Program Nikah Gratis Kota Jambi Segera Diluncurkan, Ini Syarat dan Cara Daftarnya

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Pemkot Jambi akan meluncurkan program nikah gratis bagi pasangan muda yang telah memiliki calon pasangan.

Program tersebut dijadwalkan mulai berjalan pada September 2026 sebagai bentuk dukungan pemerintah daerah untuk membantu masyarakat yang terkendala biaya dalam melangsungkan pernikahan.

Wali Kota Jambi, Maulana mengatakan, program nikah gratis tersebut saat ini masih dalam tahap persiapan, termasuk pendataan calon peserta dan koordinasi dengan pihak terkait.

Pendataan dilakukan melalui kantor kelurahan dan kecamatan untuk memastikan pasangan yang mengikuti program telah memenuhi persyaratan yang ditentukan.

“Prosesnya sedang berjalan. Saat ini masih dilakukan pendataan melalui kelurahan dan kecamatan. Nantinya pendaftaran akan bekerja sama dengan Asosiasi Penghulu Republik Indonesia (APRI) dan masing-masing Kantor Urusan Agama (KUA),” ujar Maulana.

Program Nikah Gratis Jambi Dilaksanakan Serentak

Maulana menjelaskan, pelaksanaan akad nikah nantinya akan dilakukan secara serentak oleh petugas KUA.

Apabila jumlah peserta cukup banyak, Pemkot Jambi akan membagi pelaksanaan menjadi beberapa tahap atau gelombang agar seluruh rangkaian kegiatan berjalan tertib.

“Kalau pesertanya banyak, bisa dilaksanakan dua sampai tiga gelombang sesuai jumlah pendaftar. Nantinya akad nikah dilakukan serentak oleh petugas KUA, begitu juga dengan konsep resepsinya,” katanya.

Ia menyebut, pemerintah juga masih mempersiapkan lokasi pelaksanaan kegiatan. Jika dibutuhkan, fasilitas gedung yang tersedia akan dimanfaatkan untuk mendukung kelancaran program.

“Kalau tempat belum tersedia, bisa menggunakan gedung yang ada. Yang penting pelaksanaannya tidak pada Sabtu dan Minggu karena biasanya banyak kegiatan masyarakat,” jelasnya.

Peserta Nikah Gratis Dapat Undangan Terbatas

Untuk konsep resepsi, setiap pasangan nantinya akan diberikan batas jumlah tamu undangan.

Salah satu skema yang disiapkan yakni setiap pasangan dapat membawa sekitar 50 orang keluarga atau tamu agar kegiatan tetap berlangsung tertib dan nyaman.

Menurut Maulana, program ini diperuntukkan bagi anak muda Kota Jambi yang sudah memiliki pasangan dan siap membangun rumah tangga.

Masyarakat yang berminat mengikuti program tersebut dapat melakukan pendaftaran melalui kantor kelurahan masing-masing.

“Anak-anak muda yang sudah memiliki calon pasangan dan ingin mengikuti program ini bisa mendaftarkan diri melalui kelurahan. Nanti akan dilakukan proses pendataan dan verifikasi,” ujar Maulana.

Program Nikah Gratis Didukung Baznas Kota Jambi

Maulana menambahkan, program nikah gratis tersebut juga mendapat dukungan dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Jambi.

Kolaborasi tersebut diharapkan dapat memperluas manfaat program, terutama bagi masyarakat yang membutuhkan bantuan untuk melaksanakan pernikahan.

“Insyaallah program ini akan diluncurkan pada bulan September. Kami berharap dapat membantu pasangan muda sekaligus memberikan kemudahan bagi masyarakat yang ingin melaksanakan pernikahan,” pungkasnya.(*)




Antusias! Ribuan Masyarakat Nobar Final Piala Dunia 2026 di Mapolda Jambi

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Ribuan masyarakat memadati Lapangan Hitam Mapolda Jambi untuk mengikuti nonton bareng (nobar) Final Piala Dunia 2026 antara Timnas Argentina melawan Timnas Spanyol, Minggu 19 Juli 2026 malam hingga Senin 20 Juli 2026 dini hari.

Antusiasme masyarakat terlihat sejak beberapa jam sebelum kick-off. Warga dari berbagai wilayah di Kota Jambi mulai berdatangan bersama keluarga, kerabat, hingga komunitas sepak bola untuk menyaksikan laga puncak Piala Dunia 2026 melalui videotron berukuran besar yang disiapkan Polda Jambi.

Antusiasme Warga Padati Area Mapolda Jambi

Tingginya animo masyarakat membuat kawasan Mapolda Jambi dipenuhi kendaraan roda dua maupun roda empat.

Area parkir di bagian depan, samping, hingga belakang Mapolda Jambi dipadati ratusan kendaraan milik warga yang ingin menikmati suasana nobar bersama.

Selain menyaksikan pertandingan final, masyarakat juga menikmati berbagai hiburan yang telah disiapkan panitia, mulai dari penampilan musik hingga sajian kuliner dari pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Panitia juga menyediakan berbagai doorprize yang menambah semarak suasana nobar Final Piala Dunia 2026.

Polda Jambi Kerahkan Personel Pengamanan

Untuk memastikan kegiatan berlangsung aman dan tertib, Polda Jambi mengerahkan personel di sejumlah titik strategis.

Petugas disiagakan untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat, melakukan pengamanan lokasi, serta mengatur arus lalu lintas di sekitar kawasan Mapolda Jambi selama acara berlangsung.

Langkah tersebut dilakukan agar ribuan masyarakat dapat menikmati jalannya pertandingan dengan aman dan nyaman.

Polda Jambi: Nobar Jadi Ajang Pererat Kebersamaan

Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno H. Siregar menyampaikan bahwa kegiatan nobar Final Piala Dunia 2026 merupakan salah satu bentuk upaya Polri menghadirkan ruang kebersamaan yang positif bagi masyarakat sekaligus mempererat hubungan antara kepolisian dan warga.

“Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang menyaksikan pertandingan sepak bola kelas dunia, tetapi juga menjadi momentum memperkuat silaturahmi antara Polri dan masyarakat. Kami mengucapkan terima kasih atas antusiasme masyarakat yang telah menjaga situasi tetap aman, tertib, dan kondusif selama kegiatan berlangsung,” ujar Kabid Humas Polda Jambi Kombes Pol. Erlan Munaji menyampaikan pesan Kapolda Jambi.

Masyarakat Diajak Junjung Sportivitas

Kabid Humas Polda Jambi Kombes Pol. Erlan Munaji juga mengajak masyarakat untuk terus menjunjung tinggi sportivitas dalam mendukung tim favoritnya.

Menurutnya, kemenangan maupun kekalahan merupakan bagian dari pertandingan.

Karena itu, masyarakat diharapkan tetap menjaga persaudaraan, saling menghormati sesama pendukung, serta bersama-sama menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang aman dan kondusif.

“Menang ataupun kalah adalah bagian dari pertandingan. Yang terpenting adalah bagaimana kita tetap menjaga persaudaraan, menghormati sesama pendukung, serta bersama-sama menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif,” kata Erlan Munaji.(*)




Warga Jambi Siap Meriahkan Nobar Final Piala Dunia 2026, Pemkot Siapkan Hiburan dan Voucher Belanja

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi kembali menghadirkan hiburan bagi masyarakat dengan menggelar nonton bareng (nobar) Final Piala Dunia FIFA 2026 yang mempertemukan Timnas Spanyol melawan Timnas Argentina.

Kegiatan nobar tersebut akan berlangsung di kawasan Tugu Keris Siginjai Kota Jambi pada Senin 20 Juli 2026 pukul 02.00 WIB dini hari.

Tidak hanya menghadirkan tayangan pertandingan sepak bola dunia, Pemkot Jambi juga menyiapkan berbagai rangkaian hiburan untuk masyarakat, mulai dari penampilan musik, games interaktif, doorprize, hingga voucher belanja gratis.

Voucher tersebut dapat digunakan masyarakat untuk bertransaksi di stan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) yang ikut meramaikan kegiatan nobar.

Nobar Gratis dan Terbuka untuk Masyarakat

Juru Bicara Pemkot Jambi, Saleh Ridho mengatakan, kegiatan nobar Final Piala Dunia 2026 merupakan lanjutan dari rangkaian nobar sebelumnya yang telah digelar sejak babak perempat final hingga semifinal.

Menurutnya, seluruh rangkaian nobar dipusatkan di kawasan Tugu Keris Siginjai dan dapat dinikmati masyarakat secara gratis.

“Nobar ini telah dimulai sejak babak perempat final, kemudian semifinal dan kali ini partai puncak final Piala Dunia 2026. Seluruh rangkaian kegiatan dilaksanakan di kawasan Tugu Keris Siginjai, terbuka untuk umum dan dapat dinikmati secara gratis oleh seluruh masyarakat,” ujar Saleh Ridho.

Selain final Piala Dunia 2026, Pemkot Jambi juga menyiarkan pertandingan perebutan posisi ketiga dan keempat antara Timnas Prancis menghadapi Timnas Inggris.

Pertandingan tersebut akan berlangsung Minggu (19/7/2026) pukul 04.00 WIB.

Rangkaian acara nobar dijadwalkan dimulai sejak Sabtu malam (18/7/2026) pukul 21.00 WIB hingga pertandingan selesai.

Dorong UMKM dan Ekonomi Lokal

Pemkot Jambi menilai kegiatan nobar bukan hanya sebagai hiburan bagi masyarakat, tetapi juga menjadi peluang untuk meningkatkan aktivitas ekonomi pelaku UMKM.

Melalui kegiatan tersebut, para pelaku usaha lokal diberikan ruang untuk membuka stan kuliner maupun produk unggulan selama acara berlangsung.

“Kegiatan ini tidak hanya menjadi hiburan dan ajang kebersamaan masyarakat, tetapi juga menjadi ruang bagi para pelaku UMKM untuk meningkatkan penjualan dan memperluas pasar,” kata Saleh Ridho.

Selain stan UMKM, Pemkot Jambi juga menghadirkan layanan publik berupa gerai aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD), sosialisasi, serta pendaftaran Perlindungan Sosial (Perlinsos) digital.

Layanan tersebut dihadirkan untuk memberikan kemudahan masyarakat dalam memperoleh informasi mengenai program pemerintah, termasuk penyaluran bantuan sosial yang lebih tepat sasaran.

Gunakan Layar LED Besar dan Pengamanan Lokasi

Untuk memberikan pengalaman menonton yang nyaman, Pemkot Jambi menyiapkan layar LED berukuran besar di lokasi kegiatan.

Kepala Dinas Kominfo Kota Jambi menjelaskan, fasilitas tersebut disiapkan agar masyarakat dapat menikmati pertandingan final Piala Dunia 2026 dengan suasana seperti menyaksikan langsung pesta sepak bola dunia.

“Kami ingin masyarakat Kota Jambi merasakan euforia final Piala Dunia dengan suasana yang meriah. Karena itu, kami siapkan layar LED berukuran besar agar seluruh penonton dapat menikmati pertandingan dengan nyaman,” jelasnya.

Selain hiburan dan fasilitas penonton, Pemkot Jambi juga telah melakukan koordinasi dengan aparat keamanan dan instansi terkait untuk memastikan kegiatan berjalan aman dan tertib.

Masyarakat yang hadir diimbau menjaga ketertiban, kebersihan, serta memperhatikan kemungkinan rekayasa lalu lintas di sekitar kawasan Tugu Keris Siginjai.

Pemkot Jambi berharap kegiatan nobar Final Piala Dunia 2026 dapat menjadi momentum mempererat kebersamaan masyarakat sekaligus memberikan dampak positif bagi perekonomian lokal.(*)




Jadi Atensi! Kelurahan Penyengat Rendah Perkuat Pencegahan Narkoba Bersama Polda Jambi

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Direktorat Reserse Narkoba Polda Jambi terus memperkuat upaya pencegahan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika melalui kegiatan sosialisasi kepada masyarakat.

Kali ini, edukasi bahaya narkoba digelar di Kelurahan Penyengat Rendah, Kecamatan Telanaipura, Kota Jambi, dengan melibatkan aparat kepolisian, pemerintah kelurahan, serta berbagai elemen masyarakat.

Kegiatan tersebut menghadirkan personel Direktorat Reserse Narkoba Polda Jambi, yakni AKBP Zaharudin selaku Kasatgas Preventif dan AKP Rafno Kamin dari Operasi Direktorat Reserse Narkoba.

Sosialisasi diikuti Ketua RT, kader PKK, kader Posyandu, tokoh masyarakat, hingga warga Kelurahan Penyengat Rendah.

Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan edukasi mengenai bahaya penyalahgunaan narkoba, konsekuensi hukum bagi pelaku, serta pentingnya peran keluarga dan lingkungan dalam mencegah peredaran narkotika.

Masyarakat juga diimbau segera melaporkan kepada aparat apabila menemukan aktivitas yang mencurigakan di lingkungan tempat tinggalnya.

Sosialisasi ini digelar setelah ditemukannya sejumlah barang bukti yang diduga berkaitan dengan penyalahgunaan narkoba di kawasan belakang Kantor Lurah Penyengat Rendah, tepatnya di wilayah RT 08.

Di lokasi tersebut ditemukan beberapa bungkus plastik bekas yang diduga digunakan sebagai kemasan narkotika beserta barang lainnya yang kini menjadi perhatian aparat kepolisian dan pemerintah setempat.

Temuan tersebut menjadi pengingat bahwa ancaman penyalahgunaan narkoba dapat terjadi di lingkungan mana pun sehingga dibutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat dalam melakukan pencegahan sejak dini.

Lurah Penyengat Rendah, Haikal Pahlevi, mengatakan sosialisasi tersebut merupakan langkah nyata untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap bahaya narkoba sekaligus memperkuat kolaborasi antara pemerintah, aparat penegak hukum, dan warga.

“Kami sangat mengapresiasi kehadiran Direktorat Reserse Narkoba Polda Jambi yang telah memberikan edukasi secara langsung kepada masyarakat,” sebutnya.

“Sosialisasi ini penting agar warga semakin memahami bahaya narkoba serta berani berperan aktif dalam menjaga lingkungan masing-masing,” ujar Haikal.

Ia menegaskan, temuan sejumlah bungkus yang diduga bekas kemasan narkoba di belakang Kantor Lurah Penyengat Rendah menjadi perhatian serius pemerintah kelurahan.

Oleh karena itu, koordinasi dengan aparat kepolisian dan seluruh Ketua RT akan terus diperkuat untuk meningkatkan pengawasan lingkungan.

“Temuan di kawasan RT 08 menjadi perhatian bersama. Kami berharap masyarakat tidak bersikap acuh apabila menemukan aktivitas yang mencurigakan,” ungkapnya.

Pencegahan penyalahgunaan narkoba bukan hanya menjadi tugas aparat, tetapi merupakan tanggung jawab seluruh elemen masyarakat.

“Dengan kepedulian dan kebersamaan, kita dapat menciptakan lingkungan yang aman, sehat, dan bebas dari narkoba,” tegasnya.

Haikal juga mengajak para orang tua untuk meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak dan remaja agar tidak terjerumus dalam penyalahgunaan narkotika.

Menurutnya, keluarga merupakan benteng pertama dalam melindungi generasi muda dari ancaman narkoba.

Melalui sosialisasi ini, Pemerintah Kelurahan Penyengat Rendah berharap kesadaran masyarakat terhadap bahaya narkoba terus meningkat sehingga upaya pencegahan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika dapat dilakukan secara bersama-sama.

Sinergi antara pemerintah, kepolisian, dan masyarakat diharapkan mampu menciptakan lingkungan yang aman, sehat, dan bebas narkoba.(*)




Jalan Sari Bakti Diperbaiki, Camat Alam Barajo: Kini Lebih Aman Dilalui

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Jambi melalui Bidang Bina Marga telah menyelesaikan perbaikan ruas Jalan Sari Bakti di Kecamatan Alam Barajo.

Perbaikan dilakukan melalui penambalan lubang dan pengaspalan sebagai upaya meningkatkan keselamatan serta kenyamanan pengguna jalan.

Pelaksanaan perbaikan tersebut turut dipantau langsung oleh Camat Alam Barajo, Andika, yang meninjau proses pekerjaan di lapangan.

Perbaikan Jalan Sari Bakti dilakukan sebagai respons atas kerusakan yang sebelumnya terjadi di sejumlah titik.

Ruas jalan ini merupakan salah satu jalan arteri dengan volume kendaraan yang cukup tinggi dan menjadi jalur penghubung utama bagi masyarakat di Kecamatan Alam Barajo.

Sebelum dilakukan perbaikan, kondisi jalan yang berlubang kerap dikeluhkan warga karena dinilai membahayakan pengendara.

Bahkan, beberapa insiden kecelakaan diduga terjadi akibat kerusakan pada badan jalan tersebut.

Camat Alam Barajo, Andika, menyampaikan apresiasi kepada Dinas PUPR Kota Jambi yang bergerak cepat memperbaiki infrastruktur jalan di wilayahnya.

“Alhamdulillah, perbaikan Jalan Sari Bakti akhirnya telah dilakukan melalui penambalan dan pengaspalan oleh Dinas PUPR Kota Jambi,” terangnya.

Jalan ini merupakan salah satu ruas jalan arteri di Kecamatan Alam Barajo yang selama ini cukup padat dilalui masyarakat.

Sebelumnya, kondisi jalan yang berlubang beberapa kali menjadi penyebab terjadinya kecelakaan.

“Dengan selesainya perbaikan ini, kami berharap masyarakat dapat berkendara dengan lebih aman dan nyaman serta risiko kecelakaan akibat kerusakan jalan dapat diminimalkan,” ujar Andika.

Ia juga mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kota Jambi, khususnya Dinas PUPR Kota Jambi, yang telah merespons cepat kebutuhan perbaikan infrastruktur di Kecamatan Alam Barajo.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Dinas PUPR Kota Jambi atas respons cepat dan tindakan perbaikan yang telah dilakukan,” sebutnya.

“Semoga ke depan kondisi Jalan Sari Bakti tetap terjaga sehingga dapat memberikan manfaat bagi masyarakat serta mendukung kelancaran aktivitas ekonomi maupun mobilitas warga,” tutupnya.

Perbaikan Jalan Sari Bakti diharapkan dapat meningkatkan kualitas infrastruktur jalan di Kota Jambi, memperlancar arus lalu lintas, sekaligus memberikan rasa aman bagi masyarakat yang setiap hari melintasi kawasan tersebut.(*)




SIWO PWI Kota Jambi Siapkan Open Turnamen Domino 2026, Wartawan Perebutkan Hadiah Jutaan

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Jambi melalui Seksi Wartawan Olahraga (SIWO) akan menggelar Open Turnamen Domino PWI Kota Jambi 2026 sebagai ajang mempererat silaturahmi, meningkatkan sportivitas, sekaligus menjadi hiburan positif bagi insan pers.

Turnamen domino yang menawarkan hadiah uang tunai jutaan rupiah dan berbagai door prize menarik ini dijadwalkan berlangsung pada 30 Juli 2026 di Senyala Cafe, Kota Jambi.

Sementara itu, pendaftaran peserta dibuka mulai 19 Juli 2026.

Panitia telah menyiapkan hadiah utama berupa uang tunai serta berbagai door prize, di antaranya kipas angin, kompor gas, dispenser, setrika, magic com, dan hadiah menarik lainnya.

Ketua PWI Kota Jambi, Irwansyah A, mengatakan Open Turnamen Domino PWI Kota Jambi tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana mempererat hubungan kekeluargaan di kalangan wartawan.

“PWI Kota Jambi ingin menghadirkan kegiatan yang positif dan membangun kebersamaan. Domino merupakan permainan yang mengedepankan strategi, konsentrasi, serta sportivitas,” jelasnya.

“Karena itu kami berharap turnamen ini menjadi wadah silaturahmi yang mampu mempererat hubungan antarwartawan maupun masyarakat luas,” ujar Irwansyah yang telah menjabat Ketua PWI Kota Jambi selama dua periode.

Menurutnya, PWI Kota Jambi berkomitmen menghadirkan berbagai kegiatan yang tidak hanya meningkatkan kapasitas jurnalistik, tetapi juga memperkuat kebersamaan melalui aktivitas olahraga dan rekreasi.

Ia menegaskan bahwa setiap kompetisi harus menjunjung tinggi nilai kejujuran, fair play, dan saling menghormati.

Sementara itu, Ketua SIWO PWI Kota Jambi, Viryzha, selaku penanggung jawab pelaksanaan turnamen memastikan panitia telah menyiapkan sistem pertandingan yang profesional agar seluruh peserta dapat bertanding secara nyaman, tertib, dan adil.

“Kami ingin Open Turnamen Domino PWI Kota Jambi menjadi salah satu turnamen terbaik di Kota Jambi,” kata dia.

“Seluruh pertandingan akan menggunakan peraturan yang telah ditetapkan panitia sehingga kompetisi berlangsung tertib, sportif, dan menjunjung tinggi fair play,” ucapnya.

“Kami mengundang seluruh wartawan pecinta domino untuk ikut meramaikan dan menunjukkan kemampuan terbaiknya,” kata Viryzha.

Ia menambahkan, penyelenggaraan turnamen tersebut merupakan bagian dari upaya SIWO PWI Kota Jambi dalam mendorong olahraga domino semakin berkembang sebagai olahraga yang mengandalkan strategi, kecermatan, dan kecerdasan berpikir.

Menurutnya, antusiasme masyarakat terhadap turnamen domino di berbagai daerah terus meningkat sehingga kegiatan ini diharapkan menjadi salah satu agenda olahraga yang diminati di Kota Jambi.

Panitia membuka pendaftaran bagi seluruh peserta yang memenuhi persyaratan. Setiap peserta diwajibkan menunjukkan kartu identitas pers (ID Card Pers) saat registrasi.

Informasi lebih lanjut mengenai pendaftaran dapat diperoleh melalui Ketua Panitia, Rio Andrefami.

Mengusung tema “Kompetisi Berkelas, Sportif Tanpa Batas”, PWI Kota Jambi berharap Open Turnamen Domino ini dapat menjadi agenda tahunan yang mampu mempererat persaudaraan antarsesama wartawan, melahirkan kompetisi berkualitas, serta semakin memasyarakatkan olahraga domino di Kota Jambi.(*)




Pengurus Baru PWI Kota Jambi Gelar Rapat Perdana, Siapkan UKW dan Agenda Besar 2026

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Jambi periode 2026-2029 menggelar rapat kerja, koordinasi, dan konsolidasi perdana untuk menyusun program kerja organisasi selama tiga tahun ke depan. Kegiatan tersebut berlangsung di Senyala Cafe, Kota Jambi, Kamis 16 Juli 2026.

Rapat perdana ini menjadi langkah awal kepengurusan baru dalam menyatukan visi, memperkuat soliditas organisasi, serta merancang berbagai program strategis yang bertujuan meningkatkan profesionalisme wartawan di Kota Jambi.

Rapat dipimpin langsung Ketua PWI Kota Jambi, Irwansyah, didampingi Sekretaris Andri Brilliant Avolda, serta dihadiri seluruh jajaran pengurus dengan penuh antusias.

Irwansyah mengatakan, rapat tersebut tidak hanya menjadi forum penyamaan persepsi dalam menjalankan roda organisasi.

Tetapi juga memperkuat koordinasi dan sinergi antar pengurus agar setiap program dapat terlaksana secara efektif dan berkelanjutan.

“Rapat ini menjadi momentum menyatukan pemahaman seluruh pengurus dalam menjalankan organisasi selama tiga tahun ke depan. Selain itu, kami juga memperkuat sinergi agar seluruh program kerja dapat dilaksanakan secara maksimal,” ujarnya.

Dalam pertemuan tersebut, PWI Kota Jambi membahas sejumlah agenda prioritas yang akan dijalankan dalam jangka pendek, menengah, hingga jangka panjang.

Untuk program jangka pendek, organisasi akan segera melaksanakan Open Turnamen Domino SIWO PWI Kota Jambi serta Uji Kompetensi Wartawan (UKW) yang dijadwalkan berlangsung pada Agustus 2026.

Sementara agenda jangka menengah meliputi peringatan Hari Pers Nasional (HPN), keikutsertaan dalam Pekan Olahraga Wartawan Nasional (Porwanas), serta Rakerda yang direncanakan berlangsung pada September 2026.

Di penghujung tahun, PWI Kota Jambi juga menyiapkan agenda luar negeri sebagai bagian dari pengembangan kapasitas organisasi.

“Program kerja jangka pendek, menengah hingga panjang sudah mulai kami susun. Dalam waktu dekat kami fokus pada pelaksanaan Turnamen Domino SIWO dan UKW. Selanjutnya ada HPN, Porwanas, Rakerda hingga agenda luar negeri di akhir tahun,” jelas Irwansyah.

Menurutnya, seluruh program tersebut diarahkan untuk meningkatkan kompetensi, profesionalisme, dan integritas wartawan.

Sekaligus memperkuat peran PWI Kota Jambi sebagai organisasi profesi yang berkontribusi terhadap pembangunan daerah melalui penyajian informasi yang akurat, berimbang, dan berkualitas.

Ia berharap kepengurusan periode 2026-2029 mampu melahirkan wartawan yang semakin profesional, kompeten, dan berintegritas sehingga dapat menghasilkan karya jurnalistik yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

Sementara itu, Sekretaris PWI Kota Jambi, Andri Brilliant Avolda, mengungkapkan seluruh pengurus dan anggota PWI Kota Jambi saat ini telah dinyatakan lulus Uji Kompetensi Wartawan (UKW) dengan jenjang minimal UKW Muda.

“Seluruh pengurus dan anggota sudah memiliki sertifikat UKW, minimal UKW Muda. Insyaallah, dengan kompetensi tersebut PWI Kota Jambi akan semakin baik dalam menjalankan fungsi organisasi sekaligus mengawal berbagai program pembangunan di Kota Jambi demi kepentingan masyarakat,” katanya.

Andri menambahkan, kompetensi tersebut menjadi modal penting bagi organisasi untuk terus meningkatkan kualitas sumber daya manusia di bidang jurnalistik.

“PWI Kota Jambi akan terus menghadirkan berbagai program yang mampu meningkatkan mutu dan kualitas wartawan sehingga kehadiran organisasi semakin dirasakan masyarakat melalui kerja jurnalistik yang profesional,” pungkasnya.

Pada akhir rapat, seluruh pengurus menerima Surat Keputusan (SK) Kepengurusan sebagai bentuk legalitas organisasi sekaligus penegasan tanggung jawab dalam menjalankan program kerja PWI Kota Jambi periode 2026-2029.(*)




Satpol PP Kota Jambi Tertibkan 47 Reklame Ilegal dan Amankan 7 PPKS di 11 Kecamatan

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Pemerintah Kota Jambi melalui Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) terus memperkuat upaya menjaga ketertiban umum dan kenyamanan masyarakat.

Bersama Satuan Tugas Tanggap Bahagia (STB), Satpol PP melakukan penertiban terhadap Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS) serta reklame yang tidak sesuai ketentuan di 11 kecamatan dalam wilayah Kota Jambi.

Kegiatan yang dilaksanakan pada Rabu 15 Juli 2026 tersebut merupakan tindak lanjut hasil rapat penanganan gangguan ketertiban umum dan ketenteraman masyarakat.

Penertiban melibatkan unsur STB kecamatan, Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD), serta Dinas Sosial Kota Jambi.

Dalam kegiatan tersebut, petugas menyasar sejumlah lokasi yang menjadi titik keberadaan PPKS, pemasangan reklame tanpa izin, reklame yang telah habis masa berlaku izin, hingga berbagai aktivitas yang dinilai berpotensi mengganggu ketertiban lingkungan.

Dari hasil penertiban, Satpol PP Kota Jambi menemukan dan menertibkan sebanyak 47 reklame bermasalah. Reklame tersebut diketahui tidak memiliki izin pemasangan maupun tidak lagi memenuhi ketentuan administrasi yang berlaku.

Selain penertiban reklame, petugas juga menangani 7 orang PPKS yang ditemukan berada di sejumlah titik keramaian. Mereka kemudian diserahkan kepada Dinas Sosial Kota Jambi untuk dilakukan pendataan dan pembinaan lebih lanjut.

Beberapa lokasi yang menjadi titik penanganan PPKS di antaranya kawasan Simpang Lampu Merah Tugu Adipura Kecamatan Jambi Selatan, Simpang Dealer Honda Kecamatan Danau Sipin, Simpang Puncak Kecamatan Jelutung, serta sejumlah titik di Kecamatan Pasar.

Kepala Satpol PP Kota Jambi, Iper Riyansuni, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam menciptakan Kota Jambi yang tertib, aman, dan nyaman bagi seluruh masyarakat.

Menurutnya, penanganan PPKS dilakukan dengan mengutamakan pendekatan persuasif dan humanis. Penertiban tidak hanya dilakukan untuk memindahkan mereka dari lokasi, tetapi juga diarahkan agar mendapatkan pembinaan dan pendampingan dari instansi terkait.

“Penanganan PPKS tidak hanya sebatas mengamankan dari lokasi, tetapi bagaimana mereka mendapatkan pembinaan agar dapat kembali menjalani kehidupan yang lebih baik. Kami tetap mengedepankan cara-cara humanis dalam setiap kegiatan di lapangan,” ujar Iper.

Sementara terkait reklame yang ditertibkan, Iper menjelaskan sebagian besar pelanggaran disebabkan tidak adanya izin pemasangan maupun masa berlaku izin yang telah berakhir.

“Kami mengimbau kepada masyarakat, pelaku usaha, maupun pihak yang memasang reklame agar mematuhi aturan yang berlaku. Reklame harus memiliki izin dan ditempatkan sesuai ketentuan agar tidak mengganggu estetika kota maupun keselamatan pengguna jalan,” katanya.

Iper menegaskan, kegiatan penertiban akan dilakukan secara rutin di seluruh wilayah Kota Jambi sebagai bagian dari upaya menjaga tata kota dan meningkatkan kenyamanan masyarakat.

“Satpol PP Kota Jambi akan terus hadir melalui pendekatan yang profesional dan humanis. Kami bersama STB akan memperkuat pengawasan agar ketertiban umum dan ketenteraman masyarakat tetap terjaga,” pungkasnya.

Penertiban tersebut mengacu pada berbagai regulasi, termasuk Peraturan Daerah Kota Jambi tentang Ketertiban Umum, aturan penanganan gelandangan dan pengemis, serta ketentuan pengelolaan reklame di wilayah Kota Jambi.(*)




Diza Hazra Aljosha Dorong Danau Kajang Lako Jadi Ikon Wisata dan Ekonomi Kreatif Kota Jambi

JAKARTA, SEPUCUKJAMBI.ID – Pemerintah Kota Jambi mulai mendorong pengembangan kawasan kolam retensi yang tengah dibangun di Kelurahan Paal V, Kecamatan Kota Baru, menjadi pusat ekonomi kreatif dan destinasi wisata baru.

Langkah tersebut disampaikan Wakil Wali Kota Jambi, Diza Hazra Aljosha, S.E., M.A, saat melakukan audiensi dengan Kementerian Ekonomi Kreatif (Kemenekraf) Republik Indonesia, Selasa 14 Juli 2026.

Dalam pertemuan yang berlangsung di ruang kerja Wakil Menteri Ekonomi Kreatif RI, Diza diterima langsung oleh Wakil Menteri Ekonomi Kreatif Irene Umar Li bersama jajaran Kemenekraf.

Audiensi tersebut membahas potensi pengembangan ekonomi kreatif dan pariwisata Kota Jambi, khususnya pemanfaatan kawasan kolam retensi yang disiapkan sebagai bagian dari sistem pengendalian banjir di sepanjang aliran Sungai Asam.

Diza menjelaskan, kawasan tersebut nantinya tidak hanya berfungsi sebagai infrastruktur pengendalian banjir, tetapi juga dirancang menjadi ruang publik multifungsi dengan nilai ekonomi dan wisata.

“Saya melakukan audiensi di Kementerian Ekraf mewakili Pak Wali. Kami menyampaikan bahwa kolam retensi yang saat ini sedang dibangun memiliki potensi untuk dikembangkan menjadi industri ekonomi kreatif baru di Kota Jambi,” ujar Diza.

Menurutnya, kawasan yang diberi nama Danau Kajang Lako tersebut memiliki peluang besar untuk menjadi ikon wisata baru Kota Jambi.

Selain memberikan manfaat dalam pengendalian banjir, kawasan itu dinilai mampu membuka peluang ekonomi masyarakat melalui sektor UMKM, ekonomi kreatif, hingga berbagai kegiatan seni dan budaya.

“Kami melihat kolam retensi ini memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi ikon wisata baru Kota Jambi. Selain memberikan manfaat dalam pengendalian banjir, kawasan ini juga dapat menghadirkan peluang ekonomi bagi masyarakat melalui sektor UMKM, ekonomi kreatif, hingga penyelenggaraan berbagai event,” katanya.

Diza menyebutkan, konsep pengembangan Danau Kajang Lako akan mengusung kawasan berkelanjutan dengan memadukan ruang terbuka hijau, area rekreasi keluarga, jalur joging, sentra kuliner, hingga panggung pertunjukan seni dan budaya lokal.

“Kami ingin menghadirkan kawasan yang tidak hanya indah dan nyaman, tetapi juga mampu menggerakkan roda perekonomian masyarakat serta menjadi ruang ekspresi bagi para pelaku ekonomi kreatif di Kota Jambi,” tambahnya.

Selain membahas Danau Kajang Lako, dalam audiensi tersebut Diza juga menyampaikan sejumlah potensi aset Pemerintah Kota Jambi yang dapat dikembangkan menjadi kawasan ekonomi kreatif dan destinasi wisata.

Salah satunya adalah kawasan Pasar Sitimang dan Sijimat yang memiliki nilai sejarah sebagai bagian dari perkembangan ekonomi Kota Jambi pada masa lalu.

“Contohnya kawasan Pasar Sitimang dan Sijimat yang selama ini belum berfungsi secara optimal. Kami mendorong kerja sama bersama Kementerian Ekraf karena kawasan tersebut memiliki potensi sejarah peradaban Kota Jambi sebagai pusat ekonomi,” jelas Diza.

Ia berharap sinergi antara Pemerintah Kota Jambi dan Kementerian Ekonomi Kreatif dapat mempercepat pengembangan potensi daerah sehingga mampu memberikan manfaat ekonomi, sosial, dan lingkungan bagi masyarakat.

Dengan dukungan berbagai pihak, Pemkot Jambi optimistis Danau Kajang Lako maupun sejumlah aset potensial lainnya dapat berkembang menjadi destinasi unggulan sekaligus penggerak baru ekonomi kreatif di Kota Jambi.(*)




Forum Konsultasi Publik Digelar, Puskesmas Tanjung Pinang Fokus Benahi Pelayanan

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Puskesmas Tanjung Pinang terus berupaya meningkatkan mutu pelayanan kesehatan dengan melibatkan masyarakat secara langsung.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui Forum Konsultasi Publik yang menjadi ruang dialog antara penyedia layanan kesehatan dan masyarakat untuk menyerap kritik, saran, serta masukan demi perbaikan pelayanan.

Kegiatan yang digelar di lingkungan Puskesmas Tanjung Pinang itu dihadiri perwakilan pemerintah, tokoh masyarakat, kader kesehatan, lintas sektor, hingga masyarakat yang selama ini memanfaatkan layanan kesehatan di puskesmas tersebut.

Forum berlangsung interaktif. Berbagai masukan disampaikan peserta, mulai dari peningkatan kenyamanan ruang tunggu, penyempurnaan alur pelayanan, kemudahan memperoleh informasi, hingga penguatan edukasi kesehatan kepada masyarakat.

Selain menyampaikan sejumlah catatan, peserta juga memberikan apresiasi terhadap berbagai layanan yang telah berjalan baik.

Mereka berharap inovasi pelayanan terus dilakukan agar masyarakat memperoleh layanan kesehatan yang semakin cepat, nyaman, dan berkualitas.

Seluruh aspirasi yang dihimpun akan menjadi bahan evaluasi dalam menyusun langkah-langkah perbaikan pelayanan.

Forum ini sekaligus menjadi bentuk komitmen Puskesmas Tanjung Pinang dalam menerapkan pelayanan publik yang terbuka, transparan, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

Kepala Puskesmas Tanjung Pinang, dr. Tini, mengatakan Forum Konsultasi Publik menjadi momentum penting untuk memperkuat komunikasi antara tenaga kesehatan dan masyarakat sebagai penerima layanan.

“Melalui forum ini kami ingin mendengar secara langsung harapan, kritik, dan saran dari masyarakat. Setiap masukan menjadi bahan evaluasi agar pelayanan yang kami berikan semakin baik,” ujarnya.

Menurutnya, pelayanan kesehatan yang berkualitas tidak hanya ditentukan oleh fasilitas maupun tenaga medis, tetapi juga oleh kemampuan penyelenggara layanan dalam memahami kebutuhan masyarakat.

Karena itu, seluruh masukan yang diterima akan dipelajari dan ditindaklanjuti sesuai prioritas serta kemampuan yang dimiliki.

“Kami ingin pelayanan di Puskesmas Tanjung Pinang terus berkembang menjadi lebih cepat, lebih ramah, lebih mudah diakses, dan mampu memberikan kepuasan kepada masyarakat,” kata dr. Tini.

Ia menambahkan, peningkatan kualitas pelayanan juga akan dilakukan melalui penguatan kompetensi sumber daya manusia, pengembangan inovasi layanan, serta memperkuat kolaborasi dengan pemerintah dan berbagai pemangku kepentingan.

Menurutnya, sinergi seluruh pihak menjadi kunci dalam mewujudkan pelayanan kesehatan yang profesional, responsif, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Melalui Forum Konsultasi Publik ini, Puskesmas Tanjung Pinang berharap komunikasi dengan masyarakat semakin terbuka sehingga setiap kebijakan maupun pengembangan layanan dapat berjalan lebih tepat sasaran dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.(*)