Tangki Mobil Meledak Saat Diduga Dilas, Dua Orang Dikabarkan Tewas di Penerokan

MUARABULIAN, SEPUCUKJAMBI.ID – Ledakan keras mengguncang area bengkel PT Devi Mandiri di KM 41, wilayah Penerokan, Kecamatan Bajubang, pada Sabtu 3 Oktober 2026 sekitar pukul 10.00 WIB.

Sebuah mobil tangki dilaporkan meledak saat diduga menjalani pekerjaan pengelasan pada bagian tangki.

Insiden tersebut menelan korban jiwa.

Dua orang meninggal dunia di lokasi, sementara satu korban lainnya dilaporkan dalam kondisi kritis dan tiga orang mengalami luka-luka.

Ledakan terdengar hingga radius sekitar 4 kilometer dari lokasi.

Kerasnya dentuman membuat warga di sekitar bengkel terkejut dan berhamburan mencari sumber suara.

Dampak ledakan juga merusak bagian atap bangunan bengkel. Sejumlah material dan puing dilaporkan beterbangan akibat kuatnya tekanan ledakan.

Diduga Terjadi Saat Pengelasan Tangki

Informasi awal di lokasi menyebutkan ledakan terjadi ketika pekerjaan pengelasan diduga berlangsung pada tangki mobil.

Namun, informasi tersebut masih berupa dugaan awal. Penyebab pasti ledakan belum dapat dipastikan dan masih menunggu pemeriksaan serta penyelidikan pihak berwenang.

Petugas bersama pihak terkait langsung melakukan penanganan setelah menerima informasi kejadian.

Korban yang mengalami luka kemudian dievakuasi untuk mendapatkan penanganan medis.

Sementara korban meninggal dunia masih dalam proses penanganan lebih lanjut oleh pihak berwenang.

Warga Dengar Ledakan dari Kejauhan

Kerasnya ledakan membuat suara dentuman terdengar oleh warga yang berada cukup jauh dari lokasi bengkel.

Seorang warga yang berada di sekitar lokasi mengatakan suara ledakan terdengar sangat keras dan membuat warga langsung terkejut.

“Suaranya sangat keras. Dari kejauhan saja terdengar jelas. Kami langsung kaget dan melihat ke arah lokasi kejadian,” ujar warga tersebut.

Warga lainnya mengaku melihat kerusakan pada bagian bangunan bengkel setelah ledakan. Material dari area bengkel juga dilaporkan berhamburan.

Identitas Korban dan Penyebab Masih Ditelusuri

Hingga berita ini ditulis, identitas lengkap para korban belum disampaikan secara resmi.

Begitu pula dengan penyebab ledakan. Dugaan bahwa ledakan berkaitan dengan pekerjaan pengelasan pada tangki masih membutuhkan pembuktian melalui pemeriksaan di lokasi dan penyelidikan pihak berwenang.

Petugas masih melakukan penanganan dan mengumpulkan informasi untuk mengetahui kronologi serta faktor yang menyebabkan mobil tangki tersebut meledak.

Perkembangan terbaru mengenai kondisi korban, identitas korban, dan hasil penyelidikan penyebab ledakan masih menunggu keterangan resmi dari pihak berwenang.(*)




Gas Diduga Menumpuk, Dapur Catering di Jamtos Jambi Meledak dan Lukai 6 Orang

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID — Ledakan mengguncang sebuah bangunan yang digunakan sebagai dapur catering di kawasan Mall Jamtos, Kota Jambi, Selasa 22 September 2026 malam.

Enam orang dilaporkan mengalami luka bakar dalam peristiwa tersebut.

Ledakan terjadi sekitar pukul 19.18 WIB. Suara ledakan sempat mengagetkan pengunjung dan pekerja yang berada di sekitar kawasan pusat perbelanjaan tersebut.

Kapolsek Kotabaru, AKP Riko Saputra mengatakan, bangunan yang digunakan sebagai dapur catering itu berada di luar area parkir Mall Jamtos.

Menurut keterangan awal yang diterima kepolisian, sebelum ledakan terjadi warga sempat mencium aroma gas di sekitar dapur. Informasi tersebut kemudian disampaikan kepada petugas keamanan.

Security selanjutnya melakukan pengecekan ke dalam ruangan. Saat pemeriksaan berlangsung, petugas keamanan disebut sempat keluar dari dapur sebelum ledakan terjadi.

“Diduga gas sudah menumpuk di dalam ruangan. Security sempat keluar dari ruangan, kemudian terjadi ledakan. Kemungkinan dipicu oleh aliran listrik,” kata Riko.

Dugaan tersebut masih bersifat sementara. Polisi belum menetapkan sumber maupun pemicu pasti ledakan karena pemeriksaan di lokasi masih berlangsung.

Enam Orang Luka, Dievakuasi ke Dua Rumah Sakit

Enam korban dalam kejadian ini terdiri atas dua warga dan empat karyawan. Seluruh korban telah dievakuasi untuk mendapatkan penanganan medis.

Tiga korban dibawa ke RSUD Raden Mattaher Jambi, sedangkan tiga korban lainnya mendapat perawatan di RS Kambang.

Identitas lengkap korban serta tingkat luka yang dialami masing-masing korban masih dalam proses pendataan. Kondisi mereka juga masih dipantau oleh pihak medis.

Informasi sementara menyebutkan ledakan terjadi di area dapur dan tidak berkembang menjadi kebakaran besar yang meluas ke kawasan sekitar.

Petugas juga menduga terdapat dua sumber gas di area dapur yang berkaitan dengan peristiwa tersebut. Namun, dugaan itu masih harus dipastikan melalui pemeriksaan lebih lanjut.

Polisi Selidiki Sumber Ledakan

Polisi masih melakukan pemeriksaan untuk mengetahui secara pasti dari mana ledakan berasal dan apa yang menjadi pemicunya.

Kondisi instalasi atau sumber gas di lokasi juga menjadi bagian yang perlu diperiksa untuk memastikan apakah ledakan berkaitan dengan kebocoran gas, penumpukan gas, atau faktor lain.

Sambil menunggu proses pemeriksaan, masyarakat diminta tidak mendekati lokasi kejadian agar proses penyelidikan dapat berlangsung dengan aman.(*)