Bela Kiper Muda Belgia, Courtois: Dia Tidak Layak Disalahkan

SEPUCUKJAMBI.ID – Kiper senior Timnas Belgia, Thibaut Courtois, angkat bicara setelah Senne Lammens menjadi sorotan akibat kesalahan yang berujung gol kemenangan Spanyol pada perempat final Piala Dunia 2026.

Courtois meminta publik tidak menjadikan sang junior sebagai kambing hitam atas kegagalan Belgia melaju ke semifinal.

Lammens menjalani debutnya di Piala Dunia dalam situasi yang tidak mudah.

Penjaga gawang muda itu masuk pada babak kedua setelah Courtois mengalami cedera dan tidak bisa melanjutkan pertandingan melawan Spanyol.

Di tengah tekanan laga besar, Lammens sebenarnya sempat menggagalkan tembakan keras Pau Cubarsi.

Namun, bola hasil tepisannya justru mengarah ke Mikel Merino yang tanpa kesulitan menceploskan bola ke gawang pada menit ke-88.

Gol tersebut memastikan kemenangan 2-1 Spanyol sekaligus mengakhiri langkah Belgia di Piala Dunia 2026.

Meski kesalahan itu langsung menjadi bahan perbincangan, Courtois menilai situasi yang dihadapi Lammens tidak sesederhana yang terlihat.

Menurutnya, kondisi lapangan ikut memengaruhi arah pantulan bola sehingga sang kiper berada dalam posisi yang sulit.

“Dia tidak beruntung karena lapangan di pertandingan tadi sangat kering. Saya harap semua orang tidak menghakiminya secara berlebihan,” kata Courtois kepada DAZN usai pertandingan.

Kiper berpengalaman tersebut juga menegaskan bahwa satu momen tidak seharusnya menghapus kualitas yang dimiliki Lammens.

Ia menilai penjaga gawang muda itu telah menunjukkan perkembangan signifikan sepanjang musim dan masih memiliki masa depan panjang bersama Timnas Belgia.

“Dia tidak layak mendapatkan semua kritik ini. Bagi saya, dia adalah kiper yang hebat dan menjalani musim yang luar biasa bersama Manchester United. Masa depannya sangat cerah dan pengalaman ini justru akan membuatnya semakin kuat,” ujar Courtois.

Dukungan Courtois menjadi sinyal bahwa ruang ganti Belgia tetap solid meski harus mengakhiri perjalanan di Piala Dunia lebih cepat.

Sang kapten memilih memberikan kepercayaan kepada penerusnya ketimbang menyoroti kesalahan individu yang terjadi di momen krusial.

Setelah turnamen berakhir, Lammens dijadwalkan kembali ke Manchester untuk menjalani masa libur sebelum bergabung dengan skuad Manchester United dalam agenda pramusim pada Agustus mendatang.

Pengalaman debut di Piala Dunia diyakini akan menjadi pelajaran berharga bagi kiper muda tersebut untuk menghadapi tantangan berikutnya.(*)




Manchester United Pecat Ruben Amorim, Darren Fletcher Jadi Caretaker

SEPUCUKJAMBI.ID – Manchester United resmi memutuskan hubungan dengan pelatih Ruben Amorim.

Keputusan tersebut diambil manajemen Setan Merah setelah muncul friksi antara Amorim dan pihak klub.

Ruben Amorim, yang baru menangani MU selama satu tahun dua bulan, dikontrak dari Sporting Lisbon untuk menggantikan Erik Ten Hag pada 2024.

Namun, selama masa kepemimpinannya, Amorim sempat mengkritik manajemen MU karena merasa tidak diberi wewenang penuh sebagai manajer.

Kritikan tersebut diduga memicu ketegangan yang berujung pada pemecatan Amorim.

Kabar ini pertama kali disampaikan oleh pakar transfer Eropa, Fabrizio Romano, yang mengungkap bahwa perwakilan MU telah mengadakan pertemuan dengan Amorim pada Senin (5/1/2025) pagi waktu setempat sebelum memberhentikannya secara resmi.

Sementara itu, Manchester United menunjuk Darren Fletcher, mantan pemain MU sekaligus pelatih tim U-18 klub, sebagai caretaker.

Fletcher akan memimpin tim sementara untuk menghadapi Burnley tengah pekan ini, sambil menunggu penunjukan manajer permanen baru.

Beberapa nama mulai dikaitkan sebagai kandidat pengganti Ruben Amorim.

Salah satunya adalah mantan pelatih Chelsea, Enzo Maresca, yang kabarnya memiliki hubungan dekat dengan staf MU sebelumnya.

Termasuk Jason Wilcox dan Omar Berrada saat mereka masih bekerja di Manchester City.

Manajemen MU saat ini fokus menyusun rencana pencarian manajer permanen untuk memimpin Setan Merah kembali ke jalur kemenangan.(*)




MU Gagal Menang Lagi, Leeds United Tahan Imbang 1-1

SEPUCUKJAMBI.ID – Manchester United harus puas berbagi poin saat menghadapi Leeds United dalam lanjutan Liga Inggris 2025/2026.

Bertanding di Stadion Elland Road, Minggu (4/1/2026), MU bermain imbang 1-1 dengan tuan rumah.

Hasil ini menjadi imbang kedua beruntun bagi Setan Merah, setelah sebelumnya seri 1-1 kontra Wolverhampton Wanderers di Old Trafford, Rabu (31/12/2025).

Leeds United sempat unggul terlebih dahulu lewat Brenden Aaronson pada menit ke-62. Namun, MU tak butuh waktu lama untuk menyamakan kedudukan.

Matheus Cunha mencetak gol penyeimbang pada menit ke-65 setelah menerima umpan matang Joshua Zirkzee, sehingga skor kembali imbang 1-1.

Meski hanya mendapatkan satu poin, Manchester United tetap naik ke posisi kelima klasemen sementara Liga Inggris 2025/2026 dengan 31 poin dari 20 pertandingan.

Tertinggal dua poin dari zona empat besar.

Sementara itu, Leeds United tetap bertahan di peringkat 16 dengan 22 poin, unggul delapan poin dari zona degradasi.

Pertandingan berlangsung sengit sejak menit awal.

MU mengambil inisiatif serangan dan sempat membobol gawang Leeds melalui Matheus Cunha pada menit kedelapan, namun gol dianulir karena offside.

Leeds juga menciptakan ancaman, termasuk sundulan Dominic Calvert-Lewin pada menit ke-35 yang membentur tiang gawang.

Setan Merah kembali mendapatkan peluang emas melalui sundulan Leny Yoro pada menit ke-40.

Namun berhasil digagalkan kiper Lucas Perri. Babak kedua memperlihatkan Leeds lebih agresif, tetapi respons cepat MU memastikan mereka pulang dengan tambahan satu poin.

Dengan hasil ini, MU kini fokus mempersiapkan pertandingan berikutnya untuk menjaga peluang masuk empat besar, sedangkan Leeds berjuang menjauh dari zona degradasi.(*)