Trafik Tol Jambi Naik Saat Libur Panjang, Hutama Karya Pastikan Perjalanan Aman

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID Volume kendaraan di ruas Tol Betung–Tempino–Jambi mengalami peningkatan selama libur panjang awal April 2026.

Kenaikan ini mencerminkan tingginya mobilitas masyarakat di wilayah Jambi dan sekitarnya.

PT Hutama Karya mencatat, sebanyak 9.724 kendaraan melintas di ruas Bayung Lencir–Tempino pada 3 April 2026.

Angka ini meningkat sekitar 15,8 persen dibandingkan kondisi lalu lintas normal.

Plt. EVP Sekretaris Perusahaan PT Hutama Karya, Hamdani, mengatakan peningkatan trafik ini dipicu oleh aktivitas masyarakat selama libur panjang, baik untuk perjalanan keluarga, wisata, maupun mobilitas antarwilayah.

“Peningkatan volume kendaraan ini merupakan tren yang biasa terjadi saat periode libur panjang. Kami terus melakukan pemantauan secara intensif, khususnya pada ruas-ruas strategis seperti Tol Jambi, guna memastikan perjalanan pengguna tetap aman dan lancar,” ujar Hamdani.

Secara keseluruhan, trafik di Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) juga menunjukkan kenaikan signifikan.

Total kendaraan yang melintas di berbagai ruas tol operasional mencapai 142.518 unit dalam satu hari, atau naik sekitar 42,85 persen dibandingkan hari biasa.

Hamdani menegaskan, Hutama Karya telah menyiapkan berbagai langkah antisipasi, mulai dari kesiapan petugas di lapangan hingga optimalisasi fasilitas pendukung.

Hal ini dilakukan untuk menjaga kualitas layanan selama lonjakan arus kendaraan.

“Kami mengimbau pengguna jalan untuk merencanakan perjalanan dengan baik, memastikan kondisi kendaraan prima, serta beristirahat di rest area jika merasa lelah. Keselamatan pengguna jalan tetap menjadi prioritas utama,” tambahnya.

Dengan peningkatan trafik ini, Hutama Karya memastikan operasional jalan tol tetap berjalan optimal sebagai bagian dari komitmen memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, khususnya di ruas strategis seperti Tol Jambi.(*)




Hadapi Lonjakan Arus Nataru, Hutama Karya Siapkan Ribuan Personel JTTS

PALEMBANG, SEPUCUKJAMBI.ID – Menjelang meningkatnya mobilitas masyarakat pada periode Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru), PT Hutama Karya (Persero) menggelar Apel Siaga Nataru 2025–2026 sebagai bentuk kesiapan operasional Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS).

Kegiatan ini dilaksanakan di Rest Area KM 397 Jalur A Tol Palembang–Betung, Selasa (16/12/2025).

Apel siaga dipimpin oleh Aiptu Bambang Pramono selaku Komandan Apel, dengan Direktur Operasi II Hutama Karya, Gunadi, bertindak sebagai Pembina Apel.

Kegiatan ini menandai dimulainya kesiapsiagaan layanan tol sekaligus memperkuat koordinasi lintas instansi dalam menghadapi lonjakan arus lalu lintas selama libur akhir tahun.

Sejumlah pejabat daerah dan unsur terkait turut hadir, di antaranya Bupati Banyuasin Askolani, perwakilan Pemerintah Kota Palembang, Kapolres Banyuasin AKBP Ruri Prastowo, Balai Provinsi Sumatra Selatan, BPBD, Damkar, BPJN Lampung dan Jambi, serta ratusan personel tim siaga Nataru.

Dalam rangkaian apel, Hutama Karya juga mengukuhkan Tim Penanganan Layanan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 yang diwakili Ketua Tim Dwi Aryono Bayuaji.

Kegiatan dilanjutkan dengan pengecekan kendaraan dan peralatan operasional, seperti kendaraan patroli, derek, rescue, dan ambulans, sebagai simbol kesiapan layanan di lapangan.

Dalam arahannya, Gunadi menyampaikan bahwa volume lalu lintas di JTTS diproyeksikan meningkat hingga 30,2 persen selama periode Nataru.

Kondisi tersebut menuntut kesiapan menyeluruh, baik dari sisi infrastruktur, personel, maupun koordinasi lintas instansi pusat dan daerah.

Untuk mendukung kelancaran arus kendaraan, Hutama Karya memastikan seluruh pekerjaan pemeliharaan rutin dan berkala di ruas JTTS telah rampung sebelum puncak Nataru.

“Kami memastikan seluruh ruas tol dalam kondisi prima agar pengguna jalan dapat menikmati perjalanan yang aman dan nyaman,” ujar EVP Sekretaris Perusahaan Hutama Karya, Mardiansyah.

Selama Nataru, Hutama Karya mengoperasikan 14 ruas JTTS sepanjang 800,52 kilometer, dengan dukungan 3.223 personel siaga, 451 unit armada operasional, serta 29 Tempat Istirahat dan Pelayanan (TIP).

Layanan juga diperkuat dengan ratusan gardu tol, mobile reader, kamera CCTV, dan ratusan Variable Message Sign (VMS) yang terintegrasi melalui HK Toll Apps.

Hutama Karya turut menyiapkan strategi layanan tambahan, termasuk pengoperasian ruas fungsional dan penerapan holding system di TIP untuk mengatur arus kendaraan.

Puncak arus mudik Natal diperkirakan terjadi pada 20–21 Desember 2025, sementara puncak arus balik Tahun Baru diproyeksikan pada 1 serta 3–4 Januari 2026.

Mengusung tagline “Perjalanan Nataru Lebih Cepat, Karena Sumatera Sudah Dekat”, Hutama Karya menegaskan komitmennya menghadirkan layanan jalan tol yang andal, aman, dan berorientasi pada keselamatan pengguna jalan selama periode libur panjang.(*)