Bunda PAUD Nadiyah Ajak Orang Tua Cegah Stunting Lewat Program Gentala

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Upaya Pemerintah Kota Jambi dalam mempercepat penurunan angka stunting sekaligus menyiapkan Generasi Emas 2045 kembali diperkuat melalui peluncuran program Gerakan Edukasi, Nutrisi, Tumbuh Kembang, dan Literasi Anak (Gentala) Kota Jambi Bahagia.

Program tersebut resmi diluncurkan oleh Bunda PAUD Kota Jambi, dr. Nadiyah, Sp.OG, di Taman Kongkow Kota Jambi, Kamis 4 Juni 2026, dengan melibatkan berbagai unsur pendidikan anak usia dini.

Peluncuran ini mengusung tema “Bersama Gentala Kota Jambi Bahagia Mewujudkan Anak Jambi yang Cerdas, Sehat, Literasi, Berkarakter, dan Bebas Stunting” sebagai bentuk komitmen bersama dalam menciptakan generasi masa depan yang lebih berkualitas.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Dinas Kesehatan Kota Jambi, Dinas Pendidikan, HIMPAUDI, IGTKI, para Bunda PAUD, guru PAUD, serta orang tua dan anak-anak PAUD dari berbagai wilayah di Kota Jambi.

Bunda PAUD Kota Jambi, Nadiyah, menegaskan bahwa program Gentala bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan gerakan kolaboratif lintas sektor untuk memperkuat kualitas tumbuh kembang anak sejak usia dini.

Menurutnya, keberhasilan menekan angka stunting tidak bisa dilakukan secara sendiri, melainkan membutuhkan keterlibatan seluruh elemen mulai dari pemerintah, tenaga pendidik, hingga orang tua.

“Program ini adalah hasil kolaborasi berbagai pihak, mulai dari Pokja Bunda PAUD, Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan, hingga perangkat daerah lainnya. Semua bergerak bersama untuk memastikan anak-anak Kota Jambi tumbuh sehat, cerdas, dan bebas stunting,” ujar Nadiyah.

Ia menjelaskan bahwa salah satu fokus utama Gentala adalah penguatan literasi anak melalui pendekatan yang menyenangkan seperti mendongeng dan storytelling, yang dapat meningkatkan kemampuan bahasa sekaligus mempererat hubungan emosional antara orang tua dan anak.

Selain literasi, aspek gizi juga menjadi perhatian utama dalam program ini.

Nadiyah mengajak para orang tua untuk lebih memperhatikan asupan nutrisi anak, terutama protein hewani yang mudah didapat dan bernilai gizi tinggi seperti ikan.

“Saya mengajak orang tua untuk lebih memperhatikan asupan gizi anak. Ikan merupakan sumber protein hewani yang mudah dijangkau dan sangat baik untuk tumbuh kembang anak,” katanya.

Ia menambahkan bahwa penurunan angka stunting di Kota Jambi menjadi target penting dalam mendukung visi besar Generasi Emas 2045.

Dengan anak-anak yang sehat dan cerdas, diharapkan mereka dapat tumbuh tanpa hambatan kesehatan maupun perkembangan.

Selain peluncuran program, kegiatan juga diisi dengan pemeriksaan tumbuh kembang anak, cek kesehatan orang tua, penguatan literasi PAUD, parenting pencegahan stunting, serta kegiatan mendongeng dan story telling yang melibatkan anak-anak secara langsung.

Melalui program Gentala Kota Jambi Bahagia, Pemerintah Kota Jambi berharap dapat memperkuat fondasi pendidikan dan kesehatan anak sejak dini sebagai investasi jangka panjang bagi masa depan daerah dan bangsa.(*)




Nadiyah Maulana Perkuat Gerakan Literasi Anak, Lewat Buku dan Workshop Mendongeng

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Ketua TP PKK Kota Jambi, Nadiyah Maulana, membuka Workshop Mendongeng sekaligus meluncurkan buku terbaru berjudul “7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat Bersama Hana”.

Acara ini menjadi langkah nyata TP PKK Kota Jambi dalam memperkuat literasi dan pembentukan karakter anak sejak usia dini.

Dalam sambutannya, Nadiyah mengatakan bahwa dirinya memiliki kecintaan pada dunia literasi, baik membaca maupun menulis.

Karena itu, ia langsung menyambut baik ketika mendapat kesempatan berkolaborasi dalam penyusunan buku ini.

“Saya sangat mencintai literasi. Ketika kesempatan kolaborasi ini hadir, saya tidak menyia-nyiakannya. Buku ini juga saya sesuaikan dengan program Kemendikdasmen, termasuk pesan mengenai pola makan bergizi dan kebiasaan sehat bagi anak,” ujar Nadiyah.

Buku “7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat Bersama Hana” mengangkat program Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat yang dicanangkan oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen).

Program tersebut berisi tujuh kebiasaan sederhana namun penting dalam pembentukan karakter anak, yaitu: bangun pagi, taat beribadah, berolahraga, makan sehat bergizi, gemar belajar, bermasyarakat, dan tidur cepat.

Menurut Nadiyah, kesederhanaan program ini justru menjadi kekuatannya.

“Kebiasaan kecil yang dilakukan secara konsisten akan membentuk karakter yang kuat. Inilah fondasi untuk menyiapkan generasi emas 2045,” lanjutnya.

Ia juga menegaskan bahwa kegiatan mendongeng merupakan salah satu metode terbaik untuk menanamkan nilai-nilai positif kepada anak.

Cerita membantu menyampaikan pesan moral dengan cara yang menyenangkan dan mudah dipahami.

“Kami berharap buku ini bisa menjadi media pembelajaran karakter bagi guru, orang tua, dan komunitas literasi. Mendongeng bukan hanya hiburan, tetapi sarana pendidikan,” tutup Nadiyah.

Kegiatan ini dihadiri pendidik, pegiat literasi, kader PKK, serta komunitas dongeng di Kota Jambi.(*)