Kejar Target Akhir Tahun, Pemkab Merangin Verifikasi 64 Koperasi Merah Putih Mulai Besok

BANGKO, SEPUCUKJAMBI.ID – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Merangin mulai mengintensifkan pengawasan pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih.

Tim Verifikasi dan Validasi (Verpal) akan diterjunkan langsung ke lapangan mulai Jumat untuk memastikan kesiapan fisik koperasi di seluruh wilayah Merangin.

Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya Pemkab Merangin mengejar target penyelesaian seluruh gerai, pergudangan dan kelengkapan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih sebelum akhir 2026.

Persiapan penerjunan Tim Verpal dibahas dalam rapat yang dipimpin Sekretaris Daerah (Sekda) Merangin, Zulhifni, di Ruang Rapat Lantai 2 Kantor Bupati Merangin, Kamis 24 September 2026.

Rapat itu melibatkan sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) yang masuk dalam tim pendamping, di antaranya BPKAD, Dinas KUKMPP, Dinas PMD, Dinas PU, bidang koperasi serta JF Adwil.

Zulhifni mengatakan tim kabupaten tidak hanya melakukan pemeriksaan administrasi, tetapi akan melihat langsung kondisi pembangunan koperasi di masing-masing lokasi.

“Kita telah menetapkan tadi, kita persiapkan tim verpal dan jadwal ke lapangan dimulai dari besok. Besok seluruh OPD yang terkait di dalam SK Bupati ini akan turun langsung untuk menilai hasil kesiapan Koperasi Merah Putih,” ujar Zulhifni.

Pemkab Merangin juga meminta jajaran pemerintahan di tingkat kecamatan dan desa ikut memastikan proses verifikasi berjalan lancar.

Camat, kepala desa hingga Babinsa diminta berada di lokasi koperasi masing-masing ketika tim kabupaten melakukan pemeriksaan.

“Camat, Kepala Desa, dan Babinsa agar menunggu di lokasi koperasi masing-masing untuk mendampingi proses evaluasi,” kata Zulhifni.

Pelibatan unsur pemerintahan di lapangan tersebut dimaksudkan agar tim verifikasi dapat memperoleh informasi sekaligus melihat kondisi pembangunan secara langsung.

Berdasarkan laporan yang diterima Pemkab Merangin, perkembangan pembangunan fisik Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih sejauh ini menunjukkan progres positif.

Dari total 64 unit yang menjadi target di Kabupaten Merangin, sebanyak 37 unit dilaporkan telah mencapai progres 100 persen.

Artinya, masih terdapat 27 unit yang menjadi pekerjaan lanjutan dan perlu didorong penyelesaiannya.

Pemkab Merangin berharap sisa pembangunan dapat dipercepat sehingga seluruh target tidak melewati batas waktu yang telah ditetapkan.

Zulhifni optimistis penyelesaian seluruh pembangunan masih dapat dikejar hingga akhir tahun.

“Mudah-mudahan dalam waktu dekat ini bisa kita kejar, sehingga Kabupaten Merangin akhir tahun ini saya rasa bisa tuntas 100 persen. Itu harapan kita bersama,” pungkasnya.

Dengan diterjunkannya Tim Verpal, Pemkab Merangin kini mulai memasuki tahap pengecekan langsung terhadap kesiapan fisik koperasi.

Hasil verifikasi lapangan selanjutnya akan menjadi bagian dari evaluasi pemerintah daerah terhadap progres pembangunan Koperasi Merah Putih di 64 lokasi.(*)




Wagub Jambi Harap Kegiatan Sosial PUSKUD Jadi Inspirasi Koperasi Lain

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Wakil Gubernur Jambi, Abdullah Sani, memberikan apresiasi kepada Pusat Koperasi Unit Desa (PUSKUD) Provinsi Jambi yang menggelar kegiatan penyaluran infaq dan sedekah bagi masyarakat yang membutuhkan.

Apresiasi tersebut disampaikan saat menghadiri kegiatan pemberian bantuan yang berlangsung di Kantor PUSKUD Provinsi Jambi di Kota Jambi, Rabu (11/3/2026).

Kegiatan tersebut turut dihadiri Asisten II Setda Provinsi Jambi Syamsurizal, Ketua Umum PUSKUD Jambi Sugiono, Ketua Umum Induk KUD Portasius Nggedi, serta sejumlah undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Wakil Gubernur Abdullah Sani menyampaikan bahwa infaq dan sedekah merupakan amalan yang memiliki nilai sosial dan spiritual yang sangat besar dalam ajaran Islam.

Menurutnya, melalui kegiatan berbagi tersebut masyarakat tidak hanya membantu meringankan beban sesama, tetapi juga memperkuat rasa kebersamaan, kepedulian sosial, serta persaudaraan di tengah kehidupan bermasyarakat.

Ia juga menekankan bahwa harta yang dimiliki setiap individu tidak sepenuhnya menjadi milik pribadi, melainkan terdapat hak orang lain yang membutuhkan.

“Melalui infaq dan sedekah kita diajarkan untuk saling peduli dan berbagi. Nilai-nilai seperti inilah yang sangat penting untuk membangun masyarakat yang sejahtera dan berkeadilan,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Wagub juga menyinggung kondisi ekonomi masyarakat yang biasanya mengalami peningkatan kebutuhan selama bulan Ramadhan hingga menjelang Hari Raya Idul Fitri.

Menurutnya, pada periode tersebut permintaan kebutuhan pokok meningkat yang seringkali diikuti dengan kenaikan harga bahan pangan di pasaran.

Oleh karena itu, Pemerintah Provinsi Jambi terus berupaya menjaga stabilitas harga dan memastikan ketersediaan bahan pokok tetap aman bagi masyarakat.

Beberapa langkah yang dilakukan pemerintah di antaranya melalui program pasar murah, operasi pasar, serta penguatan koordinasi dengan berbagai pihak terkait.

Wagub Abdullah Sani juga memberikan apresiasi kepada PUSKUD Provinsi Jambi yang selama ini berperan dalam mendukung pemberdayaan ekonomi masyarakat, khususnya di wilayah pedesaan.

Ia menilai PUSKUD memiliki peran penting sebagai mitra pemerintah dalam mendukung sektor pertanian, distribusi kebutuhan pokok, hingga penyediaan pupuk bagi petani.

“Kegiatan sosial seperti ini sangat membantu masyarakat yang membutuhkan. Saya berharap kegiatan ini dapat menjadi inspirasi bagi koperasi lain di Provinsi Jambi untuk menumbuhkan budaya berbagi,” katanya.

Sementara itu, Ketua Umum Induk KUD Portasius Nggedi mengatakan kegiatan tersebut merupakan agenda rutin yang dilakukan PUSKUD Jambi sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat.

Menurutnya, meskipun kondisi ekonomi saat ini cukup menantang, PUSKUD Jambi tetap berupaya untuk berbagi kepada masyarakat yang membutuhkan.

Ia juga menegaskan bahwa nilai utama dari kegiatan tersebut bukan terletak pada besarnya bantuan yang diberikan, melainkan pada semangat kebersamaan dan kepedulian sosial.

“Kita tidak perlu melihat dari besar kecilnya bantuan yang diberikan, tetapi dari niat untuk berbagi dan membantu sesama,” ujarnya.(*)