Kemas Faried: Sinergi DPRD dan Pemkot Jadi Fondasi Kota Jambi Bahagia

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Ketua DPRD Kota Jambi, Kemas Faried Alfarelly, menginisiasi kegiatan coffee morning bersama Wali Kota Jambi sebagai langkah awal memperkuat sinergi, silaturahmi, dan kolaborasi antara legislatif dan eksekutif di awal tahun 2026.

Kegiatan tersebut digelar di Rumah Dinas Wali Kota Jambi, Rabu (7/1/2026).

Kemas Faried menyampaikan bahwa, forum diskusi santai ini menjadi ruang strategis bagi DPRD untuk menyampaikan dan menyinergikan aspirasi masyarakat dengan program Pemerintah Kota Jambi.

Menurutnya, komunikasi yang terbuka dan berkesinambungan menjadi kunci dalam mendorong kemajuan daerah.

“Di awal tahun 2026 ini, kita memulai dengan langkah yang baik,” sebutnya.

“Sinergitas, silaturahmi, dan kolaborasi menjadi kunci utama dalam menata kemajuan Kota Jambi dan mewujudkan Kota Jambi Bahagia,” ujar Kemas Faried.

Ia menegaskan, DPRD Kota Jambi menerima banyak aspirasi masyarakat yang perlu dikawal dan diselaraskan dengan kebijakan pemerintah daerah agar tepat sasaran dan berdampak langsung bagi warga.

“Sebagai wakil rakyat, kami menerima banyak aspirasi masyarakat. Melalui forum seperti ini, aspirasi tersebut bisa kita sinergikan bersama pemerintah daerah agar Kota Jambi semakin baik,” jelasnya.

Kemas Faried juga menegaskan komitmen DPRD dalam menjalankan fungsi pengawasan.

Termasuk terhadap program strategis Pemerintah Kota Jambi seperti program 100 juta per RT yang selama ini menjadi perhatian publik.

“DPRD memberikan dukungan penuh terhadap program pemerintah daerah dan tetap menjalankan fungsi pengawasan secara terintegrasi bersama masyarakat,” tegasnya.

Sementara itu, Wali Kota Jambi, Maulana, menyampaikan apresiasi atas inisiatif Ketua DPRD Kota Jambi dan dukungan DPRD terhadap program-program Pemerintah Kota Jambi.

Ia menegaskan bahwa Kota Jambi Bahagia merupakan program resmi pemerintah daerah yang telah ditetapkan dalam RPJMD dan Perda, bukan program personal kepala daerah.

“Saya selaku pihak eksekutif mengucapkan terima kasih atas dukungan DPRD selama ini. Program Kota Jambi Bahagia sudah menjadi RPJMD dan ditetapkan melalui Perda,” ujar Maulana.

Maulana juga menyatakan bahwa kegiatan coffee morning seperti ini akan dilakukan secara rutin guna memperkuat komunikasi dan kolaborasi antara eksekutif dan legislatif demi kepentingan masyarakat Kota Jambi.(*)




Awal 2026, Wali Kota dan DPRD Kota Jambi Perkuat Sinergi Lewat Coffee Morning

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Wali Kota Jambi bersama DPRD Kota Jambi menggelar kegiatan coffee morning yang diinisiasi oleh Ketua DPRD Kota Jambi, Rabu (7/1/2026).

Kegiatan ini berlangsung di Rumah Dinas Wali Kota Jambi dalam suasana santai dan dialogis sebagai ruang diskusi bersama membahas berbagai aspirasi masyarakat.

Wali Kota Jambi, Maulana, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas dukungan DPRD Kota Jambi terhadap program-program Pemerintah Kota Jambi.

Khususnya visi dan misi Kota Jambi Bahagia yang telah ditetapkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) dan dituangkan dalam Peraturan Daerah (Perda).

“Saya selaku pihak eksekutif mengucapkan terima kasih atas dukungan DPRD selama ini,” kata dia.

“Program dan visi-misi Kota Jambi Bahagia sudah menjadi RPJMD dan ditetapkan melalui Perda,” ujar Maulana.

Maulana menegaskan, Kota Jambi Bahagia bukanlah program pribadi wali kota, melainkan program resmi pemerintah daerah yang telah disepakati bersama DPRD.

Oleh karena itu, forum diskusi seperti coffee morning akan dilakukan secara rutin untuk menyamakan persepsi dan memperkuat koordinasi.

“Program Kota Jambi Bahagia bukan program wali kota, tetapi program pemerintah daerah karena sudah menjadi Perda,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua DPRD Kota Jambi, Kemas Faried Alfarelly, mengatakan bahwa di awal tahun 2026 DPRD dan Pemerintah Kota Jambi memulai langkah bersama dengan semangat sinergi, silaturahmi, dan kolaborasi.

“Sinergitas, silaturahmi, dan kolaborasi menjadi kunci utama dalam menata kemajuan Kota Jambi dan mewujudkan Kota Jambi Bahagia,” ujarnya.

Ia menambahkan, pola diskusi coffee morning akan terus dijadwalkan mengingat banyaknya aspirasi masyarakat yang diterima DPRD dan perlu disinergikan dengan program pemerintah daerah

Terrmasuk pengawasan program strategis seperti program 100 juta per RT.

Kemas Faried menilai kegiatan ini menjadi contoh nyata sinergi antara DPRD dan Pemerintah Kota Jambi dalam membangun daerah dengan tetap mengedepankan kepentingan masyarakat.(*)




Maulana Dorong Semangat Gotong Royong! Wujudkan Kota Jambi Tangguh Bencana

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Pemerintah Kota Jambi terus memperkuat upaya pencegahan banjir sebagai bagian dari visi besar menjadikan Kota Jambi tangguh terhadap bencana.

Salah satu langkah konkret dilakukan melalui gotong royong gabungan tingkat RT se-Kelurahan Lingkar Selatan, Kecamatan Paal Merah, Minggu pagi (4/1/2026).

Kegiatan gotong royong ini menjadi langkah jangka pendek Pemkot Jambi untuk menurunkan risiko banjir, menyusul tingginya intensitas hujan dalam beberapa hari terakhir.

Fokus utama kegiatan berada di RT 10 Kelurahan Lingkar Selatan, dengan sasaran pembersihan dan normalisasi drainase.

Uniknya, gotong royong ini melibatkan perwakilan seluruh RT di Kelurahan Lingkar Selatan.

Konsep yang diterapkan bersifat bergilir, sehingga setiap RT akan mendapat giliran menjadi lokasi kegiatan berikutnya.

Sebagai bentuk kehadiran pemerintah di tengah masyarakat, Wali Kota Jambi Dr. dr. H. Maulana, M.K.M. turun langsung membersihkan drainase bersama warga.

Kegiatan tersebut juga dihadiri Wakil Ketua III DPRD Kota Jambi Naim, S.H., Kepala Dinas Lingkungan Hidup Mahruzar, S.T., Camat Paal Merah Abdul Salim, S.Pd., para lurah se-Kecamatan Paal Merah, Ketua Forum RT, serta masyarakat setempat.

Dalam keterangannya, Wali Kota Maulana mengapresiasi inisiatif camat dan lurah yang telah menggerakkan gotong royong lintas RT sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan.

“Gotong royong ini melibatkan perwakilan seluruh RT. Sistemnya seperti arisan, minggu ini di RT ini, minggu depan di RT lainnya. Ini contoh kolaborasi yang baik,” ujar Maulana.

Ia menegaskan, kegiatan tersebut sejalan dengan Program Harmoni dan semangat kebersamaan yang menjadi fondasi pembangunan Kota Jambi.

“Kami melihat masyarakat benar-benar terlibat, turun langsung ke drainase untuk normalisasi. Ini bukan sekadar seremonial, tapi kerja nyata,” tambahnya.

Maulana berharap, pola gotong royong di Kelurahan Lingkar Selatan dapat menjadi contoh bagi wilayah lain di Kota Jambi. Menurutnya, semangat kebersamaan merupakan kunci sukses mewujudkan visi Kota Jambi Bahagia.

“Kegiatan ini juga bagian dari 11 program prioritas Kota Jambi, yakni Program Kampung Bahagia. Nantinya akan didukung dengan anggaran yang cukup besar,” kata dia.

“Kalau jiwa gotong royongnya seperti ini, saya yakin program ini bisa sukses 100 persen,” jelasnya.

Selain fokus pada penanganan banjir, Pemkot Jambi juga tengah menjalankan berbagai proyek strategis jangka panjang.

Seperti penyediaan kantong parkir di pasar, pembangunan diorama budaya di kawasan eks Pasar Talang Banjar, pengembangan kawasan ekonomi kreatif Talang Banjar, hingga kawasan wisata Avia Bird di Hutan Muhammad Sabki.

Seluruh program tersebut diharapkan dapat meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui sektor ekonomi dan pariwisata.

Di akhir kegiatan, Wali Kota mengimbau masyarakat untuk terus menjaga kebersihan lingkungan dan meningkatkan kewaspadaan, terutama di musim hujan yang rawan banjir dan gangguan kesehatan.

“Gerakan peduli lingkungan ini tidak hanya berdampak pada kebersihan, tetapi juga memperkuat kebersamaan, kekompakan, dan kenyamanan hidup warga,” pungkasnya.

Gotong royong gabungan ini menjadi bukti kolaborasi nyata antara pemerintah dan masyarakat dalam mendukung program Kota Jambi Bahagia, dengan harapan sinergi tersebut terus terjaga demi kesejahteraan warga.(*)




Walikota Maulana Tegaskan Pilar Bersih sebagai Langkah Awal Kota Jambi Bahagia

JAMBI, SEPUUCKJAMBI.ID – Pemerintah Kota Jambi di bawah kepemimpinan Wali Kota Jambi Dr. dr. H. Maulana, M.K.M, bersama Wakil Wali Kota Diza Hazra Aljosha, S.E., M.A., terus memperkuat komitmennya.

Khususnya dalam mewujudkan Kota Jambi Bahagia melalui berbagai program strategis yang berkelanjutan dan menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.

Dalam sebuah kesempatan resmi, Wali Kota Jambi menegaskan bahwa visi besar Kota Jambi Bahagia dimulai dari hal paling mendasar, yakni kebersihan lingkungan.

Pilar “Bersih” menjadi langkah awal yang dinilai sangat penting dalam menciptakan kota yang sehat, tertata, dan nyaman untuk ditinggali.

“Jika kotanya bersih, masyarakat akan lebih sehat, nyaman, dan tentu lebih bahagia,” ujar Wali Kota Jambi.

Sebagai bentuk keseriusan, Pemerintah Kota Jambi meluncurkan Program Kampung Bahagia, sebuah terobosan dalam sistem tata kelola sampah tertutup yang dirancang lebih modern dan terintegrasi.

Program ini bertujuan mengubah pola pengelolaan sampah masyarakat agar lebih tertib, disiplin, dan bertanggung jawab.

Melalui Program Kampung Bahagia, seluruh rumah tangga di Kota Jambi yang jumlahnya diperkirakan mencapai sekitar 250.000 rumah akan mendapatkan layanan pengangkutan sampah langsung dari rumah ke rumah.

Pengangkutan dilakukan secara terjadwal dan dikoordinasikan oleh RT setempat, sehingga sistem berjalan rapi dan terkontrol.

Dengan sistem ini, Pemerintah Kota Jambi memastikan tidak ada lagi warga yang membuang sampah sembarangan atau memanfaatkan TPS liar.

Sampah yang dikumpulkan akan dikelola secara berjenjang, dimulai dari bank sampah dan TPS 3R, sebelum akhirnya diangkut ke TPA Talang Gulo sebagai lokasi pengolahan akhir.

Wali Kota Jambi menegaskan bahwa keberhasilan program ini tidak hanya bergantung pada pemerintah, tetapi juga memerlukan peran aktif masyarakat.

Kolaborasi antara pemerintah, RT, dan warga menjadi kunci utama terciptanya lingkungan yang bersih dan berkelanjutan.

“Ini bukan sekadar program kebersihan, tetapi gerakan bersama untuk mengubah kebiasaan dan membangun kesadaran kolektif demi masa depan Kota Jambi,” tegasnya.

Melalui Program Kampung Bahagia, Pemerintah Kota Jambi berharap dapat menciptakan lingkungan yang lebih sehat, mengurangi beban pengelolaan sampah.

Sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Langkah ini menjadi pondasi awal menuju Kota Jambi yang bersih, tertata, dan benar-benar bahagia.(*)




Kampung Adat Jadi Perhatian LAM Kota Jambi, Ini Target Besarnya

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Lembaga Adat Melayu (LAM) Kota Jambi menegaskan komitmennya dalam memperkuat pelestarian adat dan budaya Melayu melalui penyelenggaraan Lomba Kampung Adat Tanah Pilih Pusako Batuah Kota Jambi Tahun 2025.

Kegiatan ini dinilai menjadi langkah strategis dalam membumikan nilai-nilai adat di tengah masyarakat perkotaan.

Ketua LAM Kota Jambi, Datuk Aswan Hidayat Usman, mengatakan bahwa lomba Kampung Adat bukan sekadar ajang seremonial.

Melainkan wadah untuk membangun karakter masyarakat, khususnya generasi muda, agar tetap berpegang pada nilai adat dan budaya Melayu.

“Lomba Kampung Adat ini menjadi cikal bakal mewujudkan visi Bahagia Berbudaya. Kami ingin adat tidak hanya hidup dalam seremoni, tetapi benar-benar hadir dalam kehidupan sehari-hari masyarakat,” ujar Datuk Aswan pada Malam Penganugerahan Lomba Kampung Adat di Aula Griya Mayang, Rumah Dinas Wali Kota Jambi, Jumat malam (26/12/2025).

Ia menegaskan, keberadaan Kampung Adat diharapkan mampu menjadi benteng sosial, sekaligus membantu pemerintah dan unsur Forkopimda dalam mengatasi berbagai persoalan sosial, termasuk kenakalan remaja.

“Melalui Kampung Adat, kami ingin memunculkan kader-kader adat yang memahami nilai budaya dan mampu menjadi panutan di lingkungannya masing-masing,” katanya.

Datuk Aswan juga menyampaikan bahwa seluruh kelurahan yang mewakili 11 kecamatan di Kota Jambi memiliki keunggulan masing-masing dalam lomba Kampung Adat tahun ini.

LAM Kota Jambi, lanjutnya, berkomitmen agar ke depan seluruh kelurahan memiliki sanggar Kampung Adat.

“Saat ini baru ada 25 sanggar. Target kami, selama masa kepengurusan ini, seluruh kelurahan di Kota Jambi memiliki sanggar Kampung Adat sebagai pusat pembelajaran budaya,” jelasnya.

Malam penganugerahan tersebut merupakan hasil kolaborasi antara LAM Kota Jambi dan Pemerintah Kota Jambi sebagai bagian dari program prioritas Bahagia Berbudaya dalam visi Kota Jambi Bahagia.

Wali Kota Jambi Dr. dr. H. Maulana, M.K.M yang hadir dalam acara tersebut menyampaikan dukungannya terhadap upaya LAM Kota Jambi.

Ia menilai Kampung Adat memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai destinasi wisata budaya yang berdampak pada peningkatan ekonomi masyarakat dan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Kampung Adat harus terus didorong. Selain menjaga budaya, ini juga bisa menjadi sumber perputaran ekonomi dan mendukung pembangunan daerah,” ujar Maulana.

Berdasarkan Keputusan Dewan Juri Nomor 10 Tahun 2025 tentang Pemenang Lomba Kampung Adat Tingkat Kota Jambi, Kelurahan Wijaya Pura, Kecamatan Jambi Selatan, keluar sebagai juara pertama dengan nilai 2.460.

Posisi kedua diraih Kelurahan Aur Kenali, Kecamatan Telanaipura, dan juara ketiga Kelurahan Paal Lima, Kecamatan Kotabaru.

Selain penganugerahan Kampung Adat, LAM Kota Jambi juga memberikan penghargaan kepada tokoh yang dinilai berjasa dalam mendukung pelestarian adat Melayu, yakni Ketua DPRD Kota Jambi Kemas Faried Alfarelly, Kepala DPMPPA Kota Jambi Noverentiwi Dewanti, serta pengusaha Muhammad Sandi.

Acara ini turut dihadiri unsur Forkopimda Kota Jambi, perwakilan LAM Provinsi Jambi, perangkat daerah, camat dan lurah, Forum Ketua RT se-Kota Jambi, serta mitra kerja LAM Kota Jambi.(*)




Lewat Forum Ini, Wali Kota Maulana Ingin Pastikan Semua Fasilitas Kesehatan Sesuai Standar!

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M, resmi membuka Rapat Koordinasi (Rakor) Tim Pembinaan dan Pengawasan Rumah Sakit Tahun 2025, Selasa (23/12/2025), di Aston Hotel Jambi.

Kegiatan ini menjadi wadah evaluasi, koordinasi, dan pengawasan terhadap target kerja rumah sakit, sekaligus menyusun strategi pelayanan kesehatan ke depan.

Tujuannya adalah memastikan setiap program berjalan optimal demi masyarakat Kota Jambi yang sehat dan bahagia.

Wali Kota Maulana menekankan pentingnya berbagai aspek dalam pengembangan layanan kesehatan, mulai dari teknologi dasar hingga robotik dan sub-spesialis.

“Selain SDM dan infrastruktur, modal juga menjadi faktor utama dalam membangun fasilitas kesehatan. Sebagai Kepala Daerah, saya bertanggung jawab penuh atas pengawasan ini,” ujarnya.

Program unggulan Kota Jambi Bahagia juga menjadi perhatian, khususnya bagi keluarga kurang mampu.

“Melalui Kartu Bahagia, semua warga yang membutuhkan dijamin layanan kesehatan tanpa penolakan di rumah sakit. Tahun depan, program Kampung Bahagia akan fokus pada tata kelola sampah dan infrastruktur untuk membuat Kota Jambi lebih aman,” tambah Maulana.

Wali Kota menegaskan komitmen Pemkot Jambi memastikan seluruh fasilitas kesehatan, baik milik pemerintah maupun swasta, memenuhi standar pelayanan agar masyarakat memperoleh layanan maksimal.

“Ini tanggung jawab bersama, khususnya OPD terkait. Kesehatan adalah pelayanan dasar bagi masyarakat dan harus terus ditingkatkan,” tegasnya.

Dalam laporan kegiatan, Elvi Roza menjelaskan bahwa Rakor ini bertujuan menyamakan persepsi tim pembina dan pengawas rumah sakit, serta menentukan tugas dan fungsi masing-masing OPD.

Kegiatan diikuti 40 anggota tim dari Dinas Kesehatan Kota Jambi, dan menghadirkan narasumber dari Badan Pengawas Rumah Sakit Provinsi Jambi serta IDI Cabang Kota Jambi.

Acara ini turut dihadiri Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra, Fahmi selaku Plt Kepala Dinas Kesehatan Kota Jambi, perwakilan Dinas Kesehatan Provinsi Jambi, serta jajaran OPD terkait.(*)




Wali Kota Jambi Bagikan Sembako Natal, Perkuat Kerukunan Antarumat Beragama

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Pemerintah Kota Jambi kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga toleransi dan kerukunan antarumat beragama.

Menjelang perayaan Natal 2025, Pemkot Jambi menyalurkan bantuan sembako kepada masyarakat yang merayakan Natal, Selasa (23/12/2025), di Lobi Gedung Graha Siginjai, Kantor Wali Kota Jambi.

Sebanyak 163 paket sembako diserahkan secara simbolis oleh Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M, kepada petugas gereja se-Kota Jambi, petugas kebersihan lingkungan hidup, PHL, petugas Dishub, hingga personel pemadam kebakaran.

Dalam sambutannya, Maulana menyampaikan apresiasi kepada para tokoh dan pemuka agama Kristen yang selama ini berperan aktif menjaga kedamaian dan keharmonisan di tengah masyarakat.

“Terima kasih kepada para pendeta dan romo yang terus membimbing jemaat untuk hidup rukun, damai, dan saling menghargai,” kata Maulana.

“Bantuan ini bukan dilihat dari nilainya, tetapi sebagai bentuk perhatian dan kepedulian Pemerintah Kota Jambi,” ujar Maulana.

Ia menegaskan bahwa, semangat Kota Jambi Bahagia tidak terlepas dari nilai-nilai keagamaan yang harus terus dijaga bersama

Oleh karena itu, Pemkot Jambi memastikan seluruh rangkaian perayaan Natal berjalan aman dan kondusif.

“Kami bersama Polres, TNI, dan tokoh masyarakat akan memastikan seluruh ibadah Natal berjalan aman. Silakan beribadah dengan tenang, keamanan menjadi tanggung jawab kami,” tegasnya.

Namun, Maulana juga mengimbau masyarakat agar merayakan Natal dan Tahun Baru secara sederhana dan tidak berlebihan.

Ia mengajak warga untuk lebih mengedepankan empati dan kepedulian sosial.

“Masih banyak saudara kita di daerah lain yang sedang menghadapi kesulitan. Mari rayakan dengan kesederhanaan dan lebih baik berbagi kepada sesama,” katanya.

Sebagai gantinya, Pemkot Jambi akan mengisi malam pergantian tahun dengan kegiatan doa bersama lintas agama dan berbagi kebahagiaan, tanpa pesta kembang api yang berlebihan.

Selain sebagai bentuk kepedulian sosial, Maulana menjelaskan bahwa pembagian sembako ini juga menjadi bagian dari upaya pengendalian inflasi.

Mengingat kebutuhan masyarakat biasanya meningkat menjelang hari besar keagamaan.

“Kegiatan ini sekaligus membantu menjaga stabilitas harga dan memperkuat ikatan emosional antarwarga,” jelasnya.

Ia memastikan pengamanan Natal akan dilakukan maksimal melalui pos-pos pengamanan yang telah disiapkan di berbagai titik Kota Jambi.

“Kerukunan antarumat beragama adalah kekuatan Kota Jambi. Mari kita jaga bersama,” pungkas Maulana.(*)




Maulana Buka MTQ ke-55, Kota Jambi Siap Jadi Tuan Rumah MTQ Provinsi 2026

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Syiar Islam terbesar di Kota Jambi, Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-55 Tahun 2025, resmi dibuka pada Sabtu malam (29/11/2025) di Lapangan Bola RT 05 Kelurahan Tanjung Johor, Kecamatan Pelayangan.

Pembukaan dilakukan oleh Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M, bersama Wakil Wali Kota sekaligus Ketua LPTQ Kota Jambi, Diza Hazra Aljosha.

MTQ ke-55 ini merupakan salah satu upaya Pemerintah Kota Jambi dalam memberantas buta aksara Al-Qur’an dan membentuk generasi Qur’ani yang berakhlak mulia.

Program ini sekaligus mendukung visi Kota Jambi BAHAGIA (Bersih, Aman, Harmonis, Agamis, Inovatif dan Sejahtera) di bawah kepemimpinan Maulana–Diza.

Pelaksanaan MTQ berlangsung mulai 29 November hingga 3 Desember 2025. Sebanyak 619 kafilah dari 11 kecamatan mengikuti 13 cabang lomba untuk memperebutkan piala bergilir.

Selain itu, Ketua TP PKK Kota Jambi, Dr. dr. Hj. Nadiyah Maulana, Sp.OG., juga membuka kegiatan lomba bazar yang menampilkan UMKM dan produk khas daerah.

Acara pembukaan diawali defile kafilah dengan mengusung tema: “Dengan Musabaqah Tilawatil Qur’an ke-55 Tingkat Kota Jambi Kita Bangun Generasi Cerdas dan Berakhlakul Karimah Menuju Kota Jambi Bahagia.”

Pembukaan ditandai penempelan telapak tangan Wali Kota dan Wakil Wali Kota pada perangkat digital sebagai simbol era MTQ modern yang memanfaatkan teknologi. Dilanjutkan dengan prosesi penaikan bendera MTQ.

Acara berlangsung meriah dan khidmat dengan penampilan qori dan qoriah terbaik. Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua TP PKK Kota Jambi Nadiyah Maulana, Sekda A. Ridwan, Ketua DWP Kota Jambi Sri Hartati Ridwan, tokoh adat, organisasi keagamaan, dan unsur Forkopimda.

Dalam sambutannya, Wali Kota Maulana menyampaikan rasa bangga atas semangat para peserta.
“Antusias masyarakat dan kafilah dari seluruh kecamatan menunjukkan kuatnya semangat bermusyabaqah,” ujarnya.

Maulana menegaskan bahwa MTQ tahun ini menjadi momentum penting mengingat pada 2026 Kota Jambi menjadi tuan rumah MTQ Tingkat Provinsi Jambi.

“Kita sudah empat kali berturut-turut menjadi juara umum. Insya Allah, saat menjadi tuan rumah nanti prestasi tersebut dapat dipertahankan,” katanya.

Ia menekankan bahwa MTQ bukan hanya ajang lomba membaca dan menghafal Al-Qur’an, tetapi sarana menumbuhkan kecintaan masyarakat pada nilai-nilai Qur’ani.

“MTQ adalah ruang untuk mendekatkan diri kepada Al-Qur’an, memahami, dan mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari,” tegasnya.

Wakil Wali Kota Diza juga berharap penyelenggaraan MTQ tingkat kota dapat menjadi modal kuat menuju MTQ tingkat provinsi tahun depan.

“Semangat kafilah menjadi modal penting, bukan hanya untuk hasil terbaik, tetapi juga keberhasilan pelaksanaan,” ujarnya.

Usai pembukaan, Wali Kota, Wakil Wali Kota, dan tamu undangan meninjau 11 stan bazar kecamatan yang menampilkan UMKM, kuliner Jambi, batik, dan kerajinan. Setiap stan mengusung desain bertema masjid sesuai semangat syiar MTQ.

Pemkot Jambi berharap MTQ ke-55 tingkat Kota Jambi berjalan lancar dan melahirkan qori dan qoriah terbaik yang dapat mengharumkan nama daerah di tingkat provinsi, nasional, hingga internasional.(*)




Kepemimpinan Maulana–Diza Buahkan Prestasi, IPM Kota Jambi Capai 82,32

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Di bawah kepemimpinan Wali Kota Maulana dan Wakil Wali Kota Diza, Kota Jambi kembali mencatat prestasi gemilang dalam bidang pembangunan manusia.

Berdasarkan rilis resmi Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jambi, Rabu (5/11/2025), Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kota Jambi tahun 2025 mencapai 82,32 poin.

Capaian tersebut menjadikan Kota Jambi sebagai satu-satunya daerah di Provinsi Jambi dengan status “sangat tinggi”, atau berada pada kategori IPM ≥ 80.

Meski demikian, peningkatan IPM Kota Jambi tahun ini tercatat paling rendah dibandingkan kabupaten/kota lainnya di provinsi, yakni hanya naik 0,55 poin atau 0,67 persen dari tahun 2024.

Kendati pertumbuhannya melambat, posisi Kota Jambi tetap tidak tergoyahkan sebagai daerah dengan IPM tertinggi di Provinsi Jambi.

Kepala BPS Provinsi Jambi, Agus Sudibyo, menjelaskan bahwa secara keseluruhan, Provinsi Jambi mencatat peningkatan IPM menjadi 75,13 pada tahun 2025, naik 0,77 poin dibanding tahun sebelumnya.

Seluruh kabupaten/kota di Jambi mengalami kenaikan IPM, termasuk Kabupaten Tanjung Jabung Barat yang mencatat peningkatan tertinggi sebesar 0,99 poin atau 1,37 persen.

“Kota Jambi masih menjadi daerah dengan kualitas pembangunan manusia terbaik di provinsi ini,” kata dia.

“Namun, tantangannya ke depan adalah menjaga keberlanjutan peningkatan, terutama dalam sektor pendidikan dan kesehatan,” ujar Agus.

Dengan tidak adanya lagi daerah berstatus “sedang” atau “rendah” dalam capaian IPM, Pemerintah Provinsi Jambi menyebut bahwa distribusi pembangunan manusia kini semakin merata di seluruh wilayah.

Kondisi ini menjadi tantangan tersendiri bagi Kota Jambi untuk terus meningkatkan kualitas pembangunan manusia yang berkelanjutan, agar tidak stagnan di masa mendatang.

Pemerintah Kota Jambi diharapkan terus memperkuat program pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan sosial guna menjaga prestasi tersebut.(*)




OSS RBA Tidak Dapat Diakses, DPMPTSP Kota Jambi: Penyesuaian Teknis Sedang Dilakukan

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Jambi mengumumkan bahwa layanan Online Single Submission (OSS) Risk Based Approach (RBA) untuk sementara tidak dapat diakses.

Penghentian sementara ini dilakukan dalam rangka penyesuaian sistem terhadap penerapan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 28 Tahun 2025 tentang Penyelenggaraan Perizinan Berbasis Risiko.

Kepala DPMPTSP Kota Jambi, Abu Bakar, menyampaikan bahwa kebijakan tersebut merupakan tindak lanjut dari informasi resmi Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM selaku koordinator penanaman modal nasional.

“Dalam rangka penerapan PP Nomor 28 Tahun 2025, sistem OSS RBA perlu dilakukan penyesuaian teknis. Oleh karena itu, sementara waktu layanan OSS tidak dapat digunakan,” ujar Abu Bakar kepada wartawan, Jumat (7/11/2025).

Penonaktifan layanan OSS RBA dimulai Jumat, 7 November 2025 pukul 21.00 WIB dan dijadwalkan aktif kembali pada Minggu, 9 November 2025 pukul 06.00 WIB.

Abu Bakar menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat dan pelaku usaha atas ketidaknyamanan selama proses pembaruan sistem berlangsung.

“Kami memahami bahwa OSS RBA merupakan instrumen penting bagi pelaku usaha,” kata dia.

Namun, pembaruan ini diperlukan agar sistem perizinan nasional berjalan lebih optimal dan sesuai dengan ketentuan terbaru pemerintah.

“Kami mohon kesabaran dan pengertian seluruh masyarakat,” tambahnya.

Lebih lanjut, DPMPTSP Kota Jambi akan terus berkoordinasi dengan Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM untuk memastikan seluruh layanan perizinan berusaha dan penanaman modal kembali berjalan normal setelah penyesuaian sistem selesai dilakukan.

“Langkah ini merupakan bagian dari upaya pemerintah pusat dan daerah dalam meningkatkan kualitas tata kelola pelayanan publik yang efektif, transparan, dan berbasis digital, sejalan dengan semangat Kota Jambi Bahagia,” tutup Abu Bakar.

Masyarakat yang membutuhkan informasi lebih lanjut dapat menghubungi Contact Center OSS melalui WhatsApp 0811-6774-642 atau telepon 169.(*)