Genangan Minyak Dibersihkan, IPA Tanjung Sari Jambi Kembali Produksi Air Bersih

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID — Instalasi Pengolahan Air (IPA) Tanjung Sari milik Perumda Tirta Mayang Kota Jambi kembali beroperasi setelah sempat dihentikan menyusul temuan genangan minyak di sekitar Intake Sejinjang.

Namun, meski layanan air mulai dipulihkan, jenis minyak yang ditemukan hingga kini belum diketahui.

Operasional IPA Tanjung Sari kembali dijalankan sejak Rabu 2 September 2026.

Pengaliran air kepada pelanggan dilakukan secara bertahap untuk memulihkan pelayanan di sejumlah wilayah Kota Jambi yang terdampak penghentian sementara.

Humas Perumda Tirta Mayang Kota Jambi, Rendy, mengatakan area sekitar Intake Sejinjang telah dibersihkan sebelum instalasi kembali dijalankan.

“Setelah dilakukan pembersihan di sekitar area Intake Sejinjang, IPA Tanjung Sari sudah kembali beroperasi sejak Rabu,” ujar Rendy.

Menurut dia, saat ini jaringan distribusi masih dalam tahap normalisasi. Pengaliran tidak langsung dikembalikan sekaligus karena sistem membutuhkan waktu untuk mencapai kondisi pelayanan normal.

“Sekarang pengaliran sudah berjalan dan sedang dilakukan normalisasi ke wilayah-wilayah yang terdampak,” katanya.

Beroperasinya kembali IPA Tanjung Sari belum sepenuhnya mengakhiri persoalan di Intake Sejinjang.

Perumda Tirta Mayang masih menunggu hasil pemeriksaan untuk memastikan jenis dan karakteristik minyak yang sebelumnya ditemukan di sekitar sumber air baku tersebut.

Pemeriksaan dilakukan oleh tim laboratorium Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Jambi.

“Untuk jenis minyaknya masih dalam pemeriksaan tim laboratorium DLH Kota Jambi. Jadi, kami masih menunggu hasil pemeriksaannya,” jelas Rendy.

Hasil pemeriksaan tersebut menjadi penting untuk memastikan karakteristik material yang ditemukan sekaligus menjadi bahan evaluasi terhadap kondisi air baku di sekitar intake.

Sebelumnya, operasional IPA Tanjung Sari dihentikan sementara setelah petugas menemukan genangan minyak di kawasan Intake Sejinjang pada Rabu 2 September 2026.

Penghentian dilakukan sebagai langkah pengamanan agar genangan tersebut tidak masuk ke jalur air baku yang kemudian diproses di instalasi pengolahan.

Penanganan temuan tersebut melibatkan sejumlah instansi. Perumda Tirta Mayang melakukan pengecekan lapangan bersama Pertamina, DLH Kota Jambi, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkartan) Kota Jambi, Satpol PP Kota Jambi serta Camat Jambi Timur.

Setelah area yang terdampak dibersihkan dan dilakukan pengecekan, operasional IPA kembali dijalankan.

Dengan kembali beroperasinya IPA Tanjung Sari, pelayanan air bersih kepada pelanggan mulai dipulihkan secara bertahap.

Meski demikian, Perumda Tirta Mayang belum menghentikan pemantauan terhadap kondisi air baku di sekitar Intake Sejinjang.

Pemantauan tetap dilakukan sembari menunggu hasil pemeriksaan laboratorium DLH Kota Jambi.

Perumda menyatakan aspek utama yang menjadi perhatian adalah keamanan sumber air baku dan kualitas air yang diproduksi untuk pelanggan.

“Yang utama tetap memastikan kondisi air baku aman dan kualitas air yang diproduksi memenuhi ketentuan,” pungkas Rendy.

Dengan demikian, dua hal kini berjalan bersamaan: normalisasi distribusi air kepada pelanggan dan pemeriksaan lebih lanjut terhadap temuan minyak di sekitar Intake Sejinjang.

Sementara layanan mulai kembali pulih, publik masih menunggu hasil laboratorium yang diharapkan dapat menjawab jenis minyak yang ditemukan dan memberikan gambaran lebih jelas mengenai kondisi sumber air baku tersebut.




Dorong Inovasi dan Perawatan Rutin di Perumdam Tirta Mayang, Wawako Diza: Jangan Sampai Masyarakat Marah Dahulu

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Wakil Wali Kota Jambi, Diza Hazra Aljosha, S.E., M.A., menegaskan pentingnya pemeliharaan rutin infrastruktur air bersih dalam kunjungan kerja ke Perumdam Tirta Mayang, Kamis (26/03/2026).

Dalam kesempatan ini, Diza Hazra menekankan agar perbaikan dan rehabilitasi jaringan pipa dilakukan secara terencana dan berkala, bukan menunggu kerusakan atau keluhan masyarakat.

Menurutnya, perawatan rutin menjadi kunci agar layanan air bersih dapat berjalan maksimal dan merata bagi seluruh warga Kota Jambi.

“Jangan sampai masyarakat sudah marah baru kita bertindak. Perawatan dan perbaikan harus dilakukan secara rutin dan terencana,” ujar Wakil Wali Kota.

Ia juga mendorong penguatan tata kelola keuangan PDAM yang akuntabel dan efisien, serta pemanfaatan teknologi digital untuk mempermudah pelayanan.

Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M, yang turut mendampingi, menekankan fokus peningkatan layanan air bersih hingga 24 jam penuh, dengan respon cepat terhadap keluhan masyarakat.

Ia juga menyoroti potensi pengembangan jaringan air bersih dan peluang pasar yang masih besar, mengingat dari sekitar 250 ribu rumah tangga di Kota Jambi, baru sekitar 107 ribu rumah yang terhubung layanan PDAM.

Maulana menambahkan, penguatan manajemen bisnis proses dari pengambilan air baku, pengolahan, distribusi, hingga pembayaran pelanggan menjadi kunci efektivitas dan kesehatan keuangan perusahaan.

Tantangan lain yang harus segera diatasi adalah tingkat kebocoran air yang mencapai 35 persen, yang perlu penguatan investasi dan kolaborasi dengan pihak ketiga.

Kunjungan kerja ini juga dimanfaatkan untuk mengevaluasi kinerja PDAM Tirta Mayang selama Ramadan hingga Idul Fitri, di mana penanganan keluhan masyarakat dinilai meningkat signifikan dibanding tahun sebelumnya.

Dalam kunjungan tersebut, turut hadir Pelaksana Harian Sekda Kota Jambi, H. Mulyadi, M.Pd., dan jajaran OPD terkait.

Pemerintah Kota Jambi menegaskan komitmennya untuk mendorong transformasi layanan air bersih modern, merata, dan berkelanjutan bagi seluruh masyarakat.(*)




Rekam Jejak Arianto: Dari Staf Hingga Direktur Utama Perumdam Tirta Mayang Periode 2026-2031

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Pemerintah Kota Jambi secara resmi mengumumkan hasil seleksi Direksi Perumdam Tirta Mayang untuk periode 2026–2031.

Berdasarkan Surat Pengumuman Nomor: PD.01/019/Pansel-2026, Arianto, S.T. ditetapkan sebagai Direktur Utama BUMD air minum terbesar di Kota Jambi.

Kepemimpinan Arianto di Tirta Mayang bukanlah hal baru.

Pengalaman lebih dari dua dekade membentuknya menjadi sosok profesional yang memahami seluruh aspek operasional, manajemen, hingga perencanaan strategis di sektor pelayanan air minum.

Karier Arianto dimulai pada 2003 sebagai Staf Perencanaan, kemudian menanjak menjadi Kepala Seksi Perencanaan Teknik (2006–2012) dan Kepala Bagian Perencanaan (2012–2016).

Ia berperan penting dalam penguatan perencanaan infrastruktur dan pengembangan sistem pelayanan air bersih.

Pada 2016, Arianto memimpin Bagian Distribusi, memastikan suplai air berjalan optimal dan menjangkau masyarakat secara merata.

Selanjutnya, kepemimpinannya di Cabang Tanjung Sari dan Aur Duri (2017–2018) memberinya pengalaman langsung menghadapi tantangan operasional di lapangan.

Periode 2019–2022, ia dipercaya sebagai Senior Manager Perencanaan dan Aset, mengawal manajemen aset dan perencanaan strategis.

Terakhir, dari 2022 hingga 2026, ia menjabat Sekretaris Perusahaan, menegakkan tata kelola transparan, profesional, dan akuntabel.

Kini sebagai Direktur Utama, Arianto membawa visi penguatan tata kelola, peningkatan mutu pelayanan, dan percepatan pengembangan infrastruktur.

Ia menegaskan bahwa air bersih bukan sekadar komoditas, tetapi kebutuhan dasar masyarakat yang harus terjamin kualitas dan keberlanjutannya.

“Kami optimistis Tirta Mayang akan terus bertransformasi menjadi perusahaan yang lebih profesional dan adaptif terhadap perkembangan zaman. Pelayanan prima kepada masyarakat adalah prioritas utama kami,” ujarnya.

Arianto juga menekankan pentingnya inovasi, penguatan sistem, dan peningkatan kualitas layanan untuk memastikan air bersih terus mengalir bagi warga Kota Jambi.

Dengan pengalaman teknis yang matang dan kepemimpinan manajerial yang solid, Arianto siap membawa Perumdam Tirta Mayang menuju perusahaan daerah yang lebih sehat secara kelembagaan, profesional, dan dipercaya masyarakat.

Perjalanan 22 tahun pengabdian Arianto menjadi bukti dedikasi, loyalitas, dan komitmen untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik di sektor air minum Kota Jambi.(*)