Kota Jambi Matangkan Persiapan Health Cities Summit 2026, Tampilkan Kota Berbudaya

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID  – Pemerintah Kota Jambi mulai mematangkan persiapan pelaksanaan Health Cities Summit (HCS) ke-7 tahun 2026, Senin 13 April 2025.

Forum berskala nasional ini akan mengusung tema “Health City: Green, Smart, Resilient and Happiness”.

Rapat persiapan Health Cities Summit (HCS) ke-7 digelar sebagai langkah awal memastikan kesiapan Kota Jambi menjadi tuan rumah.

Kegiatan ini menjadi forum strategis untuk memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam mewujudkan kota yang sehat, aman, dan berkelanjutan.

Ketua panitia, Jailani, menyampaikan bahwa HCS merupakan agenda dua tahunan yang berperan penting dalam mendorong implementasi program Kabupaten/Kota Sehat di Indonesia.

“HCS diharapkan menjadi wadah berbagi praktik terbaik antar daerah yang bisa diterapkan untuk mendukung terwujudnya Indonesia Sehat,” ujar Jailani, yang jugq Asisten III Setda Kota Jambi ini.

Ia menekankan, keberhasilan program kota sehat sangat bergantung pada komitmen pimpinan daerah, dukungan lintas sektor, serta partisipasi aktif masyarakat.

Menurutnya, Kota Jambi telah menunjukkan capaian positif melalui kolaborasi yang solid antara pemerintah dan berbagai pihak.

“Selain kepemimpinan yang kuat, peran masyarakat sebagai aktor utama juga sangat penting. Edukasi tentang pola hidup sehat terus dilakukan mulai dari keluarga, sekolah, hingga lingkungan kerja,” jelas Jailani.

Ia menambahkan, dukungan anggaran serta pembangunan infrastruktur yang berpihak pada kesehatan juga menjadi faktor utama dalam menciptakan kota yang layak huni dan produktif.

“Program kesehatan yang inovatif dan infrastruktur yang memadai menjadi kunci dalam mewujudkan kabupaten/kota sehat,” tambahnya.

Sementara itu, Wali Kota Jambi, dr. Maulana, menegaskan bahwa persiapan HCS 2026 harus dilakukan secara optimal, mengingat Kota Jambi akan menjadi tuan rumah bagi perwakilan daerah dari seluruh Indonesia.

“Kita harus benar-benar siap, karena ini kesempatan untuk menunjukkan bahwa Kota Jambi adalah kota yang maju sekaligus berbudaya di hadapan peserta dari seluruh Indonesia,” tegasnya.

Maulana juga menyoroti pentingnya koordinasi lintas Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam menyambut kedatangan tamu.

Menurutnya, sinergi antar OPD sangat diperlukan agar seluruh aspek, mulai dari pelayanan hingga penataan kota, berjalan maksimal.

“Koordinasi harus diperkuat, sehingga penyambutan tamu dan pelaksanaan kegiatan dapat berjalan lancar serta memberikan kesan terbaik,” ujarnya.(*)




Bungo Catat Banyak Prestasi Kesehatan, Wabup Tri Wahyu: Ini Motivasi untuk Terus Maju

MUARABUNGO, SEPUCUKJAMBI.ID — Dalam rangka memperingati Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-61 tahun 2025, Pemerintah Kabupaten Bungo bersama Dinas Kesehatan Kabupaten Bungo menggelar berbagai kegiatan dengan tema “Generasi Sehat, Masa Depan Hebat”.

Acara puncak yang berlangsung meriah dipusatkan di Arena Ex MTQ Baru Kabupaten Bungo, Minggu (23/11/2025), dan dihadiri Wakil Bupati Bungo Tri Wahyu Hidayat, didampingi Kadinkes Bungo Dr. Safaruddin Matondang, serta unsur Forkopimda Kabupaten Bungo.

Rangkaian kegiatan dimulai dengan jalan sehat bersama seluruh OPD dan senam massal yang melibatkan masyarakat.

Pada kesempatan itu, pemerintah juga menyerahkan kendaraan roda dua untuk mendukung operasional UPTD LABSDA (Laboratorium Daerah).

Selain kegiatan olahraga, turut dilaksanakan edukasi kesehatan bagi masyarakat dan tenaga kesehatan.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Tri Wahyu Hidayat menekankan bahwa peringatan HKN bukan sekadar agenda tahunan.

Tetapi menjadi momentum untuk memperkuat pembangunan sektor kesehatan di Kabupaten Bungo.

“Kesehatan adalah hak mendasar setiap manusia. Pemerintah Kabupaten Bungo berkomitmen penuh meningkatkan pelayanan kesehatan demi terwujudnya masyarakat yang sehat, kuat, dan produktif,” tegasnya.

Tri Wahyu menegaskan bahwa sektor kesehatan merupakan prioritas dalam visi misi Pemerintah Kabupaten Bungo, yang menargetkan Bungo sebagai pusat layanan kesehatan terbaik di wilayah barat Provinsi Jambi.

Ia menyebut pembangunan kesehatan tidak hanya menyangkut infrastruktur, tetapi juga peningkatan kualitas SDM kesehatan dan tata kelola layanan yang profesional.

“Kita ingin seluruh fasilitas kesehatan, dari Puskesmas hingga rumah sakit, memberikan pelayanan terbaik, ramah, cepat, dan memenuhi standar akreditasi,” ujarnya.

Wabup juga memberikan apresiasi kepada Dinas Kesehatan Bungo yang telah mencetak sejumlah prestasi pada peringatan HKN tahun ini. Di antaranya:

  • Inovasi terbaik percepatan penurunan stunting

  • Kabupaten terbaik penurunan angka kematian ibu dan bayi

  • Capaian imunisasi baduta terbaik

  • Kinerja aplikasi ASIK terbaik

  • Kabupaten terbaik penyelenggaraan Kota Sehat

  • Peningkatan response time pelayanan rumah sakit

“Prestasi ini menjadi motivasi bagi seluruh tenaga kesehatan agar terus bekerja dengan sepenuh hati. Kita ingin generasi Bungo tumbuh sehat, kuat, dan cerdas,” imbuhnya.

Selain itu, ia juga mengapresiasi pelatihan pemahaman HAM bagi lebih dari 300 tenaga kesehatan di Kabupaten Bungo, sebagai upaya memastikan layanan yang ramah, adil, dan tidak diskriminatif.

Pemerintah Kabupaten Bungo menargetkan percepatan akreditasi Puskesmas dan UPKD, revitalisasi sarana kesehatan, penambahan dokter spesialis, serta pemerataan akses layanan kesehatan hingga pelosok pada tahun 2025.

Mengakhiri sambutannya, Tri Wahyu mengajak semua pemangku kepentingan untuk terus bersinergi membangun kesehatan yang lebih maju di Kabupaten Bungo.

“Mari bersama wujudkan Bungo sebagai daerah dengan pelayanan kesehatan terbaik di wilayah barat Jambi. Dengan semangat HKN ke-61, kita majukan kesehatan untuk masa depan yang hebat,” tutupnya.(*)