalah mengembalikan kepercayaan diri dan tampil konsisten bersama Desmosedici GP26 pada musim 2026.

“Tujuan pertama saya adalah mendapatkan kembali kepercayaan diri setelah cedera, kemudian menampilkan performa terbaik di lintasan bersama Ducati Lenovo Team,” kata Marc dikutip dari laman MotoGP, Selasa (20/1).

Pembalap asal Catalunya, Spanyol, menambahkan bahwa sesi latihan pertama di atas motor terasa lebih dari positif, namun tes pramusim di Malaysia akan menjadi ujian sesungguhnya.

Marc mengaku tidak terlalu fokus mengejar rekor pada 2026, melainkan ingin mengembangkan Desmosedici GP26 dan mempertahankan konsistensi performa.

“Musim 2026 adalah tantangan tambahan. Memperkuat posisi akan lebih sulit, tetapi kami punya kemampuan untuk memaksimalkan paket Desmosedici GP, yang merupakan paket paling kompetitif dan andal,” ujar Marc.

Jadwal Tes dan Balapan

  • Tes Pramusim: 3–5 Februari 2026, Sirkuit Sepang, Malaysia

  • GP Thailand: 27 Februari 2026

Dengan kondisi bahu yang pulih, Marc siap menunjukkan kemampuan maksimal sejak tes pramusim hingga balapan resmi.(*)




Marc Marquez Ungkap Belum Siap Pensiun di MotoGP 2027

SEPUCUKJAMBI.ID – Pembalap MotoGP Marc Marquez menegaskan bahwa ia belum siap pensiun pada 2027.

Meski menyadari kondisi tubuh dan pikirannya bisa membuatnya mengakhiri karier lebih cepat dari yang diharapkan.

Kontrak Marquez bersama Ducati Lenovo Team akan habis pada akhir 2026, namun hingga kini belum ada pembicaraan soal perpanjangan kontrak.

Rumor pun muncul, mulai dari kemungkinan kembali ke Honda hingga spekulasi pensiun.

Pada 2027, Marquez akan berusia 34 tahun, usia yang tergolong senior untuk pembalap MotoGP.

Dalam wawancaranya dengan La Sexta pada Selasa (6/1/2026), ia menegaskan bahwa pensiun bukan target saat ini.
“Saya rasa itu (pensiun) takkan terjadi dalam waktu dekat. Hal terberat bagi seorang atlet adalah tahu kapan dan bagaimana cara berhenti,” kata Marquez, sembilan kali juara dunia.

Marquez menambahkan, selama motivasi dan kondisi tubuhnya masih mendukung, ia akan tetap balapan.

Namun, akibat cedera yang menumpuk beberapa tahun terakhir, ia menyadari kariernya mungkin tidak akan sepanjang yang diharapkan.

“Jika semangat masih ada dan tubuh saya kuat, saya bakal terus balapan. Tapi saya tahu cedera dan kondisi mental bisa bikin saya pensiun lebih cepat,” ujar Marquez.

Ia juga menekankan bahwa balap motor berbeda dari olahraga lainnya. Cedera yang dialami pembalap sangat berpengaruh terhadap performa dan periode karier.

“Kami berada di olahraga di mana cedera tidak bersahabat dengan saya belakangan ini. Tapi jika melihat risiko yang sudah saya ambil, semuanya masih memberi saya kesempatan,” jelasnya.

Marquez menutup dengan pernyataan tentang pengelolaan kondisi tubuh dan mental:

“Saya harus paham bagaimana tubuh saya bekerja dari tahun ke tahun. Mental saya masih seperti roket, punya bahan bakar tersisa, tapi saya harus tahu kapan dan bagaimana menggunakannya,” pungkasnya.(*)