UIN STS Jambi Gandeng Kemendikdasmen Perkuat Bahasa Indonesia, Mahasiswa Disiapkan Berdaya Saing Nasional

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Universitas Islam Negeri (UIN) Sulthan Thaha Saifuddin (STS) Jambi memperkuat langkah pengembangan kualitas sumber daya manusia melalui kerja sama strategis dengan Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) Republik Indonesia.

Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara UIN STS Jambi dan Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Kemendikdasmen di Amphiteater Lantai 4 Gedung Rektorat UIN STS Jambi, Selasa 4 Agustus 2026.

Nota Kesepahaman ditandatangani langsung oleh Rektor UIN STS Jambi, Prof. Dr. H. Kasful Anwar, M.Pd., bersama Kepala Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Kemendikdasmen, Hafidz Muksin, S.Sos., M.Si.

Kerja sama ini tidak hanya berhenti pada tingkat universitas. Sebagai tindak lanjut, turut dilakukan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Balai Bahasa Provinsi Jambi dengan sejumlah unit akademik UIN STS Jambi, yakni Fakultas Adab dan Humaniora, Fakultas Tarbiyah dan Keguruan, Fakultas Ushuluddin dan Studi Agama, serta Unit Pengembangan Bahasa.

Perkuat Kompetensi Bahasa di Lingkungan Kampus

Rektor UIN STS Jambi, Prof. Kasful Anwar, mengatakan kerja sama tersebut memiliki nilai strategis dalam meningkatkan kualitas kebahasaan di lingkungan perguruan tinggi.

Menurutnya, penguatan bahasa Indonesia menjadi bagian penting dalam peningkatan kompetensi mahasiswa maupun tenaga pendidik, terutama di tengah tuntutan dunia akademik yang semakin kompetitif.

“Kita menandatangani Nota Kesepahaman antara UIN STS Jambi dengan Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah. Kegiatan ini sangat penting karena banyak sisi positif yang telah kita rasakan selama empat tahun terakhir,” ujar Kasful.

Ia juga menyampaikan apresiasi terhadap capaian mahasiswa UIN STS Jambi dalam berbagai ajang kebahasaan, khususnya Duta Bahasa Provinsi Jambi.

Menurutnya, dalam beberapa tahun terakhir mahasiswa UIN STS Jambi konsisten meraih prestasi hingga dipercaya mewakili Provinsi Jambi pada ajang Duta Bahasa tingkat nasional.

“Saya merasa bahagia dan bangga. Dalam tiga hingga empat tahun terakhir, UIN STS Jambi selalu menjadi wakil Provinsi Jambi pada ajang Duta Bahasa tingkat nasional,” katanya.

Kolaborasi Pendidikan Jadi Kunci

Sementara itu, Kepala Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Kemendikdasmen, Hafidz Muksin, mengapresiasi komitmen UIN STS Jambi dalam membangun kolaborasi untuk pengembangan bahasa dan sastra.

Menurutnya, peningkatan kualitas pendidikan tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja, melainkan membutuhkan keterlibatan berbagai unsur, mulai dari pemerintah, perguruan tinggi, masyarakat, hingga komunitas pendidikan.

“Sejatinya kita tidak mungkin bekerja sendiri. Dalam setiap aktivitas kita membutuhkan dukungan, bantuan, dan kerja sama dari berbagai pihak,” ujar Hafidz.

Ia menjelaskan, Kemendikdasmen terus mendorong konsep partisipasi semesta dalam membangun pendidikan bermutu bagi seluruh masyarakat.

Kerja sama dengan UIN STS Jambi dinilai menjadi bagian dari upaya memperluas peran perguruan tinggi dalam pengembangan bahasa Indonesia, kesastraan, serta peningkatan kompetensi kebahasaan generasi muda.

Ruang Lingkup Kerja Sama

Dalam Nota Kesepahaman tersebut, kedua pihak sepakat mengembangkan berbagai program kebahasaan dan kesastraan di lingkungan UIN STS Jambi.

Beberapa program yang menjadi ruang lingkup kerja sama meliputi pelaksanaan Uji Kemahiran Berbahasa Indonesia (UKBI), program Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA), pengembangan bidang penerjemahan dan penjurubahasaan, serta peningkatan kompetensi bahasa bagi mahasiswa, dosen, dan tenaga kependidikan.

Selain itu, kerja sama juga mencakup program praktik kerja lapangan, magang, implementasi Kurikulum Kampus Berdampak, penyediaan narasumber seminar dan workshop, serta berbagai kegiatan akademik lainnya.

Melalui kemitraan tersebut, UIN STS Jambi dan Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Kemendikdasmen berharap dapat melahirkan generasi yang memiliki kemampuan bahasa lebih kuat, kompetensi akademik yang meningkat, serta mampu bersaing di tingkat nasional maupun global.

Penguatan bahasa Indonesia di lingkungan kampus juga menjadi bagian dari upaya menjaga identitas kebangsaan sekaligus meningkatkan kualitas komunikasi ilmiah dalam dunia pendidikan tinggi.(*)




Peksimida Jambi 2026 Dibuka, UNJA Targetkan Lahirkan Wakil Terbaik ke Peksiminas

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Universitas Jambi (UNJA) resmi membuka Pekan Seni Mahasiswa Daerah (Peksimida) Provinsi Jambi 2026 yang diikuti 167 mahasiswa dari 11 perguruan tinggi se-Provinsi Jambi.

Ajang seni dua tahunan ini menjadi pintu seleksi menuju Pekan Seni Mahasiswa Nasional (Peksiminas) XVIII Tahun 2026.

Pembukaan berlangsung di Auditorium Lantai 1 Gedung UNIFAC UNJA, Rabu 22 Juli 2026, dengan mengusung tema “Peksimida Jambi Bergerak, Seni Melayu Berdampak.” Selama empat hari, mulai 22 hingga 25 Juli 2026, para peserta akan berkompetisi dalam 15 tangkai lomba seni.

Rektor UNJA, Prof. Dr. Helmi, mengatakan Peksimida bukan sekadar kompetisi seni, tetapi juga momentum bagi mahasiswa untuk terus berinovasi sekaligus menjaga kelestarian budaya Melayu di tengah perkembangan teknologi.

Menurutnya, budaya Melayu harus mampu berkembang mengikuti zaman tanpa kehilangan nilai dan identitasnya.

“Perkembangan budaya yang lahir dari tradisi dan masyarakat kita harus terus dijaga dan dilestarikan. Jangan sampai budaya ini dianggap terbelakang. Justru pelestarian budaya Melayu harus didukung oleh perkembangan teknologi,” ujar Helmi saat membuka Peksimida Jambi 2026.

Ia mencontohkan sejumlah pelajar di Jambi yang telah berhasil menggabungkan teknologi dengan seni tari maupun karya karikatur bertema budaya Melayu sebagai bukti bahwa inovasi dan pelestarian budaya dapat berjalan beriringan.

Sementara itu, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni UNJA sekaligus Ketua Badan Pembina Seni Mahasiswa Indonesia (BPSMI) Provinsi Jambi, Prof. Dr. Fauzi Syam, menjelaskan Peksimida merupakan agenda resmi BPSMI yang menjadi tahapan seleksi menuju Peksiminas XVIII di Universitas Jember, Jawa Timur, pada September 2026.

Ia berharap Provinsi Jambi mampu kembali meraih prestasi nasional setelah sempat mencatatkan sejumlah gelar juara pada penyelenggaraan sebelumnya.

“Pada 2008, 2010, dan 2016 kita pernah meraih juara, kemudian tahun 2022 kembali memperoleh satu gelar juara. Tahun 2024 kita belum berhasil, sehingga tahun 2026 ini kami ingin mengulang sejarah prestasi tersebut,” katanya.

Prof. Fauzi mengungkapkan antusiasme perguruan tinggi mengikuti Peksimida tahun ini mengalami peningkatan yang cukup signifikan.

Jika pada tahun 2024 jumlah peserta hanya 67 orang, maka pada Peksimida 2026 meningkat menjadi 167 peserta yang berasal dari 11 perguruan tinggi di Provinsi Jambi.

Selain peningkatan jumlah peserta, penyelenggaraan tahun ini juga semakin modern dengan penggunaan website resmi BPSMI sebagai sistem terpadu untuk pendaftaran peserta, jadwal lomba, lokasi pertandingan, hingga pengumuman hasil kompetisi.

Menurutnya, Jambi menjadi salah satu dari tiga provinsi di Indonesia yang telah menerapkan sistem digital tersebut.

“Kehadiran website ini menunjukkan bahwa Jambi siap diperhitungkan pada ajang Peksiminas 2026,” ujarnya.

Ketua Pelaksana Peksimida 2026, Indra Gunawan, mengatakan kegiatan ini menjadi wadah pembinaan sekaligus pengembangan bakat seni mahasiswa di tingkat daerah.

Selain memperebutkan tiket menuju Peksiminas, Peksimida juga menjadi ruang membangun kreativitas, jejaring, dan kolaborasi antarmahasiswa dari berbagai perguruan tinggi.

Ia berpesan agar seluruh peserta menjunjung tinggi sportivitas dan menjadikan pengalaman selama kompetisi sebagai bekal untuk terus berkembang di dunia seni.

Pembukaan Peksimida Provinsi Jambi 2026 ditandai dengan penyematan tanda pengenal kepada peserta dan dewan juri, dilanjutkan penampilan Tari Zapin Rajuk Rindu serta sesi foto bersama.(*)




UIN STS Jambi Kirim Kontingen di PEKSIMIDA Jambi 2026, Ikut 15 Tangkai Lomba

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Universitas Islam Negeri (UIN) Sulthan Thaha Saifuddin (STS) Jambi resmi mengikuti Pekan Seni Mahasiswa Daerah (PEKSIMIDA) Provinsi Jambi Tahun 2026 dengan mengirimkan kontingen mahasiswa yang akan berkompetisi pada 15 tangkai lomba.

Keikutsertaan UIN STS Jambi diawali melalui pembukaan PEKSIMIDA Provinsi Jambi 2026 yang berlangsung di Aula Rektorat Universitas Jambi, Rabu 22 Juli 2026).

Kegiatan tersebut dihadiri pimpinan perguruan tinggi, perwakilan mahasiswa, dosen pendamping, serta para kontingen dari berbagai universitas di Provinsi Jambi.

PEKSIMIDA Provinsi Jambi 2026 menjadi ajang kompetisi seni mahasiswa tingkat daerah yang bertujuan mengembangkan kreativitas, meningkatkan apresiasi terhadap seni dan budaya, serta mempererat hubungan antarmahasiswa perguruan tinggi.

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama UIN STS Jambi, Dr. Jamaluddin, M.Pd., hadir mendampingi kontingen UIN STS Jambi sebagai bentuk dukungan langsung kepada mahasiswa yang akan bertanding.

Kehadiran pimpinan universitas tersebut menjadi motivasi bagi para delegasi untuk tampil maksimal dan membawa nama baik almamater dalam kompetisi seni tingkat Provinsi Jambi.

Dr Jamaluddin menyampaikan bahwa keikutsertaan UIN STS Jambi dalam PEKSIMIDA 2026 merupakan bentuk komitmen universitas dalam mendukung pengembangan potensi mahasiswa secara menyeluruh, tidak hanya dalam bidang akademik tetapi juga seni dan budaya.

“Partisipasi UIN STS Jambi pada PEKSIMIDA merupakan bentuk dukungan nyata universitas terhadap pengembangan bakat, kreativitas, dan prestasi mahasiswa. Kami berharap seluruh delegasi dapat bertanding dengan penuh percaya diri, menjunjung tinggi sportivitas, serta mampu memberikan penampilan terbaik dan mengharumkan nama UIN STS Jambi,” ujar Dr. Jamaluddin.

Dorong Mahasiswa Berprestasi di Bidang Seni

PEKSIMIDA merupakan wadah kompetisi seni antarmahasiswa yang memberikan ruang bagi mahasiswa untuk mengekspresikan kemampuan, meningkatkan kepercayaan diri, serta memperkuat nilai budaya bangsa melalui berbagai cabang seni yang diperlombakan.

Sebelum mengikuti ajang tersebut, para mahasiswa UIN STS Jambi telah melalui proses seleksi dan pembinaan untuk mempersiapkan diri menghadapi kompetisi.

Dengan mengirimkan peserta pada 15 tangkai lomba, UIN STS Jambi menunjukkan keseriusannya dalam membangun ekosistem pengembangan mahasiswa yang seimbang antara kemampuan akademik, kreativitas, dan prestasi nonakademik.

Pihak universitas optimistis para delegasi mampu memberikan penampilan terbaik dan bersaing secara positif dalam setiap cabang perlombaan.

Seluruh sivitas akademika UIN STS Jambi turut memberikan dukungan dan doa kepada kontingen agar mampu tampil percaya diri, menjunjung tinggi sportivitas, serta meraih prestasi yang membanggakan dalam PEKSIMIDA Provinsi Jambi 2026.(*)




Beasiswa Pro Jambi Cerdas 2026 Sepi Peminat, Jumlah Pendaftar Turun Hampir 50 Persen

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Jumlah pendaftar Program Beasiswa Pro Jambi Cerdas 2026 untuk jenjang sarjana (S1) mengalami penurunan signifikan dibandingkan tahun sebelumnya.

Hingga penutupan pendaftaran pada 11 Juni 2026, tercatat sebanyak 1.397 mahasiswa mengajukan permohonan beasiswa yang diselenggarakan Pemerintah Provinsi Jambi tersebut.

Data yang dihimpun menunjukkan mayoritas pendaftar berasal dari kategori mahasiswa kurang mampu, yakni sebanyak 869 orang.

Sementara kategori mahasiswa berprestasi mencatatkan 528 pendaftar.

Angka tersebut jauh lebih rendah dibandingkan pelaksanaan program pada tahun 2025.

Saat itu, total pemohon beasiswa mencapai 2.823 orang, terdiri dari 1.894 pendaftar kategori kurang mampu dan 929 pendaftar kategori berprestasi.

Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Provinsi Jambi, Amrulsyah, mengakui adanya penurunan jumlah peminat pada tahun ini.

Menurutnya, salah satu faktor yang memengaruhi kondisi tersebut adalah perubahan jadwal pelaksanaan yang dilakukan lebih awal dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

“Pelaksanaan tahun ini memang dimajukan lebih awal karena proses seleksi dan penyaluran beasiswa cukup panjang. Kemungkinan hal itu menjadi salah satu penyebab jumlah pendaftar berkurang dibanding tahun sebelumnya,” ujarnya, Rabu 17 Juni 2026.

Meski jumlah pendaftar menurun, proses seleksi tetap akan berjalan sesuai mekanisme yang telah ditetapkan.

Saat ini seluruh berkas yang masuk tengah dipersiapkan untuk memasuki tahap verifikasi administrasi dan penilaian oleh panitia pelaksana.

Tahapan tersebut akan menentukan mahasiswa yang berhak menerima bantuan pendidikan dari Pemerintah Provinsi Jambi pada tahun anggaran 2026.

Program Beasiswa Pro Jambi Cerdas merupakan salah satu upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan akses pendidikan tinggi bagi masyarakat.

Khususnya mahasiswa dari keluarga kurang mampu serta mereka yang memiliki prestasi akademik maupun non-akademik.

Pemprov Jambi berharap bantuan pendidikan tersebut dapat menjadi dukungan nyata bagi mahasiswa untuk menyelesaikan studi dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia di daerah.

“Harapan kami, bantuan Jambi Cerdas ini benar-benar memberikan manfaat bagi mahasiswa dan membantu mereka melanjutkan pendidikan. Pada akhirnya program ini diharapkan berkontribusi dalam meningkatkan kualitas generasi muda dan mencerdaskan kehidupan bangsa,” kata Amrulsyah.

Setelah tahap verifikasi selesai, pemerintah akan mengumumkan penerima beasiswa yang dinyatakan memenuhi persyaratan sesuai kuota dan ketentuan program yang berlaku.(*)




Beasiswa Pro Jambi Cerdas 2026 Dibuka, Mahasiswa Berprestasi dan Kurang Mampu Bisa Daftar hingga 11 Juni

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Pemerintah Provinsi Jambi resmi membuka pendaftaran Program Beasiswa Pro Jambi Cerdas Tahun 2026 untuk jenjang Sarjana (S1).

Pendaftaran berlangsung mulai 2 hingga 11 Juni 2026 dan diperuntukkan bagi mahasiswa asal Jambi melalui kategori penerima beasiswa berprestasi dan mahasiswa dari keluarga kurang mampu.

Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Provinsi Jambi, Amrulsyah, menjelaskan bahwa kategori penerima beasiswa berprestasi terbagi menjadi dua kelompok, yakni prestasi akademik dan non-akademik.

Menurutnya, mahasiswa yang berhasil mengharumkan nama Provinsi Jambi di tingkat nasional maupun internasional menjadi salah satu prioritas dalam program tersebut.

“Prestasi non-akademik seperti atlet yang pernah meraih prestasi di PON, SEA Games, Olimpiade, maupun ajang nasional dan internasional lainnya akan menjadi perhatian khusus. Program ini diharapkan mampu memberikan motivasi bagi generasi muda Jambi untuk terus berprestasi,” ujar Amrulsyah, Rabu (3/6/2026).

Untuk menjamin objektivitas dan transparansi proses seleksi, Pemprov Jambi menggandeng tim panitia seleksi independen dari kalangan akademisi Universitas Jambi.

Seluruh tahapan seleksi dilakukan secara daring sehingga memberikan kesempatan yang sama bagi mahasiswa asal Jambi yang sedang menempuh pendidikan di dalam maupun luar daerah.

Amrulsyah menegaskan, pemerintah hanya memfasilitasi pelaksanaan program, sementara penentuan hasil seleksi sepenuhnya dilakukan oleh tim independen.

“Mahasiswa asal Jambi yang kuliah di luar provinsi bahkan di luar negeri tetap memiliki peluang yang sama untuk memperoleh beasiswa ini, selama memenuhi seluruh persyaratan yang telah ditetapkan,” katanya.

Selain program beasiswa S1, Pemprov Jambi juga tengah melaksanakan program Beasiswa Tahfiz yang mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat.

Dari kuota sebanyak 300 penerima, jumlah pendaftar saat ini telah melampaui angka seribu peserta.

“Animo masyarakat sangat tinggi. Saat ini jumlah pendaftar beasiswa tahfiz sudah lebih dari 1.000 orang. Nantinya akan dilakukan seleksi berdasarkan ketentuan dan persyaratan yang berlaku,” jelasnya.

Untuk Program Beasiswa Pro Jambi Cerdas jenjang S1 tahun 2026, pemerintah menyiapkan kuota sebanyak 500 mahasiswa.

Pemprov Jambi berharap jumlah penerima manfaat dapat terus meningkat pada tahun-tahun mendatang apabila kondisi fiskal daerah semakin membaik.

“Kuota tahun ini sebanyak 500 mahasiswa. Ke depan kami berharap jumlahnya bisa bertambah, termasuk untuk program beasiswa S2 dan S3 yang juga akan terus diupayakan,” ungkap Amrulsyah.

Sementara itu, terkait perkembangan jumlah pendaftar pada hari-hari awal pembukaan program, pemerintah masih melakukan pemantauan dan akan memberikan pembaruan data setelah beberapa hari masa pendaftaran berlangsung.

Program Beasiswa Pro Jambi Cerdas menjadi salah satu upaya Pemerintah Provinsi Jambi dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia serta memperluas akses pendidikan tinggi bagi generasi muda daerah.(*)




Astra Honda SDGs Future Leaders 2026 Dibuka di Jambi, Mahasiswa Bisa Dapat Dana Hingga Rp43 Juta

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – PT Sinar Sentosa Primatama (Sinsen) bersama Yayasan Astra Honda Motor (Yayasan AHM) kembali membuka peluang bagi mahasiswa di Provinsi Jambi untuk berkontribusi sebagai agen perubahan melalui program Astra Honda SDGs Future Leaders 2026.

Program ini menjadi wadah pengembangan generasi muda dalam menciptakan solusi nyata terhadap berbagai persoalan sosial di masyarakat, mulai dari pendidikan, kesehatan, lingkungan, hingga pemberdayaan ekonomi melalui project inovatif dan berkelanjutan.

Astra Honda SDGs Future Leaders 2026 tidak hanya berfokus pada kompetisi ide, tetapi juga mendorong mahasiswa untuk mengasah kemampuan kepemimpinan, kolaborasi, serta kepedulian sosial agar siap menghadapi tantangan masa depan.

Program ini terbuka bagi mahasiswa aktif jenjang D3, D4, hingga S1.

Peserta wajib membentuk tim beranggotakan minimal tiga orang dan didampingi satu dosen pembimbing dari perguruan tinggi yang sama.

Setiap tim dituntut menyusun proposal project yang relevan, dapat diterapkan di masyarakat, memiliki dampak nyata, serta berkelanjutan.

CSR PT Sinar Sentosa Primatama, Lydia Syahada, mengatakan bahwa program ini merupakan bentuk komitmen Honda dalam mendukung lahirnya generasi muda yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kepedulian sosial.

“Kami mengajak mahasiswa di Jambi untuk mengambil peran sebagai agen perubahan. Melalui program ini, ide-ide kreatif dapat diwujudkan menjadi aksi nyata yang memberi dampak bagi masyarakat di bidang pendidikan, kesehatan, lingkungan, dan ekonomi,” ujar Lydia.

Peserta program berkesempatan mendapatkan pendanaan implementasi project hingga Rp43 juta per tim bagi proposal yang terpilih.

Selain itu, peserta juga akan mendapatkan pendampingan intensif berupa mentoring, monitoring, dan evaluasi selama pelaksanaan project.

Sebagai bentuk apresiasi, project terbaik yang berhasil menyelesaikan program sesuai target juga akan memperoleh beasiswa pendidikan.

Pendaftaran program dibuka mulai 16 Mei hingga 15 Juni 2026, dengan proses unggah proposal pada 1 hingga 15 Juni 2026.

Tahapan seleksi akan dilanjutkan ke tingkat regional dan nasional sebelum masuk fase implementasi pada Agustus hingga November 2026.

Melalui program ini, Sinsen berharap mahasiswa Jambi dapat melahirkan inovasi sosial yang berdampak nyata serta mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) di Indonesia.

Informasi lebih lanjut dapat diakses melalui panduan resmi di bit.ly/Panduan-SFL2026 dan pendaftaran di bit.ly/Registrasi-SFL2026, serta melalui Instagram @sinsenhonda atau kontak narahubung program.(*)




Waspada Aksi Massa Mei 2026, Ini Pesan Kapolda Jambi

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Aparat keamanan di Provinsi Jambi mulai meningkatkan kewaspadaan menghadapi potensi lonjakan aktivitas massa sepanjang Mei 2026.

Sejumlah agenda nasional dan internasional diperkirakan akan mendorong mobilisasi masyarakat, mulai dari kalangan buruh, mahasiswa, hingga elemen lainnya.

Kapolda Jambi, Krisno Halomoan Siregar, menyebut beberapa momentum penting yang menjadi perhatian, seperti Hari Buruh Internasional, peringatan Tragedi Trisakti, serta Hari Kebangkitan Nasional.

Menurutnya, rangkaian kegiatan tersebut berpotensi meningkatkan aktivitas di ruang publik, sehingga diperlukan langkah antisipatif dalam pengendalian massa.

Ia menegaskan bahwa penyampaian aspirasi merupakan hak setiap warga negara dalam sistem demokrasi.

Namun, masyarakat diimbau agar tetap menjaga ketertiban dan tidak melakukan tindakan yang berpotensi mengganggu keamanan.

Kapolda juga mengingatkan pentingnya menjaga situasi kondusif dengan belajar dari pengalaman sebelumnya.

Ia menilai kejadian kericuhan yang sempat terjadi pada periode lalu bukanlah cerminan karakter masyarakat Jambi secara umum.

Sebagai bentuk komitmen dalam menjaga stabilitas, aparat keamanan memastikan akan membuka ruang dialog bagi masyarakat yang ingin menyampaikan aspirasi.

Setiap aksi akan difasilitasi sesuai dengan tujuan dan lokasi yang dituju.

Pihak kepolisian juga akan berkoordinasi dengan berbagai instansi terkait agar setiap aspirasi dapat ditanggapi secara langsung oleh pihak yang berwenang.

Dengan langkah antisipasi ini, diharapkan seluruh rangkaian kegiatan selama bulan Mei dapat berlangsung aman, tertib, dan kondusif tanpa mengganggu stabilitas daerah.(*)




Unjuk Rasa di DPRD Kota Jambi Berlangsung Damai, Kemas Faried Alfarelly Temui Mahasiswa

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Suasana berbeda mewarnai aksi damai yang digelar oleh Aliansi Mahasiswa dan Rakyat Bersatu di depan Gedung DPRD Kota Jambi pada Senin (1/9/2025).

Tidak seperti biasanya, para pengunjuk rasa disambut secara terbuka oleh pimpinan dewan dan diajak berdialog langsung di dalam gedung parlemen.

Aksi ini digelar untuk menyampaikan kritik terhadap kinerja DPRD, khususnya terkait akuntabilitas dan representasi terhadap kepentingan rakyat.

Salah satu orator aksi menyoroti kekecewaan publik terhadap DPR, yang dinilai sering kali gagal menjalankan amanat rakyat.

“Rakyat sudah berkali-kali memilih, namun tetap dikhianati. Banyak anggota dewan yang tersandung kasus korupsi dan justru lebih berpihak pada kepentingan elite, bukan masyarakat,” ujar salah satu juru bicara.

Koordinator aksi, Fahri, menyampaikan bahwa salah satu tuntutan utama adalah mendesak percepatan pengesahan Rancangan Undang-Undang Perampasan Aset.

RUU ini dianggap penting sebagai langkah konkret dalam pemberantasan korupsi di Indonesia.

Menanggapi aksi tersebut, Ketua DPRD Kota Jambi, Kemas Faried Alfarelly, turun langsung menemui massa dan mengundang mereka berdiskusi di ruang rapat dewan.

“Kami terbuka terhadap aspirasi yang disampaikan adik-adik mahasiswa. Ini adalah bentuk nyata demokrasi, dan kami menghargai keberanian mereka menyuarakan kepentingan rakyat,” ujarnya.

Faried juga menyatakan komitmen DPRD untuk meneruskan tuntutan mahasiswa ke pemerintah pusat melalui mekanisme yang berlaku.

“Kami siap memperbaiki diri dan akan menyampaikan aspirasi ini ke tingkat yang lebih tinggi,” tegasnya.(*)




Pemprov Jambi Buka Beasiswa S1, S2, S3 Mulai 6 Agustus 2025, Ini Syarat dan Link Pendaftaran

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Pemerintah Provinsi Jambi melalui program Pro-Jambi Cerdas kembali membuka kesempatan beasiswa pendidikan bagi mahasiswa S1, S2, dan S3.

Untuk tahap terdekat, pendaftaran beasiswa khusus mahasiswa Strata 1 (S1) akan dibuka mulai 6 Agustus hingga 20 Agustus 2025.

Menurut Pejabat Fungsional Madya Biro Kesejahteraan Rakyat Setda Provinsi Jambi, Watni, pendaftaran akan dimulai setelah tahap sosialisasi yang saat ini masih berlangsung.

Tim seleksi beasiswa telah dibentuk dan melibatkan akademisi dari berbagai perguruan tinggi di Provinsi Jambi.

Untuk tahun ini, kuota beasiswa S1 sebanyak 300 orang, terdiri dari 210 kuota untuk mahasiswa kurang mampu, dan 90 kuota untuk mahasiswa berprestasi.

Setiap penerima beasiswa akan mendapatkan bantuan dana pendidikan sebesar Rp12 juta per mahasiswa.

“Mahasiswa yang bisa mendaftar adalah mereka yang sudah menempuh minimal semester 3, agar dipastikan status aktif kuliahnya serta memiliki IPK,” jelas Watni, Minggu (4/8/2025).

📌 Cara Daftar Beasiswa Pro-Jambi Cerdas:

  • Kunjungi situs resmi: http://beasiswa.jambiprov.go.id

  • Daftar secara daring

  • Peserta yang lulus seleksi administrasi akan diminta menyerahkan dokumen autentik

Selain beasiswa S1, tahun ini Pemprov Jambi juga menyediakan beasiswa S2 dan S3 yang dijadwalkan buka pada September 2025.

Beasiswa S2 tersedia untuk 52 mahasiswa, dengan bantuan Rp20 juta per orang, sedangkan untuk S3, tersedia 102 kuota dengan dana bantuan Rp30 juta per penerima.

Beasiswa untuk jenjang S3 terbuka bagi dosen maupun masyarakat umum.

Khusus mahasiswa S1 kurang mampu, pihak panitia akan melakukan verifikasi faktual langsung ke lapangan, mengacu pada data DTKS (Data Terpadu Kesejahteraan Sosial) guna memastikan kondisi ekonomi calon penerima.(*)




Kurang dari 24 Jam, Polisi Tangkap Pelaku Perampokan dan Pelecehan di Kosan Jaluko

SENGETI, SEPUCUKJAMBI.ID – Ditreskrimum Polda Jambi bersama Satreskrim Polres Muaro Jambi  mengungkap kasus pelecehan seksual dan pencurian dengan kekerasan yang menimpa dua mahasiswi di sebuah kos-kosan kawasan Jaluko, Kabupaten Muaro Jambi.

Pelaku berinisial Amat berhasil diamankan kurang dari 24 jam setelah kejadian pada Rabu, 16 April 2025.

Dalam konferensi pers yang digelar Senin (21/4/2025), Dirreskrimum Polda Jambi Kombes Pol Dr Manang Soebeti memaparkan kronologi kejadian serta proses penangkapan pelaku.

“Tersangka masuk ke dalam kosan korban dengan cara mencongkel jendela menggunakan linggis. Di dalam kamar, terdapat dua mahasiswi yang menjadi korban,” jelas Kombes Pol Dr Manang, didampingi Kasat Reskrim Polres Muaro Jambi, AKP Hanafi.

Pelaku kemudian mengancam korban dengan senjata tajam, lalu memaksa mereka menyerahkan barang berharga, termasuk uang dan handphone.

Tak hanya itu, pelaku juga melakukan pelecehan seksual terhadap kedua korban, bahkan sempat merekam aksi bejatnya menggunakan perangkat pribadi.

Setelah melakukan aksi kriminalnya, pelaku membawa salah satu korban dengan sepeda motor ke lokasi lain, sebelum akhirnya menyuruhnya kembali ke tempat kos.

Berkat penyelidikan intensif dan koordinasi cepat, keberadaan pelaku berhasil dilacak.

Tersangka diketahui hendak melarikan diri ke Provinsi Lampung, namun berhasil ditangkap tim gabungan di wilayah Kabupaten Batanghari.

“Saat ditangkap, pelaku sempat melawan, sehingga petugas terpaksa mengambil tindakan tegas dan terukur,” tegas Kombes Pol Dr. Manang Soebeti.

Polda Jambi menegaskan bahwa kasus ini akan diproses secara profesional dan transparan.

Tersangka dijerat dengan pasal berlapis, termasuk pencurian dengan kekerasan, pelecehan seksual, dan pelanggaran terhadap privasi.

Kasus ini mendapat perhatian luas dari masyarakat. Polda Jambi mengimbau warga, terutama perempuan dan penghuni indekos, agar selalu waspada terhadap potensi tindak kejahatan.

“Laporkan segera jika ada hal mencurigakan di lingkungan sekitar. Kepedulian bersama sangat penting dalam mencegah kejahatan,” tutupnya.(*)