Kado HUT Kota Jambi: PBB Bebas Denda dan Diskon 5 Persen

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Dalam rangka menyemarakkan Hari Jadi ke-80 Pemerintah Kota Jambi dan 625 tahun Tanah Pilih Pusako Betuah, Pemerintah Kota Jambi menghadirkan kebijakan spesial bagi masyarakat berupa insentif Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) tahun 2026.

Kebijakan ini menjadi “kado” bagi warga sekaligus upaya mendorong pergerakan ekonomi daerah melalui peningkatan kepatuhan pajak.

Bebas Denda dan Diskon Pajak

Melalui kebijakan yang ditetapkan oleh Wali Kota Jambi, Maulana, pemerintah memberikan dua kemudahan utama:

  • Pembebasan sanksi administrasi (denda) keterlambatan pembayaran PBB
  • Pengurangan pokok PBB sebesar 5 persen untuk tahun 2026

Kebijakan ini tertuang dalam dua Surat Keputusan Wali Kota Jambi, yakni Nomor 336 dan 337 Tahun 2026.

Dorong Kepatuhan dan Ringankan Beban Warga

Program ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat sekaligus mempercepat realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Dengan dihapusnya denda, wajib pajak kini memiliki kesempatan lebih mudah untuk melunasi kewajibannya.

Sistem Pembayaran Makin Mudah dan Digital

Untuk meningkatkan transparansi dan kenyamanan, pembayaran PBB-P2 kini dapat dilakukan melalui berbagai kanal resmi, antara lain:

  • Teller bank mitra seperti Bank Jambi, Mandiri, BNI, BTN, Bukopin, dan CIMB Niaga Syariah
  • PT Pos dan gerai ritel seperti Indomaret
  • ATM bank
  • QRIS melalui mobile banking atau e-wallet
  • Virtual Account (VA) di berbagai layanan perbankan

Seluruh transaksi tercatat secara real-time dalam sistem pemerintah daerah, sehingga lebih aman dan akurat.

Berlaku Hingga Agustus 2026

Program insentif ini berlaku mulai 1 Mei hingga 10 Agustus 2026. Masyarakat diimbau untuk segera memanfaatkan kesempatan ini sebagai bentuk kontribusi dalam pembangunan Kota Jambi.

“Ini bukan hanya kemudahan, tapi juga bentuk ajakan kepada masyarakat untuk bersama-sama membangun daerah,” demikian pesan pemerintah.(*)




Maulana Tegaskan Pembangunan Keluarga Jadi Kunci Indonesia Emas 2045

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M resmi membuka Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) Program Bangga Kencana Tingkat Kota Jambi Tahun 2026 di Aula Griya Mayang, Rumah Dinas Wali Kota Jambi, Kamis (21/5/2026).

Kegiatan tersebut mengusung tema “Transformasi Program Bangga Kencana Mendukung Program Kota Jambi Bahagia dan Program Prioritas Presiden Menuju Indonesia Emas 2045”.

Rakorda diikuti sekitar 100 peserta yang terdiri dari organisasi perangkat daerah, organisasi profesi, instansi vertikal, perguruan tinggi, sekolah, Kementerian Agama, penyuluh keluarga berencana, hingga berbagai pemangku kepentingan lainnya di Kota Jambi.

Dalam sambutannya, Wali Kota Jambi Maulana menegaskan bahwa pembangunan keluarga harus menjadi prioritas utama dalam menciptakan sumber daya manusia unggul menuju Indonesia Emas 2045.

“Pembangunan keluarga merupakan fondasi utama dalam menciptakan generasi yang sehat, unggul, dan berkualitas,” ujar Maulana.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Jambi tahun 2025, jumlah penduduk Kota Jambi mencapai 649.260 jiwa dengan kepadatan rata-rata 3.781 jiwa per kilometer persegi.

Menurut Maulana, Program Bangga Kencana menjadi investasi strategis dalam pembangunan manusia melalui perencanaan kehamilan sehat, pendampingan keluarga, pencegahan stunting sejak 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK), hingga peningkatan kualitas perempuan.

Ia menyebut dampak program tersebut sangat besar, mulai dari menurunkan angka stunting dan kemiskinan hingga mendukung bonus demografi dan daya saing bangsa di masa depan.

Dalam paparannya juga disampaikan bahwa Program Keluarga Berencana (KB) merupakan salah satu program pembangunan paling efektif karena setiap investasi satu rupiah pada program KB dapat memberikan manfaat hingga 98 kali lipat bagi sektor kesehatan, pendidikan, dan ekonomi.

Rakorda Bangga Kencana Tahun 2026 juga menjadi bagian dari penguatan transformasi program Kemendukbangga/BKKBN periode 2025–2029 melalui sejumlah program Quick Wins.

Program tersebut meliputi Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (Genting), Taman Asuh Sayang Anak (Tamasya), Gerakan Ayah Teladan Indonesia (GATI), serta program Lansia Berdaya.

Maulana mengatakan program pembangunan keluarga sangat sejalan dengan visi Kota Jambi Bahagia yang saat ini terus diperkuat Pemerintah Kota Jambi.

“Kita telah menjalankan berbagai program seperti Lansia Bahagia dan pencegahan stunting melalui program Genting yang terintegrasi dengan pelayanan masyarakat,” katanya.

Ia menambahkan, Pemkot Jambi juga telah mengintegrasikan data ibu hamil, ibu menyusui, dan balita dengan program Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang telah berjalan di Kota Jambi.

“Data ibu hamil, ibu menyusui dan balita langsung terkoneksi dengan SPPG sehingga diharapkan mampu menurunkan angka stunting secara signifikan,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Jambi, Zamhari, mengapresiasi komitmen Pemerintah Kota Jambi dalam menjalankan pembangunan kependudukan yang terintegrasi.

Menurutnya, program pembangunan keluarga di Kota Jambi sudah berjalan sangat baik dan selaras dengan program nasional serta Asta Cita Presiden.

“Kota Jambi mampu merancang pembangunan jangka panjang yang terintegrasi dengan berbagai sektor kehidupan masyarakat,” ujarnya.

Dalam laporan pelaksanaan kegiatan, Vera Sofioni menjelaskan Rakorda Bangga Kencana Tahun 2026 bertujuan memperkuat komitmen perangkat daerah dan mitra kerja dalam percepatan penurunan stunting melalui intervensi terhadap ibu hamil, ibu menyusui, dan balita.

Saat ini, optimalisasi pemenuhan gizi dilakukan melalui 43 SPPG dengan target penerima manfaat sebanyak 11.129 jiwa yang terdiri dari balita, ibu hamil, dan ibu menyusui.

Pada kesempatan tersebut juga dilakukan penandatanganan nota kesepakatan antara Pemerintah Kota Jambi dan BKKBN Provinsi Jambi terkait pemanfaatan akses data Sistem Informasi Keluarga untuk mendukung program Kota Jambi Satu Data.

Selain itu, Pemkot Jambi juga menandatangani kerja sama dengan Institut Agama Islam Muhammad Azim Jambi terkait pendidikan, penelitian, pengabdian masyarakat, dan pengembangan sumber daya manusia.

Melalui Rakorda Bangga Kencana Tahun 2026, Pemerintah Kota Jambi kembali menegaskan komitmennya membangun keluarga berkualitas sebagai pondasi utama menuju masyarakat sehat, produktif, dan sejahtera menuju Indonesia Emas 2045.(*)




Hebat! Damkar Kota Jambi Juara di Sumatera dan Bersinar di Tingkat Nasional

PALEMBANG, SEPUCUKJAMBI.ID – Semangat juang Tim Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkartan) Kota Jambi membuahkan hasil membanggakan di ajang National Firefighter Skill Competition 2026.

Wakil Wali Kota Jambi, Diza Hazra Aljosha, hadir langsung memberikan motivasi kepada tim saat puncak kompetisi di Stadion Jakabaring, Palembang, Rabu malam (29/04/2026).

Kompetisi yang digelar dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun Pemadam Kebakaran ini berlangsung sejak 27 hingga 29 April 2026 dan diikuti oleh 46 kabupaten/kota dari seluruh Indonesia.

Kota Jambi mengirimkan dua tim yang berlaga di tiga kategori utama, yakni Ladder Pitching, Hose Laying, dan Survival.

Hasilnya, Tim Damkartan Kota Jambi sukses menorehkan prestasi dengan meraih Juara Harapan 2 tingkat nasional pada kategori Survival.

Tak hanya itu, di tingkat regional Sumatera, tim ini tampil dominan dengan menyabet posisi terbaik.

Wakil Wali Kota Diza mengungkapkan rasa bangganya atas capaian tersebut. Ia menilai kerja keras tim sejak tahap persiapan hingga pelaksanaan kompetisi patut diapresiasi.

“Alhamdulillah, hasil ini menjadi bukti bahwa kerja keras tidak mengkhianati hasil. Kita berhasil menjadi yang terbaik di Sumatera dan meraih posisi Juara Harapan dua di tingkat nasional,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa prestasi ini diharapkan menjadi motivasi bagi seluruh anggota Damkar untuk terus meningkatkan kemampuan, sekaligus tetap mengutamakan pelayanan kepada masyarakat.

“Kami berharap semangat ini terus terjaga. Prestasi penting, namun pelayanan kepada masyarakat tetap menjadi prioritas utama,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Damkartan Kota Jambi, Mustari Affandi, menyebut pencapaian ini sebagai hasil maksimal, mengingat ini merupakan pengalaman pertama tim mengikuti kompetisi tingkat nasional.

“Ini kebanggaan bagi kami. Semoga menjadi pemicu untuk tampil lebih baik ke depannya. Terima kasih kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan, khususnya Wali Kota dan Wakil Wali Kota Jambi,” singkatnya.)(*)




Maulana Dorong Creative Financing, Pemkot Jambi Cari Dana Pembangunan dari Pusat

JAKARTA, SEPUCUKJAMBI.ID – Pemerintah Kota Jambi terus memperkuat strategi pembiayaan pembangunan di tengah keterbatasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Wali Kota Jambi, Maulana, melakukan kunjungan kerja ke Direktorat Pengelolaan Dukungan Pemerintah dan Pembiayaan Infrastruktur Kementerian Keuangan RI, Kamis (23/04/2026).

Dalam agenda tersebut, Maulana didampingi Ketua TP PKK Kota Jambi Nadiyah, serta jajaran Pemkot seperti Asisten Administrasi Umum dan Kepala BPKAD Kota Jambi.

Kunjungan ini menjadi bagian dari langkah strategis Pemerintah Kota Jambi di bawah kepemimpinan Maulana–Diza untuk memperluas sumber pendanaan pembangunan di luar APBD.

Maulana menegaskan bahwa saat ini pemerintah daerah tidak bisa hanya bergantung pada APBD, melainkan perlu mencari skema pembiayaan alternatif melalui kolaborasi dengan pemerintah pusat.

Ia menyebut konsep tersebut sebagai creative financing, yaitu pendekatan pembiayaan inovatif yang melibatkan sumber dana non-APBD maupun non-APBN secara langsung.

“Ini adalah bentuk pembiayaan kreatif untuk mendukung pembangunan infrastruktur tanpa membebani APBD,” ujar Maulana.

Menurutnya, skema ini menjadi solusi realistis di tengah keterbatasan fiskal daerah, namun tetap mampu mendorong percepatan pembangunan di berbagai sektor.

Dalam pertemuan tersebut, Pemerintah Kota Jambi turut memaparkan sejumlah program prioritas, di antaranya pengembangan sektor pariwisata, sistem perparkiran, hingga peningkatan layanan air bersih melalui PDAM.

Maulana menyebutkan bahwa seluruh program tersebut mendapat respons positif dari pihak Kementerian Keuangan.

“Alhamdulillah, semuanya mendapat respon yang baik,” ujarnya.

Sebagai langkah lanjutan, Pemkot Jambi akan menyiapkan sejumlah proposal proyek yang akan diajukan dalam skema pembiayaan kreatif tersebut.

Proposal ini diharapkan menjadi pintu masuk bagi pendanaan pusat untuk mendukung percepatan pembangunan di Kota Jambi.

Langkah ini menegaskan komitmen Maulana dalam menghadirkan pembangunan yang adaptif, inovatif, dan berkelanjutan.

Melalui pendekatan pembiayaan kreatif, Pemerintah Kota Jambi berharap dapat mempercepat realisasi pembangunan sekaligus mewujudkan visi Kota Jambi Bahagia di tengah keterbatasan anggaran daerah.(*)




Kota Jambi Berpeluang Jadi Pilot Project Kemenkes, Fokus Penanganan TBC Diperkuat

JAKARTA, SEPUCUKJAMBI.ID – Wali Kota Jambi, Maulana, melakukan pertemuan penting dengan Wakil Menteri Kesehatan Republik Indonesia di kantor Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, Jakarta.

Pertemuan tersebut membahas penguatan sektor kesehatan, khususnya upaya penanganan tuberkulosis (TBC) di Kota Jambi.

Suasana audiensi berlangsung hangat dan penuh keakraban. Bahkan, Wamenkes secara terbuka menyebut Maulana sebagai sahabat lama yang memiliki kedekatan sejak masa lalu.

Dalam diskusi tersebut, penanganan TBC menjadi perhatian utama. Pemerintah pusat melalui Kemenkes menilai perlunya langkah lebih agresif dalam mendeteksi dan menekan penyebaran penyakit tersebut.

Wamenkes mengungkapkan rencana untuk turun langsung ke Kota Jambi guna memastikan program penanganan berjalan optimal.

Salah satu strategi yang akan diperkuat adalah pelacakan kontak erat penderita, termasuk pemeriksaan menyeluruh terhadap anggota keluarga dalam satu rumah.

Selain itu, Kemenkes juga akan memberikan dukungan berupa alat rontgen portabel.

Teknologi ini diharapkan mampu mempercepat proses deteksi dini kasus TBC di lapangan, sehingga penanganan bisa dilakukan lebih cepat dan tepat sasaran.

Tak hanya fokus pada penanganan penyakit, Maulana turut memaparkan rencana pengembangan fasilitas kesehatan di daerahnya.

Dua rumah sakit yang menjadi prioritas adalah Rumah Sakit Abdurrahman Sayoeti dan Rumah Sakit Abdul Manap.

Menanggapi hal tersebut, Wamenkes memberikan sinyal positif dan menyatakan dukungan terhadap peningkatan fasilitas layanan kesehatan di Kota Jambi.

Lebih lanjut, Pemerintah Kota Jambi juga menyatakan kesiapan untuk menjadi daerah percontohan dalam implementasi berbagai program kesehatan nasional.

Langkah ini diharapkan mampu mempercepat peningkatan kualitas layanan sekaligus menekan angka penyakit menular.

Dalam kesempatan itu, Maulana menegaskan komitmen Pemerintah Kota Jambi untuk meningkatkan kualitas layanan kesehatan bagi masyarakat.

“Kami sangat menyambut baik dukungan dari Kementerian Kesehatan. Ini menjadi langkah penting dalam memperkuat sistem kesehatan di Kota Jambi, khususnya dalam penanganan TBC yang masih menjadi tantangan,” ujar Maulana.

Ia juga menambahkan bahwa kesiapan Kota Jambi sebagai daerah percontohan bukan sekadar formalitas, melainkan bentuk keseriusan pemerintah daerah dalam menjalankan program nasional.

“Kami siap menjadi pilot project dan memastikan seluruh program berjalan maksimal di lapangan. Harapannya, masyarakat bisa merasakan langsung peningkatan layanan kesehatan yang lebih cepat, mudah, dan berkualitas,” tambahnya.

Lebih lanjut, Pemerintah Kota Jambi menyatakan kesiapan untuk menjadi daerah percontohan dalam implementasi berbagai program kesehatan nasional.

Langkah ini diharapkan mampu mempercepat peningkatan kualitas layanan sekaligus menekan angka penyakit menular.

Maulana berharap sinergi antara pemerintah daerah dan pusat ini dapat memberikan dampak nyata bagi masyarakat, khususnya dalam meningkatkan akses dan kualitas pelayanan kesehatan di Kota Jambi.(*)




Sistem Sampah Baru Kota Jambi Diperkuat, Ini Fokus Pemkot di Telanaipura

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Pemerintah Kota Jambi terus memperkuat transformasi pengelolaan sampah dengan mengandalkan sistem Operator Pengumpul Sampah Berbasis Masyarakat (OPBM).

Langkah ini ditinjau langsung oleh Wali Kota Jambi Maulana bersama Wakil Wali Kota Diza Hazra Aljosha saat meninjau lokasi rencana pembangunan transfer depo di Kecamatan Telanaipura, Rabu (22/04/2026).

Lokasi yang berada di kawasan kantor kecamatan tersebut disiapkan sebagai pusat transit sampah dari tingkat RT sebelum dipilah lebih lanjut.

Dalam rencana pengembangannya, transfer depo di Telanaipura akan difungsikan sebagai tempat penampungan sementara sekaligus fasilitas pemilahan awal sampah rumah tangga.

Sampah dari lingkungan RT nantinya akan diangkut menggunakan kendaraan bentor sebelum masuk ke depo.

Pemerintah Kota Jambi juga menyiapkan peningkatan infrastruktur, termasuk perbaikan pagar dan penataan area operasional agar sistem pengelolaan sampah lebih optimal dan tertata.

Wali Kota Jambi menegaskan bahwa keberhasilan OPBM sangat bergantung pada keterlibatan masyarakat melalui program Kampung Bahagia.

Para ketua RT akan menjadi ujung tombak dalam memastikan pengumpulan sampah berjalan sesuai mekanisme.

Setelah sistem berjalan penuh, Dinas Lingkungan Hidup akan melakukan pemilahan lanjutan di depo sebelum sampah dibawa ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Talang Gulo.

Pemerintah Kota Jambi menargetkan perubahan perilaku masyarakat dalam pengelolaan sampah, termasuk mendorong budaya tidak membuang sampah sembarangan.

Selain edukasi, Pemkot juga menyiapkan langkah tegas berupa penegakan peraturan daerah bagi warga yang tidak mengikuti sistem OPBM setelah diberlakukan secara menyeluruh.

“Yang dibangun bukan hanya fasilitas, tetapi sistem pengelolaan yang disiplin karena sampah selalu dihasilkan setiap hari,” demikian garis besar kebijakan yang disampaikan pemerintah kota.

Selain sektor rumah tangga, Pemkot Jambi juga tengah menyiapkan Peraturan Wali Kota (Perwal) yang mengatur pengelolaan sampah bagi pelaku usaha, termasuk pusat perbelanjaan dan mal.

Nantinya, pelaku usaha diwajibkan bekerja sama langsung dengan pengelolaan resmi di TPA Talang Gulo yang telah berstatus BLUD, sehingga sistem pengelolaan menjadi lebih terintegrasi.

Berdasarkan data Dinas Lingkungan Hidup, saat ini terdapat empat depo sampah aktif di Kota Jambi yang akan direvitalisasi.

Selain itu, pemerintah juga merencanakan pembangunan empat depo tambahan untuk mendukung efektivitas sistem OPBM di seluruh wilayah kota.(*)




DPRD Kota Jambi Dorong Perbaikan Layanan Publik Lewat Rekomendasi LKPJ 2025

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Pemerintah Kota Jambi menyatakan siap menindaklanjuti berbagai rekomendasi yang disampaikan DPRD Kota Jambi dalam Rapat Paripurna terkait Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Wali Kota Tahun 2025.

Rapat yang digelar di Gedung DPRD Kota Jambi, Senin (20/04/2026), dihadiri langsung oleh Wali Kota Jambi Maulana bersama Wakil Wali Kota Diza Hazra Aljosha.

Sidang paripurna dipimpin Wakil Ketua I DPRD Kota Jambi Muhammad Yasir, serta diikuti anggota dewan, unsur Forkopimda, dan jajaran organisasi perangkat daerah (OPD).

Dalam keterangannya, Maulana menilai rekomendasi yang disampaikan Panitia Khusus (Pansus) DPRD bersifat konstruktif dan menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.

Beberapa poin penting yang menjadi perhatian antara lain peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD), pengelolaan aset, tata kelola sampah, hingga penguatan sistem keamanan berbasis CCTV.

“Rekomendasi dari Pansus sangat baik dan menjadi masukan penting bagi kami. Ini akan terus kami jadikan prioritas dalam pembangunan ke depan,” ujarnya.

Ia juga mengungkapkan, sejumlah rekomendasi tersebut telah sejalan dengan program unggulan Pemerintah Kota Jambi, salah satunya Program Kampung Bahagia yang saat ini tengah berjalan.

Menurutnya, program tersebut tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga sistem serta edukasi masyarakat.

“Kami sedang membangun sistem yang terintegrasi. Jika semua pihak bergerak bersama, termasuk dukungan DPRD, maka berbagai persoalan masyarakat bisa diselesaikan secara bertahap,” jelasnya.

Maulana menegaskan telah menginstruksikan seluruh OPD untuk merespons rekomendasi DPRD secara positif dan menjadikannya sebagai bahan evaluasi kinerja.

Sementara itu, Wakil Ketua I DPRD Kota Jambi, Muhammad Yasir, menyampaikan dukungan terhadap program-program Pemerintah Kota Jambi, terutama yang berkaitan dengan penyelesaian persoalan sosial di tengah masyarakat.

“Fokus utama dari rekomendasi ini adalah bagaimana program pemerintah dapat berjalan optimal dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat,” katanya.

Ia juga menegaskan DPRD akan terus mengawal serta mengevaluasi pelaksanaan program pemerintah, sembari memberikan ruang bagi penyesuaian terhadap visi dan misi kepemimpinan yang baru.

Rapat paripurna ini menjadi bagian penting dalam proses evaluasi kinerja pemerintah daerah, sekaligus memperkuat sinergi antara legislatif dan eksekutif dalam mendorong pembangunan Kota Jambi yang lebih baik.(*)




Perkuat Toleransi, Pemkot Jambi Dukung Festival Budaya Lintas Etnis

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Semangat toleransi dan kebersamaan antar etnis terlihat kuat dalam gelaran Halal Bihalal Bollywood Day Kota Jambi yang berlangsung meriah di Aula Griya Mayang, Rumah Dinas Wali Kota Jambi, Minggu malam (19/04/2026).

Acara yang menampilkan nuansa khas budaya India ini dihadiri langsung oleh Wali Kota Jambi, Maulana, bersama Ketua TP PKK Kota Jambi, Nadiyah.

Beragam pertunjukan seni ala India disuguhkan dalam acara tersebut, termasuk penampilan dari Taj Mahal Entertainment yang sukses memukau para tamu undangan.

Dalam sambutannya, Maulana menyampaikan komitmennya untuk menjadikan kegiatan seperti Bollywood Day sebagai agenda rutin tahunan di Kota Jambi.

Ia menegaskan, kegiatan budaya tidak hanya terbatas pada satu etnis, tetapi harus menjadi ruang bersama bagi seluruh suku yang ada.

“Kegiatan seperti ini penting untuk mempererat kebersamaan. Ke depan, tidak hanya etnis India, tapi semua etnis di Kota Jambi harus punya ruang yang sama untuk menampilkan budayanya,” ujarnya.

Menurutnya, Kota Jambi yang dikenal sebagai Tanah Pilih Pusako Betuah memiliki keberagaman suku yang harus terus dijaga melalui kegiatan positif yang memperkuat persatuan.

Ia juga menekankan bahwa Pemerintah Kota Jambi secara konsisten menghadirkan kegiatan budaya dalam setiap peringatan hari besar daerah, termasuk Hari Ulang Tahun Pemkot Jambi dan Hari Jadi Tanah Pilih Pusako Betuah.

“Kami berkomitmen menjaga harmoni ini. Salah satunya melalui kegiatan yang melibatkan seluruh etnis agar tetap rukun dan bersatu,” tambahnya.

Tak hanya itu, Maulana juga mengungkapkan eratnya hubungan kerja sama antara Pemerintah Kota Jambi dengan Pemerintah India.

Hal ini terlihat dari program pengiriman 25 Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk mengikuti pelatihan digital di India melalui program ITEC.

Seluruh pembiayaan program tersebut ditanggung oleh Pemerintah India, sebagai bentuk dukungan kerja sama internasional yang terus dijaga.

“Kami ingin hubungan ini terus terjalin, tidak hanya dalam kerja sama, tetapi juga melalui silaturahmi budaya seperti ini,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua Ikatan Keluarga KITA, Usman Sulaiman, menyebut kegiatan Bollywood Day ini merupakan kali pertama digelar dan mendapat sambutan hangat dari masyarakat, khususnya keturunan India di Kota Jambi.

Ia optimistis, ke depan acara ini dapat digelar lebih besar dan meriah.

“Kami melihat antusias masyarakat sangat luar biasa. Ini jadi semangat bagi kami untuk menghadirkan kegiatan yang lebih baik lagi ke depan,” ujarnya.

Ia juga berharap kepemimpinan Wali Kota Jambi yang memiliki kedekatan dengan budaya India dapat semakin mempererat hubungan antar etnis di daerah tersebut.

Acara ini turut dihadiri sejumlah pejabat daerah, anggota DPRD, Forum Pembauran Kebangsaan, serta masyarakat dari berbagai latar belakang etnis yang ada di Kota Jambi.

Kehadiran Bollywood Day menjadi bukti nyata bahwa keberagaman budaya di Kota Jambi dapat menjadi kekuatan dalam membangun persatuan dan keharmonisan sosial.(*)




Kabar Baik! Partisipasi PAUD Jambi Naik Drastis, 5 Sekolah Baru Segera Dibangun

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Pemerintah Kota Jambi segera membangun lima sekolah Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) baru pada tahun 2026.

Langkah ini diambil sebagai upaya memperluas akses pendidikan sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia sejak usia dini.

Rencana pembangunan ini disampaikan oleh Ketua Pembina Posyandu Kota Jambi, Dr. dr. Hj. Nadiyah, Sp.OG, saat membuka kegiatan sosialisasi Penguatan Kapasitas Posyandu 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM) di Aula Dinas Sosial Kota Jambi, Jumat (17/04/2026).

Menurut Nadiyah, peningkatan fasilitas pendidikan ini tidak lepas dari capaian positif Kota Jambi dalam meningkatkan angka partisipasi PAUD.

Dalam satu tahun terakhir, angka partisipasi melonjak signifikan dari 59 persen menjadi 88 persen.

“Alhamdulillah tahun ini kita akan mendapat bantuan pembangunan lima PAUD baru. Ke depan, kita targetkan setiap kecamatan memiliki PAUD negeri,” ujarnya.

Ia menegaskan, pembangunan ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang pemerintah dalam membangun kualitas generasi muda sejak dini.

Selain fokus pada pendidikan, Pemerintah Kota Jambi juga terus mendorong transformasi layanan masyarakat melalui program Posyandu 6 SPM.

Program ini mengintegrasikan berbagai layanan dasar, mulai dari kesehatan, pendidikan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, ketertiban umum, hingga sosial.

Sebanyak 68 kader Posyandu dari seluruh kelurahan di Kota Jambi turut mengikuti sosialisasi tersebut.

Mereka diberikan pemahaman mengenai peran strategis sebagai ujung tombak pelayanan masyarakat.

“Kader adalah perpanjangan tangan pemerintah di lapangan. Mereka harus mampu melihat kondisi nyata masyarakat dan membantu memberikan solusi secara berjenjang,” jelas Nadiyah.

Program Posyandu 6 SPM sendiri merupakan implementasi dari Permendagri Nomor 13 Tahun 2024 yang mendorong Posyandu menjadi pusat layanan terpadu berbasis siklus hidup, mulai dari ibu hamil hingga lansia.

Melalui penguatan kapasitas kader dan pengembangan fasilitas pendidikan seperti PAUD, Pemerintah Kota Jambi menargetkan pelayanan kepada masyarakat semakin merata dan menyeluruh.

Ke depan, Posyandu diharapkan tidak hanya menjadi pusat layanan kesehatan, tetapi juga mampu menjawab berbagai persoalan sosial di tengah masyarakat.(*)




Transformasi Posyandu Jambi, Nadiyah Dorong Kader Jadi Garda Terdepan Pelayanan

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Pemerintah Kota Jambi terus memperkuat pelayanan dasar bagi masyarakat melalui transformasi Posyandu.

Hal ini ditandai dengan sosialisasi Implementasi Penguatan Kapasitas Posyandu 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM) yang digelar di Aula Dinas Sosial Kota Jambi, Jumat (17/04/2026).

Kegiatan ini dibuka langsung oleh Ketua Pembina Posyandu Kota Jambi, Dr. dr. Hj. Nadiyah, Sp.OG, dan diikuti puluhan kader dari tingkat kecamatan hingga kelurahan.

Program Posyandu 6 SPM merupakan bentuk pengembangan layanan terpadu yang tidak hanya fokus pada kesehatan, tetapi juga mencakup pendidikan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, ketentraman dan ketertiban umum, serta bidang sosial.

Transformasi ini mengacu pada kebijakan terbaru pemerintah melalui Permendagri Nomor 13 Tahun 2024, yang mendorong Posyandu menjadi pusat layanan masyarakat berbasis siklus hidup, mulai dari ibu hamil hingga lanjut usia.

Dalam sambutannya, Nadiyah menegaskan pentingnya peran kader sebagai ujung tombak pemerintah dalam menjangkau masyarakat secara langsung.

Sebanyak 68 kader yang hadir diberikan pemahaman mengenai tugas dan fungsi mereka dalam menjalankan program Posyandu 6 SPM, khususnya di bidang sosial.

“Kader memiliki peran strategis sebagai perpanjangan tangan pemerintah, mulai dari mengidentifikasi persoalan hingga membantu memberikan solusi sesuai kewenangan,” ujarnya.

Ia menambahkan, keberadaan kader di lapangan diharapkan mampu membaca kondisi riil masyarakat dan menyampaikan kebutuhan tersebut secara berjenjang, mulai dari tingkat kelurahan hingga organisasi perangkat daerah.

Selain itu, Nadiyah juga menyampaikan perkembangan positif di sektor pendidikan anak usia dini di Kota Jambi.

Tingkat partisipasi PAUD mengalami lonjakan signifikan dari 59 persen menjadi 88 persen hanya dalam satu tahun.

Sebagai tindak lanjut, pemerintah telah mengusulkan pembangunan PAUD negeri di setiap kecamatan.

Pada tahun ini, Kota Jambi direncanakan akan mendapatkan tambahan lima unit sekolah PAUD baru.

Langkah ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia sejak usia dini.

Melalui penguatan kapasitas kader dan implementasi Posyandu 6 SPM, Pemerintah Kota Jambi berharap pelayanan kepada masyarakat dapat semakin dekat, cepat, dan menyeluruh.

Ke depan, Posyandu diharapkan tidak hanya menjadi tempat layanan kesehatan dasar, tetapi juga pusat solusi berbagai persoalan masyarakat, demi mewujudkan kehidupan yang lebih sejahtera.(*)