BRI cabang Muara Bungo Perkuat Peran dalam Penyaluran Bantuan Sosial kepada Masyarakat

MUARABUNGO, SEPUCUKJAMBI.ID – Bank Rakyat Indonesia (BRI) Cabang Muara Bungo terus menunjukkan perannya sebagai mitra strategis pemerintah dalam menyalurkan berbagai program bantuan sosial (bansos) kepada masyarakat.

Melalui layanan perbankan, BRI mendukung penyaluran bantuan secara non-tunai agar lebih mudah diakses dan tepat sasaran hingga ke pelosok negeri.

Petugas Bansos BRI, Muhammad Ramanto, mengatakan bahwa BRI memiliki sejumlah peran penting dalam mendukung kelancaran penyaluran bantuan sosial kepada masyarakat yang membutuhkan.

Menurutnya, peran tersebut meliputi penyaluran dana bantuan, penyediaan rekening atau sarana transaksi bagi penerima, serta mempermudah masyarakat dalam mengakses bantuan yang diberikan pemerintah.

“BRI berperan dalam menyalurkan dana bantuan, menyediakan rekening atau sarana transaksi, mempermudah penerima mengakses bantuan, mendukung transparansi penyaluran, serta membantu masyarakat yang membutuhkan,” ujar Muhammad Ramanto.

Ia menjelaskan, pemanfaatan layanan perbankan dalam penyaluran bansos diharapkan dapat memberikan kemudahan bagi penerima manfaat.

Selain itu, sistem penyaluran secara non-tunai juga menjadi salah satu upaya untuk mendukung transparansi dalam proses distribusi bantuan.

Dengan dukungan jaringan dan layanan perbankan, BRI turut membantu pemerintah dalam menjangkau masyarakat penerima bantuan, termasuk mereka yang berada di wilayah pelosok.

Muhammad Ramanto menambahkan, BRI merupakan salah satu mitra pemerintah dalam penyaluran bantuan sosial.

Namun, peran BRI berfokus pada dukungan layanan perbankan, sedangkan penetapan masyarakat yang berhak menerima bantuan tetap menjadi kewenangan pemerintah.

“Penetapan penerima bantuan sosial tetap mengikuti ketentuan dan data yang ditetapkan pemerintah,” tambahnya.

Melalui peran tersebut, BRI Muara Bungo berkomitmen mendukung kelancaran penyaluran bantuan sosial melalui layanan perbankan yang dapat dimanfaatkan masyarakat.

Sinergi antara pemerintah dan BRI diharapkan mampu meningkatkan kemudahan akses bantuan, mendukung transparansi penyaluran, serta memastikan program bantuan sosial dapat berjalan sesuai ketentuan yang berlaku dan memberikan manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan.(*)




Kabar Gembira Nasabah Pinjaman BRI Muara Bungo, Setor Angsuran Kini Bisa Lewat Agen BRILink Terdekat

MUARABUNGO, SEPUCUKJAMBI.ID – Kabar gembira bagi nasabah pinjaman Bank Rakyat Indonesia (BRI) Cabang Muara Bungo.

Kini, nasabah tidak perlu lagi datang langsung ke kantor bank untuk melakukan pembayaran angsuran pinjaman. Pembayaran dapat dilakukan melalui agen BRILink terdekat yang tersebar di berbagai wilayah.

Petugas BRILink Muara Bungo, Rizalul Fikri, mengatakan layanan ini memberikan kemudahan bagi masyarakat, khususnya nasabah yang memiliki keterbatasan waktu atau tinggal jauh dari kantor bank.

Menurutnya, ada sejumlah alasan mengapa masyarakat semakin memilih melakukan pembayaran angsuran pinjaman melalui agen BRILink.

Salah satunya adalah faktor jarak. Keberadaan agen BRILink di lingkungan tempat tinggal masyarakat membuat nasabah lebih mudah melakukan pembayaran tanpa harus mengeluarkan biaya transportasi untuk pergi ke kantor bank.

Selain itu, agen BRILink juga menawarkan waktu pelayanan yang lebih fleksibel.

Sejumlah agen melayani transaksi mulai pukul 07.00 hingga 21.00 WIB, bahkan pada hari libur, sehingga nasabah memiliki lebih banyak pilihan waktu untuk membayar angsuran.

Kemudahan lainnya adalah proses transaksi yang praktis. Nasabah cukup menyampaikan informasi yang diperlukan, melakukan pembayaran, kemudian menerima struk sebagai bukti transaksi.

Pembayaran melalui agen BRILink juga dapat dilakukan bersamaan dengan aktivitas sehari-hari.

Misalnya, ketika berbelanja kebutuhan rumah tangga di warung yang menjadi agen BRILink, masyarakat sekaligus dapat membayar angsuran pinjaman.

Dari sisi keamanan, transaksi pembayaran dilakukan melalui sistem resmi BRILink yang terhubung secara daring dengan sistem perbankan BRI.

Bukti transaksi berupa struk diberikan kepada nasabah sebagai tanda pembayaran.

Menariknya, kemudahan ini juga dapat dimanfaatkan oleh masyarakat yang tidak memiliki rekening BRI, selama jenis pembayaran pinjaman tersebut didukung oleh layanan agen BRILink.

Untuk melakukan pembayaran, nasabah disarankan membawa uang sesuai jumlah angsuran dan menyiapkan nomor rekening atau informasi pinjaman yang diperlukan.

Melalui layanan ini, BRI Cabang Muara Bungo berharap masyarakat semakin mudah memenuhi kewajiban pembayaran angsuran, sekaligus menghemat waktu dan biaya perjalanan.

Dengan memanfaatkan agen BRILink terdekat, pembayaran pinjaman kini menjadi lebih praktis, fleksibel, dan mudah dijangkau oleh masyarakat.(*)




Bank Jambi Didesak Pulihkan Sistem, Ketua DPRD Kota Jambi Tak Mau Gaji ASN Terganggu

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Jambi menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama manajemen Bank Jambi dan Otoritas Jasa Keuangan pada Kamis (26/02/2026) siang.

RDP ini digelar menyusul polemik hilangnya dana sejumlah nasabah yang diduga berkaitan dengan gangguan sistem siber pada layanan perbankan, termasuk fitur M-Banking yang sempat dinonaktifkan.

Ketua DPRD Kota Jambi, Kemas Faried Alfarelly, menegaskan pentingnya pemulihan sistem layanan Bank Jambi agar kembali normal sebelum pencairan gaji Aparatur Sipil Negara (ASN) pada 1 Maret 2026.

“Kami sudah mendengar langsung penjelasan. Kami minta sistem segera normal, terutama menjelang pembayaran gaji ASN,” ujarnya.

Ia menekankan bahwa awal Maret merupakan periode krusial karena ribuan ASN bergantung pada kelancaran sistem perbankan untuk menerima hak mereka.

“Jangan sampai sistem mengganggu masyarakat, khususnya ASN yang akan menerima gaji,” tegasnya.

Menurut DPRD, Bank Jambi telah mengambil langkah preventif dengan menonaktifkan sementara layanan M-Banking guna melakukan investigasi menyeluruh terhadap sumber gangguan.

Namun, jumlah pasti nasabah terdampak masih belum dapat dipastikan karena proses audit forensik masih berlangsung.

“Ini masih dalam proses forensik, jadi kami tidak ingin mendahului hasil pemeriksaan. Tapi kami minta komitmen pengembalian dana nasabah dilakukan secepatnya,” tambahnya.

DPRD Kota Jambi juga akan memanggil kembali pihak Bank Jambi pada awal pekan depan untuk memastikan proses penggantian dana benar-benar direalisasikan.

Sementara itu, Kepala OJK Jambi, Yan Iswara Rosya, memastikan pihak bank telah menyatakan komitmen penuh untuk mengganti dana nasabah yang terdampak.

“OJK akan mengawal proses ini hingga tuntas,” ujarnya.

OJK saat ini juga berkoordinasi dengan pihak kepolisian dan PPATK untuk menelusuri aliran dana serta mengamankan dana yang diduga sempat keluar.

Di sisi lain, pihak Bank Jambi melalui Direktur Treasury, Dana, IT, dan Digital, Achmad Nunung, menyampaikan permohonan maaf kepada nasabah atas insiden tersebut.

Ia memastikan manajemen telah menggelar Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) sebagai langkah awal penanganan kasus.

“Malam kemarin kami sudah melakukan RUPS. Dalam waktu dekat kami akan mengganti dana nasabah,” jelasnya.

Bank Jambi juga menargetkan layanan dapat kembali normal sebelum 1 Maret 2026, guna mengantisipasi lonjakan transaksi saat pencairan gaji ASN dan menghindari antrean panjang di kantor cabang.