Daftar Pemenang Penghargaan FIFA Piala Dunia 2026, Spanyol Dominasi

SEPUCUKJAMBI.ID – FIFA resmi mengumumkan daftar peraih penghargaan Piala Dunia 2026 setelah turnamen berakhir dengan Timnas Spanyol keluar sebagai juara usai mengalahkan Timnas Argentina 1-0 di partai final, Senin 20 Juli 2026.

Sejumlah penghargaan individu dan tim diberikan kepada pemain yang tampil konsisten sepanjang turnamen, mulai dari Golden Ball, Golden Boot, Golden Glove, Pemain Muda Terbaik, hingga FIFA Fair Play Trophy.

Berikut daftar lengkap penerima penghargaan Piala Dunia FIFA 2026.

Rodri Raih Golden Ball Piala Dunia 2026

Penghargaan Golden Ball atau pemain terbaik turnamen diberikan kepada gelandang sekaligus kapten Timnas Spanyol, Rodri.

Pemain Manchester City itu menjadi motor permainan La Furia Roja sepanjang turnamen. Perannya di lini tengah dinilai sangat vital dalam mengantarkan Spanyol meraih gelar juara dunia.

FIFA menetapkan Rodri sebagai pemain terbaik setelah tampil konsisten sejak fase grup hingga final.

Sementara Lionel Messi menempati posisi kedua dan meraih Silver Ball, sedangkan Kylian Mbappe memperoleh Bronze Ball.

Kylian Mbappe Sabet Golden Boot

Kapten Timnas Prancis, Kylian Mbappe, berhasil meraih Golden Boot Piala Dunia 2026 setelah menjadi pencetak gol terbanyak turnamen.

Mbappe mengakhiri kompetisi dengan torehan 10 gol, termasuk dua gol yang dicetak saat menghadapi Inggris pada laga perebutan tempat ketiga.

Jumlah tersebut tidak mampu dikejar pesaing terdekatnya, sehingga penyerang Real Madrid itu resmi membawa pulang penghargaan Sepatu Emas.

Sementara itu, Lionel Messi meraih Silver Boot, sedangkan Jude Bellingham mendapatkan Bronze Boot.

Unai Simon Jadi Kiper Terbaik

Penghargaan Golden Glove diberikan kepada penjaga gawang Timnas Spanyol, Unai Simon.

Kiper Athletic Bilbao tersebut tampil luar biasa sepanjang Piala Dunia 2026 dengan mencatatkan tujuh clean sheet dari delapan pertandingan.

Ia juga hanya kebobolan satu gol sepanjang turnamen, termasuk menjaga gawang Spanyol tetap nirbobol pada laga final melawan Argentina.

Pau Cubarsi Terpilih sebagai Pemain Muda Terbaik

Bek muda Timnas Spanyol, Pau Cubarsi, dinobatkan sebagai FIFA Young Player Award atau pemain muda terbaik Piala Dunia 2026.

Bek berusia 19 tahun itu menjadi pilar penting di lini belakang Spanyol dan tampil konsisten sepanjang kompetisi.

Kontribusinya membantu La Furia Roja menjadi tim dengan pertahanan terbaik di turnamen menjadi salah satu alasan FIFA memberikan penghargaan tersebut.

Belanda Raih FIFA Fair Play Trophy

Penghargaan FIFA Fair Play Trophy diberikan kepada Timnas Belanda.

Meski langkah De Oranje terhenti pada babak 32 besar, FIFA menilai skuad asuhan Ronald Koeman menunjukkan sportivitas dan disiplin terbaik selama turnamen berlangsung.

Penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi atas semangat fair play yang ditunjukkan Belanda sepanjang Piala Dunia 2026.

Daftar Lengkap Peraih Penghargaan Piala Dunia 2026

  • Golden Ball: Rodri
  • Silver Ball: Lionel Messi
  • Bronze Ball: Kylian Mbappe
  • Golden Boot: Kylian Mbappe
  • Silver Boot: Lionel Messi
  • Bronze Boot: Jude Bellingham
  • Golden Glove: Unai Simon
  • FIFA Young Player Award: Pau Cubarsi
  • FIFA Fair Play Trophy: Timnas Belanda.(*)



Rekor Pele Akhirnya Tumbang! Michael Olise Ukir Sejarah di Piala Dunia 2026

SEPUCUKJAMBI.ID – Gelandang Timnas Prancis, Michael Olise, mencatatkan sejarah baru di Piala Dunia 2026.

Pemain Bayern Munchen itu resmi memecahkan rekor legenda Brasil, Pele, sebagai pemain dengan jumlah assist terbanyak dalam satu edisi Piala Dunia.

Rekor tersebut tercipta setelah Olise menyumbang satu assist saat Prancis menghadapi Inggris pada laga perebutan tempat ketiga Piala Dunia 2026 di Miami Stadium, Minggu 19 Juli 2026.

Assist untuk gol Kylian Mbappe itu menjadi assist ketujuh Olise sepanjang turnamen, sekaligus mengantarkannya sebagai raja assist Piala Dunia 2026 dan pemegang rekor baru sepanjang sejarah kompetisi.

Michael Olise Lewati Rekor Legendaris Pele

Dalam pertandingan melawan Inggris, Michael Olise memulai laga dari bangku cadangan sebelum masuk menggantikan Rayan Cherki pada awal babak kedua.

Kehadirannya langsung memberikan dampak bagi permainan Prancis. Olise mengirim umpan matang yang diselesaikan dengan sempurna oleh Kylian Mbappe menjadi gol.

Assist tersebut menjadi assist ketujuh Olise di Piala Dunia 2026.

Catatan itu membuat pemain Bayern Munchen tersebut unggul jauh dari para pesaingnya dalam daftar pemberi assist terbanyak di turnamen.

Raja Assist Piala Dunia 2026

Sepanjang Piala Dunia 2026, Michael Olise mengoleksi tujuh assist.

Jumlah tersebut terpaut cukup jauh dari para pemain lain seperti Kylian Mbappe, Bruno Guimaraes, Martin Odegaard, dan Brahim Diaz yang masing-masing mencatatkan empat assist.

Berkat torehan tersebut, Olise dipastikan menjadi pemain dengan assist terbanyak sepanjang gelaran Piala Dunia 2026.

Rekor Pele Bertahan 56 Tahun Akhirnya Pecah

Tak hanya menjadi raja assist Piala Dunia 2026, Michael Olise juga mengukir sejarah baru di ajang sepak bola paling bergengsi tersebut.

Sebelumnya, rekor assist terbanyak dalam satu edisi Piala Dunia dipegang oleh legenda Brasil, Pele.

Pada Piala Dunia 1970, Pele mencatatkan enam assist dalam satu turnamen.

Rekor itu bertahan selama 56 tahun dan belum pernah mampu disamai maupun dilampaui pemain lain.

Kini, Michael Olise berhasil memecahkan rekor tersebut dengan koleksi tujuh assist di Piala Dunia 2026, menjadikannya sebagai pemilik rekor assist terbanyak dalam satu edisi Piala Dunia.

Prestasi itu sekaligus menempatkan nama pemain berusia 24 tahun tersebut dalam daftar pemain yang mencatatkan sejarah baru di panggung Piala Dunia.(*)




Top Skor Piala Dunia 2026: Mbappe Koleksi 10 Gol, Messi Punya Kesempatan Menyalip

SEPUCUKJAMBI.ID – Kylian Mbappe semakin dekat meraih Sepatu Emas Piala Dunia 2026 setelah menambah dua gol saat Timnas Prancis menghadapi Timnas Inggris pada laga perebutan tempat ketiga.

Meski Prancis kalah 4-6, Mbappe kini memimpin daftar top skor dengan koleksi 10 gol.

Penyerang Real Madrid itu unggul dua gol atas Lionel Messi, yang hingga saat ini telah mengoleksi delapan gol bersama Timnas Argentina.

Namun, persaingan memperebutkan gelar top skor Piala Dunia 2026 masih belum berakhir karena Messi masih memiliki satu pertandingan tersisa di partai final.

Mbappe Tambah Dua Gol Saat Lawan Inggris

Timnas Prancis harus mengakui keunggulan Inggris dengan skor 4-6 dalam pertandingan perebutan juara ketiga Piala Dunia 2026 yang berlangsung di Miami Stadium, Minggu 19 Juli 2026.

Di tengah kekalahan Les Bleus, Kylian Mbappe tetap tampil impresif.

Kapten Timnas Prancis itu mencetak dua gol dan menjadi motor kebangkitan timnya setelah sempat tertinggal empat gol di babak pertama.

Tambahan dua gol tersebut membuat Mbappe kini mengoleksi 10 gol sepanjang Piala Dunia 2026, sekaligus memperkokoh posisinya di puncak daftar pencetak gol terbanyak turnamen.

Lionel Messi Masih Bisa Rebut Sepatu Emas

Meski berada di posisi teratas, peluang Mbappe meraih Sepatu Emas belum sepenuhnya aman.

Pasalnya, Lionel Messi masih akan tampil bersama Timnas Argentina pada laga final Piala Dunia 2026 menghadapi Timnas Spanyol.

Saat ini Messi mengoleksi delapan gol. Artinya, kapten Argentina itu setidaknya harus mencetak dua gol pada laga final untuk menyamai torehan Mbappe dan menjaga peluang dalam perebutan gelar top skor, bergantung pada ketentuan penentuan pemenang jika jumlah gol sama.

Namun, misi tersebut dipastikan tidak mudah. Timnas Spanyol tampil sangat solid sepanjang turnamen dan baru kebobolan satu gol hingga menjelang partai final.

Mbappe Tampil Konsisten Sepanjang Piala Dunia 2026

Sejak fase grup hingga babak gugur, Kylian Mbappe menjadi andalan utama pelatih Didier Deschamps di lini depan Timnas Prancis.

Striker berusia 27 tahun itu terus menunjukkan ketajamannya dengan mencetak gol secara konsisten di setiap fase turnamen.

Performa tersebut membuatnya menjadi kandidat terkuat peraih Sepatu Emas Piala Dunia 2026.

Kini, nasib penghargaan individu tersebut akan ditentukan pada partai final antara Argentina dan Spanyol.

Jadwal Final Piala Dunia 2026

Pertandingan: Spanyol vs Argentina

Hari/Tanggal: Senin, 20 Juli 2026

Kick-off: 02.00 WIB

Stadion: New York New Jersey Stadium

Siaran Langsung: TVRI, TVRI Sports

Live Streaming: Folaplay, Maxstream.(*)




Hasil Prancis vs Inggris 4-6: Bukayo Saka Hattrick, The Three Lions Juara 3 Piala Dunia 2026

SEPUCUKJAMBI.ID – Timnas Inggris berhasil mengamankan posisi ketiga Piala Dunia FIFA 2026 usai mengalahkan Timnas Prancis dengan skor 6-4 pada laga perebutan juara ketiga yang berlangsung di Miami Stadium, Minggu 19 Juli 2026.

Kemenangan The Three Lions ditentukan lewat gol Declan Rice, Ezri Konsa, Jude Bellingham, serta hattrick Bukayo Saka.

Sementara empat gol Prancis dicetak oleh Kylian Mbappe (dua gol), Bradley Barcola, dan Ousmane Dembele.

Hasil ini memastikan Inggris menutup Piala Dunia 2026 dengan meraih medali perunggu.

Sebaliknya, Prancis harus puas finis di peringkat keempat sekaligus gagal memberikan akhir manis bagi pelatih Didier Deschamps, yang mengakhiri masa jabatannya setelah turnamen ini.

Inggris Langsung Tancap Gas di Babak Pertama

Pertandingan berlangsung sengit sejak menit awal. Inggris langsung mengambil inisiatif serangan dan membuka keunggulan saat laga baru berjalan tiga menit.

Declan Rice menggiring bola hingga ke depan kotak penalti sebelum melepaskan tembakan keras yang gagal dihentikan Mike Maignan. Inggris unggul 1-0.

Keunggulan tersebut membuat pasukan Thomas Tuchel semakin percaya diri. Pada menit ke-18, sepak pojok Rice berhasil disundul Ezri Konsa menjadi gol untuk menggandakan keunggulan Inggris menjadi 2-0.

Prancis semakin tertekan setelah Bukayo Saka mencetak gol ketiga Inggris pada menit ke-37.

Berawal dari bola liar hasil umpan Marcus Rashford, Saka melepaskan tendangan mendatar yang bersarang di pojok gawang Prancis.

Menjelang turun minum, Bukayo Saka kembali mencatatkan namanya di papan skor.

Memanfaatkan umpan terobosan Eberechi Eze, winger Arsenal itu sukses menaklukkan Maignan sehingga babak pertama ditutup dengan keunggulan telak Inggris 4-0.

Prancis Bangkit, tetapi Inggris Tetap Menang

Memasuki babak kedua, Didier Deschamps melakukan sejumlah pergantian pemain untuk meningkatkan daya serang timnya.

Perubahan tersebut langsung membuahkan hasil. Pada menit ke-48, Kylian Mbappe memperkecil ketertinggalan menjadi 1-4 setelah menerima umpan Michael Olise.

Enam menit kemudian, Bradley Barcola kembali membobol gawang Inggris usai memanfaatkan umpan Mbappe. Skor berubah menjadi 2-4.

Momentum Prancis terus berlanjut. Pada menit ke-66, Mbappe mencetak gol keduanya melalui kerja sama satu-dua dengan Olise, membuat kedudukan menjadi 3-4.

Namun saat Prancis terus menekan, Inggris justru mendapatkan hadiah penalti setelah Djed Spence dijatuhkan di kotak terlarang.

Bukayo Saka yang dipercaya sebagai eksekutor menjalankan tugasnya dengan sempurna sekaligus mencatatkan hattrick pada laga tersebut. Inggris kembali menjauh dengan skor 5-3.

Memasuki masa injury time, Ousmane Dembele sempat memperkecil ketertinggalan Prancis menjadi 4-5 melalui tendangan keras dari sisi kanan.

Harapan Prancis untuk menyamakan skor akhirnya pupus setelah Jude Bellingham mencetak gol pada menit-menit akhir pertandingan.

Gol tersebut memastikan kemenangan Inggris dengan skor akhir 6-4 sekaligus mengunci posisi ketiga Piala Dunia 2026.

Inggris Akhiri Turnamen dengan Posisi Ketiga

Kemenangan ini menjadi penutup manis bagi skuad asuhan Thomas Tuchel setelah gagal melaju ke final.

Inggris berhasil membawa pulang medali perunggu berkat penampilan impresif, terutama dari Bukayo Saka yang mencetak tiga gol dalam laga perebutan tempat ketiga.

Di sisi lain, Prancis harus mengakhiri turnamen tanpa gelar.

Laga melawan Inggris juga menjadi pertandingan terakhir Didier Deschamps sebagai pelatih Les Bleus setelah memutuskan mundur usai Piala Dunia 2026.

Susunan Pemain

Prancis (4-3-3): Maignan; Theo Hernandez, Lacroix, Konate, Gusto; Rabiot, Zaire-Emery, Cherki; Doue, Mbappe, Olise.

Pelatih: Didier Deschamps.

Inggris (4-2-3-1): Henderson; Spence, Guehi, Konsa, Quansah; Eze, Rice; Rashford, Rogers, Saka; Toney.

Pelatih: Thomas Tuchel.(*)




Oyarzabal dan Porro Antar La Furia Roja ke Final Piala Dunia 2026

SEPUCUKJAMBI.ID – Tim nasional Spanyol memastikan tempat di final Piala Dunia 2026 setelah menaklukkan Prancis dengan skor meyakinkan 2-0 pada laga semifinal di AT&T Stadium, Arlington, Rabu 15 Juli 2026 dini hari WIB.

La Furia Roja tampil lebih efektif sepanjang pertandingan dan berhasil memanfaatkan peluang yang mereka ciptakan.

Dua gol kemenangan Spanyol dicetak oleh Mikel Oyarzabal melalui titik penalti pada babak pertama dan Pedro Porro selepas jeda.

Kemenangan ini membuat skuad asuhan Luis de la Fuente tinggal selangkah lagi menuju gelar juara dunia.

Di partai final, Spanyol akan menghadapi pemenang semifinal antara Inggris dan Argentina.

Sementara itu, Prancis harus mengubur ambisi merebut trofi dan akan tampil pada laga perebutan tempat ketiga menghadapi tim yang kalah dari semifinal lainnya.

Penalti Oyarzabal Pecah Kebuntuan

Pertandingan berlangsung ketat sejak menit awal dengan kedua tim saling menekan.

Namun, Prancis mendapat masalah lebih dulu ketika Adrien Rabiot menerima kartu kuning pada menit kesembilan setelah melanggar Dani Olmo.

Kartu tersebut membuat gelandang Les Bleus harus bermain lebih hati-hati.

Momentum penting hadir pada menit ke-20 ketika Lucas Digne menjatuhkan Lamine Yamal di dalam kotak penalti.

Wasit tanpa ragu menunjuk titik putih.

Mikel Oyarzabal yang dipercaya sebagai eksekutor menjalankan tugasnya dengan tenang pada menit ke-22 untuk membawa Spanyol unggul 1-0.

Setelah unggul, Spanyol semakin percaya diri menguasai jalannya pertandingan.

Di sisi lain, Prancis kembali mendapat pukulan ketika William Saliba mengalami cedera pada menit ke-30 dan harus digantikan Maxence Lacroix.

Pergantian tersebut memaksa Didier Deschamps mengubah komposisi lini belakang saat tekanan Spanyol semakin meningkat.

Menjelang turun minum, Dani Olmo, Lamine Yamal, dan Fabian Ruiz hampir menggandakan keunggulan.

Beruntung bagi Prancis, Dayot Upamecano melakukan penyelamatan krusial sehingga skor 1-0 bertahan hingga jeda.

Gol Porro Kunci Kemenangan Spanyol

Memasuki babak kedua, Didier Deschamps mencoba mengubah permainan dengan memasukkan Manu Kone menggantikan Adrien Rabiot.

Namun, perubahan itu belum mampu menghentikan dominasi Spanyol.

La Furia Roja akhirnya menggandakan keunggulan pada menit ke-58.

Berawal dari kombinasi apik bersama Dani Olmo, Pedro Porro melepaskan penyelesaian akurat yang gagal diantisipasi kiper Mike Maignan.

Gol tersebut membuat Spanyol semakin nyaman mengendalikan permainan.

Lamine Yamal sebenarnya sempat membobol gawang Prancis beberapa menit kemudian.

Namun, gol itu dianulir wasit karena pemain muda Barcelona tersebut lebih dulu berada dalam posisi offside.

Prancis berusaha bangkit lewat sejumlah peluang, termasuk tembakan Kylian Mbappe pada menit ke-67.

Sayangnya, usaha sang kapten berhasil diblok Marc Cucurella sehingga hanya menghasilkan sepak pojok.

Pada 20 menit terakhir, kedua pelatih melakukan sejumlah pergantian pemain untuk menjaga ritme permainan.

Meski terus menekan hingga tambahan waktu tujuh menit, Prancis gagal menembus pertahanan disiplin Spanyol.

Skor 2-0 bertahan hingga peluit panjang berbunyi dan memastikan Spanyol melaju ke final Piala Dunia 2026.(*)




Haaland Kirim Peringatan! Usai Gusur Brasil, Kini Bidik Sepatu Emas Piala Dunia 2026

SEPUCUKJAMBI.ID – Erling Haaland mengirim sinyal serius kepada para pesaingnya dalam perebutan Sepatu Emas Piala Dunia 2026.

Setelah membawa Norwegia menyingkirkan Brasil, bomber Manchester City itu menegaskan belum puas dan siap terus memburu gol di sisa turnamen.

Dua gol yang dicetak Haaland saat Norwegia mengalahkan Brasil 2-1 pada babak 16 besar membuat koleksi golnya bertambah menjadi tujuh.

Torehan tersebut menyamai catatan Lionel Messi dan Kylian Mbappe di puncak daftar top skor sementara Piala Dunia 2026.

Meski kini bersaing di posisi teratas, Haaland menegaskan target utamanya belum selesai.

“Saya hidup untuk mencetak gol,” ujar Haaland seusai pertandingan.

Striker berusia 25 tahun itu mengaku tidak memiliki rahasia khusus di balik ketajamannya sepanjang turnamen.

Menurutnya, semua terjadi berkat naluri sebagai seorang penyerang yang selalu siap memanfaatkan setiap peluang.

“Jujur, saya tidak terlalu tahu apa yang sudah saya lakukan, karena saya hanya melakukan apa yang biasa saya lakukan,” kata Haaland.

“Kuncinya adalah tetap fokus. Ketika peluang itu datang, saya tahu apa yang harus saya perbuat,” lanjutnya.

Meski telah sejajar dengan Messi dan Mbappe dalam daftar pencetak gol terbanyak, Haaland menegaskan dirinya belum merasa puas.

Ia ingin terus meningkatkan performa dan membantu Norwegia melangkah lebih jauh di Piala Dunia 2026.

“Setiap saat selalu ada puncak baru untuk dikejar. Saya ingin terus fokus dan memberikan yang terbaik,” tegas penyerang Manchester City tersebut.

Performa Haaland menjadi salah satu faktor utama keberhasilan Norwegia menciptakan kejutan besar dengan menyingkirkan Brasil di babak 16 besar.

Selain tampil tajam di depan gawang, ia juga menjadi motor serangan yang terus merepotkan lini pertahanan Selecao.

Kini fokus Norwegia beralih ke babak perempat final. Mereka akan menghadapi Inggris yang sebelumnya menyingkirkan Meksiko dengan skor 3-2.

Laga tersebut diprediksi menjadi ujian berat bagi Haaland dan kolega.

Selain memperebutkan tiket semifinal, pertandingan juga menjadi kesempatan bagi Haaland untuk menambah koleksi golnya sekaligus memperbesar peluang merebut gelar top skor Piala Dunia 2026.(*)




Top Skor Piala Dunia 2026 Memanas! Mbappe Samai Messi, Sepatu Emas Makin Sengit

SEPUCUKJAMBI.ID – Persaingan memperebutkan gelar top skor atau Golden Boot Piala Dunia 2026 semakin memanas.

Penyerang Timnas Prancis, Kylian Mbappe, kini berhasil menyamai koleksi gol Lionel Messi setelah membawa Les Bleus lolos ke babak perempat final.

Gol penalti yang dicetak Mbappe saat Prancis mengalahkan Paraguay 1-0 pada babak 16 besar membuat bintang Real Madrid itu kini mengoleksi tujuh gol sepanjang turnamen.

Jumlah tersebut sama dengan torehan Lionel Messi yang sebelumnya sendirian memimpin daftar pencetak gol terbanyak.

Persaingan menuju Sepatu Emas pun dipastikan semakin sengit.

Terlebih Argentina masih memiliki satu pertandingan babak 16 besar sehingga Messi berpeluang kembali menjauh apabila mampu menambah koleksi golnya.

Sejak fase grup, Piala Dunia 2026 memang menghadirkan produktivitas gol yang tinggi.

Banyaknya gol yang tercipta membuat perebutan gelar pencetak gol terbanyak menjadi salah satu sorotan utama turnamen.

Mbappe menjadi pemain yang paling konsisten di lini depan Prancis.

Ketajamannya kembali terlihat saat dipercaya menjadi eksekutor penalti menghadapi Paraguay.

Ia menjalankan tugasnya dengan sempurna sekaligus memastikan Prancis melangkah ke babak delapan besar.

Tak hanya bersaing dengan Messi pada daftar top skor edisi 2026, Mbappe juga terus mencatatkan sejarah dalam kariernya di ajang Piala Dunia.

Dengan tambahan satu gol tersebut, penyerang berusia 27 tahun itu kini telah mengoleksi 19 gol sepanjang penampilannya di Piala Dunia sejak debut pada edisi 2018.

Catatan tersebut membuat Mbappe melampaui torehan legenda Jerman Miroslav Klose yang selama kariernya mencetak 16 gol di putaran final Piala Dunia.

Kini Mbappe hanya terpaut satu gol dari rekor pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah Piala Dunia yang untuk sementara masih dipegang Lionel Messi dengan koleksi 20 gol.

Rekor tersebut masih berpeluang bertambah mengingat kapten Argentina itu masih berpeluang tampil pada babak berikutnya.

Dengan kedua pemain sama-sama masih bertahan di Piala Dunia 2026, persaingan antara Messi dan Mbappe diprediksi akan menjadi salah satu duel paling menarik hingga akhir turnamen.

Daftar Top Skor Sementara Piala Dunia 2026

  1. Lionel Messi (Argentina) – 7 gol
  2. Kylian Mbappe (Prancis) – 7 gol
  3. Jamal Musiala (Jerman) – 6 gol
  4. Harry Kane (Inggris) – 5 gol
  5. Lautaro Martinez (Argentina) – 5 gol.(*)



Prancis Susul Maroko ke Perempat Final Piala Dunia 2026, Penalti Mbappe Jadi Penentu

SEPUCUKJAMBI.ID – Timnas Prancis mengamankan satu tempat di babak perempat final Piala Dunia 2026 setelah mengalahkan Paraguay dengan skor tipis 1-0 dalam laga 16 besar yang berlangsung di Philadelphia Stadium, Minggu 5 Juli 2026.

Gol semata wayang Kylian Mbappe melalui titik penalti menjadi pembeda dalam pertandingan yang berlangsung ketat.

Kemenangan tersebut memastikan Les Bleus mengikuti jejak Maroko ke babak delapan besar.

Kedua tim dijadwalkan saling berhadapan untuk memperebutkan tiket menuju semifinal.

Sejak awal pertandingan, Prancis langsung menguasai jalannya laga melalui dominasi penguasaan bola.

Namun, strategi bertahan total yang diterapkan Paraguay membuat tim asuhan Didier Deschamps kesulitan menciptakan peluang bersih di area berbahaya.

Paraguay memang lebih banyak menunggu di wilayah pertahanannya sendiri.

Meski demikian, skuad besutan Gustavo Alfaro tetap mampu melancarkan beberapa serangan balik cepat.

Sayangnya, penyelesaian akhir yang kurang maksimal membuat peluang tersebut gagal mengancam gawang Mike Maignan.

Di sisi lain, lini serang Prancis juga tampil kurang efektif sepanjang babak pertama.

Kylian Mbappe dan rekan-rekannya kesulitan menemukan celah di antara rapatnya barisan lima bek Paraguay.

Sejumlah percobaan dari luar kotak penalti pun belum mampu mengubah kedudukan.

Hingga turun minum, kedua tim harus puas menutup babak pertama tanpa gol.

Memasuki paruh kedua, pola pertandingan nyaris tidak berubah. Prancis tetap mendominasi penguasaan bola, sedangkan Paraguay bertahan disiplin sambil menunggu kesempatan menyerang balik.

Peluang terbaik Prancis akhirnya datang pada menit ke-54 ketika Manu Kone melepaskan tendangan keras dari luar kotak penalti.

Namun, kiper Paraguay, Orlando Gill, melakukan penyelamatan gemilang untuk menjaga gawangnya tetap aman.

Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-66. Wasit menunjuk titik putih setelah meninjau tayangan VAR yang menunjukkan Desire Doue dijatuhkan Diego Gomez di dalam kotak penalti.

Kylian Mbappe yang dipercaya sebagai eksekutor menjalankan tugasnya dengan sempurna.

Kapten Prancis itu mengirim bola ke gawang Orlando Gill dan membawa Les Bleus unggul 1-0.

Gol tersebut memaksa Paraguay mengubah pendekatan permainan. Tim asal Amerika Selatan itu mulai bermain lebih terbuka dan beberapa kali mengancam melalui serangan cepat.

Mike Maignan dipaksa bekerja keras untuk menggagalkan peluang yang diciptakan Paraguay pada menit-menit akhir pertandingan.

Jual beli serangan sempat terjadi hingga masa injury time. Namun, tidak ada gol tambahan yang tercipta dan skor 1-0 bertahan hingga peluit panjang dibunyikan.

Hasil ini memastikan Prancis melangkah ke babak perempat final Piala Dunia 2026.

Les Bleus kini bersiap menghadapi Maroko dalam duel yang diprediksi menjadi salah satu laga paling menarik di babak delapan besar.

Susunan Pemain

Paraguay (5-4-1): Orlando Gill; Junior Alonso, Omar Alderete, Diego Gomez, Gustavo Velazquez, Santiago Caceres; Mathias Galarza, Andres Cubas, Miguel Gomez, Miguel Almiron; Julio Enciso.

Pelatih: Gustavo Alfaro.

Prancis (4-2-3-1): Mike Maignan; Lucas Digne, William Saliba, Dayot Upamecano, Jules Kounde; Adrien Rabiot, Manu Kone; Bradley Barcola, Michael Olise, Ousmane Dembele; Kylian Mbappe.

Pelatih: Didier Deschamps.(*)




Ousmane Dembele Hattrick, Les Bleus Sapu Bersih Fase Grup

SEPUCUKJAMBI.IDTimnas Prancis menutup fase grup Piala Dunia 2026 dengan penampilan meyakinkan.

Les Bleus membungkam Norwegia 4-1 pada laga terakhir Grup I di Boston Stadium, Sabtu 27 Juni 2026 dini hari WIB, sekaligus mengamankan status juara grup dengan poin sempurna.

Sorotan utama pertandingan jatuh kepada Ousmane Dembele.

Winger lincah itu tampil luar biasa dengan memborong tiga gol atau hattrick, sementara satu gol lainnya dicetak Desire Doue pada masa injury time.

Kemenangan tersebut membuat Prancis menyapu bersih tiga pertandingan fase grup.

Catatan itu menjadi yang pertama sejak Piala Dunia 1998, edisi ketika Les Bleus sukses mengangkat trofi juara dunia.

Sebaliknya, Norwegia tetap melaju ke babak 32 besar sebagai runner-up Grup I.

Meski kalah telak, tim besutan Stale Solbakken sebelumnya telah memastikan tiket ke fase gugur sehingga memilih merotasi hampir seluruh pemain inti.

Keputusan melakukan 10 pergantian pemain nyaris berbuah petaka. Baru 22 detik laga berjalan, Kylian Mbappe hampir mencatatkan salah satu gol tercepat dalam sejarah Piala Dunia.

Namun, tembakannya hanya membentur mistar gawang.

Prancis terus menguasai permainan. Setelah beberapa peluang gagal berbuah gol, Dembele akhirnya memecah kebuntuan lewat sepakan keras dari dalam kotak penalti yang gagal dihentikan kiper Egil Selvik.

Norwegia sempat memiliki peluang emas untuk menyamakan kedudukan melalui Jorgen Strand Larsen.

Sayang, penyelesaian akhirnya dari jarak dekat justru melambung di atas mistar.

Kesalahan itu langsung dibayar mahal. Prancis melancarkan serangan balik cepat yang kembali diselesaikan dengan sempurna oleh Dembele untuk membawa Les Bleus unggul 2-0.

Meski tertinggal dua gol, Norwegia belum menyerah. Hanya beberapa detik setelah sepak mula, Thelo Aasgaard memperkecil ketertinggalan lewat tembakan keras dari luar kotak penalti yang tak mampu dijangkau Mike Maignan.

Namun momentum itu tidak bertahan lama. Menjelang turun minum, Dembele kembali menunjukkan kelasnya.

Aksi individu di sisi kanan diakhiri dengan tendangan melengkung yang bersarang di pojok gawang sekaligus melengkapi hattrick pada babak pertama.

Memasuki babak kedua, Norwegia memperoleh kesempatan emas untuk memangkas skor setelah Theo Hernandez menjatuhkan Oscar Bobb di kotak terlarang.

Jorgen Strand Larsen maju sebagai eksekutor, tetapi Mike Maignan tampil gemilang dengan menggagalkan tendangan penalti tersebut.

Penyelamatan itu menjadi yang pertama dari titik putih sepanjang Piala Dunia 2026.

Norwegia terus mencoba menekan melalui Oscar Bobb dan Aasgaard, namun lini belakang Prancis tampil disiplin menjaga keunggulan.

Saat pertandingan memasuki masa injury time, Prancis memastikan kemenangan lewat Desire Doue.

Sundulan pemain muda tersebut mengubah skor menjadi 4-1 sekaligus menutup pesta gol Les Bleus.

Hasil ini menegaskan Prancis sebagai salah satu kandidat terkuat juara Piala Dunia 2026.

Dengan produktivitas lini depan yang terus meningkat dan penampilan impresif Ousmane Dembele, skuad asuhan Didier Deschamps mengirim sinyal bahaya kepada seluruh pesaing di fase gugur.

Sementara itu, Norwegia tetap memiliki kesempatan memperbaiki performa saat menghadapi babak 32 besar.

Rotasi besar yang dilakukan pada laga ini diperkirakan menjadi bagian dari strategi menjaga kebugaran pemain inti untuk menghadapi pertandingan yang lebih menentukan.(*)




Prancis vs Irak Ditunda Akibat Badai Petir, Mbappe Sudah Bawa Les Bleus Unggul

SEPUCUKJAMBI.ID – Laga Prancis vs Irak pada matchday kedua Grup I Piala Dunia 2026 terpaksa ditunda akibat badai petir yang melanda Philadelphia, Amerika Serikat.

Saat pertandingan dihentikan di Lincoln Financial Field, Prancis tengah unggul 1-0 berkat gol Kylian Mbappe.

Penundaan pertandingan terjadi saat jeda babak pertama setelah cuaca ekstrem membahayakan area stadion.

FIFA bersama pihak penyelenggara langsung menerapkan protokol keselamatan guna melindungi pemain, ofisial, dan puluhan ribu penonton yang hadir.

Insiden ini menjadi penundaan pertama yang terjadi sepanjang gelaran Piala Dunia 2026.

Cuaca buruk berupa hujan deras dan aktivitas petir di sekitar stadion membuat pertandingan tidak dapat dilanjutkan sesuai jadwal.

Kylian Mbappe Cetak Gol Sebelum Laga Prancis vs Irak Dihentikan

Sebelum pertandingan dihentikan, Prancis tampil lebih efektif dalam memanfaatkan peluang.

Les Bleus berhasil membuka keunggulan melalui aksi Kylian Mbappe yang melepaskan tendangan kaki kiri dari luar kotak penalti.

Gol tersebut membuat Prancis menutup babak pertama dengan keunggulan 1-0 atas Irak.

Penyerang Real Madrid itu kembali menjadi sosok pembeda dalam upaya timnya mengamankan tiket ke fase gugur Piala Dunia 2026.

Irak sendiri masih memiliki peluang untuk bangkit karena babak kedua belum dimainkan. Hasil akhir pertandingan Grup I pun masih terbuka.

Badai Petir Paksa Penonton Cari Tempat Aman

Saat jeda turun minum berlangsung, layar raksasa stadion menampilkan peringatan bahwa badai petir sedang mendekati kawasan Lincoln Financial Field. P

enonton kemudian diminta segera meninggalkan area tribun dan mencari tempat perlindungan yang lebih aman.

Awalnya, jeda babak pertama yang biasanya berlangsung 15 menit hanya diperpanjang sekitar 15 menit tambahan.

Namun, kondisi cuaca yang belum membaik membuat penghentian pertandingan berlangsung lebih lama dari perkiraan.

Sebagian besar suporter mematuhi arahan petugas dan meninggalkan tempat duduk mereka.

Meski begitu, masih ada sejumlah kecil penonton yang bertahan di tribun sebelum akhirnya kembali mendapat peringatan melalui pengeras suara stadion.

FIFA Terapkan Protokol Keselamatan Akibat Petir

Sesuai regulasi FIFA, pertandingan wajib dihentikan apabila petir terdeteksi dalam radius delapan mil atau sekitar 13 kilometer dari stadion.

Setelah sambaran petir terdeteksi, hitungan waktu keselamatan selama 30 menit akan dimulai.

Jika kembali terjadi sambaran petir dalam periode tersebut, hitungan waktu akan diulang dari awal hingga kondisi benar-benar aman untuk melanjutkan pertandingan.

Hujan deras sebenarnya sudah mulai mengguyur stadion sejak menit ke-37

. Namun pertandingan tetap berjalan hingga babak pertama selesai sebelum akhirnya dihentikan saat jeda.

Hingga saat ini, otoritas pertandingan masih menunggu perkembangan cuaca sebelum memberikan lampu hijau untuk melanjutkan babak kedua.

Prancis sementara unggul 1-0 atas Irak dalam laga penting Grup I Piala Dunia 2026.(*)