Kampung Bahagia Berjalan Baik di RT 16, Wali Kota Jambi: Ada Penguatan Ekonomi dan UMKM

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, MKM, mengapresiasi keberhasilan warga RT 16 Kelurahan Pematang Sulur, Kecamatan Telanaipura, dalam menerapkan Program Kampung Bahagia.

Kunjungan Maulana ke wilayah tersebut dilakukan bersama sejumlah pejabat terkait sebagai bentuk dukungan pemerintah terhadap gerakan pembangunan berbasis masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Maulana menyampaikan rasa syukur dan bangganya atas keseriusan warga RT 16 dalam menjalankan program tersebut.

“Saya berada di RT 16 Kelurahan Pematang Sulur didampingi beberapa pihak. Saya sangat bersyukur karena RT 16 sukses menerapkan Program Kampung Bahagia. Ada unsur penguatan kelembagaan, penguatan ekonomi, serta bantuan UMKM yang berjalan secara optimal,” ujar Maulana.

Ia menegaskan bahwa capaian yang ditunjukkan RT 16 merupakan hasil dari kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat yang terus diperkuat melalui berbagai kegiatan pemberdayaan.

Apa Itu Program Kampung Bahagia?

Program Kampung Bahagia adalah salah satu inovasi Pemerintah Kota Jambi yang bertujuan mewujudkan lingkungan permukiman yang sehat, tertata, mandiri, dan berdaya secara sosial maupun ekonomi.

Program ini menekankan tiga aspek utama:

  1. Penguatan Kelembagaan Masyarakat
    RT dan perangkat lingkungan dibekali kemampuan untuk meningkatkan tata kelola wilayah, transparansi, partisipasi warga, dan penguatan koordinasi antarwarga.

  2. Pemberdayaan Ekonomi dan UMKM
    Warga didorong mengembangkan usaha mikro melalui pendampingan, bantuan usaha, pelatihan manajemen keuangan, serta pemasaran berbasis digital.

  3. Peningkatan Kualitas Lingkungan dan Sosial
    Mendorong kebersihan lingkungan, pembangunan fasilitas umum berbasis swadaya, hingga kegiatan sosial seperti posyandu, pendidikan keluarga, dan kegiatan pemuda.

Program ini tidak hanya fokus pada pembangunan fisik, namun juga menciptakan masyarakat yang bahagia, produktif, dan saling mendukung.

Di RT 16 Pematang Sulur, sejumlah kegiatan telah menunjukkan hasil nyata.

Selain penguatan kelembagaan RT, warga juga mendapatkan dukungan UMKM, pelatihan keterampilan masyarakat, serta pengembangan kegiatan ekonomi tingkat lingkungan.

Partisipasi aktif warga menjadi salah satu faktor utama keberhasilan program di wilayah tersebut.

Maulana berharap keberhasilan RT 16 dapat memberikan motivasi bagi RT lain di Kota Jambi agar turut berinovasi dan memperkuat gerakan pemberdayaan berbasis masyarakat.

“Capaian RT 16 ini harus menjadi contoh. Pemerintah siap hadir memperkuat, tetapi kunci utamanya adalah partisipasi masyarakat. Jika kebersamaan tetap terjaga, Kampung Bahagia akan berkembang di seluruh Kota Jambi,” tambahnya.

Dengan adanya program ini, Pemkot Jambi menargetkan terciptanya lingkungan permukiman yang lebih mandiri, produktif, aman, serta memberikan rasa nyaman kepada seluruh warganya.(*)




Maulana dan Diza Genjot Peningkatan Skill Masyarakat Jambi! Melalui Program BALIKAT

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Pemerintah Kota Jambi terus menghadirkan inovasi untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui Program Balai Latihan Kerja Tematik (BALIKAT).

Program yang digagas Wali Kota Jambi Dr. dr. H. Maulana, MKM, bersama Wakil Wali Kota Jambi Diza Hazra Aljosha, SE, MA, ini bertujuan membekali masyarakat dengan keterampilan yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja modern.

Wali Kota Maulana menjelaskan bahwa BALIKAT adalah bentuk komitmen pemerintah dalam memperkuat kompetensi tenaga kerja lokal.

“Pemerintah harus memastikan bahwa masyarakat kita memiliki keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan industri. Melalui BALIKAT, kami membuka akses pelatihan lengkap yang mudah dijangkau oleh seluruh lapisan masyarakat,” ujar Maulana.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Jambi Diza Hazra Aljosha menegaskan bahwa program ini bukan hanya pelatihan, tetapi juga gerakan peningkatan ekonomi kreatif dan daya saing UMKM.

“Kami tidak hanya memberikan pelatihan, tetapi juga membangun ekosistem agar UMKM Jambi bisa naik kelas dan mampu bersaing di pasar nasional maupun global,” kata Diza.

Program BALIKAT menyediakan berbagai jenis pelatihan yang disesuaikan dengan kebutuhan dunia kerja dan perkembangan industri digital, di antaranya:

  • Pelatihan Digital Marketing
    Meningkatkan pemahaman dan kemampuan IKM/UMKM dalam promosi berbasis digital, pengelolaan konten, hingga memperluas jangkauan pasar.

  • Pelatihan Digital Bisnis Ekspor
    Memberikan pengetahuan tentang regulasi, prosedur ekspor online, hingga pemanfaatan platform e-commerce internasional untuk memasarkan produk lokal ke pasar global.

  • Pelatihan Jago Digital
    Meningkatkan keterampilan digital IKM/UMKM, meliputi pemasaran media sosial, desain grafis, dan pengelolaan website.

Selain itu, BALIKAT juga mencakup pelatihan teknis lainnya seperti petugas keselamatan konstruksi, kreativitas pemuda untuk wirausaha, workshop film, kompangan, hingga kemampuan manajerial UMKM.

Hingga saat ini, Program BALIKAT telah memberikan pelatihan kepada lebih dari 1.000 peserta dari berbagai kelompok masyarakat dan pelaku usaha.

Para peserta mendapat materi langsung dari praktisi berpengalaman serta pelatihan berbasis kebutuhan industri.

Selain pelatihan, BALIKAT juga menyelenggarakan job fair yang membuka lebih dari 13.000 peluang kerja, baik di dalam maupun luar negeri

Pemerintah Kota Jambi turut menjalin kolaborasi dengan instansi nasional dan perusahaan besar seperti Kemenparekraf, TikTok, dan Tokopedia, melalui program Gen Matic dan Emak-Emak Matic untuk memperkuat ekosistem ekonomi kreatif.

Dengan hadirnya program ini, Pemkot Jambi berharap angka pengangguran dapat ditekan, sekaligus menyiapkan tenaga kerja lokal yang lebih kompeten dan kompetitif.(*)




Program Kampung Bahagia Bantu Perbaikan Lingkungan RT 14 Kenali Asam, Warga Ucapkan Terima Kasih

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Warga RT 14 Kelurahan Kenali Asam, Kecamatan Kotabaru, Kota Jambi, menyampaikan apresiasi kepada Wali Kota Jambi atas selesainya pengerjaan proyek drainase di wilayah mereka.

Ketua RT 14, Suparyono, menjelaskan bahwa pembangunan drainase sepanjang 133 meter melalui Program Kampung Bahagia kini telah tuntas.

Selain proyek utama, warga juga berpartisipasi secara swadaya.

“Alhamdulillah, dari masyarakat kami bisa menambah swadaya lebih dari 85 meter drainase. Warga juga turut membangun dua unit tenda, ditambah satu tenda tambahan beserta fasilitas panggung secara swadaya,” ungkapnya.

Program Kampung Bahagia merupakan inisiatif Pemerintah Kota Jambi yang bertujuan meningkatkan kualitas lingkungan pemukiman, menyediakan sarana dan prasarana dasar.

Serta memperkuat peran masyarakat dalam pembangunan wilayahnya.

Program ini mencakup perbaikan drainase, peningkatan kebersihan, pembangunan fasilitas umum, hingga penguatan kegiatan sosial kemasyarakatan.

Program ini dirancang untuk menciptakan lingkungan yang lebih tertata, sehat, dan nyaman, sekaligus menumbuhkan kebersamaan dan partisipasi warga dalam pembangunan.

Wali Kota Jambi, Maulana menyambut baik antusiasme warga RT 14 dalam mendukung keberhasilan program tersebut.

“Kami sangat mengapresiasi semangat swadaya masyarakat. Pemerintah tidak bisa berjalan sendiri, dan keberhasilan Program Kampung Bahagia di RT 14 menjadi contoh bagaimana kolaborasi pemerintah dan warga mampu mempercepat pembangunan lingkungan,” ujar Wali Kota.

Beliau menambahkan bahwa, program ini akan terus diperluas ke wilayah lain.

“Kami ingin setiap kampung di Kota Jambi merasakan manfaat pembangunan yang merata. Pemerintah akan terus hadir dan mendukung penuh masyarakat yang memiliki semangat gotong royong,” katanya.

Ketua RT 14, Suparyono, juga menegaskan bahwa manfaat program tersebut benar-benar dirasakan warga.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Wali Kota Jambi. Program ini nyata membantu meningkatkan lingkungan kami,” ucapnya.(*)




Sekda Kota Jambi Raih Penghargaan Nasional ADLGA 2025, Bukti Komitmen Transformasi Digital

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional.

Sekretaris Daerah Kota Jambi, Drs. H. A. Ridwan, M.Si, berhasil meraih Piagam Penghargaan Digital Leadership Government Award (ADLGA) 2025 pada ajang ASKOMPSI yang digelar di Surabaya pada 19–20 November 2025.

Penghargaan tersebut mengusung tema “Kita Mantapkan Percepatan Pemerintahan Digital Melalui Kerja Hebat Sekretaris Daerah sebagai Provokator Digitalisasi Indonesia di Daerah.” Piagam diterima langsung oleh Sekda A. Ridwan pada Kamis (20/11/2025).

Dalam kompetisi nasional ini, Ridwan sukses masuk 5 besar ADLGA 2025 dari 98 kota se-Indonesia, sekaligus meraih predikat Sekretaris Daerah Terbaik Kategori Vision.

Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi terhadap kepemimpinan Sekda Kota Jambi yang dinilai mampu mendorong percepatan transformasi digital di lingkungan Pemkot Jambi.

Termasuk peningkatan kualitas layanan publik, tata kelola pemerintahan berbasis teknologi, dan akselerasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE).

“Alhamdulillah Kota Jambi berhasil meraih Digital Leadership Government Award 2025,” ujar Sekda A. Ridwan usai menerima penghargaan.

Ridwan menegaskan bahwa capaian tersebut merupakan hasil kerja bersama seluruh jajaran Pemerintah Kota Jambi, termasuk dukungan penuh dari Wali Kota dan Wakil Wali Kota Jambi.

“Pengelolaan pemerintahan di Kota Jambi sudah berbasis elektronik dan digitalisasi, sehingga pelayanan semakin mudah dan efisien. Ini buah dari kolaborasi seluruh pihak,” jelasnya.

“Capaian ini juga tidak terlepas dari arahan Wali Kota dan Wakil Wali Kota yang terus mendorong percepatan transformasi digital menuju Kota Jambi Bahagia yang modern, transparan, dan melayani,” lanjut Ridwan.

ADLGA 2025 menilai kepemimpinan digital para Sekda dalam berbagai kategori, mulai dari Vision, Engagement, Technology Leadership, hingga Best Digital Leadership Government.

Seluruh peserta melewati proses seleksi ketat, termasuk pra-asesmen, visitasi lapangan, dan paparan inovasi digital di hadapan Menteri Dalam Negeri.

Dengan penghargaan ini, Kota Jambi dinilai setara dengan daerah yang sukses menjadi “provokator digital” di wilayahnya masing-masing.

Prestasi ini diharapkan menjadi penyemangat bagi seluruh OPD untuk terus memperkuat inovasi dan pelayanan publik berbasis digital.(*)




KPPD Angkatan II: Walikota Maulana Siap Terapkan Prioritas Strategis untuk Kota Jambi

JAKARTA, SEPUCUKJAMBI.ID – Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto menegaskan pentingnya kepala daerah menetapkan prioritas pembangunan sekaligus menjaga integritas dalam memimpin.

Pesan itu disampaikannya saat menutup Kursus Pemantapan Pimpinan Daerah (KPPD) Angkatan II Tahun 2025 di Gedung Sasana Bhakti Praja, Kantor Pusat Kemendagri, Selasa (18/11/2025).

Kegiatan KPPD Angkatan II diikuti 25 bupati dan wali kota dari berbagai daerah di Indonesia. Program ini mencakup tiga komponen utama, yakni pembelajaran di Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) RI, studi lapangan dan pembelajaran di Singapura, serta penyusunan rencana aksi berdasarkan hasil pelatihan.

Bima menekankan bahwa masa jabatan kepala daerah berjalan cepat, sehingga para pemimpin daerah perlu memanfaatkan waktu untuk menetapkan prioritas pembangunan yang jelas.

“Menetapkan prioritas itu adalah kunci,” ujarnya.

Ia mengapresiasi tiga kepala daerah yang memaparkan rencana aksi hasil KPPD, terutama karena mereka berani fokus pada tiga isu strategis: pengelolaan sampah, ketahanan pangan, dan digitalisasi.

Menurutnya, persoalan tersebut merupakan isu klasik yang belum tuntas di tingkat nasional dan membutuhkan komitmen kepemimpinan.

Bima juga menilai keberanian peserta menetapkan fokus tersebut merupakan buah dari proses pembelajaran, termasuk studi lapangan di Singapura

“Ini mungkin berkah dari Singapura. Pertama, menjadi lebih berani. Kedua, berani menentukan target prioritas sesuai karakteristik daerah,” jelasnya.

Ia mengingatkan para kepala daerah untuk tidak ragu mengambil kebijakan selama memiliki dasar kajian dan landasan hukum yang kuat, terlebih jika kebijakan itu diyakini berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Kementerian Dalam Negeri insyaallah akan mendukung dan memfasilitasi,” tegas Bima.

Wali Kota Jambi, Maulana, yang juga turut hadir sebagai peserta KPPD Angkatan II, menyampaikan bahwa pembelajaran dari program ini memberikan perspektif baru dalam menentukan arah pembangunan daerah.

“Program ini membuka wawasan kami, terutama dalam menetapkan prioritas pembangunan yang lebih terukur. Bagi kami di Kota Jambi, isu penguatan layanan publik, digitalisasi, dan penataan lingkungan menjadi fokus yang akan terus kami dorong,” ujar Maulana.

Menurutnya, materi yang diterima selama pelatihan baik dari Lemhannas maupun studi lapangan di luar negeri—memperkuat komitmen kepemimpinan.

“Kami semakin yakin bahwa kebijakan berbasis data dan kajian adalah kunci pelayanan publik yang efektif,” tambahnya.

Sementara itu, Gubernur Lemhannas RI Ace Hasan Syadzily mengapresiasi seluruh peserta yang telah menyelesaikan Program KPPD Angkatan II.

Ia menegaskan bahwa program tersebut merupakan investasi strategis untuk menyiapkan pemimpin daerah berintegritas, berkarakter kuat, dan mampu menjawab tantangan menuju Indonesia Emas 2045.

Para tokoh yang hadir dalam kegiatan ini antara lain Ketua Dewan Pembina Purnomo Yusgiantoro Center (PYC) Purnomo Yusgiantoro, Sekretaris Utama Lemhannas RI Komjen Pol. Panca Putra, para kepala daerah peserta KPPD Angkatan II Tahun 2025, serta pejabat terkait lainnya.(*)




Walikota Maulana Sukses Dorong Inovasi LAGRO KOJA Hingga Masuk Top 3 Nasional

JAKARTA, SEPUCUKJAMBI.ID – Komitmen Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi dalam mempercepat pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs) melalui kemitraan inklusif kembali membuahkan hasil.

Kota Jambi berhasil menembus Top 3 Nasional dalam kategori inovasi pada ajang Integrate Sustainable Indonesia Movement (I-SIM) 2025 yang digelar Kementerian PPN/Bappenas bersama Badan Gizi Nasional (BGN), PT Surveyor Indonesia, dan APEKSI.

Penghargaan tersebut diraih setelah melalui penjurian Top 5 Kabupaten/Kota Peserta I-SIM 2025 yang berlangsung di Aula Graha Surveyor Indonesia, Jakarta, Senin (17/11/2025).

Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M, menyampaikan presentasi terkait inovasi unggulan Lahan Abadi Agro Kota Jambi (LAGRO KOJA) di hadapan dewan juri yang terdiri dari unsur Pentahelix: pemerintah, akademisi, serta dunia usaha.

LAGRO KOJA: Inovasi Ketahanan Pangan Kota Jambi

LAGRO KOJA merupakan kolaborasi lintas sektor yang melibatkan Pemkot Jambi bersama Bank Indonesia, BULOG, BMKG, BRMP, dan BPS.

Program ini memanfaatkan lahan Balai Produksi Benih Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan (BPBTPHP) seluas 13,5 hektare sebagai kawasan pertanian hortikultura berkelanjutan.

Program ini bertujuan menjaga ketersediaan pangan lokal, menstabilkan harga komoditas, serta menjadi pusat edukasi dan percontohan pertanian hortikultura.

Fokus utama komoditas adalah cabai merah, cabai rawit, dan bawang merah agar tersedia sepanjang tahun, sekaligus memperkuat ketahanan pangan Kota Jambi.

Produksi Cabai 9–10 Ton per Hektare

LAGRO KOJA lahir dari permasalahan tingginya inflasi yang sempat terjadi akibat lonjakan harga cabai.

Kebutuhan cabai Kota Jambi mencapai 12 ton per hari, sementara 82 persen pasokannya berasal dari luar daerah.

Melalui program ini, Pemkot memanfaatkan lahan pemerintah dan memberdayakan masyarakat serta kelompok tani.

“Satu hektare lahan LAGRO mampu menghasilkan 9–10 ton cabai, jauh di atas pertanian biasa yang hanya sekitar 6,5 ton per hektare. Saat ini total produksi dari LAGRO mencapai sekitar 100 ton,” jelas Maulana.

Selain menekan inflasi, LAGRO KOJA juga meningkatkan pendapatan petani dan dikembangkan sebagai kawasan agrowisata yang diminati pelajar dan masyarakat.

Penilaian Objektif dan Berintegritas

Maulana menyampaikan rasa syukur atas capaian Kota Jambi dan mengapresiasi seluruh penyelenggara, termasuk PT Surveyor Indonesia dan APEKSI.

“Alhamdulillah, penilaian dilakukan secara objektif oleh para profesional yang berintegritas. Semoga hasil terbaik menjadi milik kita,” ujarnya.

Keberhasilan masuk Top 3 menjadi momentum bagi Kota Jambi untuk memperkuat komitmen mewujudkan pembangunan berkelanjutan serta ketahanan pangan yang adaptif.

Pengumuman peringkat dan penyerahan penghargaan Top 3 I-SIM 2025 dijadwalkan berlangsung pada Rabu, 19 November 2025.(*)




74 Kafilah Kota Jambi Dilepas, Sekda A Ridwan Targetkan Juara Umum MTQ 2025

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Setelah menorehkan prestasi sebagai Juara Umum MTQ tingkat Provinsi Jambi selama tiga tahun berturut-turut dan berhak membawa pulang Piala Tetap MTQ pada 2024.

Tahun ini Kota Jambi kembali menargetkan mempertahankan gelar juara pada MTQ ke-54 yang berlangsung di Kabupaten Muaro Jambi, 15–23 November 2025.

Target tersebut ditegaskan dalam acara pelepasaan Kafilah MTQ Kota Jambi yang dipimpin Sekretaris Daerah Kota Jambi, Drs. H. A. Ridwan, M.Si, mewakili Wali Kota Jambi, pada Rabu malam (12/11/2025) di Aula Griya Mayang, Rumah Dinas Wali Kota Jambi.

Mengusung tema “Melalui MTQ Ke-54 Tingkat Provinsi Jambi, Mari Kita Wujudkan Provinsi Jambi yang Qur’ani Menuju Jambi Mantap Berkelanjutan dan Muaro Jambi Berbakti 2025–2030”, tahun ini Kota Jambi menurunkan 74 kafilah dan 60 pendamping.

Asisten I Setda Kota Jambi, Fahmi, SP, bertindak sebagai Ketua Kafilah.

Para peserta akan berlaga di 11 cabang perlombaan.

Selain mengejar prestasi, MTQ juga dipandang sebagai wujud keberhasilan pemerintah daerah dalam membangun karakter generasi muda yang mencintai Al-Qur’an, sekaligus mendukung visi Kota Jambi BAHAGIA.

Dalam sambutannya, Sekda A. Ridwan menekankan bahwa keikutsertaan dalam MTQ tidak sekadar kompetisi.

Tetapi juga sarana mempererat silaturahmi dan memperkuat ukhuwah Islamiyah antarumat Islam se-Provinsi Jambi.

“Jadikan MTQ sebagai ajang meraih prestasi dan mengharumkan nama Kota Jambi. Inilah momentum untuk membuktikan hasil latihan dan kerja keras selama ini. Di pundak saudara, kami titipkan amanah dan harapan seluruh masyarakat Kota Jambi,” ujarnya.

Ridwan menyampaikan keyakinannya bahwa dengan latihan intensif serta pendampingan para pelatih dan official, Kafilah Kota Jambi mampu tampil maksimal dan kembali meraih prestasi tertinggi di MTQ ke-54.

Ia juga berpesan agar seluruh kafilah menjaga kesehatan, mengikuti arahan official, serta menjaga kekompakan selama berada di Muaro Jambi.

“Kepada para official, saya berharap tetap semangat dalam membimbing kafilah. Pengabdian dan tenaga saudara sangat dibutuhkan. Dampingi mereka dengan baik dan terus bekerja sama,” tutupnya.(*)




Kemendagri Apresiasi Kota Jambi, Atas Upaya Cegah dan Tangani Stunting 2024

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Pemerintah Kota Jambi menorehkan prestasi nasional di bidang kesehatan masyarakat.

Pada peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-61, Kota Jambi menerima penghargaan Kota Berkinerja Baik dalam Pencegahan dan Penanganan Stunting Tahun 2024 dari Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia (Kemendagri).

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Wakil Menteri Dalam Negeri RI, Wihaji, disaksikan oleh Wakil Presiden RI, Gibran Rakabuming Raka, dalam kegiatan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Percepatan Penurunan Stunting Tahun 2025 di Auditorium Dr. J. Leimena, Kementerian Kesehatan RI, Jakarta.

Wali Kota Jambi, Maulana menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menurunkan angka stunting di daerahnya.

Ia menegaskan, penghargaan ini menjadi bukti nyata kolaborasi antara pemerintah, tenaga kesehatan, kader posyandu, dan masyarakat.

“Penghargaan ini bukan akhir, tetapi motivasi untuk terus memperkuat langkah bersama dalam menyiapkan generasi Kota Jambi yang sehat dan berkualitas,” ujar Wali Kota Jambi, Maulana Rabu (12/11/2025).

Sebelumnya, Wali Kota Jambi, Maulana membuka kegiatan Konsolidasi Tim Pengendalian Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (Genting) Kota Jambi Tahun 2025, di Aula Bappeda Kota Jambi.

Acara tersebut dihadiri oleh jajaran perangkat daerah, camat se-Kota Jambi, serta para relawan Genting.

Kegiatan ini menjadi langkah strategis Pemkot Jambi dalam memperkuat koordinasi lintas sektor guna menekan angka stunting.

Ketua Pelaksana, Mulyadi, menyampaikan bahwa Pemerintah Kota Jambi memiliki komitmen kuat dalam menurunkan angka stunting melalui program Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (Genting), yang melibatkan ASN, dunia usaha, dan masyarakat.

“Gerakan ini merupakan wujud gotong royong sosial untuk membantu keluarga berisiko stunting,” jelas Mulyadi.

Ia menambahkan, program Genting dibiayai melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) Tahun 2025.

Berdasarkan data per 21 Oktober 2025, dari target 1.474 sasaran, jumlah penerima bantuan telah mencapai 2.172 sasaran, melampaui target yang ditetapkan.

Maulana, menegaskan bahwa Gerakan Genting merupakan simbol gotong royong seluruh elemen masyarakat.

Bantuan untuk keluarga berisiko stunting berisi beras premium, telur, dan susu, disalurkan secara transparan dan tepat sasaran.

“Kami membuka ruang bagi masyarakat untuk melaporkan jika ada penyaluran bantuan yang tidak tepat sasaran, tentunya dengan bukti yang valid,” ujarnya.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kota Jambi, sebanyak 301 ibu hamil (5,62%) mengalami kekurangan energi kronis dan 9,72% menderita anemia.

Melalui Program Pemberian Makanan Tambahan (PMT) lokal, sebanyak 1.470 penerima manfaat telah mendapatkan bantuan gizi.

Dia menambahkan, program Genting akan diperluas ke organisasi kepemudaan dan organisasi wanita agar dampaknya lebih luas.

“Langkah pencegahan harus dimulai sejak masa kehamilan agar ibu dan bayi lahir sehat, menciptakan generasi unggul bagi masa depan Kota Jambi,” pungkasnya.(*)




Diza Hazra Buka Turnamen Mini Soccer KORPRI, Dorong Kebersamaan ASN

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Pemerintah Kota Jambi resmi menggelar Turnamen Mini Soccer KORPRI 2025 di Lapangan JMS, Selasa (2/11).

Kegiatan ini dibuka langsung oleh Wakil Wali Kota Jambi, Diza Hazra Aljosha, dan diikuti oleh 30 tim dari 22 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota Jambi.

Pertandingan akan berlangsung selama tiga hari, mulai 11 hingga 13 November 2025.

Dalam sambutannya, Diza Hazra menegaskan bahwa turnamen ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan KORPRI yang rutin digelar setiap tahun.

Ajang ini, katanya, tidak hanya menjadi wadah kompetisi olahraga, tetapi juga sarana mempererat kebersamaan dan memperkuat kolaborasi antarpegawai pemerintah.

“Sebelumnya kami sudah mengadakan turnamen bulu tangkis dan voli, dan kali ini mini soccer. Kegiatan ini penting untuk menumbuhkan rasa kebersamaan serta memperkuat kolaborasi antar-OPD. Dengan kebersamaan, pelayanan publik dapat berjalan lebih baik,” ujar Diza.

Diza berharap kegiatan olahraga antar-OPD seperti ini dapat menumbuhkan semangat sportivitas, solidaritas, dan kejujuran di kalangan ASN.

Menurutnya, nilai-nilai tersebut penting untuk menciptakan aparatur yang sehat, produktif, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat.

Ia juga memberikan apresiasi kepada panitia dan seluruh peserta yang telah mendukung terselenggaranya turnamen ini.

“Kami berterima kasih kepada panitia dan seluruh peserta. Semoga semuanya diberi kesehatan, tidak ada yang cedera, dan bisa kembali memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat,” pungkasnya.

Turnamen Mini Soccer KORPRI 2025 ini menjadi salah satu upaya Pemerintah Kota Jambi dalam memperkuat semangat kebersamaan serta menjaga kesehatan dan kekompakan ASN di era kerja yang dinamis.(*)




Sekda Ridwan: Kota Jambi Mantapkan Transformasi Digital Melalui Aplikasi Srikandi

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Pemerintah Kota Jambi terus berkomitmen memperkuat sistem pengelolaan arsip digital.

Hal ini ditegaskan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Jambi, A. Ridwan, saat membuka kegiatan Sosialisasi Penyelenggaraan Kearsipan Tahun 2025 yang digelar Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kota Jambi, Selasa (2/11).

Acara yang berlangsung di ruang teater dinas tersebut diikuti 78 peserta dari berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Sosialisasi ini merupakan tindak lanjut Peraturan Daerah Kota Jambi Nomor 4 Tahun 2008 tentang Penyelenggaraan Kearsipan, dengan tujuan memperkuat implementasi sistem pengelolaan arsip yang modern, handal, dan terintegrasi.

Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kota Jambi, Azri, menjelaskan bahwa kegiatan ini menjadi momentum untuk mempercepat penerapan aplikasi Srikandi (Sistem Informasi Kearsipan Dinamis Terintegrasi).

Aplikasi ini menjadi bagian dari sistem kearsipan digital nasional dan akan menjadi indikator utama penilaian kearsipan tahun depan.

“Aplikasi Srikandi sudah diluncurkan sejak lama, tetapi penggunaannya masih perlu ditingkatkan. Tahun depan, penilaian kearsipan nasional berbasis 50 persen pada penerapan Srikandi. Ini tantangan sekaligus dorongan bagi kita semua,” ujar Azri.

Ia juga menambahkan, penerapan sistem kearsipan digital mendukung kebijakan nasional menuju integrasi satu data serta pengurangan penggunaan kertas.

Kota Jambi, yang tahun ini menempati peringkat keenam nasional dalam penyelenggaraan kearsipan, diharapkan dapat mempertahankan prestasinya.

Dalam sambutannya, Sekda Kota Jambi A. Ridwan menegaskan bahwa pengelolaan arsip yang baik merupakan kunci dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntabel.

“Kearsipan bukan sekadar kewajiban administratif, tetapi aset strategis dalam pengambilan keputusan yang cepat dan akurat di era digital,” tegasnya.

Ridwan berharap sosialisasi ini dapat meningkatkan kesadaran dan kemampuan aparatur dalam mengelola arsip fisik maupun digital serta mendorong pemanfaatan maksimal aplikasi Srikandi di seluruh OPD Kota Jambi.(*)