Disdik Jambi Apresiasi Sinsen dan Honda, Dorong Lulusan SMK Siap Kerja

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Dinas Pendidikan Provinsi Jambi memberikan apresiasi tinggi terhadap kontribusi dunia industri dalam mendukung kemajuan pendidikan vokasi di daerah.

Kolaborasi bersama PT Sinar Sentosa Primatama (Sinsen) dan PT Astra Honda Motor (AHM) dinilai berhasil membuka peluang lebih luas bagi lulusan SMK untuk terserap ke dunia kerja.

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jambi, M. Umar MY, menyampaikan bahwa sinergi antara dunia pendidikan dan industri menjadi faktor penting dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia.

Ia mengungkapkan, dalam dua tahun terakhir terjadi peningkatan signifikan jumlah lulusan SMK yang langsung bekerja, salah satunya berkat dukungan program vokasi yang dijalankan bersama pihak industri.

“Ini adalah bentuk nyata kolaborasi yang memberikan dampak langsung bagi siswa. Kami sangat mengapresiasi peran Sinsen dan Honda dalam mendukung pendidikan, khususnya SMK,” ujarnya.

Apresiasi tersebut disampaikan dalam kegiatan Sarasehan dan Rapat Kerja SMK Binaan Honda Tahun 2026 yang digelar di kantor Dinas Pendidikan Provinsi Jambi, Rabu (8/4/2026).

Kegiatan ini diikuti oleh 22 SMK binaan Honda di Jambi, serta dihadiri oleh para kepala sekolah dan guru.

Agenda utama meliputi evaluasi program tahun sebelumnya, pemberian penghargaan, serta penyusunan rencana pengembangan ke depan.

Selain itu, kegiatan juga diisi dengan sesi motivasi dari Gunardi yang menekankan pentingnya penguatan link and match antara dunia pendidikan dan industri agar lulusan lebih siap menghadapi tantangan kerja.

Sementara itu, perwakilan Sinsen melalui Erwin Susanto menegaskan komitmen perusahaan dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan vokasi melalui berbagai program, mulai dari penyelarasan kurikulum hingga pelatihan dan sertifikasi.

Ke depan, kolaborasi ini akan terus diperkuat, termasuk dengan rencana penambahan SMK binaan baru di Provinsi Jambi.

Dengan sinergi yang terus terjalin, Dinas Pendidikan Provinsi Jambi berharap program vokasi ini mampu mencetak lulusan yang kompeten, siap kerja, dan memiliki daya saing tinggi di dunia industri.(*)




Kolaborasi Industri dan Pendidikan, Sinsen–AHM Dorong Lulusan SMK Siap Kerja

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Kolaborasi antara dunia industri dan pendidikan kembali diperkuat di Provinsi Jambi.

PT Sinar Sentosa Primatama (Sinsen) bersama PT Astra Honda Motor (AHM) menggelar Sarasehan dan Rapat Kerja (Raker) SMK Binaan Honda Tahun 2026.

Kegiatan yang berlangsung di Dinas Pendidikan Provinsi Jambi pada Rabu (8/4/2026) ini menjadi agenda tahunan untuk mengevaluasi sekaligus merancang program pembinaan SMK ke depan.

Sebanyak 22 SMK binaan Honda di Jambi turut ambil bagian dalam kegiatan ini.

Hadir pula Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jambi, M. Umar MY, bersama jajaran pejabat terkait, pihak manajemen Sinsen, serta para kepala sekolah dan guru.

Dalam kesempatan tersebut, M. Umar MY memberikan apresiasi atas kontribusi nyata Sinsen dan Honda dalam mendukung kemajuan pendidikan vokasi.

Menurutnya, sinergi antara industri dan dunia pendidikan telah membuka peluang lebih luas bagi lulusan SMK untuk langsung terserap ke dunia kerja.

Ia juga menyebut adanya peningkatan signifikan dalam penyerapan lulusan dalam dua tahun terakhir.

Rangkaian kegiatan Raker meliputi pemaparan capaian program sepanjang 2025, pemberian penghargaan kepada SMK binaan, serta penyusunan strategi program tahun 2026.

Selain itu, acara juga menghadirkan sesi motivasi dari Gunardi yang menekankan pentingnya adaptasi terhadap perkembangan industri serta penguatan kolaborasi berkelanjutan antara sekolah dan dunia usaha.

“SMK memiliki peran strategis dalam menyiapkan tenaga kerja yang kompeten dan sesuai kebutuhan industri. Karena itu, inovasi dan sinergi harus terus diperkuat,” ujarnya.

Sementara itu, General Manager Service & Part Sinsen, Erwin Susanto, menegaskan bahwa keberhasilan program vokasi tidak lepas dari dukungan berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah dan tenaga pendidik.

Ia menjelaskan bahwa peningkatan kualitas SMK binaan dilakukan melalui berbagai program, seperti penyelarasan kurikulum, pelatihan dan sertifikasi, hingga standarisasi fasilitas praktik.

Ke depan, Sinsen juga berencana menambah satu SMK binaan baru di Jambi sebagai bentuk komitmen berkelanjutan dalam mendukung pendidikan vokasi.

Melalui sinergi yang terus diperkuat, program ini diharapkan mampu mencetak lulusan SMK yang tidak hanya siap kerja, tetapi juga memiliki daya saing tinggi di dunia industri.(*)




Bukan di Sekolah, 20 Pelajar SMKN 6 Rimbo Bujang Jalani Ujian di Markas Yamaha Jambi

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Sebanyak 20 siswa dari SMKN 6 Rimbo Bujang menjalani Uji Kompetensi Keahlian dengan cara berbeda dari biasanya.

Mereka tidak mengikuti ujian di lingkungan sekolah, melainkan langsung di pusat layanan dan pelatihan Yamaha FSS Jambi, sehingga merasakan suasana kerja industri yang sesungguhnya.

Para peserta merupakan bagian dari Kelas Khusus Yamaha, sebuah program kolaborasi antara dunia pendidikan dan industri otomotif.

Program ini dirancang untuk membekali siswa dengan keterampilan teknis yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja, khususnya di sektor sepeda motor.

Pelaksanaan uji kompetensi di Yamaha FSS Jambi ini bertujuan untuk mengukur kemampuan siswa dalam memahami dan menerapkan kurikulum berbasis industri yang telah dipelajari selama di sekolah.

Dengan pengawasan langsung dari instruktur profesional Yamaha, para siswa diuji melalui berbagai tantangan teknis yang biasa dihadapi di bengkel resmi.

Koordinator After Sales Yamaha Jambi, Willy, menjelaskan bahwa kegiatan ini tidak hanya menilai kemampuan teori, tetapi juga menguji ketahanan mental dan kesiapan fisik siswa dalam menangani pekerjaan teknis secara langsung.

“Melalui uji kompetensi ini, kami ingin memastikan siswa benar-benar siap terjun ke dunia industri otomotif roda dua yang penuh tantangan,” ujarnya.

Materi pengujian meliputi perawatan berkala, pengukuran komponen, penerapan SOP, hingga pemeriksaan menggunakan standar Yamaha Diagnostic Tool (YDT). Semua proses dilakukan sesuai standar operasional bengkel resmi Yamaha.

Sementara itu, Kepala SMKN 6 Tebo – Rimbo Bujang, Sulaswiji, menyampaikan apresiasi atas kesempatan yang diberikan Yamaha Jambi.

Ia menilai kegiatan ini menjadi langkah penting dalam mencetak lulusan yang tidak hanya memiliki ijazah, tetapi juga kompetensi yang diakui industri.

Dengan adanya program ini, Yamaha Jambi kembali menunjukkan komitmennya sebagai penghubung antara dunia pendidikan dan kebutuhan industri.

Upaya ini diharapkan mampu melahirkan tenaga kerja muda yang siap bersaing dan berkontribusi bagi kemajuan industri otomotif Indonesia.(*)