Bandara Jambi Padat Jelang Lebaran, Lonjakan Penumpang Capai 3 Persen

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Arus mudik Lebaran 2026 melalui Bandara Sultan Thaha mengalami peningkatan signifikan dibandingkan tahun sebelumnya.

Lonjakan jumlah penumpang bahkan sudah terlihat sejak beberapa hari terakhir.

Eksekutif General Manager Bandara Sultan Thaha Jambi, Ardon Marbun, mengungkapkan bahwa kenaikan arus mudik tahun ini diperkirakan mencapai sekitar 3 persen dibandingkan periode Lebaran sebelumnya.

“Dalam beberapa hari terakhir terjadi peningkatan penumpang yang cukup signifikan. Biasanya berkisar 2.000 hingga 3.000 orang per hari, kini bisa mencapai sekitar 4.500 penumpang,” ujarnya.

Untuk mengantisipasi lonjakan tersebut, pihak bandara telah membuka posko angkutan Lebaran sesuai arahan regulator dari Kementerian Perhubungan.

Posko ini mulai beroperasi beberapa hari lalu guna memastikan kelancaran pelayanan kepada penumpang.

Puncak arus mudik diprediksi terjadi pada Rabu, 18 Maret 2026, seiring meningkatnya mobilitas masyarakat yang hendak pulang kampung menjelang Hari Raya Idul Fitri.

Sementara itu, puncak arus balik atau keberangkatan penumpang dari Jambi diperkirakan terjadi pada 27 hingga 28 Maret 2026.

Dari sisi penerbangan, terdapat sekitar tujuh maskapai yang beroperasi di Bandara Sultan Thaha Jambi, termasuk Lion Group hingga Susi Air yang melayani rute perintis seperti Dabo Singkep dan Kerinci.

Untuk mengakomodasi tingginya permintaan, maskapai juga telah menambah sekitar 82 penerbangan ekstra (extra flight). Bahkan, menjelang Lebaran, tiket penerbangan menuju Jambi dilaporkan sudah habis terjual.

“Untuk arus mudik, penerbangan menuju Jambi hampir seluruhnya penuh. Sedangkan setelah Lebaran, baru terlihat peningkatan pada arus balik dari Jambi ke berbagai daerah,” jelas Ardon.

Dengan lonjakan ini, Bandara Sultan Thaha Jambi menjadi salah satu titik penting pergerakan mudik di wilayah Sumatera, khususnya bagi masyarakat yang memilih transportasi udara.

Pihak bandara mengimbau penumpang untuk datang lebih awal, memastikan dokumen perjalanan lengkap, serta mengikuti aturan penerbangan demi kelancaran perjalanan selama periode mudik Lebaran 2026.(*)




Hanya 3 Bandara di Sumatera Catat Tren Naik Penumpang di Momen Nataru, Jambi Termasuk!

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Bandara Sultan Thaha Jambi menjadi salah satu dari tiga bandara di Sumatera yang mencatat kenaikan jumlah penumpang selama periode Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru).

Bersama Bandara Kualanamu (Sumatera Utara) dan Bandara Minangkabau (Sumatera Barat), Bandara Sultan Thaha Jambi mengalami pertumbuhan penumpang sebesar 2,6 persen dibandingkan periode Nataru tahun sebelumnya.

Eksekutif General Manager (EGM) Bandara Sultan Thaha Jambi, Ardon Marbun, menjelaskan bahwa sepanjang periode 15 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026, bandara melayani sekitar 71 ribu penumpang dari berbagai rute penerbangan.

“Pada awal Nataru, kenaikan penumpang sekitar 1,5 persen, kemudian meningkat menjadi 2,6 persen seiring bertambahnya mobilitas masyarakat,” ujar Ardon, Senin (5/1/2026).

Meskipun kenaikan jumlah pesawat yang mendarat dan lepas landas tidak terlalu signifikan, aktivitas penerbangan tetap berjalan stabil.

Secara nasional, angkutan udara pada Nataru 2025–2026 tumbuh sekitar 4 persen dibandingkan tahun sebelumnya, didorong tingginya minat masyarakat menggunakan transportasi udara.

Di sisi lain, sebagian bandara lain di Sumatra, termasuk Pekanbaru dan Padang, justru mencatat penurunan jumlah penumpang.

Hal ini menjadikan posisi Bandara Sultan Thaha Jambi sebagai salah satu bandara yang menunjukkan tren positif di wilayah Regen 3 Sumatra.

Manajemen Bandara Sultan Thaha Jambi menilai capaian ini menjadi sinyal positif bagi sektor transportasi udara di Jambi.

Ke depan, bandara akan terus meningkatkan pelayanan dan kesiapan operasional untuk mengantisipasi lonjakan penumpang pada libur panjang berikutnya.(*)




Selama Momen Nataru, Bandara Sultan Thaha Layani 71 Ribu Penumpang

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Bandara Sultan Thaha Jambi mencatat peningkatan jumlah penumpang selama periode Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru) dibandingkan tahun sebelumnya.

Meskipun kenaikan di awal liburan relatif kecil, tren pertumbuhan penumpang terus meningkat hingga awal Januari 2026.

Eksekutif General Manager (EGM) Bandara Sultan Thaha Jambi, Ardon Marbun, menyampaikan bahwa pada awal Nataru, jumlah penumpang naik sekitar 1,5 persen.

Namun seiring meningkatnya mobilitas masyarakat, angka tersebut bertambah menjadi 2,6 persen hingga 4 Januari 2026.

“Selama periode 15 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026, Bandara Sultan Thaha Jambi melayani sekitar 71 ribu penumpang dari berbagai rute penerbangan,” ujarnya, Senin (5/1/2026).

Pergerakan pesawat juga mengalami peningkatan meskipun tidak signifikan, menunjukkan aktivitas penerbangan tetap stabil.

Secara nasional, angkutan udara pada masa Nataru 2025–2026 tumbuh sekitar 4 persen dibandingkan tahun sebelumnya, didorong tingginya minat masyarakat menggunakan transportasi udara.

Di wilayah Sumatra, khususnya Regen 3, hanya tiga bandara yang mencatat kenaikan jumlah penumpang.

Yakni, Bandara Kualanamu (1,9 persen), Bandara Sultan Thaha Jambi (2,6 persen), dan Bandara Minangkabau (4 persen).

Sementara bandara lain di Sumatra, termasuk Pekanbaru dan Padang, justru mengalami penurunan penumpang.

Manajemen Bandara Sultan Thaha Jambi menilai capaian ini sebagai sinyal positif bagi sektor transportasi udara di Jambi.

Ke depan, bandara berencana meningkatkan pelayanan dan kesiapan operasional untuk mengantisipasi lonjakan penumpang pada libur panjang berikutnya.(*)