Diza Hazrah Aljosha Tekankan Peningkatan Kualitas Kesehatan dalam Program 100 Hari Kerja

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Wakil Walikota Jambi, Diza Hazrah Aljosha, melakukan kunjungan kerja ke Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Jambi, Rabu 26 Februari 2025.

Kunjungan kerja ini, untuk meminta masukan dan saran terkait program 100 hari kerjanya.

Kunjungan ini juga, bertujuan untuk mendapatkan dukungan dalam upaya memperbaiki layanan kesehatan di Kota Jambi, agar kualitasnya semakin baik dan merata bagi masyarakat.

Diza mengungkapkan bahwa, tujuan utama dari kunjungan ini adalah untuk mendengarkan langsung masukan dari Dinkes.

Baca juga: Wawako Diza Hazrah Apresiasi Guru Tahfizh, Sebut Pendidikan Alquran Kunci Kemajuan

Baca juga: Pimpin Apel Perdana, Wawako Diza Hazrah Aljosha Tekankan Pentingnya Optimisme dan Kolaborasi dalam Pelaksanaan Program Kerja

“Kami ingin memastikan langkah-langkah yang kami ambil dalam 100 hari kerja ini benar-benar memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat Kota Jambi,” ujar Diza setelah pertemuan.

Ia menekankan bahwa pembenahan sektor kesehatan di Kota Jambi sangat dibutuhkan, baik dari segi fasilitas, penambahan puskesmas yang masih belum merata, hingga peningkatan kualitas tenaga kesehatan.

Diza menambahkan bahwa, berdasarkan pengalaman pribadi sebelum menjabat, ia sering kali menemukan puskesmas dengan fasilitas yang tidak seimbang.

“Ada puskesmas yang sudah lengkap, tapi ada juga yang belum. Misalnya, fasilitas seperti timbangan dan perlengkapan lainnya seringkali tidak tersedia. Hal ini tentunya sangat memprihatinkan,” jelas Diza.

Dalam kesempatan tersebut, Diza menyatakan bahwa masalah ini akan menjadi prioritas dalam Program 100 Hari Kerja yang sedang dijalankannya.

“Ini jelas menjadi bagian dari program 100 hari kerja kami. Kami akan melakukan perbaikan bertahap, terutama dalam penyediaan fasilitas kesehatan yang lebih lengkap,” kata Diza.

Selain itu, Diza juga menyoroti pentingnya penambahan jumlah puskesmas di area yang masih minim fasilitas kesehatan.

“Kami juga fokus pada penambahan puskesmas di daerah yang belum terjangkau. Kami ingin memastikan pelayanan kesehatan lebih dekat dengan masyarakat,” jelasnya.

“Sehingga tidak ada lagi warga yang kesulitan mengakses layanan kesehatan,” tambahnya.

Diharapkan, dengan langkah-langkah ini, kualitas pelayanan kesehatan di Kota Jambi akan semakin baik, merata, dan dapat memenuhi kebutuhan masyarakat.

Diza optimistis bahwa dengan kolaborasi bersama Dinkes dan pihak terkait lainnya, sektor kesehatan di Kota Jambi bisa berkembang lebih baik lagi ke depan.(*)




Wali Kota Jambi Tampil Aktif dalam Diskusi pada Retreat Kepala Daerah di Magelang

MAGELANG, SEPUCUKJAMBI.ID – Wali Kota Jambi, Dr dr H Maulana, MKM, menunjukkan keterlibatannya yang tinggi dalam diskusi pada retret Kepala Daerah yang diadakan di Akademi Militer (Akmil), Magelang, pada Senin (24/2/2025).

Maulana terlihat aktif memberikan pandangannya dalam kelompok diskusi yang membahas berbagai topik pembangunan daerah.

“Retret ini adalah kesempatan yang sangat berharga untuk menyamakan persepsi terkait pembangunan daerah, yang selaras dengan visi dan harapan Presiden,” ujar Maulana.

Selama diskusi, meskipun ada momen perdebatan dan canda tawa, Wali Kota Jambi menekankan pentingnya fokus dan keseriusan dalam menerima dan menanggapi setiap materi yang disampaikan oleh pemateri.

Baca juga: Wawako Jambi Diza Hazrah Aljosha Mengaku Grogi, Saat Pimpin Apel Perdana

Baca juga: Pimpin Apel Perdana, Wawako Diza Hazrah Aljosha Tekankan Pentingnya Optimisme dan Kolaborasi dalam Pelaksanaan Program Kerja

Pada kesempatan tersebut, Maulana mengungkapkan bahwa seluruh kepala daerah diberikan pembekalan materi yang mencakup Visi, Misi, dan Program Prioritas Presiden, Sosialisasi RPJMN 2025-2029, Reformasi Birokrasi, Asta Cita terkait Demokrasi, HAM, dan Pertahanan, serta materi mengenai Lapangan Kerja, Kewirausahaan, dan Infrastruktur.

Retret ini menjadi momentum penting bagi para kepala daerah untuk memperkuat pemahaman dan sinergi dalam melaksanakan program-program pembangunan yang lebih terarah.(*)




Pimpin Apel Perdana, Wawako Diza Hazrah Aljosha Tekankan Pentingnya Optimisme dan Kolaborasi dalam Pelaksanaan Program Kerja

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Wakil Wali Kota Jambi, Diza Hazrah Aljosha, memimpin apel perdana di lingkungan Pemerintah Kota Jambi.

Dalam kesempatan tersebut, Diza menekankan pentingnya rasa optimisme dan kolaborasi untuk mendukung kelancaran berbagai program, termasuk Program 100 Hari Kerja yang menjadi fokus utama.

Diza mengungkapkan, pemerintah pusat telah mengeluarkan beberapa kebijakan baru yang berkaitan dengan efisiensi anggaran, yang mengharuskan Pemkot Jambi untuk beradaptasi dalam menjalankan roda pemerintahan sebaik-baiknya.

Program 100 Hari Kerja, yang akan disampaikan oleh Bappeda, mencakup berbagai agenda, antara lain pembenahan jalan berlubang, pemasangan titik terang atau Lampu Penerangan Jalan Umum (LPJU), serta pengecekan masalah banjir yang disebabkan oleh drainase yang mampet hingga normalisasi sungai.

Baca juga: Pemerintah Hadir, Wawako Diza Cek Banjir dan Salurkan Bantuan Tanggap Darurat Bagi Warga Terdampak

Baca juga: Wali Kota Jambi Maulana Instruksikan Camat dan Lurah Tangani Banjir

“Masalah sampah juga harus menjadi perhatian kita semua. Mari kita identifikasi dan kerjakan bersama-sama. Program 100 Hari Kerja tidak akan mudah. Tentu akan ada hambatan dan rintangan yang harus kita hadapi bersama,” ujar Diza.

Lebih lanjut, Diza mengingatkan bahwa untuk mencapai keberhasilan dalam program-program tersebut, sangat penting untuk mempertahankan rasa optimisme dalam diri setiap individu, serta memperkuat kerja sama antar semua pihak.

Selain Program 100 Hari Kerja, Wakil Wali Kota juga menyebutkan sejumlah program unggulan lainnya yang tengah direncanakan, seperti Program Lansia Bahagia, Kampung Bahagia, Call Center Bahagia, Rumah Millenial, dan berbagai program lain yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Saya percaya, tanpa kerja sama dan kolaborasi, kita tidak akan bisa mencapai hasil yang optimal. Oleh karena itu, mari kita semua bekerja dengan semangat gotong royong demi kemajuan Kota Jambi,” tambahnya.

Dengan semangat tersebut, Diza mengajak seluruh pegawai pemerintah Kota Jambi untuk terus berupaya memberikan yang terbaik bagi masyarakat, melalui program-program yang dapat membawa dampak positif bagi pembangunan daerah.(*)




Tradisi Ziarah Makam Keluarga Abdullah Sirait di Kota Jambi Menyambut Bulan Suci Ramadan

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID Menyambut bulan suci Ramadan 1446 H, tradisi ziarah makam kembali berlangsung di kalangan umat Muslim. Selain membersihkan dan merawat makam orang tua, kerabat, dan leluhur, mereka juga berdoa untuk arwah yang telah mendahului.

Hal ini terlihat di pemakaman keluarga Abdullah Sirait di Kecamatan Kotabaru, Kota Jambi.

Anak cucu almarhum Abdullah Sirait mulai membersihkan makam keluarga dan kerabat mereka.

Meskipun hujan rintik turun, semangat gotong-royong untuk membersihkan makam tidak surut, seperti yang sudah menjadi rutinitas tahunan menyambut bulan Ramadan.

Baca juga: Wali Kota Jambi Maulana Instruksikan Camat dan Lurah Tangani Banjir

Baca juga: Pemerintah Hadir, Wawako Diza Cek Banjir dan Salurkan Bantuan Tanggap Darurat Bagi Warga Terdampak

Menurut Supriyono, Ketua Pemakaman Keluarga Abdullah Sirait, kegiatan gotong-royong ini telah menjadi tradisi turun-temurun selama puluhan tahun.

“Ini sebagai bentuk penghormatan, pengingat, dan doa untuk para leluhur serta anggota keluarga yang telah mendahului kita,” ujarnya, Minggu (23/2/2025).

Selain itu, kata Supriyono, kegiatan ini juga mempererat rasa solidaritas dan silaturahmi di antara keluarga besar.

“Keluarga kami tersebar di berbagai tempat, jadi melalui gotong-royong ini kami bisa saling bertemu dan bersilaturahmi,” tambahnya.

Mas Yono, salah satu anggota keluarga, menyatakan bahwa, kegiatan ini juga membantu generasi muda saling mengenal satu sama lain.

“Kadang kita bertemu di jalan, tapi tidak tahu itu anak siapa. Dengan acara seperti ini, kita bisa saling mengenal satu sama lain,” ujar Yono.

Hadi (18), salah seorang yang turut serta dalam gotong-royong, mengaku senang dapat berbaur dengan keluarga besar almarhum Abdullah Sirait.

“Sangat menyenankan bisa mempererat tali silaturahmi dan saling mengenal di antara keturunan keluarga,” katanya.

Hadi juga berharap agar tradisi ini terus berlanjut dan tetap dilestarikan.

“Setelah makam dibersihkan, yang akan nyekar dan berdoa bisa lebih khusyuk karena makamnya sudah bersih dan terawat,” pungkasnya.(*)




Pemerintah Hadir, Wawako Diza Cek Banjir dan Salurkan Bantuan Tanggap Darurat Bagi Warga Terdampak

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Mengawali tugasnya, pasangan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Jambi Maulana-Diza langsung tancap gas.

Curah hujan tinggi di Kota Jambi sejak Minggu dinihari yang mengakibatkan genangan air dan banjir di beberapa titik dalam wilayah Kota Jambi menjadi tantangan utama tugasnya hari ini.

Setelah sebelumnya Wali Kota dokter Maulana memberikan arahan kepada jajarannya untuk cepat tanggap menangani banjir yang terjadi akibat tingginya curah hujan di Kota Jambi.

Kini, giliran Wakil Wali Kota Diza Hazra Aljosha turun lapangan.

Baca juga: Warga RT 19 Kelurahan Suka Karya, Kota Jambi Khawatir Banjir Susulan, Minta Bantuan Perahu Karet

Baca juga: Mal JBC Picu Banjir di RT 11 Simpang IV Sipin, Warga Minta Pemerintah Segera Tindak Lanjut

Dengan didampingi Ketua DPRD Kota Jambi Kemas Faried Alfarelly, Kapolresta Jambi Kombes Pol Boy Sutan Binanga Siregar, Sekda A Ridwan dan sejumlah Kepala Perangkat Daerah, Camat serta Lurah, Wawako Diza melalukan inspeksi lapangan di beberapa titik banjir dan genangan di Kota Jambi, Minggu (23/2/2025).

Dalam tinjauannya itu, Wawako Diza tampak melihat langsung lingkungan rumah warga yang terdampak banjir.

Dia juga sempat berdialog untuk mendengar keluhan warga terdampak banjir.

Sejumlah titik yang ditinjau Wawako Diza bersama rombongan, yakni diwilayah RT 19 dan SDN 98 Kelurahan Suka Karya, Kecamatan Kota Baru.

Kemudian Kelurahan Jelutung, Kecamatan Jelutung (belakang karoke Carli). Dan terakhir Lrg Widuri Kelurahan Paal Lima, Kecamatan Kota Baru.

Usai melakukan tinjauannya, kepada awak media Diza mengatakan, tinjauan ini merupakan upaya penanganan pertama yang dilakukan Pemkot Jambi untuk mengidentifikasi permasalahan yang terjadi dilapangan.

“Hal ini harus kita lakukan terlebih dahulu, untuk mengetahui faktor apa yang menjadi penyebab banjir. Apakah dari segi drainase yang tersumbat maupun kesanggupan volume tampungan air yang kurang lebar,” kata Diza.

“Mungkin kedepan tindakan yang akan diambil lebih kepada normalisasi sungai sebagai langkah pertama,” lanjutnya.

Dalam tinjauannya itu, Wawako Diza juga sempat menyalurkan bantuan tanggap darurat kepada warga terdampak banjir.

“Dikesempatan ini kami juga menyalurkan bantuan emergency sebagai langkah awal dalam pemberian bantuan kepada masyarakat,” sebutnya.

Wawako Diza juga memastikan, Pemkot akan menjaga keselamatan warganya yang terdampak banjir dari bahaya hewan liar maupun antisipasi sengatan arus listrik.

“Pemkot Jambi melalui Dinas Damkartan juga memastikan wilayah-wilayah yang terdampak banjir ini bisa terbebas dari hewan-hewan liar, seperti ular dan biawak. Selain itu, Pemkot Jambi juga telah berkoordinasi dengan PLN untuk memastikan warga terhindar dari sengatan arus listrik,”singkatnya.

Berdasarkan informasi, sejauh ini terdapat 18 titik banjir di Kota Jambi.

Pemkot Jambi melalui Damkartan juga telah mengevakuasi 12 warga yang terdampak banjir, dengan prioritas warga lansia, balita dan ibu hamil.

Berikut 18 titik banjir yang terjadi di Kota Jambi hari ini, Minggu (23/2/2025) :

1. RT 15, Perumnas Aur Duri, Kelurahan Aur kenali, Kecamatan Telanaipura.

2. SD 113, Kelurahan Simpang 4 Sipin, Kecamatan Danau Sipin.

3. Lapas kota Jambi, Kelurahan Rawasari, Kecamatan Alam Barajo.

4. Depan SPBU Kuburan Cina, Kelurahan Rawasari, Kecamatan Alam Barajo.

5. Perum Kembar Lestari, Kelurahan Kenali Besar, Kecamatan Alam Barajo.

6. RT 19, Kelurahan Suka karya, Kecamatan Kota Baru

7. Perumahan Namura, Kelurahan Kenali Besar, Kecamatan Alam Barajo.

8. RT. 32, Kelurahan Simpang 4 sipin Kecamatan Danau Sipin.

9. RT 36, Kelurahan Kenali besar (Jl.Penerangan), Kecamatan Alam Barajo.

10. RT.08 Kelurahan Simpang III Sipin, Kecamatan Kota Baru.

11. RT 03, Kelurahan Kenali Asam, Kecamatan Kotabaru.

12. Perum Bougenvill Lestari, RT 25, Kelurahan Kenali Besar, Kecamatan Alam Barajo.

13. Depan Kantor BPK, Kelurahan Sukakarya, Kecamatan Kotabaru

14. RT 14, Kelurahan Paal Lima, Kecamatan Kotabaru.

15. Perum Bumi Paal Merah Indah, Kelurahan Lingkar Selatan, Kecamatan Paal Merah.

16. Aster Biru lingkar selatan, Kelurahan Lingkar Selatan Kecamatan Jambi Selatan.

17. RT 56, Kelurahan Lingkar Selatan, Kecamatan Jambi Selatan.

18. RT 22, Kelurahan Telanai, Kecamatan Telanaipura.(*)




Mal JBC Picu Banjir di RT 11 Simpang IV Sipin, Warga Minta Pemerintah Segera Tindak Lanjut

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Hujan deras yang mengguyur Kota Jambi selama sepekan terakhir menyebabkan ratusan rumah di kawasan Telanaipura, khususnya RT 11, Simpang Empat, dan Sipin, terendam banjir.

Kejadian tersebut terjadi pada Minggu pagi, 23 Februari 2025, dan memicu kekhawatiran warga yang kini harus menghadapi banjir untuk kelima kalinya dalam seminggu.

Warga setempat menduga, banjir yang semakin parah bukan hanya akibat luapan sungai, melainkan juga dipengaruhi oleh pembangunan Mal JBC yang berlokasi dekat dengan pemukiman mereka.

Warga merasa pembangunan tersebut telah mengganggu sistem drainase, memperburuk saluran air, dan menyebabkan banjir yang lebih sering dan lebih besar.

“Banjir kali ini jauh lebih parah dari sebelumnya. Biasanya tidak separah ini, tapi sejak musim hujan dan pembangunan mal, kondisi di sini semakin terimbas,” kata Eva, salah satu warga RT 11 seperti dikutip pada laman ceritajambi.com.

Baca juga: Warga RT 19 Kelurahan Suka Karya, Kota Jambi Khawatir Banjir Susulan, Minta Bantuan Perahu Karet

Baca juga: Capai Rp 44 Miliar Efisiensi di Pemkot Jambi, Apa Saja yang Terimbas?

Menurut Eva, sebelum ada pembangunan mal, kawasan mereka tidak pernah mengalami banjir parah.

“Dulu, kami bangun rumah rendah karena memang tidak ada masalah banjir. Tapi sejak ada JBC, kami sering kena banjir,” tambahnya dengan rasa frustrasi.

Senada dengan itu, Wati, warga RT 09, mengeluhkan dampak yang ditimbulkan oleh banjir yang sudah terjadi lima kali dalam seminggu ini.

“Setiap banjir, barang-barang elektronik kami rusak, anak-anak kehilangan pakaian sekolah, dan kami harus menghadapi kerugian yang terus berulang,” keluhnya.

Ia berharap agar pemerintah daerah turun tangan dan memberikan solusi konkret untuk mengatasi masalah yang sudah menghantui mereka selama ini.

Warga setempat berharap ada perhatian lebih dari pemerintah agar banjir tidak lagi merusak kehidupan mereka.

Mereka meminta agar saluran drainase yang terganggu bisa diperbaiki dan mempertanyakan sejauh mana dampak pembangunan mal terhadap sistem drainase di kawasan mereka.

“Pemerintah harus cepat bertindak agar kami tidak terus-menerus menghadapi kerugian ini. Kami butuh solusi, bukan janji,” ujar Wati, dengan harapan agar masa depan mereka tidak terus-menerus diganggu dengan banjir yang datang tanpa henti.(*)




Capai Rp 44 Miliar Efisiensi di Pemkot Jambi, Apa Saja yang Terimbas?

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID– Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi mengambil langkah tegas dalam efisiensi anggaran dengan memangkas anggaran sebesar Rp 44 miliar dari berbagai pos belanja.

Langkah ini merupakan tindak lanjut dari Instruksi Presiden Nomor 1 Tahun 2025 yang mengimbau efisiensi pengelolaan Dana APBN dan APBD di seluruh daerah.

Pemangkasan ini bertujuan untuk memastikan pengelolaan keuangan daerah menjadi lebih efektif, efisien, dan berorientasi pada program-program prioritas yang memberikan dampak langsung kepada masyarakat.

Kepala Dinas Pendapatan, Pengelolaan Keuangan, dan Aset Daerah (DPPKAD) Kota Jambi, Husni, mengungkapkan bahwa penghematan terbesar dilakukan pada beberapa sektor, di antaranya:

baca juga: Pinjol Ilegal Dominasi Kasus Keuangan Ilegal, OJK Gencarkan Edukasi Masyarakat

Baca juga: Pesan Khusus untuk Wali Kota dan Wakil Wali Kota Jambi dari Presiden Prabowo

Perjalanan dinas yang dipangkas hingga 50 persen,

Acara seremonial dan rapat pemerintahan yang lebih efisien,

Pengadaan makanan dan minuman di perkantoran,

Pengadaan alat tulis kantor (ATK) dan perlengkapan administrasi,

Anggaran publikasi dan sosialisasi pemerintahan.

Dari total anggaran yang dipangkas sebesar Rp 44 miliar, kontribusi terbesar datang dari Sekretariat DPRD (Sekwan) Kota Jambi yang melakukan penghematan lebih dari Rp 13 miliar.

“Kami mengikuti arahan dari pemerintah pusat untuk melakukan efisiensi di seluruh sektor tanpa mengganggu program-program prioritas yang sudah ditetapkan,” kata dia.

Hal ini penting agar anggaran yang ada benar-benar fokus pada hal-hal yang langsung memberikan manfaat bagi masyarakat.

Langkah efisiensi anggaran ini diharapkan dapat mengoptimalkan penggunaan anggaran daerah, memastikan setiap rupiah digunakan dengan tepat sasaran, dan mendukung pembangunan yang lebih berkelanjutan di Kota Jambi.(*)




Masyarakat dan Pelaku Usaha Wajib Tahu, Ini Aturan yang Berlaku di Kota Jambi Selama Ramadan Mendatang

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Melalui Surat Edaran Nomor 03 Tahun 2025, Pemkot Jambi mengeluarkan ketentuan terkait pelaksanaan kegiatan usaha dan ibadah selama Bulan Suci Ramadhan 1446 Hijriah/2025 Masehi di Kota Jambi.

Surat Edaran ini bertujuan untuk menjaga ketertiban dan menghormati ibadah umat Muslim yang sedang menjalankan puasa di bulan Ramadan.

Adaoun Ketentuan Utama dalam Surat Edaran:

1. Penghentian Kegiatan Hiburan Malam

 Segala bentuk kegiatan hiburan malam seperti bar, diskotik, panti pijat, dan tempat karaoke akan dihentikan mulai H-3, yaitu pada tanggal 26 Februari 2025, atau tiga hari sebelum puasa dimulai.

Baca juga: Dedikasi Majukan Kota Jambi, Ini Catatan Singkat Kinerja Sri Purwaningsih

Baca juga: Megawati Instruksikan Kader PDI-P Tunda Keikutsertaan dalam Retreat di Magelang 

Kegiatan ini baru dapat dibuka kembali pada H+3, yaitu pada 3 April 2025, tiga hari setelah perayaan Idul Fitri.

2. Pakaian Muslim di Tempat Kerja

Pemilik pusat perbelanjaan, seperti mall, supermarket, dan mini market, diminta untuk tidak melarang karyawan/karyawati Muslim mengenakan peci bagi pria serta selendang dan kerudung bagi wanita selama bulan Ramadan.

3. Restoran dan Warung Kopi

Restoran, rumah makan, kedai, dan warung kopi diperbolehkan tetap beroperasi selama Ramadan.

Namun, pengusaha wajib menutup tempat makan dengan tirai sehingga aktivitas makan tidak terlihat dari luar, untuk menghormati bulan suci tersebut.

4. Pembatasan Waktu Tadarus

Kegiatan tadarus di masjid dan musholla dapat menggunakan pengeras suara, namun dibatasi hingga pukul 22.00 WIB.

Setelah jam tersebut, tadarus masih dapat dilanjutkan tanpa pengeras suara.

5. Larangan Makan, Minum, dan Merokok di Tempat Umum

Masyarakat diimbau untuk tidak makan, minum, atau merokok di tempat umum atau area terbuka selama siang hari.

Hal ini bertujuan untuk menjaga kesucian bulan Ramadan bagi umat Muslim yang sedang berpuasa.

Juru Bicara Pemerintah Kota Jambi, Abu Bakar, menyampaikan, penerapan Surat Edaran ini diharapkan dapat menjaga keharmonisan di Kota Jambi selama bulan Ramadan.

“Kami berharap masyarakat dan pelaku usaha dapat bekerjasama dengan baik untuk menciptakan suasana yang penuh berkah dan saling menghormati,” kata dia.

Abu Bakar yang juga menjabat sebagai Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Jambi menambahkan, bahwa pihaknya terus mengimbau kepada seluruh lapisan masyarakat agar mematuhi ketentuan ini demi kenyamanan dan kelancaran ibadah selama bulan suci Ramadan.

“Melalui pengaturan ini, kita berharap Kota Jambi dapat menjadi kota yang harmonis dan penuh berkah di bulan Ramadan,” tambahnya.

Surat Edaran ini berlaku selama bulan Ramadan tahun 2025 dan diharapkan dapat dijalankan dengan baik oleh seluruh pelaku usaha dan masyarakat Kota Jambi untuk menciptakan suasana yang kondusif serta penuh berkah selama bulan suci.

Surat Edaran ini ditetapkan dan ditandatangani di Kota Jambi pada tanggal 21 Februari 2025, secara elektronik oleh Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M.(*)




Walikota Jambi Maulana, Ikuti Retreat di Akademi Militer Magelang Pasca Dilantik

Jambi, SEPUCUKJAMBI.ID – Walikota Jambi, Maulana, hari ini tiba di kawasan Akademi Militer (Akmil) Magelang untuk mengikuti retret yang dijadwalkan berlangsung selama delapan hari.

Kegiatan ini merupakan bagian dari pembinaan kepemimpinan dan pengembangan diri pasca pelantikannya sebagai Walikota Jambi.

Dalam pesan singkat yang disampaikan melalui akun media sosialnya, Maulana mengungkapkan bahwa sore ini ia sudah berada di kawasan Akademi Militer Magelang.

“Sore ini saya sudah berada di kawasan Akademi Militer Magelang, untuk mengikuti upacara penyambutan menuju gerbang akademi militer. Kami akan melakukan retreat selama delapan hari di Akmil ini, mohon doanya semoga sukses, semangat!” ujar Maulana.

Baca juga: Resmi Dilantik sebagai Wali dan Wakil Walikota Jambi, Maulana-Diza Siap Jalankan Amanah dengan Maksimal

Baca juga: MotoGP Musim 2025 Dimulai Pekan Depan, Cek Jadwal Lengkapnya di Sini!

Retret ini diharapkan dapat memberikan manfaat dalam meningkatkan kapasitas kepemimpinan dan pengambilan keputusan bagi Maulana dalam menjalankan tugasnya sebagai walikota.

Sementara itu, Walikota Jambi yang baru ini juga dijadwalkan untuk memimpin apel disiplin pada Senin mendatang.

Apel disiplin ini menjadi langkah awal Maulana dalam membangun kedisiplinan dan tata kelola yang lebih baik di lingkungan pemerintahan Kota Jambi.

Semoga kegiatan retret ini membawa inspirasi dan kekuatan bagi Maulana dalam menjalankan tugas kepemimpinannya di Kota Jambi.(*)




Langkah Perdana Diza Hazra Aljosha sebagai Wakil Wali Kota Jambi, Pimpin Apel ASN Senin Mendatang

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Setelah resmi dilantik sebagai Wakil Wali Kota Jambi, Diza Hazra Aljosha langsung memulai tugas barunya dengan memimpin apel perdana bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Jambi.

Apel yang akan dilaksanakan pada Senin pagi, 24 Februari 2025, di Lapangan Utama Kantor Wali Kota Jambi, menandai langkah awal kepemimpinan Diza di pemerintahan kota.

Diza Hazra Aljosha dilantik bersama Wali Kota Jambi, Dr dr H Maulana, MKM, oleh Presiden Republik Indonesia, Jenderal TNI (Purn) Prabowo Subianto, dalam sebuah upacara yang digelar di Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis (20/2/2025).

Usai pelantikan, Wali Kota Maulana langsung bertolak ke Akademi Militer (Akmil) di Magelang, Jawa Tengah, untuk mengikuti program pembekalan retret bersama para kepala daerah lainnya. Program ini berlangsung dari 21 hingga 28 Februari 2025.

Baca juga: Resmi Dilantik sebagai Wali dan Wakil Walikota Jambi, Maulana-Diza Siap Jalankan Amanah dengan Maksimal

Baca juga : Harap Ada Solusi Baru Lewat Kepemimpinan Wali Kota Maulana, Atasi Pasar Talang Banjar

Sementara itu, Diza tetap berada di Kota Jambi untuk memastikan kelancaran pemerintahan dan melanjutkan tugas-tugas kepemimpinan.

Selain memimpin apel ASN perdana, Diza juga dijadwalkan untuk melakukan kunjungan ke sejumlah kantor dan instansi di lingkungan Pemkot Jambi.

Tujuannya adalah memberikan arahan serta memastikan koordinasi yang solid antara seluruh jajaran pemerintahan.

“Saya siap menjalankan amanah yang telah diberikan masyarakat Kota Jambi, dan berkomitmen untuk bersama Wali Kota Maulana mewujudkan visi Kota Jambi yang lebih baik,” kata Diza.

Apel perdana ini bukan hanya sekadar acara seremonial, tetapi juga sebagai langkah awal dalam membangun koordinasi yang lebih baik antar ASN di Kota Jambi.

Dengan dimulainya kepemimpinan Maulana-Diza, diharapkan pelayanan publik semakin ditingkatkan dan pembangunan Kota Jambi semakin maju, sehingga visi Kota Jambi Bahagia bisa segera terwujud.(*)