Malam Takbiran Jambi 2026, Ada Pawai Mobil Hias di Tugu Keris Siginjai

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Menyambut Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, suasana di Jambi mulai dipenuhi semangat kebahagiaan dan antusiasme masyarakat.

Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi menyiapkan sejumlah kegiatan untuk memeriahkan malam takbiran, salah satunya melalui pawai takbir keliling menggunakan mobil hias yang akan digelar di pusat kota.

Pawai takbir keliling akan dipusatkan di kawasan Tugu Keris Siginjai, yang menjadi ikon Kota Jambi.

Kegiatan ini akan menjadi titik start sekaligus finish, dan rencananya akan dilepas langsung oleh Wali Kota Jambi bersama Wakil Wali Kota.

Juru Bicara Pemkot Jambi yang juga Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, Saleh Ridha, menyampaikan bahwa kegiatan ini akan diikuti puluhan kendaraan hias dari berbagai kecamatan serta komunitas masyarakat.

Setiap kendaraan akan dihias dengan lampu warna-warni dan dekorasi khas yang menambah semarak malam takbiran.

“Gema takbir akan terdengar di seluruh Kota Jambi dari kendaraan hias yang berkeliling,” ujarnya.

Menurutnya, pawai takbir ini tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga bentuk syukur atas datangnya hari kemenangan setelah sebulan penuh menjalankan ibadah Ramadan.

Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana syiar Islam sekaligus mempererat kebersamaan masyarakat.

Pemkot Jambi menegaskan bahwa kegiatan ini juga bertujuan untuk mengatur arus mobilisasi masyarakat agar lebih tertib dan terpusat di satu lokasi.

Dengan demikian, potensi kemacetan di berbagai titik dapat diminimalisir.

Kegiatan ini juga diharapkan menjadi daya tarik wisata religi di Kota Jambi.

Pawai takbir keliling dijadwalkan dimulai pukul 19.00 WIB.

Masyarakat yang ingin berpartisipasi dapat mendaftarkan diri melalui panitia yang telah disiapkan oleh Pemkot Jambi.

Pemkot Jambi berharap kegiatan ini dapat berjalan lancar, tertib, dan penuh makna, sehingga masyarakat dapat merasakan suasana malam takbiran yang meriah dan penuh kebahagiaan.

Dengan semangat kebersamaan, malam takbiran di Jambi diharapkan menjadi momentum mempererat silaturahmi dan memperkuat persatuan masyarakat.(*)




Wali Kota Jambi Ajak Pejabat dan Pengusaha Berzakat Melalui Baznas

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Pemerintah Kota Jambi bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Jambi menggelar kegiatan Gerakan Pejabat Daerah dan Aghniya Berzakat yang dirangkaikan dengan penyerahan bantuan kepada mustahik serta Pekerja Harian Lepas (PHL).

Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Griya Mayang, Rumah Dinas Wali Kota di Jambi pada Jumat (13/3/2026).

Dalam acara itu juga dilakukan penyerahan santunan bagi warga yang terdampak musibah kebakaran.

Melalui program Jambi Kota Peduli Tahun 1447 H/2026, Baznas Kota Jambi menyalurkan bantuan senilai Rp102 juta kepada 10 kepala keluarga korban kebakaran.

Bantuan tersebut diberikan secara simbolis oleh Wali Kota Jambi Maulana didampingi Ketua Tim Penggerak PKK Kota Jambi Nadiyah.

Maulana mengatakan kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian sosial di bulan Ramadan sekaligus upaya meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menunaikan zakat melalui lembaga resmi.

Ia mengajak para pejabat daerah serta kalangan aghniya atau pengusaha yang memiliki kemampuan ekonomi agar menyalurkan zakat melalui Baznas.

Menurutnya, pengelolaan zakat melalui lembaga resmi akan lebih transparan, akuntabel, serta dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat yang membutuhkan.

Selain itu, ia juga mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran menjelang perayaan Idul Fitri.

Menurutnya, aktivitas rumah tangga yang meningkat serta banyaknya warga yang mudik berpotensi menimbulkan risiko kebakaran.

Karena itu, pemerintah meminta lurah dan ketua RT untuk aktif melakukan sosialisasi kepada warga, terutama bagi masyarakat yang akan meninggalkan rumah saat mudik agar memastikan kondisi rumah aman serta menitipkan pengawasan kepada tetangga.

Di sisi lain, pemerintah kota juga terus melakukan pembenahan lingkungan menjelang Lebaran.

Upaya tersebut meliputi peningkatan kebersihan jalan protokol, jalur lintas yang akan dilalui pemudik, serta perawatan taman kota agar tetap tertata rapi.

Ketua Baznas Kota Jambi Muhammad Padli menjelaskan bahwa kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya mengajak para pejabat daerah dan kalangan pengusaha untuk menyalurkan zakat melalui Baznas.

Ia menambahkan bahwa Baznas Kota Jambi saat ini sedang melakukan transformasi pengelolaan zakat dari pola konsumtif menuju zakat produktif.

Program tersebut bertujuan meningkatkan kemandirian ekonomi masyarakat penerima manfaat.

Menurut Padli, dari 15 tenant program zakat produktif yang dibina Baznas Kota Jambi, lima di antaranya bahkan telah berkembang hingga mampu menjadi muzakki atau pembayar zakat.

Keberhasilan tersebut menjadi salah satu indikator keberhasilan program zakat produktif yang dijalankan Baznas.

Kisah inspiratif tersebut bahkan pernah diikutsertakan dalam kompetisi nasional dan berhasil meraih peringkat tiga nasional serta menjadi tim favorit dari peserta yang berasal dari 15 provinsi dan 47 kabupaten/kota di Indonesia.

Melalui gerakan berzakat ini, diharapkan kesadaran masyarakat, khususnya para pejabat dan pengusaha muslim di Kota Jambi, semakin meningkat sehingga zakat dapat memberikan dampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat.(*)




Polemik Z-Corner Jambi, BAZNAS Pastikan Tenant Berasal dari Data DTKS

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.IDBadan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Jambi memberikan penjelasan terkait sorotan masyarakat terhadap program Kampung Ramadhan Z-Corner yang belakangan menjadi topik perbincangan publik.

Program tersebut menuai beragam tanggapan. Sebagian pihak menilai kegiatan tersebut membuka ruang usaha bagi kalangan tertentu dan dianggap melampaui kewenangan instansi lain.

Namun BAZNAS Kota Jambi menegaskan bahwa Z-Corner merupakan bagian dari program pemberdayaan ekonomi mustahik melalui skema zakat produktif.

Ketua BAZNAS Kota Jambi, M. Fadli, menjelaskan bahwa Z-Corner merupakan implementasi program pendayagunaan zakat yang memiliki dasar hukum yang jelas.

Ia menyebutkan bahwa pengelolaan zakat telah diatur dalam Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2011 tentang Pengelolaan Zakat, yang kemudian diperkuat melalui Peraturan Pemerintah Nomor 24 Tahun 2024.

Menurutnya, regulasi tersebut mengatur bahwa penyaluran zakat tidak hanya dilakukan dalam bentuk bantuan konsumtif, tetapi juga melalui program produktif yang bertujuan meningkatkan kemandirian ekonomi para penerima zakat.

Z-Corner ini bagian dari zakat produktif. Tujuannya bukan hanya memberi bantuan sesaat, tetapi memberdayakan mustahik agar memiliki usaha dan mampu mandiri secara ekonomi,” ujar Fadli.

Fadli juga menegaskan bahwa pelaku usaha yang mengisi tenant di Z-Corner tidak dipilih secara sembarangan.

Proses seleksi dilakukan berdasarkan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) yang dikelola oleh Dinas Sosial Kota Jambi.

DTKS sendiri memuat data masyarakat dari kelompok desil 1 hingga desil 5, yaitu kategori sangat miskin hingga rentan miskin.

Para pelaku usaha yang masuk dalam data tersebut kemudian direkomendasikan untuk mengikuti program pemberdayaan ekonomi yang dijalankan oleh BAZNAS.

Tenant yang berjualan di Z-Corner merupakan pelaku UMKM dari kalangan mustahik yang terdata dalam DTKS. Mereka juga mendapat rekomendasi dari Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi,” jelasnya.

Selain menyediakan ruang usaha bagi para pelaku UMKM binaan, BAZNAS Kota Jambi juga menggelar kegiatan Kampung Ramadhan di kawasan Z-Corner.

Kegiatan tersebut menghadirkan berbagai aktivitas selama bulan suci, seperti penjualan takjil hingga kegiatan hiburan dan perlombaan untuk anak-anak.

Menurut Fadli, kegiatan tersebut bertujuan menarik lebih banyak pengunjung sehingga dapat meningkatkan aktivitas ekonomi di lokasi tersebut.

Kampung Ramadhan ini kita buat agar masyarakat datang dan meramaikan kawasan Z-Corner. Dengan begitu diharapkan penjualan para tenant mustahik juga meningkat,” katanya.

Ia menegaskan bahwa kegiatan tersebut bukan ditujukan sebagai pasar umum, melainkan bagian dari strategi untuk membantu meningkatkan omzet pelaku usaha binaan.

BAZNAS Kota Jambi juga menekankan bahwa berbagai program yang dijalankan tidak dilakukan secara mandiri, melainkan melalui kolaborasi dengan sejumlah instansi pemerintah daerah.

Dalam pengelolaan kawasan Z-Corner, BAZNAS bekerja sama dengan Dinas Lingkungan Hidup.

Sementara untuk pembinaan pelaku usaha, BAZNAS berkoordinasi dengan Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi.

Menurut Fadli, sinergi tersebut penting agar program pemberdayaan masyarakat dapat berjalan lebih optimal dan tepat sasaran.

Program-program BAZNAS selalu dilakukan melalui kerja sama dengan pemerintah daerah. Ini penting agar pemberdayaan masyarakat bisa berjalan lebih efektif,” ujarnya.

Ia berharap masyarakat dapat melihat program Z-Corner sebagai bagian dari upaya pengentasan kemiskinan melalui pemberdayaan ekonomi masyarakat kurang mampu.

Harapannya, para mustahik yang saat ini menjalankan usaha melalui program ini nantinya dapat mandiri bahkan menjadi muzakki,” pungkasnya.(*)




Harga Beras Premium Naik 11 Persen, Pemkot Jambi Siapkan Distribusi Cadangan Pangan

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Pemerintah Kota Jambi memastikan ketersediaan bahan pokok menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HKBN), khususnya Idul Fitri 2026, dalam kondisi aman.

Selain memastikan stok stabil, pemerintah juga menyiapkan distribusi cadangan pangan bagi masyarakat untuk menjaga daya beli dan menekan inflasi.

Hal tersebut disampaikan Wali Kota Jambi Dr. dr. H. Maulana, M.K.M saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) bersama Wakil Wali Kota Diza Hazra Aljosha, S.E., M.A di Pasar Talang Banjar dan gudang pangan di Kelurahan Talang Bakung, Kecamatan Paal Merah, Senin (9/3/2026).

Kegiatan tersebut juga dihadiri unsur Forkopimda Kota Jambi, Bulog, Badan POM, serta sejumlah kepala perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kota Jambi.

Dalam peninjauan tersebut, pemerintah melihat aktivitas pasar yang cukup ramai menjelang Lebaran.

Namun secara umum harga bahan pokok masih berada dalam batas Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah, terutama untuk komoditas beras SPHP dan minyak goreng Minyak Kita.

“Alhamdulillah dari hasil pemantauan di lapangan, stok dan harga bahan pokok masih terkendali serta masih sesuai dengan HET,” ujar Maulana.

Meski demikian, pemerintah mencatat adanya kenaikan pada harga beras premium di pasaran Kota Jambi yang saat ini meningkat sekitar 11 persen.

Untuk mengantisipasi dampak kenaikan tersebut, Pemerintah Kota Jambi akan menyalurkan cadangan pangan pemerintah kepada masyarakat.

Program ini dijadwalkan mulai disalurkan dalam waktu dekat dengan sasaran sekitar 50 ribu kepala keluarga di Kota Jambi.

Setiap keluarga penerima akan mendapatkan bantuan berupa 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng yang diperkirakan cukup untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga selama dua bulan.

“Distribusi cadangan pangan ini diharapkan dapat membantu masyarakat sekaligus menekan laju inflasi menjelang Lebaran,” jelasnya.

Selain beras dan minyak goreng, pemerintah juga mencermati kondisi ketersediaan gula di pasaran yang terpantau mulai terbatas.

Mengingat konsumsi gula biasanya meningkat saat Ramadan hingga Idul Fitri, pemerintah terus berkoordinasi dengan Bulog untuk memastikan pasokan tetap terjaga.

Saat ini stok gula di Kota Jambi tercatat sekitar 30 ribu ton. Pemerintah juga mendorong produsen untuk meningkatkan distribusi guna mengantisipasi lonjakan permintaan menjelang hari raya.

Dengan kondisi stok pangan yang masih mencukupi, Pemkot Jambi mengimbau masyarakat untuk berbelanja secara bijak dan tidak melakukan pembelian berlebihan agar stabilitas harga tetap terjaga.(*)




Sidak Pasar Talang Banjar, Wali Kota Jambi Pastikan Harga Bapok Stabil Jelang Idul Fitri

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Pemerintah Kota Jambi memastikan ketersediaan bahan pokok menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HKBN), terutama Idul Fitri 2026, dalam kondisi aman dan terkendali.

Kepastian tersebut disampaikan langsung oleh Wali Kota Jambi Dr. dr. H. Maulana, M.K.M bersama Wakil Wali Kota Diza Hazra Aljosha, S.E., M.A saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) di sejumlah titik distribusi pangan pada Senin (9/3/2026).

Sidak dilakukan di Pasar Talang Banjar serta gudang penyimpanan bahan pangan yang berada di Kelurahan Talang Bakung, Kecamatan Paal Merah.

Dalam kegiatan ini turut hadir unsur Forkopimda Kota Jambi, perwakilan Bulog, Badan POM, serta sejumlah kepala organisasi perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kota Jambi.

Setelah melakukan pengecekan langsung, Wali Kota Maulana menyampaikan bahwa ketersediaan bahan pokok penting seperti beras SPHP dan minyak goreng Minyak Kita masih mencukupi.

Harga komoditas tersebut juga terpantau tetap stabil dan masih berada dalam batas Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah.

“Alhamdulillah, dari hasil pemantauan di lapangan, stok bahan pokok masih tersedia dan harga juga masih sesuai dengan HET,” ujar Maulana.

Meski demikian, pemerintah mencatat adanya kenaikan pada harga beras premium yang saat ini meningkat sekitar 11 persen di pasaran Kota Jambi.

Untuk mengantisipasi dampak kenaikan harga tersebut, Pemkot Jambi menyiapkan program bantuan cadangan pangan kepada masyarakat guna membantu menjaga stabilitas harga sekaligus mempertahankan daya beli warga.

Melalui program ini, setiap kepala keluarga akan menerima bantuan berupa 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng yang diperuntukkan untuk kebutuhan selama dua bulan.

“Jumlah penerima bantuan diperkirakan mencapai sekitar 50 ribu kepala keluarga di Kota Jambi,” jelasnya.

Selain beras dan minyak goreng, pemerintah juga menyoroti ketersediaan gula yang mulai terbatas di pasaran.

Hal ini menjadi perhatian karena kebutuhan gula biasanya meningkat menjelang perayaan Idul Fitri.

Menurut Maulana, pemerintah telah berkoordinasi dengan pihak Bulog untuk memastikan pasokan gula tetap aman.

“Kami sudah melakukan pengecekan ke Bulog dan stok gula sebenarnya masih tersedia. Namun kami juga akan mengusulkan melalui Satgas Pangan agar distribusinya semakin lancar,” katanya.

Saat ini, ketersediaan gula di Kota Jambi tercatat sekitar 30 ribu ton. Pemerintah juga mendorong para produsen agar meningkatkan suplai untuk mengantisipasi lonjakan permintaan menjelang Lebaran.

Dengan kondisi pasokan bahan pokok yang relatif aman, Pemkot Jambi mengimbau masyarakat untuk berbelanja secara bijak dan tidak melakukan pembelian secara berlebihan.

“Harapan kami masyarakat tetap berbelanja secara wajar sehingga stabilitas harga di pasar tetap terjaga,” pungkas Maulana.(*)




Ketua BAZNAS Kota Jambi Motivasi Anak-anak Lewat Lomba Z-Corner

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Ketua BAZNAS Kota Jambi, Muhammad Fadli, memimpin penutupan Gebyar Kampung Ramadan Z-Corner di Taman Banjuran Budayo, Minggu (8/3/2026).

Kegiatan yang digelar BAZNAS Kota Jambi ini menampilkan lomba mewarnai dan lomba tahfidz Al-Qur’an untuk anak-anak, sekaligus menjadi ajang pembelajaran dan pengembangan potensi generasi muda di Kota Jambi.

Muhammad Fadli menyerahkan piala, piagam, dan hadiah kepada para pemenang lomba, disaksikan oleh Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M, dan Wakil Wali Kota Diza Hazra Aljosha.

“Gebyar Kampung Ramadan Z-Corner hadir untuk memberikan ruang positif bagi anak-anak belajar, berkreasi, dan menanamkan nilai spiritual. Semoga semua kegiatan ini membawa manfaat dan keberkahan bagi Kota Jambi,” ujar Muhammad Fadli.

Ketua BAZNAS Kota Jambi ini menekankan bahwa kegiatan Z-Corner tidak hanya sebagai kompetisi, tetapi juga sebagai sarana edukasi dan motivasi anak-anak agar gemar belajar Al-Qur’an serta mengekspresikan kreativitas melalui lomba mewarnai.

Menurut Fadli, lomba tahfidz Al-Qur’an diikuti sekitar 60 peserta, sementara lomba mewarnai anak PAUD diikuti sekitar 100 peserta.

Beberapa anak bahkan mengikuti lomba di lebih dari satu lokasi, karena terdapat 12 titik kegiatan serupa yang diselenggarakan selama Ramadan di Kota Jambi.

Selain memberikan penghargaan kepada pemenang, kegiatan ini juga menggerakkan ekonomi masyarakat melalui kehadiran Z-Corner dan pasar Ramadan yang menyediakan berbagai menu untuk berbuka puasa.

“Tujuan utama kami adalah memberikan pengalaman positif bagi anak-anak, sekaligus mendekatkan mereka dengan nilai-nilai spiritual di bulan Ramadan. Semua peserta adalah pemenang karena keberanian mereka untuk tampil dan belajar,” tambah Muhammad Fadli.

Turut hadir dalam acara, Wali Kota Jambi Maulana, Wakil Wali Kota Diza Hazra Aljosha, Kepala Dinas Pendidikan Kota Jambi Sugiyono, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Jambi Kamal Firdous, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Jambi Pahlewi, Camat Jelutung Alamsyah Powa, Lurah Handil Jaya KH. Muhtah Habibulloh, guru pendamping, serta para orang tua peserta lomba.(*)




Wali Kota Jambi Tutup Gebyar Kampung Ramadan Z-Corner, Dorong Anak-anak Berkarya dan Belajar Al-Qur’an

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M, secara resmi menutup Gebyar Kampung Ramadan Z-Corner yang digelar BAZNAS Kota Jambi, Minggu (8/3/2026) sore, di Taman Banjuran Budayo.

Penutupan kegiatan sekaligus dirangkai dengan pembagian hadiah lomba mewarnai dan lomba tahfidz Al-Qur’an bagi anak-anak.

Wali Kota Maulana didampingi Wakil Wali Kota Diza Hazra Aljosha menyerahkan piala dan bingkisan kepada para pemenang lomba.

Dalam sambutannya, Maulana menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan yang menghadirkan suasana Ramadan penuh semangat dan positif bagi anak-anak.

“Semoga kegiatan ini membawa manfaat dan keberkahan bagi Kota Jambi. Semua anak yang hadir hari ini adalah pemenang. Keberanian untuk tampil, belajar, dan berusaha adalah kemenangan sesungguhnya,” ujar Maulana.

Wali Kota menekankan keberadaan Z-Corner dan Taman Banjuran Budayo sebagai ruang publik yang aktif, tempat anak-anak belajar, berkreasi, serta memperkuat nilai budaya dan spiritualitas di tengah kehidupan kota.

Maulana juga memberikan motivasi kepada anak-anak agar terus belajar dan mengembangkan potensi diri, serta menekankan pentingnya ruang kegiatan positif di era digital yang menantang.

Pemerintah Kota Jambi berupaya memperkuat kedekatan keluarga melalui pengaturan jam kerja ASN agar orang tua memiliki lebih banyak waktu bersama anak-anak.

Kegiatan Gebyar Ramadan Z-Corner diikuti ratusan anak dari berbagai usia. Lomba tahfidz Al-Qur’an diikuti sekitar 60 peserta, sedangkan lomba mewarnai untuk anak PAUD diikuti sekitar 100 anak.

Kegiatan serupa berlangsung di beberapa lokasi lain, termasuk Pasar Beduk Ramadan Bahagia di Terminal Rawasari, dengan total peserta lebih dari 500 orang.

Ketua BAZNAS Kota Jambi, Muhammad Fadli, menyampaikan lomba dilakukan melalui tahapan penyisihan hingga final dengan antusiasme tinggi.

Para pemenang menerima piala, piagam penghargaan, dan bingkisan dari sponsor yang mendukung kegiatan.

Hadir dalam acara Kepala Dinas Pendidikan Kota Jambi Sugiyono, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Jambi Kamal Firdous, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Jambi Pahlewi, Camat Jelutung Alamsyah Powa, Lurah Handil Jaya KH. Muhtah Habibulloh, para guru pendamping, dan orang tua peserta.(*)




Bangun Spiritualitas Kota Jambi, Maulana Gelar Buka Bersama Ulama dan Ormas

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Momentum Ramadan dimanfaatkan secara maksimal oleh Wali Kota Jambi, Maulana, untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah dan elemen masyarakat.

Tidak hanya bersama jajaran Pemerintah Kota, silaturahmi juga diperluas dengan organisasi kemasyarakatan dan tokoh agama di Kota Jambi.

Kegiatan buka puasa bersama yang berlangsung Sabtu (28/02/2026) di Aula Griya Mayang, Rumah Dinas Wali Kota, menjadi ruang dialog hangat antara pemerintah dan para pimpinan pondok pesantren, organisasi keagamaan, serta organisasi masyarakat.

Dalam sambutannya, Maulana menegaskan bahwa pembangunan Kota Jambi tidak hanya berorientasi pada fisik dan infrastruktur.

Menurutnya, kebahagiaan sejati masyarakat dimulai dari kekuatan spiritual dan akhlak generasi muda.

“Visi Kota Jambi Bahagia diawali dari kebahagiaan spiritual. Infrastruktur penting, tetapi tanpa akhlak yang baik, kota ini belum sepenuhnya bahagia,” tegasnya.

BPJS untuk Marbot dan Imam Masjid

Dalam kesempatan itu, Maulana juga mengungkapkan komitmen Pemkot untuk meningkatkan kesejahteraan petugas keagamaan.

Saat ini, pemerintah tengah memperjuangkan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan bagi seluruh marbot dan imam masjid di Kota Jambi.

Langkah ini menjadi bagian dari perhatian serius terhadap peran penting tokoh agama dalam menjaga harmoni dan stabilitas sosial masyarakat.

Program Kampung Bahagia Sentuh 1.583 RT

Selain itu, Program Kampung Bahagia terus digulirkan secara bertahap. Hingga Juni 2026, sebanyak 803 RT akan menjadi sasaran program, sementara sisanya akan direalisasikan pada Juli hingga Desember 2026.

Secara total, 1.583 RT di Kota Jambi akan merasakan dampaknya.

Setiap RT diwajibkan membentuk Kelompok Kerja (Pokja) yang melibatkan unsur tokoh perempuan, pemuda, tokoh agama, serta perangkat RT.

Skema ini dirancang untuk memastikan pembangunan berjalan partisipatif dan tepat sasaran.

Maulana menekankan pentingnya keterlibatan masyarakat dalam setiap proses pembangunan. Menurutnya, rasa memiliki akan tumbuh kuat jika warga dilibatkan secara langsung.

“Kebersamaan adalah kunci. Jika semua terlibat, pembangunan akan merata dan berkelanjutan,” ujarnya optimistis.

Acara tersebut turut dihadiri Plh Sekretaris Kota Jambi, Ketua Baznas Kota Jambi, Sekretaris MUI Kota Jambi, serta para pimpinan pondok pesantren dan organisasi kemasyarakatan.(*)




Manasik Zakat PAUD di Kota Jambi, Cara Unik Tanamkan Empati Sejak Usia Dini

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Upaya membentuk generasi berkarakter terus digencarkan di Kota Jambi. Salah satu langkah inovatif dilakukan melalui kegiatan manasik zakat bagi Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) yang bertujuan menanamkan nilai kepedulian sosial sejak masa golden age anak.

Kegiatan ini menjadi sarana edukasi awal agar anak-anak memahami makna berbagi dan pentingnya zakat dalam kehidupan bermasyarakat. Sejak dini, mereka dikenalkan bahwa dalam setiap rezeki yang dimiliki, terdapat hak orang lain yang membutuhkan.

Bunda PAUD Kota Jambi, Dr. dr. Hj. Nadiyah, Sp.OG, menegaskan bahwa pendidikan karakter harus berjalan beriringan dengan penguatan akademik.

Menurutnya, manasik zakat bukan sekadar pengenalan ibadah, melainkan proses membangun empati dan tanggung jawab sosial.

“Zakat memiliki dimensi spiritual sekaligus sosial. Anak-anak perlu dikenalkan bahwa berbagi adalah bagian dari akhlak mulia,” ujarnya.

Ia menambahkan, usia dini merupakan fase emas pembentukan karakter. Nilai empati yang ditanamkan sejak kecil diyakini akan membentuk kesalehan sosial di masa depan.

Tak hanya itu, peran orang tua dan guru juga dinilai sangat krusial. Keteladanan dalam kehidupan sehari-hari menjadi kunci agar nilai berbagi tidak berhenti pada teori, tetapi benar-benar dipraktikkan.

Program ini diharapkan dapat menjadi percontohan (pilot project) yang terus dikembangkan di seluruh wilayah Kota Jambi.

Bahkan, tidak menutup kemungkinan dapat diadopsi sebagai bagian dari penguatan kurikulum pendidikan karakter secara lebih luas.

Dengan pendekatan edukatif dan menyenangkan, manasik zakat di tingkat PAUD ini menjadi langkah strategis dalam membangun generasi yang cerdas secara intelektual sekaligus matang secara sosial dan spiritual.(*)




Wakil Ketua DPRD Kota Jambi Naim, Dorong Solidaritas dan Keharmonisan di Bulan Suci Ramadan

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Menyambut Bulan Suci Ramadan 1447 Hijriah/2026 Masehi, Wakil Ketua III DPRD Kota Jambi, Naim, mengajak seluruh umat Muslim dan masyarakat di Kota Jambi khususnya, untuk menjaga ukhuwah Islamiyah sekaligus menumbuhkan semangat toleransi.

Dalam pernyataannya, Naim menegaskan bahwa Ramadan bukan sekadar menunaikan ibadah puasa, melainkan juga momentum penting untuk meningkatkan kualitas moral, memperkuat kepedulian sosial, dan menjaga persatuan di tengah perbedaan, termasuk metode penentuan awal puasa yang berbeda-beda.

“Ramadan adalah bulan penuh berkah. Mari kita manfaatkan waktu ini untuk mempererat silaturahmi, memperkuat kepedulian terhadap sesama, dan menjaga persatuan di tengah perbedaan,” ujarnya.

Naim mengimbau masyarakat agar menjaga sikap santun selama bulan suci, termasuk menghormati pelaksanaan ibadah seperti Shalat Tarawih, Tadarus Al-Qur’an, dan I’tikaf di masjid-masjid.

Ia juga mengingatkan agar umat Islam menghormati saudara yang tidak berpuasa karena uzur syar’i, seperti sakit atau dalam perjalanan (musafir), serta bersikap bijaksana terhadap warga non-Muslim di lingkungan sekitar.

“Ramadan mengajarkan kita untuk saling menghargai. Hormati yang berpuasa, pahami yang memiliki uzur, dan tetap jalin keharmonisan dengan saudara-saudara yang berbeda keyakinan,” tegasnya.

Lebih lanjut, Naim berharap bulan suci ini menjadi momen untuk menumbuhkan solidaritas sosial, meningkatkan kepedulian terhadap sesama, dan memperkuat persaudaraan.

Ia menekankan bahwa nilai toleransi dan ukhuwah harus menjadi pedoman, tidak hanya selama Ramadan tetapi juga sepanjang tahun.

“Bersama-sama kita ciptakan suasana Ramadan yang penuh kedamaian, keberkahan, dan persatuan bagi seluruh masyarakat Kota Jambi,” pungkasnya.(*)