Kombes Mardiono Resmi Jadi Kabidkum Polda Jambi, Kapolda Tekankan Integritas dan Ketelitian

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Struktur Bidang Hukum (Bidkum) Polda Jambi berganti. Kombes Pol. Mardiono, S.H., S.I.K., resmi menerima jabatan sebagai Kepala Bidang Hukum (Kabidkum) Polda Jambi setelah menggantikan Kombes Pol. John H. Ginting, S.I.K., M.H.

Serah terima jabatan (Sertijab) dipimpin langsung Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno H. Siregar, S.I.K., M.H., di Lobi Gedung A Polda Jambi, Selasa 11 Agustus 2026 sekitar pukul 07.45 WIB.

Pergantian tersebut tidak hanya menjadi bagian dari rotasi dan pembinaan karier personel, tetapi juga menjadi momentum bagi Polda Jambi untuk memperkuat fungsi hukum dalam mendukung pelaksanaan tugas kepolisian.

Melalui Kabid Humas Polda Jambi Kombes Pol. Erlan Munaji, Kapolda Jambi menyampaikan apresiasi kepada John H. Ginting atas dedikasi selama memimpin Bidkum Polda Jambi.

Sementara kepada Mardiono, Krisno meminta pejabat baru segera beradaptasi dan melanjutkan program kerja yang telah berjalan.

“Kapolda Jambi menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada pejabat lama, Kombes Pol. John H. Ginting, atas dedikasi dan pengabdian selama menjalankan tugas sebagai Kabidkum Polda Jambi. Kepada pejabat yang baru, Kombes Pol. Mardiono, Kapolda mengucapkan selamat atas amanah yang diberikan dan berharap dapat segera beradaptasi serta melanjutkan program dan tugas-tugas Bidang Hukum Polda Jambi,” ujar Erlan.

Pesan utama Kapolda kepada pejabat baru berkaitan dengan profesionalisme dan integritas dalam menjalankan fungsi hukum.

Bidkum memiliki posisi penting dalam memastikan pelaksanaan tugas kepolisian memperoleh dukungan dan landasan hukum yang memadai.

Karena itu, setiap kajian, pendampingan maupun bantuan hukum dituntut dilakukan secara cermat dan dapat dipertanggungjawabkan.

“Kapolda menekankan agar Bidang Hukum terus memberikan pendampingan dan bantuan hukum secara profesional, objektif dan berintegritas, sehingga setiap pelaksanaan tugas kepolisian memiliki landasan hukum yang kuat dan dapat dipertanggungjawabkan,” jelas Erlan.

Selain memberikan bantuan hukum, Bidkum juga memiliki tugas dalam memberikan kajian hukum dan penyuluhan hukum serta memastikan berbagai kebijakan dan tindakan kepolisian tetap berada dalam koridor peraturan perundang-undangan.

Menurut Erlan, fungsi tersebut membuat posisi Kabidkum memiliki peran strategis dalam mendukung pelaksanaan tugas Polda Jambi.

Pergantian pejabat diharapkan tidak sekadar menjadi perubahan personel, tetapi juga membawa energi baru untuk meningkatkan kualitas pelayanan dan dukungan hukum di lingkungan Polda Jambi.

Kapolda juga meminta seluruh personel Bidkum meningkatkan kompetensi serta menjaga integritas dalam menjalankan setiap tugas.

“Pergantian jabatan ini diharapkan dapat membawa semangat baru bagi Bidang Hukum Polda Jambi. Kapolda juga berpesan agar seluruh personel terus meningkatkan kompetensi, menjaga integritas serta memberikan kontribusi terbaik dalam mendukung terwujudnya Polri yang profesional, modern dan dipercaya masyarakat,” pungkas Erlan.

Sertijab tersebut turut dihadiri Wakapolda Jambi Brigjen Pol. Benny Ali, S.H., S.I.K., Ketua Bhayangkari Polda Jambi Ny. Evi Krisno H. Siregar, Irwasda Polda Jambi Kombes Pol. Subandi, S.I.K., M.H., para pejabat utama Polda Jambi serta para Kapolres/ta jajaran.

Rangkaian upacara diawali dengan pembacaan keputusan Kapolri, dilanjutkan penanggalan dan penyematan tanda pangkat serta tanda jabatan, pengambilan sumpah jabatan, dan penandatanganan sejumlah berita acara serta pakta integritas.

Dengan dilantiknya Mardiono sebagai Kabidkum, Bidkum Polda Jambi kini memasuki fase baru dengan tuntutan untuk semakin memperkuat pendampingan hukum, kajian hukum dan kepastian aspek legal dalam setiap pelaksanaan tugas kepolisian.(*)




Polda Jambi Gandeng Media, Perkuat Sinergi Informasi Publik di Era Digital

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Polda Jambi memperkuat hubungan kemitraan dengan insan pers melalui kegiatan silaturahmi bersama awak media Unit Polda Jambi yang digelar di Cafe Kesiko, Kota Jambi, Jumat 19 Juni 2026.

Kegiatan yang berlangsung dalam suasana santai tersebut menjadi ruang dialog antara kepolisian dan jurnalis, sekaligus mempererat komunikasi yang selama ini telah terjalin dalam penyampaian informasi kepada publik.

Melalui forum tersebut, Polda Jambi menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan keterbukaan informasi yang cepat, akurat, dan dapat dipercaya, terutama dalam mendukung pelayanan informasi publik di era digital.

Dalam diskusi yang berlangsung, sejumlah isu penting turut dibahas, mulai dari keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), program kepolisian, hingga peran media dalam menjaga stabilitas sosial di tengah derasnya arus informasi digital.

Kabid Humas Polda Jambi menegaskan bahwa media memiliki posisi strategis sebagai mitra utama Polri dalam menyampaikan informasi yang edukatif kepada masyarakat.

“Ini merupakan bentuk apresiasi sekaligus penguatan sinergi antara Polda Jambi dan rekan-rekan media. Melalui komunikasi yang baik, kita berharap informasi yang disampaikan semakin berkualitas, akurat, dan bermanfaat bagi masyarakat,” ujarnya.

Selain menjadi ajang silaturahmi, kegiatan ini juga dimanfaatkan sebagai ruang bertukar gagasan untuk meningkatkan kualitas pelayanan informasi publik kepolisian.

Menurutnya, hubungan yang harmonis antara Polri dan media menjadi kunci penting dalam membangun kepercayaan masyarakat.

“Media adalah mitra strategis Polri. Karena itu, kolaborasi yang kuat akan membantu menciptakan informasi yang objektif, edukatif, serta mampu memberikan rasa aman kepada masyarakat,” lanjutnya.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno H. Siregar melalui Kabid Humas Polda Jambi Kombes Pol. Erlan Munaji juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh insan pers atas peran aktif dalam mendukung tugas kepolisian.

Kapolda menilai, pemberitaan yang berimbang dan konstruktif dari media memiliki peran penting dalam menjaga stabilitas kamtibmas di wilayah Jambi.

“Sinergi antara Polri dan media adalah kekuatan besar dalam menjaga situasi yang kondusif serta meningkatkan kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian. Polda Jambi akan terus membuka ruang komunikasi dan kolaborasi ke depan,” ungkapnya.(*)




Dilantik untuk Periode Kedua, Irwansyah Ajak PWI Kota Jambi Perkuat Integritas Pers

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Jambi resmi memasuki babak kepengurusan baru.

Irwansyah kembali dipercaya memimpin organisasi wartawan terbesar di daerah itu setelah dilantik sebagai Ketua PWI Kota Jambi periode 2026-2029.

Pelantikan berlangsung di Luminor Hotel Jambi, Rabu 17 Juni 2026, dan dipimpin langsung Ketua PWI Provinsi Jambi, HR Ridwan Agus Depati.

Sejumlah tokoh penting turut hadir, di antaranya Pengurus Pusat PWI Mukhtadi Putranusa, Kapolda Jambi Irjen Pol Krisno H. Siregar, serta Wali Kota Jambi Maulana.

Kembalinya Irwansyah memimpin PWI Kota Jambi menandai keberlanjutan program organisasi yang selama ini berfokus pada peningkatan kompetensi wartawan, penguatan etika profesi, serta pengembangan organisasi di tengah tantangan industri media yang terus berubah.

Dalam kepengurusan periode kedua tersebut, Irwansyah didampingi Andri Brilliant Avolda sebagai sekretaris dan Iwan Kurniawan sebagai bendahara.

Struktur organisasi juga diperkuat sejumlah pengurus yang membidangi organisasi, kompetensi wartawan, hingga Seksi Wartawan Olahraga (SIWO).

Seperti Wakil Ketua M. Hafiz Alatas, Wakil Ketua Bidang Organisasi Rizal Zebua, Bidang Kompetensi (UKW) Khotib Syarbini.

Serta Kemudian sebagai Ketua Seksi Wartawan Olahraga (Siwo) Dhea Viryza dan Wasekjen Ali Ahmadi dan lainnya.

Ketua PWI Provinsi Jambi, Ridwan Agus Depati, menegaskan bahwa PWI harus tetap menjadi organisasi yang menjunjung tinggi Kode Etik Jurnalistik dan profesionalisme dalam menjalankan fungsi pers.

Menurutnya, kualitas sumber daya manusia menjadi tantangan utama yang harus terus ditingkatkan agar wartawan mampu menghasilkan karya jurnalistik yang kredibel dan bertanggung jawab.

“Pers memiliki fungsi sosial yang sangat penting. Karena itu, kualitas wartawan harus terus ditingkatkan agar mampu menjalankan tugas secara profesional dan berintegritas,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan pengurus baru untuk menjaga soliditas organisasi dan tidak menjadikan PWI sebagai alat kepentingan kelompok tertentu.

Menurutnya, kekompakan dan loyalitas anggota menjadi modal penting dalam menjaga marwah organisasi profesi di mata publik.

Sementara itu, Irwansyah menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang kembali diberikan kepadanya untuk memimpin PWI Kota Jambi selama tiga tahun ke depan.

Ia menegaskan komitmennya untuk melanjutkan semangat organisasi yang dirangkum dalam slogan “Bersatu, Berkarya, dan Berkontribusi”.

Menurut Irwansyah, PWI Kota Jambi akan terus membuka ruang kolaborasi dengan berbagai pihak guna mendorong lahirnya jurnalisme yang profesional, independen, dan berintegritas.

“Kami ingin PWI Kota Jambi menjadi rumah bersama bagi wartawan yang terus berkembang, meningkatkan kompetensi, serta menjaga profesionalisme dalam menjalankan tugas jurnalistik,” katanya.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Panitia Pelantikan, Dhea Viryza, mengungkapkan bahwa seluruh rangkaian acara berhasil disiapkan dalam waktu relatif singkat.

Ia menyebut pelantikan ini menjadi bukti soliditas internal organisasi dan dukungan berbagai pihak yang selama ini berkontribusi terhadap perkembangan PWI Kota Jambi.

Pelantikan tersebut turut dihadiri jajaran Dewan Kehormatan PWI Provinsi Jambi, pengurus provinsi, dewan penasihat, dewan pakar, serta sejumlah tokoh pers di Jambi.

Dengan kepengurusan baru, PWI Kota Jambi diharapkan mampu menjawab tantangan dunia jurnalistik yang semakin dinamis, sekaligus memperkuat peran pers sebagai sumber informasi yang akurat, berimbang, dan terpercaya bagi masyarakat.(*)




Drama Perburuan Alung, DPO Sabu 58 Kg Berakhir di Kuala Tungkal

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID — Misteri penangkapan buronan kasus narkotika yang sempat menjadi perbincangan publik akhirnya terjawab.

Aparat kepolisian berhasil mengamankan seorang pria yang masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) sejak 2025 dalam operasi dini hari.

Kapolda Jambi, Krisno H. Siregar, membenarkan bahwa pria bernama M Alung Ramadhan telah berhasil ditangkap oleh tim gabungan dari Direktorat Reserse Narkoba Polda Jambi.

Penangkapan dilakukan sekitar pukul 03.00 WIB, Kamis (16/4/2026), di wilayah Kuala Tungkal, Kabupaten Tanjung Jabung Barat.

Alung diketahui merupakan buronan dalam kasus narkotika dengan barang bukti mencapai 58 kilogram sabu.

Ia sebelumnya masuk dalam daftar DPO sejak 12 Oktober 2025 setelah melarikan diri dari proses hukum.

Dalam operasi tersebut, polisi tidak hanya mengamankan Alung.

Sebanyak lima orang lainnya juga turut ditangkap karena diduga terlibat dalam membantu pelarian tersangka selama masa buron.

“Yang bersangkutan sudah diamankan bersama beberapa orang yang diduga membantu pelariannya,” ujar Kapolda.

Saat ini, seluruh pihak yang diamankan telah dibawa ke Mapolda Jambi untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Kasus ini menjadi perhatian publik karena nilai barang bukti yang besar serta lamanya pelarian tersangka sejak ditetapkan sebagai buronan.

Sebelumnya, status DPO terhadap Alung diterbitkan secara resmi oleh Ditresnarkoba Polda Jambi melalui surat bernomor DPO/28/X/RES.4/2025/DITRESNARKOBA.

Dalam catatan kepolisian, tersangka melarikan diri sebelum menjalani pemeriksaan penyidik.

Penangkapan ini sekaligus menjadi bagian dari upaya intensif aparat dalam memberantas jaringan narkotika di wilayah Jambi dan sekitarnya.(*)




Kapolda Tegaskan Perang Total Lawan Judi Online

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Kapolda Jambi, Krisno H. Siregar, menghadiri Sidang Wilayah Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia Wilayah (PGIW) Jambi Tahun 2026 yang digelar di GBI MHCC Paal Merah, Kota Jambi, Selasa (3/3/2026).

Forum keagamaan tersebut diikuti sekitar 80 peserta undangan, di antaranya Ketua PGIW Jambi Pdt. Welsen Napitu, Praeses HKBP Distrik XXV Jambi Pdt. Kamson R.A. Pasaribu, serta anggota FKUB Provinsi Jambi Pdt. Josua Nababan.

Dalam sambutannya, Kapolda menaruh perhatian serius terhadap maraknya praktik judi online yang dinilai kian meresahkan dan menjangkau seluruh lapisan masyarakat.

Ia menjelaskan bahwa judi online kini semakin mudah diakses melalui situs web, aplikasi hingga media sosial, sehingga siapa saja dapat terjerat hanya bermodalkan ponsel dan koneksi internet.

Menurutnya, kemudahan akses inilah yang membuat penyebaran judi online berlangsung cepat dan sulit dikendalikan. Tidak hanya orang dewasa, remaja pun menjadi sasaran empuk praktik ilegal tersebut.

Kapolda menegaskan, penanganan judi online tidak cukup hanya dengan penindakan hukum semata.

Ia menekankan pentingnya pendekatan komprehensif melalui tiga strategi utama, yakni langkah preventif, penegakan hukum (gakkum), serta rehabilitasi dan restorasi bagi korban.

“Upaya pemberantasan harus dibarengi pemulihan dan pencegahan agar tidak terjadi pengulangan kasus. Ini menjadi tanggung jawab bersama,” tegasnya.

Selain menyoroti judi online, Kapolda juga memaparkan berbagai modus terbaru peredaran narkotika.

Di antaranya sistem putus antar pelaku, metode tempel (dead drop), transaksi daring, penyamaran dalam barang legal, kurir tidak sadar (body packing), hingga pengendalian jaringan dari dalam lembaga pemasyarakatan.

Ia menegaskan komitmennya mendukung program Asta Cita Presiden RI poin ketujuh serta kebijakan Presisi Polri.

Salah satu prioritasnya adalah mewujudkan Provinsi Jambi bebas dari peredaran gelap narkoba melalui penguatan Kampung Anti Narkoba sebagai proyek percontohan di wilayah hukum Polres dan Polresta jajaran.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Jambi Kombes Pol. Erlan Munaji menyampaikan bahwa kehadiran Kapolda dalam forum keagamaan ini merupakan bentuk sinergi antara kepolisian dan tokoh agama dalam menjaga stabilitas keamanan daerah.

Kolaborasi lintas sektor, menurutnya, menjadi kunci dalam menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif, sekaligus menekan angka kejahatan seperti judi online dan narkoba di Provinsi Jambi.(*)




Kapolda Jambi Buka Rakernis Bidpropam 2026, Tekankan Pengawasan Adaptif dan Humanis

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Kepala Kepolisian Daerah Jambi, Krisno H Siregar, secara resmi membuka Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Bidang Profesi dan Pengamanan (Bidpropam) Tahun Anggaran 2026 di Aula Lantai 3 Gedung Siginjai, Jumat (27/2/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Wakapolda Jambi Brigjen Pol B. Ali, para Pejabat Utama Polda Jambi, Wakapolres/ta jajaran, Kasi Propam Polres/ta, hingga operator SiPropam di lingkungan Polda Jambi.

Rakernis Bidpropam tahun ini juga menghadirkan narasumber dari Ombudsman Perwakilan Provinsi Jambi serta Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Jambi.

Dalam arahannya, Kapolda Jambi menegaskan bahwa fungsi pengawasan internal merupakan pondasi utama dalam mendukung pembangunan institusi Polri serta program pemerintah Tahun Anggaran 2026.

Menurutnya, tantangan pengawasan kini semakin kompleks seiring meningkatnya partisipasi publik dalam melakukan kontrol sosial melalui media online dan platform digital.

“Pengawasan yang dilakukan oleh Propam Polri wajib bersifat adaptif, humanis, dan berkeadilan,” tegas Kapolda.

Ia menambahkan, di era keterbukaan informasi saat ini, setiap tindakan anggota Polri dapat dengan mudah menjadi perhatian publik.

Oleh karena itu, Propam harus mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman tanpa meninggalkan prinsip profesionalisme dan integritas.

Kapolda juga menekankan pentingnya peningkatan kapasitas sumber daya manusia, khususnya dalam hal pemeriksaan dan teknik interogasi agar berjalan sesuai prosedur serta menjunjung tinggi hak asasi manusia.

Langkah tersebut dinilai penting guna memastikan proses penegakan disiplin berjalan objektif, transparan, dan akuntabel.

Sementara itu, Ketua PWI Kota Jambi, Irwansyah, dalam pemaparannya menyebut bahwa Propam memiliki peran strategis sebagai penjaga integritas institusi Polri.

“Propam bukan sekadar penindak, tetapi juga pembina dan pengawal kepercayaan publik,” ujarnya.

Ia menilai, di era digital saat ini, kesalahan kecil dapat berdampak besar jika tidak diimbangi dengan klarifikasi cepat dan transparansi informasi.

Menurutnya, media berperan sebagai mitra kontrol sosial sekaligus jembatan komunikasi antara Polri dan masyarakat.

Sinergi antara Propam dan media, lanjutnya, penting untuk mencegah disinformasi serta membangun narasi institusi yang objektif dan berimbang.

Rakernis Bidpropam 2026 ini diharapkan mampu memperkuat komitmen pengawasan internal, meningkatkan profesionalisme personel, serta membangun hubungan yang sehat dan transparan antara Polri dan media demi menjaga kepercayaan masyarakat.(*)




Polda Jambi Gelar Apel Siaga Tanggap Darurat Bencana Hidrometeorologi

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Dalam upaya meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana alam, Polda Jambi menggelar Apel Gelar Pasukan Tanggap Darurat Bencana Hidrometeorologi, Rabu (5/11/2025).

Kegiatan yang berlangsung di halaman Mapolresta Jambi ini dipimpin langsung oleh Kapolda Jambi Irjen Pol Krisno H. Siregar dan dihadiri oleh unsur TNI, Forkopimda, BMKG, BPBD, serta sejumlah instansi terkait di Provinsi Jambi.

Turut hadir dalam apel tersebut perwakilan dari Korem 042/Gapu Jambi, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, Satpol PP, Dinas Pemadam Kebakaran, dan Kwarda Pramuka Provinsi Jambi.

Apel ini menjadi bentuk sinergi lintas sektor dalam menghadapi potensi bencana hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor, dan cuaca ekstrem yang dapat terjadi sewaktu-waktu.

Dalam amanatnya, Kapolda Jambi menegaskan pentingnya deteksi dini dan pemetaan wilayah rawan bencana melalui kolaborasi antara kepolisian, BMKG, dan pemerintah daerah.

“Deteksi dini dan pemetaan wilayah rawan bencana harus dilakukan secara berkelanjutan melalui kerja sama semua pihak. Pastikan kesiapan personel, sarana, dan logistik agar dapat segera digerakkan kapan pun dibutuhkan,” ujar Kapolda Jambi.

Kapolda juga menekankan pentingnya respons cepat dan tepat dalam setiap penanganan bencana.

Ia meminta seluruh personel memastikan kesiapan peralatan dan menggelar simulasi rutin sebagai bentuk edukasi bagi masyarakat.

“Respons cepat dan tepat adalah kunci. Laksanakan tugas kemanusiaan dengan empati dan profesional, demi memberikan rasa aman bagi masyarakat,” tambahnya.

Ia juga berpesan agar para personel menjaga semangat dan kesehatan selama bertugas.

“Apa yang kita lakukan ini semata-mata demi keselamatan masyarakat,” pungkasnya.

Usai apel, Kapolda Jambi bersama Forkopimda meninjau langsung kesiapan sarana dan prasarana penanggulangan bencana, memastikan seluruhnya dalam kondisi siap pakai jika sewaktu-waktu terjadi bencana di wilayah Jambi.(*)