Pantauan Trafik Tol Jambi Saat Arus Balik Lebaran 2026, Total 12.642 Kendaraan Melintas

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – PT Hutama Karya (Persero) mencatat peningkatan signifikan arus lalu lintas di Tol Jambi selama arus balik Lebaran 2026.

Pada tanggal 28 Maret 2026, tercatat sebanyak 12.642 kendaraan melintasi ruas Tol Betung – Tempino Jambi, meningkat 53,09% dibandingkan trafik normal.

Kondisi ini menunjukkan mobilitas masyarakat pada periode arus balik masih tinggi.

Hamdani, Plt. EVP Sekretaris Perusahaan PT Hutama Karya, menegaskan bahwa pemantauan dilakukan secara real-time untuk memastikan layanan jalan tol tetap aman, lancar, dan nyaman bagi seluruh pengguna jalan.

“Tol Jambi menjadi salah satu fokus utama kami karena merupakan penghubung vital antarwilayah di Provinsi Jambi. Kami terus memantau arus kendaraan dan menyiagakan petugas untuk menjaga kelancaran serta keselamatan pengguna jalan,” ujar Hamdani.

Secara kumulatif, total trafik harian di seluruh ruas tol yang dioperasikan Hutama Karya pada 28 Maret 2026 mencapai 213.826 kendaraan, meningkat 100,18% dibandingkan trafik normal.

Pemantauan dilakukan di berbagai koridor utama, termasuk Tol Terbanggi Besar – Kayu Agung, Tol Palembang – Indralaya – Prabumulih, Tol Pekanbaru – Dumai, dan tentu saja Tol Jambi.

Hutama Karya mengimbau masyarakat yang akan melakukan perjalanan pada arus balik untuk merencanakan perjalanan dengan matang.

Pengemudi diminta mematuhi rambu lalu lintas, menjaga jarak aman, memastikan kondisi kendaraan dan pengemudi dalam keadaan prima, serta beristirahat di rest area apabila lelah.

“Kelancaran arus lalu lintas di Tol Jambi bukan hanya tanggung jawab perusahaan, tetapi juga kerja sama pengguna jalan. Kami siap memberikan pelayanan terbaik melalui kesiapan petugas, sarana pendukung, dan koordinasi dengan pihak terkait,” tambah Hamdani.

Masyarakat dapat memantau kondisi Tol Jambi dan ruas tol lainnya melalui akun resmi @hutamakaryatollroad, aplikasi HK Toll Apps, atau website resmi Hutama Karya di menu Info Mudik Lebaran 2026.(*)




Hutama Karya Prediksi Lonjakan Trafik Mudik Lebaran 2026 di JTTS

JAKARTA, SEPUCUKJAMBI.ID – PT Hutama Karya (Persero) memperkirakan terjadi lonjakan lalu lintas hingga 47,67 persen di Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) selama periode mudik dan arus balik Idul Fitri 2026 dibandingkan kondisi normal.

Untuk mengantisipasi peningkatan kendaraan tersebut, perusahaan memastikan kesiapan operasional dengan memperkuat layanan lalu lintas, sistem transaksi, serta fasilitas bagi pengguna jalan.

Langkah ini juga sejalan dengan kampanye pemerintah “Lebaran Nyaman Bersama”.

Saat ini Hutama Karya mengelola 14 ruas Jalan Tol Trans Sumatera dengan total panjang mencapai 822,609 kilometer.

Jaringan tersebut terdiri dari 12 ruas tol bertarif sepanjang 692,854 km, satu ruas tol tanpa tarif Betung–Tempino–Jambi Seksi 3 sepanjang 52,2 km, serta sejumlah ruas fungsional sepanjang 77,555 km yang disiapkan untuk mendukung kelancaran arus mudik.

Selain itu, ruas tol Palembang–Betung Seksi 1 dan 2 sepanjang 53,6 km serta Sigli–Banda Aceh Seksi 1 sepanjang 23,955 km juga akan difungsikan sementara guna membantu mengurai kepadatan kendaraan selama periode Lebaran.

Persiapan mudik ini turut dibahas dalam kegiatan Media Gathering Kementerian Pekerjaan Umum yang digelar di Gedung Cipta Karya, Jakarta, pada 6 Maret 2026.

Acara tersebut dihadiri Menteri Pekerjaan Umum RI Dody Hanggodo, Direktur Jenderal Bina Marga Roy Rizali Anwar, serta Kepala Badan Pengatur Jalan Tol Wilan Oktavian.

Dalam kesempatan tersebut disampaikan pula rencana potongan tarif tol hingga 30 persen yang diberikan oleh Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) untuk mendorong distribusi lalu lintas yang lebih merata saat mudik dan arus balik.

Direktur Operasi III Hutama Karya Iwan Hermawan menjelaskan bahwa kebijakan diskon tarif tersebut diharapkan mampu mengurangi kepadatan sekaligus membantu masyarakat dalam perjalanan mudik.

Berdasarkan proyeksi operasional, puncak arus mudik diperkirakan terjadi pada 13 hingga 15 Maret 2026, sementara arus balik diprediksi berlangsung pada 24 dan 28 Maret 2026.

Untuk mendukung kelancaran perjalanan, Hutama Karya menyiagakan 467 armada operasional dan 3.273 petugas di sepanjang jaringan tol.

Pemantauan lalu lintas juga diperkuat melalui 1.547 unit CCTV dan 107 Variable Message Sign (VMS) yang memberikan informasi kondisi jalan secara real time kepada pengguna.

Selain itu, perusahaan menyiapkan 61 gerbang tol, 37 lokasi top up saldo uang elektronik, serta layanan informasi perjalanan melalui HK Toll Apps.

Dari sisi keselamatan dan kelancaran transaksi, Hutama Karya juga menyediakan 134 mobile reader, 134 petugas top up, serta lebih dari 33 ribu kartu uang elektronik guna mengurangi antrean di gerbang tol.

Sementara itu, fasilitas pendukung pemudik juga diperkuat melalui 31 Tempat Istirahat dan Pelayanan (TIP) yang terdiri dari 29 rest area di ruas operasi dan 2 rest area di ruas fungsional.

Rest area tersebut menyediakan kapasitas parkir untuk 5.966 kendaraan, 6 SPBU reguler, 17 SPBU modular, 19 stasiun pengisian kendaraan listrik (SPKLU), serta 2.967 toilet.

Fasilitas tambahan seperti 25 klinik kesehatan, 27 ruang laktasi, dan ATM mobile juga disiapkan bekerja sama dengan Pertamina, PLN, dan BNI.

Hutama Karya menegaskan bahwa seluruh langkah ini dilakukan untuk memastikan perjalanan masyarakat selama Lebaran dapat berlangsung lebih aman, lancar, dan nyaman di sepanjang Jalan Tol Trans Sumatera.(*)