Wali Kota Jambi Gandeng Akademisi Slovenia, Dorong Kebijakan Berbasis Data

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Pemerintah Kota Jambi terus memperkuat langkah menuju pembangunan berbasis riset dan data.

Hal ini terlihat saat Wali Kota Jambi, Maulana, menerima kunjungan akademisi internasional Lan Umek dari University of Ljubljana, Selasa (8/4/2026), di Rumah Dinas Wali Kota.

Pertemuan ini menjadi langkah strategis dalam memperluas kolaborasi global sekaligus memperkuat tata kelola pelayanan publik berbasis kajian ilmiah.

Pemkot Jambi menilai sinergi antara pemerintah dan akademisi sangat penting untuk menghasilkan kebijakan yang lebih tepat sasaran.

Menurut Maulana, kebijakan publik yang efektif harus didasarkan pada data dan analisis yang akurat, bukan sekadar asumsi.

Dengan pendekatan berbasis riset, program pembangunan diharapkan mampu menjawab kebutuhan masyarakat secara nyata.

Ia juga menekankan bahwa peran perguruan tinggi tidak hanya sebatas pendidikan, tetapi juga sebagai mitra strategis dalam mengevaluasi dan menyempurnakan kebijakan pemerintah.

Kajian akademis dinilai penting untuk mengukur efektivitas program yang telah berjalan.

🌐 Dorong Digitalisasi dan Tata Kelola Modern

Seiring meningkatnya tuntutan masyarakat, Pemkot Jambi kini terus mengembangkan sistem pemerintahan berbasis data, termasuk melalui digitalisasi layanan publik di berbagai sektor.

Langkah ini bertujuan menciptakan pelayanan yang lebih cepat, responsif, dan efisien.

Pendekatan tersebut sejalan dengan tren global, di mana pemerintah daerah mulai mengintegrasikan riset dalam perencanaan pembangunan untuk meningkatkan kualitas layanan publik dan efektivitas program.

“Kami ingin kebijakan ke depan benar-benar berbasis data yang valid dan terstruktur, sehingga hasilnya lebih presisi dan berdampak langsung bagi masyarakat,” ujar Maulana.

🤝 Peluang Kolaborasi Internasional

Kehadiran Profesor Lan Umek membuka peluang besar bagi Kota Jambi dalam memperluas jejaring internasional, khususnya di bidang penelitian, inovasi, dan pengembangan sumber daya manusia.

Kerja sama ini diharapkan mampu menghadirkan perspektif global dalam pembangunan daerah, sehingga kebijakan yang dihasilkan lebih adaptif terhadap perkembangan zaman.

Pemkot Jambi juga menargetkan pembangunan ke depan tidak hanya fokus pada infrastruktur fisik, tetapi juga pada penguatan sistem kebijakan berbasis evidence atau bukti ilmiah.

Dengan menggandeng akademisi lokal dan internasional, setiap program diharapkan lebih terukur, efektif, dan berkelanjutan.

🎯 Komitmen untuk Pembangunan Berbasis Data

Maulana menegaskan, pemerintah kota terbuka terhadap berbagai masukan dan kajian ilmiah yang dapat mendorong kemajuan daerah serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Kolaborasi ini diharapkan menjadi langkah awal dalam menciptakan sistem pemerintahan modern yang adaptif, inovatif, dan berbasis data di Kota Jambi.(*)




Transformasi Digital Indonesia: AI-RAN Indosat Hadirkan Konektivitas Cerdas

BARCELONA, SEPUCUKJAMBI.ID – Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat Ooredoo Hutchison), bekerja sama dengan Nokia dan NVIDIA, menghadirkan panggilan 5G berbasis kecerdasan buatan (AI) pertama di Asia Tenggara.

Demonstrasi ini dilakukan dalam ajang Mobile World Congress (MWC) 2026 di Barcelona, Spanyol, dan menjadi tonggak penting transformasi digital Indonesia.

Uji coba tersebut menunjukkan kemampuan jaringan Indosat dalam memproses instruksi, data, dan video secara instan lintas negara dengan aman.

Integrasi AI ke dalam jaringan (AI-RAN) memungkinkan layanan lebih cepat, cerdas, dan responsif, sekaligus memperluas akses bagi masyarakat di kota besar maupun daerah terpencil.

 “Teknologi ini memastikan setiap orang Indonesia, di mana pun mereka berada, dapat merasakan manfaat digitalisasi dan AI. Komitmen kami sederhana; tidak seorang pun boleh tertinggal,” papar Vikram Sinha, Presiden Direktur dan CEO Indosat Ooredoo Hutchison.

Dengan platform AI-RAN, jaringan Indosat meminimalkan latensi, meningkatkan efisiensi energi, dan mengoptimalkan spektrum.

Inovasi ini membuka peluang nyata: petani dapat mengakses perangkat pertanian cerdas, tenaga kesehatan memanfaatkan diagnostik berbasis AI, dan guru mempersonalisasi pembelajaran bagi murid-murid di mana pun.

“Kolaborasi IOH, NVIDIA, dan Nokia mempercepat ambisi digital Indonesia. Kami bangga mendukung inovasi lokal, membentuk tolok ukur global baru bagi jaringan seluler berbasis AI, dan memberdayakan talenta Indonesia,” Pallavi Mahajan, Chief Technology and AI Officer Nokia

“AI-RAN adalah platform untuk mendistribusikan kecerdasan ke masyarakat dan pelaku usaha,” tegas Ronnie Vasishta, Senior Vice President NVIDIA.

“Integrasi AI canggih dari Indosat, didukung perangkat lunak 5G Nokia dan komputasi NVIDIA, memperkuat ekosistem nasional dan mendorong pertumbuhan ekonomi digital,” tambahnya,

Ke depan, Indosat berencana membangun empat klaster AI-RAN di berbagai wilayah Indonesia, sebagai transisi dari tahap uji coba ke operasional nyata.

Langkah ini akan meningkatkan kualitas layanan, network intelligence, dan pertumbuhan aplikasi berbasis AI.

Selain itu, Indosat memperkuat talenta lokal melalui AI-RAN Research Center di Surabaya, bekerja sama dengan Nokia dan NVIDIA.

Program ini mendukung para engineer Indonesia untuk mengembangkan inovasi AI dan memastikan talenta lokal menjadi inti dari kemajuan teknologi nasional.

Dengan AI-RAN, Indosat menghadirkan inovasi inklusif untuk smart city, layanan publik, dan layanan digital di seluruh Indonesia, termasuk wilayah terpencil.

Platform ini tidak hanya menghubungkan perangkat, tetapi juga membuka kesempatan baru bagi masyarakat untuk membangun, memimpin, dan memanfaatkan AI secara bermakna.

Indosat menegaskan komitmen jangka panjangnya: memastikan AI tidak hanya tersedia, tetapi juga memberdayakan masyarakat Indonesia dalam kehidupan sehari-hari dan masa depan digital bangsa.(*)




OJK Raih Badan Publik Terbaik Nasional 2025, Bukti Komitmen Transparansi

JAKARTA, SEPUCUKJAMBI.ID – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) meraih predikat Badan Publik Terbaik Nasional 2025 dalam ajang Anugerah Keterbukaan Informasi Publik yang digelar oleh Komisi Informasi Pusat (KIP).

Penghargaan tertinggi ini, berupa Arkaya Wiwarta Prajanugraha, diberikan kepada badan publik dengan kinerja terbaik dalam penyediaan dan pelayanan informasi kepada masyarakat.

Penghargaan diserahkan pada puncak acara Anugerah Keterbukaan Informasi Publik 2025 di Jakarta, Senin (15/12/2025).

Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi dan Perlindungan Konsumen OJK, Friderica Widyasari Dewi, menekankan bahwa pencapaian ini menjadi dorongan sekaligus pengingat bagi OJK.

“Predikat ini menjadi pengingat bagi OJK untuk terus meningkatkan kualitas layanan informasi publik yang transparan, mudah diakses, dan inklusif bagi seluruh lapisan masyarakat,” ujar Friderica.

Dalam proses penilaian, KIP mengevaluasi 21 badan publik dari berbagai kategori, termasuk kementerian, lembaga negara atau pemerintah non-kementerian (LN/LPNK), pemerintah daerah, BUMN, perguruan tinggi, dan lembaga non-struktural.

Dari jumlah tersebut, hanya tujuh badan publik yang meraih predikat terbaik nasional, salah satunya OJK.

Selain predikat terbaik nasional, OJK juga menempati peringkat kedua terbaik untuk kategori LN/LPNK dengan nilai 98,70 poin, mencerminkan kualitas tinggi dalam keterbukaan informasi, pelayanan permohonan informasi, dan dokumentasi publik.

Selama beberapa tahun terakhir, OJK konsisten memperkuat sistem keterbukaan informasi publik melalui inovasi digital.

Termasuk layanan Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID), platform digital untuk akses informasi.

Serta sarana layanan yang ramah bagi masyarakat termasuk kelompok rentan dan penyandang disabilitas.

Penghargaan ini memperkuat posisi OJK sebagai lembaga yang tidak hanya mengawasi sektor jasa keuangan.

Tetapi juga berkomitmen memberikan layanan informasi publik yang berkualitas, terbuka, dan dapat dipercaya.(*)