Meski Dikritik, Vinicius Tetap Jadi Andalan Arbeloa di Real Madrid

SEPUCUKJAMBI.ID – Pelatih Real Madrid, Álvaro Arbeloa, menegaskan bahwa dirinya tidak memiliki rencana untuk mengistirahatkan Vinicius Junior dalam waktu dekat.

Winger asal Brasil itu tetap masuk dalam skema utama tim meski performanya kerap menuai kritik sepanjang musim ini.

Arbeloa menyatakan bahwa kehadiran pemain-pemain terbaik di lapangan merupakan prioritas utamanya.

Menurutnya, menit bermain justru menjadi faktor penting agar pemain bisa menemukan kembali ritme dan kepercayaan diri.

“Saya paham ada banyak perdebatan. Tapi filosofi saya jelas, pemain terbaik harus bermain. Semakin sering mereka berada di lapangan, semakin besar kontribusi yang bisa diberikan,” ujar Arbeloa seperti dikutip dari laman resmi Real Madrid, Sabtu.

Vinicius memang tengah berada di bawah sorotan suporter Los Blancos. Penampilannya dinilai belum konsisten, khususnya di ajang Liga Spanyol.

Dari 21 pertandingan yang sudah dijalani musim ini, Vinicius mencatatkan lima gol dan lima assist.

Kontribusi tersebut dianggap belum sepadan dengan ekspektasi publik terhadap pemain bernomor punggung 7 itu.

Sebagian penggemar berharap Vinicius bisa tampil lebih menentukan, terutama dalam laga-laga besar.

Nama Vinicius juga sempat dikaitkan dengan isu internal tim.

Ia disebut-sebut menjadi salah satu faktor yang memengaruhi kondisi ruang ganti, yang berujung pada pemecatan Xabi Alonso dari kursi pelatih pada awal Januari lalu.

Namun, di bawah kepemimpinan Arbeloa, situasi tersebut berubah.

Vinicius justru dipercaya mengemban peran penting dalam permainan Madrid dan posisinya di skuad utama tidak tergoyahkan.

Real Madrid akan melanjutkan perjuangan mereka di Liga Spanyol dengan menghadapi Rayo Vallecano pada Minggu, pukul 20.00 WIB.

Arbeloa menilai laga ini sangat krusial bagi timnya dalam menjaga peluang juara.

“Kemenangan atas Rayo sangat penting untuk ambisi kami di liga,” tegas Arbeloa.

Saat ini, Real Madrid menempati posisi kedua klasemen sementara Liga Spanyol dengan raihan 51 poin, hanya terpaut satu angka dari Barcelona yang berada di puncak klasemen.(*)




Drama 2-2: Elche Tahan Imbang Real Madrid di Martínez Valero

SEPUCUKJAMBI.ID – Elche dan Real Madrid berbagi angka 2‑2 dalam laga dramatis pekan ke‑13 La Liga di Stadion Manuel Martínez Valero, Senin dini hari, 24 November 2025m

Real Madrid dua kali tertinggal, namun mampu menyamakan berkat gol Dean Huijsen dan Jude Bellingham, meski mendapat tekanan keras dari tuan rumah.

Elche membuka keunggulan di babak kedua melalui Aleix Febas (menit 53), memanfaatkan rapuhnya lini pertahanan Madrid.

Real Madrid kemudian menyamakan lewat sundulan Huijsen dari bola mati menit 78.

Elche kembali unggul melalui Álvaro Rodríguez (menit 84), sebelum Bellingham memastikan hasil imbang pada menit 87, memanfaatkan umpan tak langsung dari tendangan bebas Kylian Mbappé.

Di penghujung laga, Elche harus bermain dengan 10 pemain setelah Víctor Chust menerima kartu merah, namun Madrid tetap gagal mencetak gol kemenangan.

“Kami belum runtuh. Hasil yang diinginkan belum tercapai, tapi semangat tim tetap bagus. Kita harus terus belajar dan berkembang,” kata Alonso.

Alonso menyoroti kurangnya dorongan ekstra setelah gol penyama dan efektivitas serangan yang masih perlu ditingkatkan.

Secara taktis, Madrid mengandalkan skema 4-3-3, dengan dominasi penguasaan bola, namun peluang bersih yang tercipta terbatas. Kritik juga muncul terkait susunan pemain yang dianggap cukup berisiko.

Hasil imbang ini memperpanjang catatan tanpa kemenangan Madrid menjadi tiga pertandingan di semua kompetisi.

Alonso menegaskan pentingnya ketangguhan tim menghadapi masa-masa sulit:

“Respons terhadap kesulitan akan menunjukkan siapa kita sebenarnya.”

Bagi Elche, satu poin di kandang Real Madrid merupakan hasil berharga, menunjukkan mental kuat dan efektivitas serangan balik yang menegaskan bahwa mereka tidak bisa dipandang sebelah mata oleh tim besar.(*)