Pasukan Oranye Kota Jambi Demo, Wali Kota Janji Tingkatkan Gaji dan Kesejahteraan

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Wali Kota Jambi, dr. Maulana, turun langsung menemui ratusan petugas kebersihan atau pasukan oranye yang menggelar aksi unjuk rasa di kawasan Tugu Keris Siginjai, Senin (5/1/2026).

Aksi ini menuntut kenaikan gaji yang setara dengan Upah Minimum Provinsi (UMP) dan muncul di tengah keluhan masyarakat soal penanganan sampah di Kota Jambi.

Dalam pertemuan tersebut, Maulana mendengarkan aspirasi para petugas kebersihan.

Ia menegaskan bahwa, tuntutan mereka sejalan dengan rencana pemerintah kota untuk melakukan pembenahan sistem pengelolaan sampah.

Salah satu rencananya adalah mengganti armada pengangkut sampah lama dengan kendaraan listrik berbasis GPS, yang memungkinkan pemantauan armada secara real time dan efisiensi penggunaan BBM serta perawatan.

“Mobilnya menggunakan kendaraan listrik dan GPS, sehingga posisi armada bisa dipantau. Dengan sistem ini, tidak lagi dibutuhkan anggaran besar untuk BBM dan perawatan,” sebut Maulana.

“Penghematan anggaran nantinya akan dialihkan untuk peningkatan gaji dan kesejahteraan petugas kebersihan,” ujar Maulana.

Pemkot juga telah menganggarkan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan bagi seluruh petugas.

Para petugas menilai penghasilan saat ini masih jauh di bawah pekerja sektor lain.

Salah seorang pengunjuk rasa mengatakan, upah mereka kalah dibandingkan tukang bangunan atau kenek.

“Kami menuntut kenaikan gaji, kalau bisa disesuaikan dengan UMP. Upah kami sekarang masih kalah dibandingkan pekerja lain,” ujarnya.

Maulana menambahkan bahwa pengelolaan sampah bukan hanya tanggung jawab petugas, tetapi juga membutuhkan kedisiplinan masyarakat.

“Masyarakat kita masih kurang disiplin. Lahan sudah dibersihkan, tidak lama kemudian sampah kembali menumpuk,” katanya.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Jambi, Mahruzar, menyebutkan jumlah petugas kebersihan di Kota Jambi saat ini sekitar 1.100 orang.

Rincian upah harian: sopir Rp85.750, kru Rp65.750, dan penyapu Rp65.250.

Aksi unjuk rasa berlangsung tertib dengan pengawalan aparat keamanan, dengan harapan tuntutan gaji segera direalisasikan.(*)




Pasukan Oranye Kota Jambi Gelar Aksi, Tuntut Kenaikan Gaji Setara UMP

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Ratusan petugas kebersihan Kota Jambi atau pasukan oranye menggelar aksi unjuk rasa di kawasan Tugu Keris Siginjai, Senin (5/1/2026).

Mereka menuntut kenaikan gaji yang setara dengan Upah Minimum Provinsi (UMP). Aksi ini muncul di tengah maraknya keluhan masyarakat soal penanganan sampah di kota ini.

Para petugas menyatakan penghasilan saat ini masih jauh di bawah pekerja sektor lain.

Salah seorang pengunjuk rasa mengatakan, upah mereka saat ini kalah dibanding tukang bangunan atau kenek

“Kami menuntut kenaikan gaji, kalau bisa disesuaikan dengan UMP. Upah kami sekarang masih kalah dibandingkan pekerja lain,” ujarnya.

Wali Kota Jambi, dr. Maulana, turun langsung menemui para pengunjuk rasa dan mendengarkan aspirasi mereka.

Maulana menegaskan tuntutan ini sejalan dengan rencana Pemkot Jambi melakukan pembenahan sistem pengelolaan sampah.

Salah satunya adalah peralihan armada pengangkut sampah ke kendaraan listrik dengan teknologi GPS, yang memungkinkan pemantauan pergerakan armada secara real time.

“Mobilnya menggunakan kendaraan listrik dan GPS, sehingga posisi armada bisa dipantau. Dengan sistem ini, tidak lagi dibutuhkan anggaran besar untuk BBM dan perawatan,” kata dia.

“Penghematan anggaran nantinya akan dialihkan untuk peningkatan gaji dan kesejahteraan petugas kebersihan,” ujar Maulana.

Pemkot juga telah menganggarkan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan bagi seluruh petugas.

Maulana menambahkan bahwa penanganan sampah bukan hanya tanggung jawab petugas, tetapi juga membutuhkan kedisiplinan warga.

“Masyarakat kita masih kurang disiplin. Lahan sudah dibersihkan, tidak lama kemudian sampah kembali menumpuk,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Jambi, Mahruzar, menyebutkan jumlah petugas kebersihan saat ini sekitar 1.100 orang.

Rincian upah harian adalah sopir Rp85.750, kru Rp65.750, dan penyapu Rp65.250.

Aksi unjuk rasa berlangsung tertib dengan pengawalan aparat keamanan, dengan harapan tuntutan gaji segera direalisasikan.(*)




Damkartan Kota Jambi Evakuasi Ular Kobra 1,2 Meter di Permukiman Warga

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Damkartan Kota Jambi, Evakuasi Ular, Ular Kobra, Damkar Jambi, Penyelamatan Warga, Kota Jambi, Respon Cepat Damkar– Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkartan) Kota Jambi kembali menunjukkan respon cepat dalam pelayanan non-kebakaran.

Pada Senin, 5 Januari 2026, petugas Damkartan mengevakuasi seekor ular kobra yang masuk ke area permukiman warga di Jalan Lorong Sanjaya RT 05, Kelurahan Kenali Asam Bawah, Kecamatan Kota Baru.

Laporan diterima melalui layanan WhatsApp Damkartan pada pukul 13.00 WIB dari seorang warga bernama Ikhsan.

Hanya berselang delapan menit, tim langsung bergerak menuju lokasi dan tiba pukul 13.12 WIB, dengan jarak tempuh sekitar 1,8 kilometer.

Operasi evakuasi dipimpin oleh Danpos yang didampingi Danru 2 Posyankar Kota Baru Agus Wiyoto, serta Babinsa Kelurahan Kenali Asam Widisono.

Sebanyak lima personel Regu 2 Posyankar Kota Baru diterjunkan dengan perlengkapan lengkap, termasuk kendaraan R2 Rescue, stik hook, stik grab, lakban, dan alat pelindung diri.

Petugas melakukan penanganan secara terukur dengan menggunakan grab stick untuk mengamankan ular.

Mulut ular kemudian dilakban dan dimasukkan ke dalam karung khusus. Proses evakuasi berlangsung sekitar 20 menit dan berjalan aman tanpa menimbulkan korban.

Ular kobra yang berhasil diamankan diketahui memiliki panjang sekitar 1,2 meter dengan berat kurang lebih 0,7 kilogram.

Seluruh rangkaian operasi dilaksanakan sesuai prosedur standar dan prinsip 5T, yaitu Terencana, Terukur, Terarah, Terlayani, dan Tuntas.

Kepala Damkartan Kota Jambi, Mustari Affandy, menyampaikan bahwa pelayanan evakuasi hewan berbahaya merupakan bagian dari komitmen Damkartan dalam melindungi keselamatan masyarakat.

“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan penanganan sendiri apabila menemukan hewan berbahaya seperti ular kobra,” kata dia.

“Segera laporkan ke Damkartan agar dapat ditangani oleh petugas terlatih dengan peralatan yang memadai,” ujar Mustari Affandy.

Ia menambahkan bahwa seluruh pelayanan Damkartan Kota Jambi berpedoman pada Permendagri Nomor 114 Tahun 2018 tentang Standar Teknis SPM Sub Urusan Kebakaran Daerah Kabupaten/Kota.

Setelah evakuasi selesai, tim kembali ke pos pada pukul 13.33 WIB dalam kondisi aman dan tanpa kendala.(*)




Polresta Jambi: Sepanjang 2025 Kriminalitas Turun, Kasus Narkotika Naik!

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Polresta Jambi mencatat sejumlah capaian positif sepanjang tahun 2025.

Berdasarkan evaluasi dan rilis akhir tahun, angka kriminalitas secara umum mengalami penurunan dibandingkan tahun sebelumnya.

Sementara tingkat pengungkapan kasus menunjukkan tren peningkatan, khususnya pada tindak pidana narkotika.

Dalam rilis akhir tahun yang digelar Rabu sore (31/12/2025), Kapolresta Jambi Kombes Pol Boy Sutan Binanga Siregar menyampaikan bahwa penurunan jumlah laporan polisi merupakan hasil dari strategi preventif, patroli intensif, serta sinergi yang kuat antara kepolisian dan masyarakat.

“Sepanjang tahun 2025, laporan polisi mengalami penurunan dibandingkan tahun 2024. Ini menjadi indikator bahwa upaya pencegahan dan pendekatan kepada masyarakat mulai membuahkan hasil,” ujar Kombes Pol Boy.

Berdasarkan data yang dipaparkan, jumlah tindak pidana (JTP) pada tahun 2025 tercatat sebanyak 1.376 kasus, turun dibandingkan tahun 2024 yang mencapai 1.549 kasus.

Seiring menurunnya laporan, jumlah perkara yang berhasil diselesaikan (PTP) juga ikut menurun.

Meski demikian, kinerja Polresta Jambi dalam pengungkapan kasus narkotika justru mengalami peningkatan signifikan.

Sepanjang 2025, Unit Reserse Narkoba berhasil mengungkap 148 kasus narkoba, naik dibandingkan tahun 2024 yang berjumlah 102 kasus.

Jumlah tersangka juga meningkat menjadi 222 orang, dengan barang bukti yang diamankan berupa ratusan kilogram ganja, ribuan gram sabu, serta pil ekstasi.

“Pemberantasan narkoba menjadi fokus utama kami karena kejahatan ini sangat merusak generasi bangsa. Kami akan terus konsisten memberantas peredaran gelap narkotika di Kota Jambi,” tegas Kapolresta.

Sementara itu, untuk kasus kejahatan jalanan (3C), yakni pencurian dengan pemberatan (curat), pencurian dengan kekerasan (curas), dan pencurian kendaraan bermotor (curanmor), secara umum mengalami penurunan jumlah kejadian sepanjang tahun 2025.

Di bidang lalu lintas, jumlah pelanggaran juga tercatat menurun. Sepanjang 2025, terdapat 5.737 pelanggaran lalu lintas, lebih rendah dibandingkan tahun sebelumnya.

Penurunan ini dinilai sebagai hasil dari penegakan hukum yang disertai dengan edukasi kepada masyarakat.

Namun demikian, angka kecelakaan lalu lintas justru mengalami peningkatan. Tercatat korban meninggal dunia sebanyak 42 orang, luka berat 1 orang, dan luka ringan 679 orang.

Kapolresta Jambi juga menyoroti meningkatnya jumlah kegiatan masyarakat yang membutuhkan pengamanan, termasuk naiknya jumlah aksi unjuk rasa sepanjang tahun 2025.

Meski begitu, seluruh kegiatan dapat berlangsung dengan aman dan kondusif.

“Kami berkomitmen menjaga stabilitas kamtibmas, termasuk pengamanan kegiatan masyarakat dan penyampaian aspirasi secara damai. Polri hadir untuk melayani, melindungi, dan mengayomi masyarakat,” ujarnya.

Menutup rilis akhir tahun, Kapolresta Jambi mengimbau masyarakat untuk terus berperan aktif menjaga keamanan lingkungan serta mendukung upaya kepolisian demi terwujudnya Kota Jambi yang aman, tertib, dan kondusif.(*)




Malam Tahun Baru Penuh Makna, Donasi Korban Bencana di Kota Jambi Tembus Rp1,09 Miliar

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Solidaritas dan kepedulian masyarakat Kota Jambi tercermin kuat di malam pergantian Tahun Baru 2025 ke 2026.

Dalam waktu singkat, donasi sebesar Rp1.090.000.000 berhasil terkumpul untuk membantu korban bencana alam banjir bandang dan tanah longsor di sejumlah wilayah Pulau Sumatera, khususnya Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Penggalangan dana tersebut dilakukan dalam rangkaian kegiatan bertajuk “Nada Peduli Bahagia Berbagi”, yang digelar Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi pada Rabu malam (31/12/2025) di Taman Banjuran Budayo.

Kegiatan ini menjadi alternatif perayaan malam tahun baru tanpa euforia, tanpa pesta kembang api, dan diganti dengan doa serta aksi kemanusiaan.

Wali Kota Jambi Dr. dr. H. Maulana, M.K.M menyampaikan bahwa donasi yang terkumpul merupakan hasil partisipasi berbagai unsur masyarakat, mulai dari tokoh agama, organisasi kemasyarakatan, pelaku UMKM, komunitas seni, hingga masyarakat umum.

“Dalam waktu yang sangat singkat, alhamdulillah terkumpul kembali donasi Rp1,09 miliar. Ini merupakan tahap kedua. Sebelumnya kita juga telah mengumpulkan Rp1,2 miliar. Seluruh bantuan akan disalurkan melalui Baznas kepada daerah yang membutuhkan, terutama Aceh dan beberapa wilayah di Sumatera Utara,” ujar Maulana.

Ia menegaskan, besarnya donasi tersebut menjadi bukti nyata tingginya solidaritas sosial warga Kota Jambi, sekaligus menunjukkan bahwa perayaan tahun baru dapat dimaknai dengan cara yang lebih bermanfaat dan bermakna.

“Kegiatan yang biasanya diisi euforia, malam ini kita ganti dengan doa dan berbagi. Ini jauh lebih bernilai bagi sesama,” tuturnya.

Selain penggalangan dana, kegiatan Nada Peduli Bahagia Berbagi juga diisi dengan doa bersama lintas agama yang dipimpin oleh para tokoh agama dari Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Jambi.

Enam agama resmi di Indonesia turut menyampaikan doa, harapan, dan pesan persaudaraan demi kedamaian Kota Jambi dan bangsa Indonesia.

Acara tersebut dihadiri langsung oleh Wali Kota Jambi, Wakil Wali Kota Diza Hazra Aljosha, Ketua TP PKK Kota Jambi, jajaran Forkopimda, ASN Pemkot Jambi, Forum RT, tokoh adat, organisasi masyarakat, pelaku UMKM, komunitas seni budaya, hingga masyarakat Kota Jambi.

Wali Kota Maulana menjelaskan bahwa kegiatan ini memiliki tiga fokus utama, yakni doa lintas agama, apresiasi bagi pihak yang mendukung program Kota Jambi Bahagia, serta penggalangan donasi untuk korban bencana.

Selain itu, rangkaian acara juga dimeriahkan dengan berbagai penampilan seni budaya lokal, seperti orkestra melayu, perbalasan pantun, band lokal, stand-up comedy, bazar UMKM, serta Animal Expo yang menampilkan lebih dari 35 spesies hewan.

Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi antara Pemkot Jambi, Baznas, FKUB, perangkat daerah, komunitas seni budaya, UMKM, yayasan sosial, dan masyarakat.

Melalui kegiatan ini, Pemkot Jambi menegaskan komitmennya menjadikan ruang publik sebagai sarana memperkuat empati sosial dan solidaritas kemanusiaan.

Menjelang pergantian tahun, Wali Kota Jambi bersama unsur Forkopimda juga mengikuti Zoom Meeting bersama Kapolri untuk memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap aman dan kondusif dalam menyambut Tahun Baru 2026.(*)




Tanpa Kembang Api, Pemkot Jambi Lewati Tahun Baru 2026 dengan Doa dan Donasi

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Tanpa perayaan yang berlebihan, Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi menyambut malam pergantian Tahun Baru 2025 ke 2026 dengan penuh makna, kebersamaan, dan kepedulian sosial.

Perayaan ini tidak hanya ditujukan bagi masyarakat Kota Jambi, tetapi juga sebagai wujud empati bagi warga di wilayah terdampak bencana, khususnya Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Aceh.

Mengusung tema “Nada Peduli Bahagia Berbagi”, Pemkot Jambi memilih meninggalkan tradisi pesta kembang api.

Sebagai gantinya, malam tahun baru diisi dengan doa bersama lintas agama serta penggalangan donasi untuk membantu korban bencana banjir bandang dan tanah longsor di Pulau Sumatera.

Kegiatan berlangsung khidmat di Taman Banjuran Budayo, Rabu malam (31/12/2025).

Acara tersebut dihadiri langsung oleh Wali Kota Jambi Dr. dr. H. Maulana, M.K.M, Wakil Wali Kota Jambi Diza Hazra Aljosha, Ketua TP PKK Kota Jambi, jajaran Forkopimda, ASN Pemkot Jambi, Forum RT, tokoh agama dan adat, organisasi masyarakat, pelaku UMKM, komunitas seni budaya, hingga masyarakat umum.

Doa lintas agama dipimpin oleh para tokoh yang tergabung dalam Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Jambi, mewakili enam agama resmi di Indonesia.

Setiap pemuka agama secara bergantian menyampaikan doa, pesan persaudaraan, toleransi, dan harapan kedamaian bagi Kota Jambi serta bangsa Indonesia.

Wali Kota Jambi Maulana menegaskan bahwa konsep perayaan malam tahun baru kali ini sengaja dikemas berbeda dengan menitikberatkan nilai empati dan solidaritas sosial.

“Pergantian tahun 2025 ke 2026 ini kami maknai dengan kepedulian, bukan euforia. Alhamdulillah, respons masyarakat sangat luar biasa dan menunjukkan tingginya solidaritas warga Kota Jambi,” ujar Maulana.

Ia menjelaskan, kegiatan Nada Peduli Bahagia Berbagi memiliki tiga fokus utama, yakni doa lintas agama, pemberian apresiasi bagi pihak yang mendukung program Kota Jambi Bahagia, serta penggalangan donasi untuk korban bencana.

Dalam penggalangan dana tahap kedua yang dilakukan secara singkat, berhasil terkumpul donasi sebesar Rp1.090.000.000. Sebelumnya, Pemkot Jambi juga telah mengumpulkan dana bantuan sebesar Rp1,2 miliar.

“Seluruh donasi akan disalurkan melalui Baznas untuk membantu saudara-saudara kita yang terdampak bencana, khususnya di Aceh dan beberapa wilayah di Sumatera Utara,” jelasnya.

Menurut Maulana, besarnya dana yang terkumpul mencerminkan kuatnya rasa kepedulian sosial masyarakat Kota Jambi.

Ia pun mengapresiasi seluruh pihak yang telah mendukung visi Kota Jambi Bahagia melalui 11 program prioritas yang telah mulai berjalan.

Selain doa dan donasi, kegiatan ini juga dimeriahkan dengan berbagai penampilan seni budaya lokal, seperti orkestra melayu, perbalasan pantun, band lokal, stand-up comedy, bazar UMKM, hingga Animal Expo yang menampilkan lebih dari 35 spesies hewan.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari pendekatan pembangunan pariwisata dan kebudayaan yang inklusif, memadukan nilai kemanusiaan, toleransi, dan gotong royong.

Pemkot Jambi menegaskan komitmennya menjadikan ruang publik sebagai sarana memperkuat solidaritas sosial.

Menjelang pergantian tahun, Wali Kota Jambi bersama Forkopimda juga mengikuti Zoom Meeting dengan Kapolri guna memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap aman dan kondusif dalam menyambut Tahun Baru 2026.(*)




Maulana Dorong Kolaborasi Dunia Usaha, PAD Kota Jambi Terus Digenjot

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Jambi dari sektor pajak mencatat capaian gemilang sepanjang 2025.

Di bawah kepemimpinan Wali Kota Maulana, realisasi penerimaan pajak daerah berhasil melampaui target hingga lebih dari 100 persen, menandai prestasi yang sudah lama tidak diraih Kota Jambi.

Capaian ini sekaligus menjadi fondasi penting bagi Pemerintah Kota Jambi untuk memperkuat pembiayaan pembangunan daerah ke depan.

Sebagai kota perdagangan dan jasa, Wali Kota Jambi Maulana menyampaikan bahwa Pemerintah Kota Jambi melalui dinas terkait akan terus mendorong peningkatan kerja sama serta dukungan dengan dunia usaha guna mengoptimalkan potensi penerimaan pajak daerah.

“Ke depan, Pendapatan Asli Daerah (PAD) menjadi sumber utama pembiayaan pembangunan. Karena itu, seluruh sektor yang berpotensi menghasilkan pajak harus dimaksimalkan,” ujar Maulana.

Meski realisasi pajak daerah telah melampaui target, Maulana mengakui bahwa opsen pajak kendaraan bermotor masih belum optimal karena memerlukan kolaborasi dengan Pemerintah Provinsi Jambi.

“Untuk PBB, perhotelan, kuliner, air tanah, BPHTB, serta transaksi jual beli, seluruhnya sudah mencapai 100 persen. Hanya opsen pajak kendaraan bermotor yang masih belum optimal. Namun opsen balik nama kendaraan sudah berada di atas 100 persen,” jelasnya.

Maulana menegaskan bahwa capaian realisasi pajak yang mampu menyentuh angka 100 persen lebih merupakan prestasi besar bagi Kota Jambi.

“Pencapaian ini adalah prestasi yang sudah lama tidak diraih oleh Kota Jambi,” tutupnya.

Sebelumnya diberitakan, realisasi penerimaan pajak daerah Kota Jambi per 30 Desember 2025 mencapai Rp484.040.303.398, melampaui target sebesar Rp466.574.801.314 atau setara 103,74 persen.

Capaian tersebut belum termasuk denda pajak yang berhasil dihimpun.

Jika akumulasi denda turut diperhitungkan, persentase realisasi penerimaan pajak daerah Kota Jambi mencapai 109 persen, di luar opsen pajak kendaraan bermotor.

Capaian ini menunjukkan pertumbuhan signifikan dibandingkan tahun sebelumnya.

Pada 2024, realisasi penerimaan pajak daerah Kota Jambi tercatat sebesar 95,67 persen dari target sekitar Rp345 miliar, atau mengalami peningkatan sekitar 46,6 persen pada tahun 2025.(*)




Di Bawah Kepemimpinan Maulana–Diza, Pajak Kota Jambi 2025 Lampaui Target

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Dengan mengusung moto pelayanan pajak Mudah, Cepat, dan Membahagiakan, Pemerintah Kota Jambi di bawah kepemimpinan Wali Kota Dr. dr. H. Maulana, M.K.M bersama Wakil Wali Kota Diza Hazra Aljosha, S.E., M.A,  mencatatkan capaian positif pada sektor pajak daerah sepanjang tahun 2025.

Berdasarkan data realisasi per 30 Desember 2025, penerimaan pajak daerah Kota Jambi mencapai Rp484.040.303.398, melampaui target yang ditetapkan sebesar Rp466.574.801.314.

Capaian tersebut setara dengan 103,74 persen dari target, dan belum termasuk denda pajak yang berhasil dihimpun.

Jika akumulasi denda pajak turut diperhitungkan, maka persentase realisasi penerimaan pajak daerah mencapai 109 persen, di luar opsen pajak kendaraan bermotor.

Capaian ini menunjukkan pertumbuhan signifikan dibandingkan tahun sebelumnya.

Pada 2024, realisasi pendapatan pajak daerah Kota Jambi tercatat sebesar 95,67 persen dari target sekitar Rp345 miliar, atau mengalami peningkatan sekitar 46,6 persen pada tahun 2025.

Wali Kota Jambi Maulana menyebut capaian tersebut sebagai sinyal positif dalam pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

“Perolehan pendapatan ini merupakan tanda-tanda positif dalam pengelolaan APBD. Ke depan, capaian ini harus terus kita dorong agar PAD Kota Jambi tidak hanya mencapai target, tetapi juga melampauinya,” ujar Maulana usai menghadiri Rapat Paripurna DPRD Kota Jambi, Rabu (31/12/2025).

Sebagai kota perdagangan dan jasa, Maulana menegaskan bahwa Pemerintah Kota Jambi melalui dinas terkait akan terus memperkuat kerja sama dan dukungan dengan dunia usaha guna mengoptimalkan potensi pajak daerah.

“Ke depan, PAD menjadi sumber utama pembiayaan pembangunan daerah. Karena itu, seluruh sektor yang berpotensi menghasilkan pajak harus dimaksimalkan,” jelasnya.

Meski demikian, Maulana mengakui bahwa realisasi opsen pajak kendaraan bermotor masih belum optimal karena membutuhkan kolaborasi dengan Pemerintah Provinsi Jambi.

“Untuk PBB, perhotelan, kuliner, air tanah, BPHTB, serta transaksi jual beli, semuanya sudah mencapai 100 persen. Hanya opsen pajak kendaraan bermotor yang masih belum maksimal, meskipun opsen balik nama sudah di atas 100 persen,” ungkapnya.

Ia menutup dengan menegaskan bahwa capaian 100 persen lebih penerimaan pajak daerah merupakan prestasi yang sudah lama tidak diraih oleh Kota Jambi.

“Pencapaian ini adalah prestasi besar bagi Kota Jambi,” tutup Maulana.(*)




Untuk Warga Jambi, Waspada Hujan Lebat dan Angin Kencang Siang Ini!

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini cuaca Jambi pada 31 Desember 2025 pukul 13:55 WIB.

Warga diimbau waspada terhadap potensi hujan sedang hingga lebat, yang kemungkinan disertai kilat/petir dan angin kencang mulai pukul 14:25 WIB.

Wilayah yang terdampak awal meliputi:

  • Kabupaten Batanghari: Mersam

  • Kabupaten Muaro Jambi: Sekernan, Sungai Bahar

  • Kabupaten Tanjung Jabung Barat: Pengabuan, Betara, Seberang Kota, Bram Itam, Kuala Betara

  • Kabupaten Tanjung Jabung Timur: Mendahara Ulu dan sekitarnya

Hujan lebat ini diprediksi meluas ke wilayah lainnya, termasuk:

  • Kabupaten Batanghari: Muara Tembesi, Muara Bulian, Batin XXIV, Pemayung, Maro Sebo Ulu, Bajubang, Maro Sebo Ilir

  • Kabupaten Muaro Jambi: Jambi Luar Kota, Kumpeh, Maro Sebo, Mestong, Kumpeh Ulu, Sungai Gelam, Bahar Utara, Bahar Selatan, Taman Rajo

  • Kabupaten Tanjung Jabung Barat: Tungkal Ulu, Tungkal Ilir, Merlung, Tebing Tinggi, Batang Asam, Renah Mendaluh, Muara Papalik, Senyerang

  • Kabupaten Tanjung Jabung Timur: Mendahara, Sadu, Dendang, Muara Sabak Barat, Geragai, Berbak

  • Kota Jambi: Telanaipura, Jambi Selatan, Jambi Timur, Pasar Jambi, Pelayangan, Danau Teluk, Kota Baru, Jelutung, Alam Barajo, Danau Sipin, Paal Merah, dan sekitarnya

BMKG memperkirakan kondisi ini masih berlangsung hingga pukul 17:30 WIB.

Warga diimbau untuk tetap waspada, menghindari aktivitas di luar ruangan saat hujan deras, dan memastikan keamanan rumah serta kendaraan dari potensi angin kencang dan petir.(*)




Rp308 Juta untuk Korban Bencana Alam, Walikota Jambi: Semoga Bisa Dimanfaatkan dengan Baik

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M, didampingi Wakil Wali Kota Diza Hazra Aljosha, S.E., M.A, menyerahkan bantuan kepada korban bencana alam di wilayah Kota Jambi, Selasa (30/12/2025).

Bantuan tersebut diberikan sebagai bentuk kepedulian pemerintah daerah terhadap warga yang terdampak musibah.

Penyerahan bantuan berlangsung di Ruang Rapat Wali Kota Jambi dan diberikan kepada 19 orang korban bencana.

Yang terdiri dari, korban kebakaran dan angin puting beliung di tiga kecamatan, yakni Kecamatan Jambi Timur, Kecamatan Alam Barajo, dan Kecamatan Jelutung.

Secara keseluruhan, Pemerintah Kota Jambi menyalurkan bantuan dengan total nilai Rp308.500.000.

Bantuan tersebut telah melalui proses verifikasi oleh tim gabungan dari Dinas PUPR, Dinas Sosial, serta pihak kecamatan setempat.

Wali Kota Jambi Maulana mengatakan bahwa bantuan ini merupakan bagian dari program Pemkot Jambi yang memberikan perhatian khusus kepada masyarakat yang mengalami musibah bencana.

Menurutnya, bantuan yang disalurkan telah disesuaikan dengan tingkat kerusakan berdasarkan hasil verifikasi, mulai dari kategori ringan, sedang, hingga berat.

Ia berharap bantuan tersebut dapat dimanfaatkan sebaik mungkin oleh para penerima.

“Ini telah sesuai hasil verifikasi dari tim yang dibagi menjadi tiga golongan, yaitu ringan sedang hingga berat,” katanya.

“Mudah-mudahan bisa dimanfaatkan, sebagai bentuk perhatian dan kepedulian pemerintah kepada masyarakat,” lanjutnya.

Maulana juga menyampaikan bahwa ke depan, penyaluran bantuan bencana yang saat ini berada di bawah Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkartan) akan dialihkan menjadi tanggung jawab Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).

Dengan perubahan tersebut, Damkartan diharapkan dapat lebih fokus pada upaya pencegahan, penanganan, serta edukasi kebakaran kepada masyarakat.

Wali Kota Jambi menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk selalu hadir di tengah masyarakat saat terjadi bencana.

Ia memastikan jajaran Pemkot Jambi akan turun langsung bersama tim untuk membantu warga yang terdampak.

Dalam kegiatan penyerahan bantuan tersebut, turut hadir Anggota DPRD Kota Jambi Maria Magdalena, kepala perangkat daerah terkait di lingkungan Pemkot Jambi, para camat dan lurah, serta para penerima bantuan.(*)