Media Gathering JNE Jambi, Dorong Peran Media dan UMKM Lokal

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – JNE Cabang Jambi sukses menggelar kegiatan Media Gathering bersama insan pers se-Provinsi Jambi

Acara yang berlangsung di Sky M Caffe & Resto ini dikemas dalam suasana hangat dan penuh keakraban sebagai bentuk penguatan sinergi antara JNE dan media.

Kegiatan tersebut menjadi momentum silaturahmi sekaligus wujud komitmen JNE dalam menjalin kemitraan strategis dengan media, khususnya dalam penyebaran informasi layanan logistik kepada masyarakat luas.

Kepala Cabang JNE Jambi, Jacksen, menyampaikan apresiasi kepada seluruh awak media yang selama ini konsisten mendukung berbagai program dan layanan JNE di wilayah Jambi.

“Peran media sangat penting bagi JNE, terutama dalam menyampaikan informasi yang akurat dan membangun kepercayaan publik terhadap layanan kami. Kami sangat mengapresiasi sinergi yang telah terjalin selama ini,” ujar Jacksen, Selasa (10/2/2026).

Tak hanya menjadi ajang silaturahmi, Media Gathering ini juga diisi dengan sesi talkshow inspiratif yang menghadirkan Venny Septia Monica, Owner Rumah Makan Pusako Satu, salah satu pelaku usaha kuliner sukses asal Jambi.

Dalam sesi tersebut, Monica membagikan perjalanan bisnisnya membangun RM Pusako Satu hingga kini memiliki 32 cabang yang tersebar di seluruh Provinsi Jambi.

Ia menekankan bahwa konsistensi kualitas produk menjadi kunci utama dalam mempertahankan kepercayaan pelanggan.

Menurutnya, penggunaan bahan baku lokal menjadi fondasi utama perkembangan usahanya, seperti menu khas Dendeng Batokok serta pemanfaatan Beras Payo Kerinci asal Lempur sebagai bahan utama.

Menariknya, produk kuliner khas Jambi tersebut kini tidak hanya dinikmati masyarakat lokal, tetapi juga telah menjangkau pasar nasional.

Monica mengakui, keberhasilan tersebut tidak terlepas dari dukungan layanan logistik JNE.

“Pengiriman yang cepat, aman, dan terpercaya sangat menentukan kualitas produk sampai ke tangan konsumen luar daerah. JNE menjadi mitra penting dalam menjaga kepercayaan pelanggan kami,” ungkap Monica.

Pencapaian ini menjadi bukti bahwa kolaborasi antara UMKM berkualitas, media, dan layanan logistik yang andal mampu menciptakan kekuatan ekonomi yang berkelanjutan.

Melalui kegiatan Media Gathering ini, JNE Jambi kembali menegaskan perannya tidak hanya sebagai perusahaan jasa pengiriman, tetapi juga sebagai mitra strategis UMKM dan penggerak pertumbuhan ekonomi di Bumi Sepucuk Jambi Sembilan Lurah.(*)




Pelabuhan Talang Duku Kini Layani Cargo Curah Kering, Pelindo Regional 2 Jambi Tancap Gas

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo Regional 2 Jambi memastikan kesiapan fasilitas Terminal Curah Kering di Pelabuhan Talang Duku untuk melayani kebutuhan angkutan cargo curah kering.

Kesiapan tersebut mencakup Dermaga Curah Kering I, Dermaga Curah Kering II, dan Dermaga Curah Kering III.

Kesiapan pengoperasian dermaga tersebut diperkuat dengan terbitnya penetapan peningkatan kemampuan pengoperasian fasilitas pelabuhan dari Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas III Talang Duku.

Penetapan ini mengubah fungsi layanan dermaga yang sebelumnya melayani barang umum (general cargo/multipurpose), menjadi khusus untuk pelayanan cargo curah kering.

Kepala KSOP Kelas III Talang Duku, Prihartanta Eka Budi Jatmika, menjelaskan bahwa penetapan tersebut diberikan setelah seluruh persyaratan teknis dan administrasi dinyatakan terpenuhi.

“Dengan terpenuhinya seluruh ketentuan yang berlaku, Dermaga Curah Kering I, II, dan III dapat dimanfaatkan untuk pelayanan cargo curah kering secara resmi,” ujarnya.

Pernyataan tersebut disampaikan dalam agenda rapat sekaligus penyerahan Surat Keputusan yang berlangsung di Yogyakarta, Senin (19/1/2026).

Menindaklanjuti penetapan tersebut, Pelindo Regional 2 Jambi menyatakan kesiapan penuh untuk mengoperasikan fasilitas dermaga, dengan dukungan PT Pelindo PTP Nonpetikemas Area Jambi sebagai operator.

Fasilitas ini diharapkan dapat dimanfaatkan secara optimal oleh para pengguna jasa, khususnya pelaku usaha dan industri yang membutuhkan layanan bongkar muat cargo curah kering, baik untuk komoditas hasil industri maupun bahan baku.

Keberadaan Terminal Curah Kering Pelabuhan Talang Duku dinilai menjadi solusi alternatif layanan kepelabuhanan yang lebih sesuai dengan karakteristik muatan curah kering.

Selain itu, fasilitas ini diharapkan mampu mendukung kelancaran arus logistik dan distribusi komoditas di wilayah Jambi dan sekitarnya.

Pelindo Regional 2 Jambi menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan layanan kepelabuhanan yang andal, aman, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Perseroan juga membuka peluang kerja sama dengan berbagai pemangku kepentingan dalam pemanfaatan fasilitas Terminal Curah Kering di Pelabuhan Talang Duku.(*)




Cegah Truk Hantu, Pelindo Jambi Optimalkan STID di Terminal Petikemas

SENGETI, SEPUCUKJAMBI.ID – PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 2 Jambi terus mendorong transformasi layanan kepelabuhanan dengan mengimplementasikan sistem Single Truck Identification Data (STID) yang kini telah terintegrasi langsung dengan Inaportnet di Gate Terminal Petikemas Pelabuhan Talang Duku.

Penerapan STID menjadi langkah lanjutan dari digitalisasi sistem gerbang pelabuhan yang sebelumnya telah berjalan.

Kini, setiap kendaraan truk yang masuk dan keluar pelabuhan memiliki identitas data tunggal yang tercatat secara terstandar dan terhubung secara real-time dengan sistem nasional Inaportnet.

Integrasi STID ini merupakan bentuk dukungan Pelindo terhadap Program Strategis Nasional, khususnya Rencana Aksi Strategis Nasional Pencegahan Korupsi (Stranas PK).

Dengan sistem pendataan kendaraan yang lebih rapi dan transparan, STID diyakini mampu menekan potensi praktik pungutan liar serta menutup celah keberadaan kendaraan dengan data tidak valid atau yang kerap disebut sebagai “truk hantu”.

Selain itu, penerapan STID juga mendukung konsep One Card One Terminal sebagai bagian dari modernisasi layanan pelabuhan yang sejalan dengan perkembangan industri 4.0.

Sistem ini memungkinkan identifikasi kendaraan dilakukan secara terpusat sekaligus mendukung pemantauan kelayakan armada dalam rangka penerapan Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3), mengingat pelabuhan merupakan objek vital nasional.

Melalui STID, arus kendaraan di Pelabuhan Talang Duku dapat dipantau secara real-time dan seluruh data tersimpan dalam basis data digital.

Data tersebut dapat dengan mudah diolah dan dianalisis guna mendukung pengambilan keputusan operasional yang lebih akurat dan cepat.

Dengan sistem ini, arus keluar-masuk kendaraan tidak hanya menjadi lebih lancar, tetapi juga tertib, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan.

Dampaknya, proses pelayanan menjadi lebih jelas, data lebih akurat, serta memberikan rasa aman dan kepastian bagi perusahaan pelayaran, mitra logistik, hingga pengguna jasa kepelabuhanan.

Pelindo Regional 2 Jambi menegaskan bahwa penerapan STID akan terus dievaluasi secara berkala setiap tiga bulan.

Evaluasi ini dilakukan untuk memastikan sistem berjalan optimal dan tetap relevan dengan kebutuhan operasional di lapangan.

Sebagai bagian dari tahapan implementasi, Pelindo Regional 2 Jambi telah melaksanakan sosialisasi STID kepada para pemangku kepentingan pada 15–17 Oktober 2025.

Sistem ini kemudian melalui tahap uji coba atau trial on pada 29–30 Desember 2025, sebelum resmi dioperasikan penuh pada 31 Desember 2025.

Dengan integrasi STID dan Inaportnet, Pelindo Jambi optimistis Pelabuhan Talang Duku mampu menghadirkan layanan kepelabuhanan yang semakin tertata, transparan, dan andal, sekaligus meningkatkan kepercayaan pengguna jasa di Provinsi Jambi.(*)




Pelindo Regional 2 Jambi Dorong Kolaborasi, Lewat Coffee Morning 2025

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – PT Pelabuhan Tanjung Priok Cabang Jambi, anak perusahaan dari Pelindo Regional 2 Jambi, sukses menggelar kegiatan Coffee Morning di Hotel BW Luxury pada Kamis (18/9/2025).

Acara ini menjadi wadah penting untuk memperkuat komunikasi dan kolaborasi antara Pelindo, regulator, asosiasi, serta mitra usaha di sektor kepelabuhanan dan logistik.

Hadir dalam acara tersebut Dwi Rahmat Toto Sugiarto, Direktur Komersial PT Pelabuhan Tanjung Priok; Ahmad Fahmi, General Manager Pelindo Regional 2 Jambi; serta Prihartanta Eka Budi Jatmika, Kepala KSOP Kelas III Talang Duku.

Turut hadir perwakilan asosiasi pelaku usaha seperti INSA, APBMI, ISAA, ALFI/ILFA, dan GAPEKSI, serta puluhan perusahaan mitra.

Diskusi berlangsung hangat dan interaktif, diawali oleh pertanyaan dari Ketua DPC INSA Jambi, Zulfan Saleh.

Sesi tanya jawab yang dinamis memperkuat nuansa kolaboratif, di mana peserta tak hanya menyampaikan masukan tapi juga berbagi pengalaman seputar layanan pelabuhan.

“Coffee Morning ini bukan hanya forum diskusi, tapi juga ajang silaturahmi untuk memperkuat sinergi antara Pelindo dan mitra usaha,” ungkap Dwi Rahmat Toto.

Ia juga memaparkan pembaruan berbagai fasilitas pelabuhan yang kini lebih siap mendukung kelancaran operasional logistik di wilayah Jambi.

“Kami terus meningkatkan layanan dan infrastruktur agar bisa memberikan nilai tambah bagi para pengguna jasa,” tambahnya.

General Manager Pelindo Regional 2 Jambi, Ahmad Fahmi, menegaskan pentingnya komunikasi terbuka agar pelayanan pelabuhan dapat terus ditingkatkan.

Ia juga mengapresiasi antusiasme para peserta yang aktif berdiskusi hingga akhir acara.

Suasana Coffee Morning semakin cair berkat ice breaking interaktif, menjadikan acara tidak monoton dan tetap semangat hingga selesai.

“Kami berharap forum seperti ini terus berlanjut agar semua pihak saling mendukung kemajuan logistik dan industri pelabuhan di Jambi,” tutupnya.(*)